cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 211 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2022)" : 211 Documents clear
Pengembangan Tes Kreativitas Saintifik Fluida Statis Berbasis Scientific Creativity Structure Model Andi Fadllan; Hartono Hartono; Susilo Susilo; Sigit Saptono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi merupakan salah satu unsur penting dalam pembelajaran sains, termasuk evaluasi terhadap kreativitas sehingga diperlukan instrumen penilaian untuk mengukur tingkat kreativitas saintifik mahasiswa. Namun, realitas menunjukkan belum ada tes kreativitas saintifik untuk mata kuliah Fisika Dasar di UIN Walisongo Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan tes kreativitas saintifik pada mata kuliah Fisika Dasar materi Fluida Statis berbasis Scientific Creativity Structure Model (SCSM). Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development dengan model 4D (Define Design, Develop, dan Disseminate) yang hanya dibatasi sampai tahap Develop. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Tes Kreativitas Saintifik Fluida Statis (KS-FS) hasil pengembangan telah memenuhi kriteria valid berdasarkan hasil validasi isi oleh validator ahli. Hal ini ditunjukkan oleh rerata skor hasil validasi 3,67 dengan rincian skor 3,89 pada aspek kesesuaian isi, 3,67 pada aspek alokasi waktu, 3,33 pada aspek kriteria penskoran, dan 3,56 pada aspek ejaan dan struktur kalimat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi bagi pengajar untuk mengukur kreativitas saintifik mahasiswa.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Efikasi Diri Guru dan Perilaku Inovatif Guru terhadap Kinerja Guru Matematika SMA Andi Istiyawan; Zaenuri Mastur; Ari Tri Soegito; Heri Yanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, efikasi diri guru dan perilaku inovatif guru terhadap kinerja guru matematika SMA Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh guru matematika SMA di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. Pada penelitian ini salah satu teknik probability sampling yang dipilih adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi sedangkan pada tahap akhir dilakukan dengan metode angket. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian diperoleh data deskriptif yang berupa gambaran profil dari responden, selain itu juga diperoleh model yang dikembangkan berdasar kajian teori dan penelitian terdahulu. Setelah dilakukan analisis konfirmatori terhadap variabel penelitian, diperoleh hasil bahwa indikator-indikator mampu merefleksikan atau menjelaskan variabelnya. Saat dilakukan uji konfirmatori antar konstruk eksogen dan konstruk endogen, diperoleh hasil model konstruk eksogen dan konstruk endogen adalah model yang fit atau baik. Hasil perhitungan dari seluruh variabel laten dapat memenuhi kriteria reliability construct dan variance extracted, artinya indikator yang diamati dapat mencerminkan faktor yang dianalisis dan secara bersama-sama mampu mencerminkan adanya sebuah unidimensionalitas. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah semakin tinggi kepemimpinan transformasional kepala sekolah, efikasi diri guru dan perilaku injovatif guru maka semakin tinggi pula kinerja guru.
Dongeng sebagai Media Penanaman Keterampilan Abad 21 Andi Sulfana Masri; Agus Nuryatin; Subyantoro Subyantoro; Mukh Doyin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abad 21 menuntut Sumber Daya Manusia (SDM) yang selalu siap dalam menghadapi perubahan serta persaingan di tingkat internasional. keterampilan 4C merupakan keterampilan yang fundamental dalam menghadapi kehidupan abad 21. Dongeng dapat dijadikan media penanaman keterampilan abad 21, yang meliputi berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas. Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai peran dongeng sebagai media penanaman keterampilan 4C. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah melalui tinjauan Pustaka. Sumber   data   dalam   penelitian   ini  dikaji  dari  berbagai  karya ilmiah yang berkaitan dengan peran sastra anak (dongeng) sebagai media penanaman keterampilan abad 21. Teknik analisis data dilakukan adalah analisis konten. Berdasarkan hasil ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa dongeng dapat berperan sebagai media penanaman keterampilan 4C (berpikir kritis, komunikasi, kolaboratif, dan kreativitas). Sebagai media penanaman keterampilan berpikir kritis, dongeng berpengaruh positif terhadap keterampilan membangkitkan pengetahuan dan rasa ingin tahu; keterampilan memahami masalah dan mencari solusi yang tepat; keterampilan berpikir runtut dan logis dalam menyimpulkan atau memberikan penilaian atas suatu hal. Sebagai media penanaman keterampilan berkomuniasi, disimpulkan bahwa sebagai media penanaman keterampilan berkomunikasi, dongeng berperan dalam memperkuat penguasaan kosakata dan tata bahasa, serta pemahaman akan budaya yang dibutuhkan dalam keberhasilan komunikasi. Sebagai media penanaman keterampilan berkolaborasi, dongeng berperan memberikan pendidikan karakter, moral, dan emosi yang dibutuhkan dalam berkolaborasi. Sebagai media penanaman keterampilan kreativitas, dongeng menstimulasi imajinasi dan minat baca anak yang dibutuhkan untuk dalama menemukan isnpirasi yang kreatif.
