cover
Contact Name
Hardyono
Contact Email
dyon@stieamkop.ac.id
Phone
+6281524013179
Journal Mail Official
journal@amkop.id
Editorial Address
Jl. Meranti Raya No.1, Pandang, Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Career Development
ISSN : 29875323     EISSN : 29875323     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
The journal is fully double-blind peer review and an open-access online journal for academics, researchers, graduate students, early-career researchers and undergraduate students, published by Career Development Center Division at Amkop Business School, Journal of Career and Entrepreneurhsip is the journal by Career Development Center Division at Amkop Business School aims to discuss and sharing on the issues of career, internship, career guidance, career satisfaction, career planning, career development, career management, student and alumni activities. Our Journal have been listed on e-ISSN : 2987-5323
Articles 50 Documents
IMPLEMENTASI KONSEP BISNIS DIGITAL BERBASIS MARKETPLACE UNTUK PEMBERDAYAAN UMKM Ifah Finatry Latiep
Journal of Career Development Vol 3, No 2 (2025): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v3i2.210

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi model bisnis konvensional menuju ekosistem digital yang lebih adaptif dan kompetitif. Marketplace sebagai platform bisnis digital menawarkan peluang strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi konsep bisnis digital berbasis marketplace dalam upaya pemberdayaan UMKM. Pendekatan yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan pelaku usaha, integrasi sistem pembayaran digital, optimalisasi pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan fitur analitik untuk pengambilan keputusan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan marketplace tidak hanya meningkatkan volume penjualan, tetapi juga mendorong literasi digital, transparansi transaksi, dan keberlanjutan usaha. Dengan strategi implementasi yang tepat, marketplace dapat menjadi instrumen efektif dalam memperkuat struktur ekonomi lokal dan meningkatkan kemandirian UMKM di era ekonomi digital.Kata Kunci: Bisnis digital, marketplace, UMKM, transformasi digital, pemberdayaan ekonomi
PENGEMBANGAN MODEL PROMOSI KESEHATAN BERBASIS MASYARAKAT UNTUK PENGENDALIAN HIPERTENSI DAN ASAM URAT SECARA TERINTEGRASI DI CAR FREE DAY MAKASSAR Hairuddin K; Dian Meiliani Yulis; Hardiyono Hardiyono
Journal of Career Development Vol 3, No 2 (2025): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v3i2.207

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengembangkan model promosi kesehatan berbasis masyarakat untuk pengendalian hipertensi dan asam urat secara terintegrasi pada kegiatan Car Free Day (CFD) Makassar. Permasalahan utama adalah tingginya prevalensi hipertensi dan hiperurisemia serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan pengelolaan faktor risiko. Metode yang digunakan meliputi skrining tekanan darah dan kadar asam urat, edukasi interaktif, konseling gizi, serta penyusunan media promosi kesehatan yang mudah dipahami. Kegiatan juga melibatkan kader kesehatan dan komunitas lokal sebagai agen perubahan untuk memperkuat keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pola makan sehat, aktivitas fisik, dan kepatuhan kontrol kesehatan berkala. Model ini efektif meningkatkan partisipasi masyarakat dalam deteksi dini dan pengendalian faktor risiko secara mandiri. Pendekatan berbasis komunitas di ruang publik seperti CFD berpotensi menjadi strategi promotif-preventif yang berkelanjutan dalam menurunkan risiko komplikasi penyakit tidak menular.Kata Kunci: promosi kesehatan, hipertensi, asam urat, berbasis masyarakat, car free day, deteksi dini
GERAKAN PEDULI KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS UNTUK GENERASI SEHAT DI KAWASAN CAR FREE DAY BOULEVARD Julia Fitrianingsih
Journal of Career Development Vol 3, No 2 (2025): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v3i2.208

Abstract

Abstrak Gerakan Peduli Kesehatan Reproduksi merupakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan reproduksi melalui pemeriksaan kesehatan gratis di kawasan Car Free Day Boulevard. Kegiatan ini menyasar remaja, dewasa muda, dan masyarakat umum sebagai upaya promotif dan preventif dalam mendeteksi dini masalah kesehatan reproduksi. Metode pelaksanaan meliputi edukasi interaktif, konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan, serta pemeriksaan dasar seperti pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh, dan skrining awal kesehatan reproduksi. Selain itu, dilakukan pembagian media edukasi untuk memperkuat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat serta meningkatnya pengetahuan peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, pola hidup bersih dan sehat, serta deteksi dini gangguan kesehatan. Program ini diharapkan menjadi model kegiatan berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya generasi sehat, produktif, dan sadar akan pentingnya kesehatan reproduksi sejak dini.Kata Kunci: kesehatan reproduksi, pengabdian kepada masyarakat, pemeriksaan gratis, edukasi kesehatan, generasi sehat
Edukasi Smart Shooping Produk Sehat CFD, Analisis Biaya dan Manfaat Konsumsi Lokal Berkelanjutan Hardiyono Hardiyono
Journal of Career Development Vol 3, No 2 (2025): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v3i2.211

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi konsumen dalam melakukan smart shopping produk sehat pada kegiatan Car Free Day (CFD) melalui pendekatan analisis biaya dan manfaat konsumsi lokal berkelanjutan. Kegiatan dilatarbelakangi oleh tingginya minat masyarakat terhadap produk pangan dan minuman di area publik tanpa diimbangi pemahaman terkait kandungan gizi, keamanan pangan, serta dampak ekonomi dan lingkungan dari pilihan konsumsi. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif, penyuluhan, simulasi perbandingan harga dan kualitas, serta penyebaran media informasi sederhana mengenai identifikasi produk sehat dan lokal. Analisis biaya-manfaat dilakukan dengan membandingkan pengeluaran jangka pendek dengan manfaat kesehatan, dukungan terhadap pelaku UMKM lokal, serta pengurangan jejak karbon dari distribusi produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai label pangan, komposisi gizi, serta pentingnya memilih produk lokal yang berkelanjutan. Peserta juga lebih mampu mempertimbangkan aspek ekonomi dan kesehatan sebelum membeli. Program ini diharapkan mendorong perubahan perilaku konsumsi masyarakat menjadi lebih cerdas, sehat, dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi lokal serta kelestarian lingkungan.Kata kunci: smart shopping, produk sehat, Car Free Day, analisis biaya-manfaat, konsumsi lokal berkelanjutan, literasi konsumen
Transformasi Mindset Kerja Individual ke Collaborative Maritime Culture pada SDM Pelabuhan Makassar New Port Abbas Abbas
Journal of Career Development Vol 3, No 2 (2025): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v3i2.213

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi pola pikir kerja individual menuju budaya kerja kolaboratif (collaborative maritime culture) pada sumber daya manusia di lingkungan Makassar New Port. Lingkungan pelabuhan modern menuntut koordinasi lintas divisi, komunikasi efektif, serta kesadaran kolektif terhadap keselamatan dan produktivitas kerja. Namun, masih ditemukan kecenderungan pola kerja sektoral dan kurangnya integrasi antarunit. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa pelatihan interaktif, diskusi kelompok terfokus, simulasi kerja tim, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan persepsi dan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tentang pentingnya kolaborasi tim, komunikasi efektif, dan kepercayaan antarpegawai. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap terhadap pentingnya koordinasi dalam mendukung efisiensi operasional pelabuhan. Transformasi mindset ini menjadi fondasi dalam membangun budaya kerja maritim yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta produktivitas. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan pelabuhan modern.Kata Kunci: budaya kerja kolaboratif, collaborative maritime culture, etos kerja, pelabuhan, Makassar New Port, kerja tim
OPTIMALISASI POTENSI WILAYAH DENGAN MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN Abdul Nasir Rachman
Journal of Career Development Vol 3, No 2 (2025): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v3i2.219