Analisis Tindak Tutur Pada Buku Teks Yang Berjudul “When English Rings A Bell “ Textbook Andrian Nuriza Johan; Januarius Mujiyanto; Sri Wuli Fitriati; Rudi Hartono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam komunikasi lintas budaya, keterampilan pragmatis sangat penting. Dalam pragmatik, tindak tutur dianggap sebagai "salah satu konsepsi yang paling meyakinkan". Sangat disarankan bahwa materi buku teks mencakup komponen pragmatis yang memadai untuk memungkinkan peserta didik menjadi kompeten secara pragmatis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat tindak tutur dalam buku teks When English Rings a Bell. Penelitian kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data, menganalisis data, dan membuat kesimpulan berdasarkan temuan analisis. Analisis isi adalah jenis penelitian kualitatif yang digunakan. Dalam buku teks bahasa Inggris berjudul When English Rings a Bell, data berupa tindak tutur dalam setiap ujaran yang tercakup dalam setiap percakapan. Temuan itu dari 84 data (ucapan), ada 40 data asertif/perwakilan, 23 data direktif, 3 data komisif, 18 data ekspresif, dan tidak ada datum deklarasi terkait kategori tindak tutur dalam percakapan dalam buku teks “When English Rings a Bell". Peneliti menemukan bahwa keempat jenis tindak tutur dengan fungsinya masing-masing ini semuanya terdapat dalam delapan puluh empat ujaran yang digunakan oleh penutur setiap percakapan dalam buku teks berjudul When English Rings a Bell. Untuk fungsi tutur yang disebut asertif atau perwakilan yang terdapat dalam percakapan buku teks pilihan peneliti, ada yang menyatakan, menginformasikan, dan menyetujui. Sedangkan fungsi komisif tindak tutur yang ditemukan adalah menawarkan dan menjanjikan. Pada jenis tindak tutur direktif terdapat pertanyaan dan permintaan. Last but not least, fungsi jenis tindak tutur ekspresif adalah berterima kasih, memuji, dan mengungkapkan suka.
Peran Pendidik Dalam Pemeliharaan Kesehatan Anak Usia Dini Anggi Pratami Dewi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi kesehatan anak Indonesia dalam menjawab tantangan era digital di masa yang akan datang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran pendidik dalam pemeliharaan kesehatan anak khususnya di satuan PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan langkah mengumpulkan data dan informasi tentang peran pendidik dalam pemeliharaan kesehatan anak usia dini melalui berbagai sumber rujukan. Hasil penelitian ini menjelaskan peran pendidik dalam beberapa program pemeliharaan kesehatan anak usia dini, diantaranya Membuang Sampah Pada Tempatnya, Mencuci Tangan dengan Benar, Melatih Anak Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK) di Toilet (Toilet Training), Makan Makanan Sehat, Bergizi dan Aman, dan Olahraga dan Aktivitas Fisik
Penguatan Sumber Daya Manusia Unggul melalui Pembelajaran Menulis Artikel Ilmiah bagi Mahasiswa dengan Model Opinion Argument Antonius Nesi; Fathur Rokhman; Rustono Rustono; Rahayu Pristiwati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan SDM unggul di perguruan tinggi tidak lepas dari proses pembelajaran, termasuk pembelajaran menulis artikel ilmiah. Kualitas sebuah artikel ilmiah dapat dilihat dari konstruksi argumen-argumen yang dibangun penulisnya. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan penguatan sumber daya manusia unggul melalui pembelajaran menulis artikel ilmiah bagi mahasiswa dengan model argumen Walton. Sumber data penelitian ini ialah 25 artikel jurnal mahasiswa dan hasil isian kuesioner. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca-catat. Dalam analisis data digunakan model analisis Milles dan Huberman untuk data kualitatif, dan teknik statistik deskriptif untuk data kuantitatif. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, dari 25 artikel jurnal ditemukan sebanyak 26 paragraf berisi argumen pendapat ahli dan 12 paragraf berupa argumen pendapat umum. Dari ke-26 paragraf argumen pendapat ahli itu diidentifikasi adanya 14 paragraf berwujud argumen dasar, 7 paragraf berwujud argumen konfirmasi, dan 5 paragraf berwujud argumen perbandingan. Sementara itu, dari 12 paragraf yang berisi argumen pendapat umum diidentifikasi bahwa terdapat 6 paragraf berwujud argumen teori/konsep, 3 paragraf berwujud argumen dalil/hukum, dan 4 paragraf berwujud argumen analogi. Kedua, berdasarkan sebaran kuesioner diperoleh hasil bahwa pada level C4 sebanyak 38 mahasiswa menyatakan dapat melakukan analisis terhadap model argumen pendapat ahli, sedangkan 26 sebaliknya. Pada tingkat C5, 30 mahasiswa menyatakan dapat membuat evaluasi, sedangkan 34 lainnya menyatakan tidak dapat membuat evaluasi. Pada level mencipta, sebanyak 23 menyatakan dapat merekonstruksi pendapat ahli, sedangkan 41 lainnya menyatakan sebaliknya. Hasil temuan ini dapat dimanfaatkan untuk studi lebih lanjut tentang pembelajaran menulis artikel jurnal bagi mahasiswa dengan model argumen Walton, dapat juga dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran.    