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memanfaatkan digital marketing sebagai strategi pemasaran produk serta mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan dalam mengoptimalkan potensi wilayah. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep dengan metode sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat. Materi yang diberikan meliputi pengenalan konsep pemasaran, digital marketing, pemanfaatan media sosial, serta strategi pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya pemasaran digital serta mampu memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana promosi produk. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan motivasi masyarakat dalam mengembangkan usaha secara kreatif dan inovatif. Dengan meningkatnya literasi digital dan jiwa kewirausahaan masyarakat, diharapkan pelaku UMKM mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian lokal.Kata kunci: digital marketing, UMKM, kewirausahaan, potensi wilayah, pengabdian kepada masyarakat
PEMBUATAN LABEL DAN KEMASAN SERTA PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL PENJUALAN PADA UMKM DI KECAMATAN TAMBUN SELATAN Reni Yesi; Budi Rachmawati; Danar Tri Hartanto; Asrul Asrul; Sri Waluya
Journal of Career Development Vol 4, No 1 (2026): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v4i1.229

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Tambun Selatan melalui pendampingan pembuatan label produk, pengembangan kemasan, dan penerapan pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi kemasan produk yang masih sederhana, belum adanya identitas merek yang kuat, serta rendahnya pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik, pendampingan, implementasi, dan evaluasi. Kegiatan meliputi pelatihan desain label, pengembangan kemasan yang lebih menarik, pembuatan akun bisnis pada media sosial dan marketplace, serta pendampingan penyusunan konten pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan label produk yang lebih informatif, memperbaiki kualitas kemasan, serta meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan platform digital seperti WhatsApp Business, Instagram, Facebook, TikTok, dan marketplace sebagai media promosi. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas produk, penguatan identitas merek, perluasan jangkauan pemasaran, serta peningkatan kompetensi digital pelaku UMKM. Pendampingan yang berkelanjutan diperlukan agar implementasi strategi pemasaran digital dapat memberikan dampak yang lebih optimal terhadap peningkatan daya saing dan penjualan UMKM.Kata kunci: UMKM; Label Produk; Kemasan Produk; Pemasaran Digital; Pengabdian kepada Masyarakat.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA MELALUI PERMAINAN EDUKASI INTERAKTIF DI SENTRA GAU MABAJI KABUPATEN GOWA Serli Serli; Eka Mayasari; Muhammad Muhammad; Dewa Bagaskara
Journal of Career Development Vol 4, No 1 (2026): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v4i1.235

Abstract

Lansia yang tinggal di panti sosial kerap menghadapi keterbatasan aktivitas yang menstimulasi aspek kognitif, sosial, dan emosional sehingga berdampak pada kualitas hidup. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui penerapan modul permainan edukasi interaktif LINCA (Lingkar Ceria Lansia) di Sentra Gau Mabaji, Kabupaten Gowa. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan koordinasi dan pemetaan kebutuhan, penyusunan desain dan alat permainan, pelaksanaan empat sesi permainan (senam ringan, bola memori, puzzle kenangan, dan kartu ceria), serta evaluasi dan dokumentasi. Sasaran kegiatan adalah 13 lansia, dengan pengukuran kualitas hidup pada 12 lansia menggunakan instrumen 10 pernyataan berskala 1–5. Hasil menunjukkan rata-rata skor total kualitas hidup meningkat dari 31,4 pada pretest menjadi 40,1 pada posttest, atau naik 8,7 poin, dengan peningkatan terbesar pada aspek perasaan senang, memiliki teman untuk diajak bicara, penghargaan sosial, dan rasa aman. Lansia menunjukkan antusiasme, kerja sama, dan ekspresi kebahagiaan yang tinggi selama kegiatan. Permainan edukasi interaktif terbukti efektif mengurangi kejenuhan serta meningkatkan suasana hati dan interaksi sosial lansia. Program direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala dan diintegrasikan ke dalam jadwal rutin panti agar keberlanjutannya terjaga Kata kunci: lansia; edukasi interaktif; kualitas hidup
SINERGI MULTIDISIPLIN UNTUK PEMBERDAYAAN, TATA KELOLA KESEHATAN, DAN PENDIDIKAN TERINTEGRASI DI BISSOLORO KABUPATEN GOWA Julia Fitrianingsih; Alimuddin Alimuddin; Dian Meiliani Yulis; Hairuddin K; Bachtiar Baso
Journal of Career Development Vol 4, No 1 (2026): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v4i1.236