Pengembangan Literasi Digital Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak Usia Dini dalam Menyambut Kurikulum Merdeka Aprilian Ria Adisti; Issy Yuliasri; Rudi Hartono; Sri Wuli Fitriati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan kurikulum pembaharuan sebagai pemulihan pembelajaran pasca pandemi. Kurikulum merdeka pada jenjang PAUD pada dasarnya lebih berfokus pada materi yang esensial seperti teknik literasi dan numerasi dibandingkan dengan teknik menghafal. Pengembangan literasi digital dalam pembelajaran bahasa Inggris merupakan bagian dari refleksi kurikulum merdeka karena aspek bahasa merupakan salah satu aspek perkembangan anak yang harus dioptimalkan sesuai dengan capaian Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA). Adapun penelitian ini merupakan sebuah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan ADDIE model yang terdiri dari Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan produk yang dikembangkan valid dan layak diimplementasikan dalam pengajaran bahasa Inggris untuk anak usia dini menurut lima ahli yang yang terdiri dari native speaker, pakar ICT, pakar pengajar anak usia dini, pakar kurikulum merdeka PAUD serta guru PAUD. Setelah  diuji cobakan pada lima sekolah PAUD di wilayah Jawa Tengah, disimpulkan bahwa pengembangan literasi digital pembelajaran bahasa Inggris untuk anak usia dini merupakan salah satu upaya refleksi dalam menyambut kurikulum merdeka karena berhasil menstimuli siswa menjadi pembelajar yang aktif, mampu berpikir kritis dan berkarakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka. 
Tinjauan Pustaka Sistematis: Abstraksi Matematis Mahasiswa Pada Pembelajaran Matematika Berdasarkan Teori APOS Arfatin Nurrahmah; Kartono Kartono; Zaenuri Zaenuri; Isnarto Isnarto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada prinsipnya, hambatan dan kesulitan dalam pembelajaran matematika disebabkan konten dari matematika yang abstrak. Diantara faktor yang menentukan keberhasilan dalam belajar matematika, kemampuan abstraksi matematis adalah yang paling penting. Artikel ini dimaksudkan untuk meninjau studi yang telah dilakukan berdasarkan kerangka teori APOS dalam pembelajaran matematika yang berfokus pada kemampuan abstraksi siswa di tingkat universitas. Untuk menjawab pertanyaan penelitian, dilakukan tinjauan pustaka dengan pencarian dan pemilihan artikel yang sistematis. Pencarian dilakukan melalui ScienceDirect, Education Resource Information Center (ERIC), SCOPUS, Springer, dan Google Scholar. Diperoleh 37 artikel internasional dan 4 artikel nasional yang diambil dari berbagai literatur melalui unduhan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dari artikel tentang abstraksi matematika serta teori APOS dalam pembelajaran matematika di sekolah menengah dan universitas. Metode pengumpulan data adalah dengan membaca artikel tentang abstraksi matematis dan teori APOS. Selanjutnya dilakukan identifikasi terkait abstraksi matematis dalam pembelajaran matematika, pembelajaran matematika berbasis teori APOS, abstraksi matematika, dan model kognisi berbasis teori APOS. Hasil identifikasi tersebut kemudian dianalisis melalui proses kategorisasi dan klasifikasi. Untuk data valid yang akan ditriangulasi sumber artikel adalah penulis pertama. Langkah terakhir mendeskripsikan hasil studi pustaka dan menyimpulkan. Studi literatur menunjukan bahwa hasil penelitian pada topik tentang abstraksi, model kognisi dan Teori APOS sebagian kecil saling menguatkan dan secara keseluruhan tidak ditemukan konflik antara hasil kajian. Serta pengembangan metode pembelajaran berbasis lemnbar kerja dan alat bantu pengajaran berdasarkan teori APOS dalam pembelajaran matematika pada sejumlah mata kuliah seperti geometri analitik dan aljabar II dapat meningkatkan prestasi belajar matematika mahasiswa.