Abstract

Kesehatan dan pendidikan merupakan dua pilar pembangunan sumber daya manusia yang saling menopang, namun aksesnya masih timpang di wilayah pedesaan yang secara geografis relatif terpencil. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui penguatan tata kelola kesehatan dan mutu pendidikan secara terintegrasi di Bissoloro, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada 25–26 Juni 2026 oleh Program Pascasarjana Universitas Megarezky bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Program Pascasarjana, menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan mencakup dua bidang, yaitu bidang kesehatan (pemeriksaan kesehatan gratis meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat, penyuluhan kesehatan, serta edukasi penelitian di sekolah) dan bidang pendidikan (penyuluhan dan sosialisasi pendidikan bagi siswa, guru, dan orang tua). Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi masyarakat yang tinggi, ditemukannya sejumlah warga dengan indikasi penyakit tidak menular yang sebelumnya tidak disadari, serta meningkatnya kesadaran akan pola hidup sehat dan pentingnya pendidikan berkelanjutan. Pendekatan multidisiplin yang memadukan kesehatan dan pendidikan terbukti memberikan dampak yang lebih menyeluruh, dan peran organisasi alumni memperkuat koordinasi serta keberlanjutan program. Kegiatan sejenis direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala dengan cakupan sasaran yang lebih luas.Kata kunci: pengabdian masyarakat; multidisiplin; kesehatan; pendidikan; pemberdayaan
SOSIALISASI URBAN FARMING TANAMAN HERBAL BERNILAI EKONOMI SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI BISSOLORO KABUPATEN GOWA Hardiyono Hardiyono; Alimuddin Alimuddin; Hairuddin K; Muamar Asykur; Bachtiar Baso
Journal of Career Development Vol 4, No 1 (2026): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v4i1.237

Abstract

Keterbatasan lahan dan belum optimalnya pemanfaatan pekarangan menjadi tantangan dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan keluarga di wilayah pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan urban farming tanaman herbal bernilai ekonomi sebagai upaya pemberdayaan di Bissoloro, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan merupakan bagian dari rangkaian pengabdian bertema Sinergi Multidisiplin yang diselenggarakan Program Pascasarjana Universitas Megarezky bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Program Pascasarjana pada 25–26 Juni 2026. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta demonstrasi dan praktik langsung penanaman tanaman herbal pada media terbatas seperti polibag dan wadah bekas. Materi mencakup pemilihan tanaman herbal bernilai ekonomi seperti jahe merah, kunyit, serai, kencur, kelor, dan lidah buaya, teknik budi daya sederhana, serta peluang pengolahan dan pemasaran produk turunannya. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi peserta yang tinggi serta meningkatnya pemahaman mengenai manfaat kesehatan dan potensi ekonomi tanaman herbal. Sosialisasi urban farming terbukti menjadi pendekatan yang relevan untuk mendorong kemandirian pangan keluarga sekaligus membuka peluang penghasilan tambahan. Kegiatan direkomendasikan untuk dilanjutkan dengan pendampingan berkala hingga tahap pengolahan dan pemasaran produk.Kata kunci: urban farming; tanaman herbal; nilai ekonomi; pemberdayaan masyarakat