Evaluasi Perkuliahan Pembelajaran IPA SD dengan Project Based Learning Menggunakan Model Countanance Stake Arfilia Wijayanti; Wiyanto Wiyanto; Saiful Ridlo; Parmin Parmin; Ani Rusilowati; Edy Cahyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan perkuliahan pembelajaran IPA di SD dilakukan dengan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) untuk melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi dan literasi sains yang menjadi ciri pembelajaran abad 21. Untuk mengetahui tercapai tidaknya capaian pembelajaran mata kuliah Pembelajaran IPA di SD pada Prodi PGSD FIP Universitas PGRI Semarang maka dilakukan evaluasi pelaksanaan pembelajaran menggunakan Model Countenance Stake. Evaluasi berdasar pada Permendikbud no 3 tahun 2020 tentang standar nasional pendidikan tinggi pasal 12 ayat 2. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis proses evaluasi yang menekankan pada dua jenis tahapan yaitu deskripsi (descriptions) dan pertimbangan (judgments) serta membedakan tiga fase dalam evaluasi program yaitu: (1) persiapan (antecedents), (2) transaksi, dan (3) outcome dari program ini yakni hasil belajar mahasiswa. Hasil evaluasi perkuliahan pembelajaran IPA SD dengan Project Based Learning menggunakan Model Countanance Stake menunjukkan bahwa persiapan perkuliahan pembelajaran IPA di SD dengan model project based learning ditunjukkan dengan ketercapaian RPS yang dibuat mencapai 77,77% pada kategori baik. Proses pelaksanaan perkuliahan pembelajaran IPA di SD dengan model project based learning ditunjukkan dengan ketercapaian prinsip Student Centered Learning (SCL) dalam proses pembelajaran mencapai 80% pada kategori baik. Hasil belajar mahasiswa pada perkuliahan pembelajaran IPA di SD dengan model project based learning ditunjukkan dengan ketercapaian hasil belajar mahasiswa dari ke tiga aspek (pengetahuan, sikap, maupun keterampilan) telah memenuhi memenuhi kriteria sangat baik, antara sangat baik dan baik dan baik sebesar lebih dari 75%. Persiapan perkuliahan pembelajaran IPA di SD dapat diperhatikan terkait kelengkapan dan kejelasan sintaks model project based learning, serta pengintegrasian STEAM dan TPACK dalam pembelajaran. Selain berpusat pada mahasiswa, pada perkuliahan pembelajaran IPA di SD juga diharapkan memenuhi karakteristik proses pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) yang terdiri dari interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, dan kolaboratif. Dosen dapat mengintegrasikan pendekatan pembelajaran dan penilaian yang dapat melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi serta literasi sains mahasiswa.
Desain Didaktis Materi Turunan Fungsi Aljabar Berbasis Pembelajaran Daring Arif Abdul Haqq; Mutiara Ayu Lestari; Isti Hidayah Hidayah; Isnarto Isnarto; Bambang Eko Susilo
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar siswa khususnya pada materi turunan fungsi aljabar. Salah satu cara mengatasi kesulitan belajar siswa yaitu dengan dengan membuat sebuah desain didaktis. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain didaktis materi turunan fungsi aljabar berbasis pembelajaran daring yang dianalisis berdasarkan hambatan belajar (learning obstacle) khususnya epistemological obstacle yaitu hambatan karena keterbatasan pengetahuan siswa. Penelitian ini difokuskan pada sub bab definisi turunan, sifat/aturan dalam turunan dan persamaan garis singgung. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan menerapkan jenis Didactical Desain Research yang dikembangkan oleh suryadi melalui 3 tahapan yaitu analisis prospektif yang hasilnya berupa rancangan desain didaktis, analisis metapedadidaktik yaitu analisis pada saat implementasi desain dan analisis retrosfektif yang menghasilkan desain didaktis revisi. Metode pengumpulan data pada penilitian ini menggunakan teknik triangulasi. Penelitian ini dilakukan pada kelas XI MIPA 2 sebagai kelas yang telah mempelajari materi turunan fungsi aljabar. berdasarkan hasil analisis learning obstacle pasca implementasi, terdapat pengurangan jumlah hambatan belajar siswa yang muncul pada pembelajaran materi turunan fungsi aljaba.  

Page 3 of 22 | Total Record : 211