cover
Contact Name
Suci Ramadhani Hasan
Contact Email
jvst.sv@ung.ac.id
Phone
+6281943792158
Journal Mail Official
jat.sv@ung.ac.id
Editorial Address
Jln. Drs. Achmad Nadjamuddin No 35 (Eks. Jln Raden Saleh) Kel. Limba U2, Kec. Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Abdimas Terapan
ISSN : 28085531     EISSN : 28095863     DOI : https://doi.org/10.56190/jat.v2i2
Jurnal Abdimas Terapan (JAT) is a peer-reviewed journal published twice a year (May and November) by the Vocational Program of the State University of Gorontalo. The Applied Abdimas Journal is a scientific journal about the dissemination of research results followed by community service, in the fields of applied sciences Engineering, Science, Medical, Hospitality and Humanities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 54 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DESA BOTUBARANI MASA PANDEMI COVID-19 Usman Moonti; Erman I. Rahim; Ardiansyah Ardiansyah
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.835 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i1.1

Abstract

Strategi pengembangan potensi kewirausahaan desa Botubarani masa pandemi covid-19 bertujuan untuk memberikan pemahaman wawasan tentang pendidikan kewirausahaan. Kegiatan pengabdian ini diharapkan bisa mendorong masyarakat untuk berwirausaha dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di Desa Botubarani. Masa pandemi covid-19 memberikan dampak pada masyarakat di berbagai sektor kehidupan termasuk pada sektor ekonomi. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan sosialisasi pada masyarakat untuk mengubah mindset pola pikir mereka sehingga tertarik berwirausaha dengan melakakan inovasi kewirausahaan untuk mengatasi keterbatasan akses selama masa pandemi Covid-19. Materi yang disampaikan terkait tentang stategi Pengembangan kewirausahaan pada masa pandemi Covid-19, Stategi pemasaran, dan jenis jenis kewirausahaan yang cocok di masa pandemi Covid-19. Hasil dari sosialisasi ini menumbuhkan keinginan yang sangat kuat dari masyarakat sehingga tergerak hatinya untuk merintis usaha secara mandiri dengan ketersediaan sumber daya yang dimiliki di Desa Botubarani. Hal ini juga akan berlanjut pada kegiatan pendampingan dan pelatihan inovasi kewirausahaan untuk lebih menggali potensi diri yang dimiliki oleh masyarakat di desa Botubarani.
PEMANFAATAN PENGERING EFEK RUMAH KACA (ERK) SEBAGAI ALTERNATIF PENGERING OLAHAN IKAN Yunita Djamalu; Evi Sunarti Antu; Romi Djafar; Burhan Liputo; Sjahril Botutihe
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.383 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i1.2

Abstract

Kelurahan Tanjung Kramat adalah salah satu Kelurahan yang berada di wilayah hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Kelurahan ini memiliki lahan yang dikelilingi oleh laut sehingga sebagian besar masyarakat kelurahan Tanjung Kramat berprofesi sebagai nelayan dan penjual ikan. Untuk mengoptimalkan potensi kelompok masyarakat kelurahan tanjung kramat, tim pengabdinberinisiatif untuk mendesiminasikan alat pengering untuk pengolahan ikan dari hasil penelitian Dosen dan Mahasiswa. Alat pengering ini dapat difungsikan selain untuk pasca panen dibidang pertanian juga untuk pasca panen dibidang perikanan yang dalam hal ini pada kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pengolahan ikan kering yaitu ikan asin atau yang biasa disebut ikan garam oleh masyarakat gorontalo dan juga untuk pengeringan kerupuk ikan. Alat pengering yang didesiminasikan adalah alat pengering Efek Rumah Kaca (ERK) dengan dua sistem kerja yang berbeda yakni pengering alami dan pengeringan secara paksa. Alat pengering efek rumah kaca berbentuk prisma segi empat dengan tambahan exhaust adalah alat pengeringan dengan sistem kerja pengeringan paksa dan alat pengering efek rumah kaca dengan variasi bukaan cerobong penghawaan dengan sistem yang alami, menggunakan variasi ini agar mempercepat laju pengeringan dan menghilangkan kondensasi didalam ruang pengering. Dalam proses pengabdian pada kelompok masyarakat ini tim pengabdi mengemas kegiatan dari ceramah presentasi pengenalan alat, tanya jawab, praktek cara pembuatan alat, cara penggunaan alat dan cara pemeliharaan alat. Dari hasil kegiatan tersebut disepakati bahwa untuk kegiatan selanjutnya lebih difokuskan pada pembuatan produk olahan ikan pengemasan, dan pemasaran.
PERANAN MAHASISWA KKN DALAM MELAKSAKANAN KEGIATAN TAMBAHAN DI LOKASI PENGABDIAN DESA BOTUWOMBATO Hariana Hariana; Herinda Mardin; Trifandi Lasalewo
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1037.168 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i1.3

Abstract

KKN Tematik Universitas Negeri Gorontalo di desa Botuwombato kecamatan Kwandang kabupaten Gorontalo Utara merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat. Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan sejak tanggal 14 Oktober 2021 hingga tanggal 03 November 2021. Kegiatan terdiri dari kegiatan inti, kegiatan desa, dan kegiatan tambahan. Artikel ini membahas kegiatan desa dan kegiatan tambahan mahasiswa KKN. Kegiatan KKN bertujuan untuk memberi pengalaman dan sebagai proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk menggali potensi-potensi desa yang dapat dikembangkan masyarakat. Metode pelaksanaan KKN di lokasi terdiri dari kegiatan survey, dan perencanaan kegiatan tambahan selain kegiatan inti yang telah direncanakan. Kegiatan tambahan mahasiswa KKN mendapat dukungan dari pemerintah setempat dan masyarakat desa. Hal tersebut ditunjukkan dalam kegiatan mahasiswa KKN banyak melibatkan masyarakat dari berbagai golongan. Pemerintah desa beserta aparatnya banyak melibatkan mahasiswa KKN dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan desa seperti pembentukan Karang Taruna, sosialisasi Bebas Narkoba, kegiatan vaksinasi, dan kegiatan Posyandu. Bentuk kegiatan lainnya yang melibatkan kaum remaja muda dan anak-anak sekolah setingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama seperti bergiat di Taman Pengajian untuk mendampingi dan mengajar mengaji, senam sehat dilakukakan di lingkungan masyarakat dan juga dilingkungan sekolah, menjaga lingkungan bersih dengan kerjabakti, dan melakukan penataan kembali batas-batas dusun. Kegiatan KKN Universitas Negeri Gorontalo diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa khususnya yang bertujuan untuk menciptakan ketentraman, dan peningkatan ekonomi masyarakat desa.
MEMBANGUN DESA LULUO KECAMATAN BILUHU KABUPATEN GORONTALO Sudirman Sudirman; Ardiansyah Ardiansyah
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.819 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i1.4

Abstract

Melalui Kegiatan KKN tematik desa membangun 2021 Mahasiswa di tuntut untuk berusaha dan mencoba mengamalkan, menerapkan serta mengaplikasikan segala ilmu yang telah diperoleh Dari proses perkuliahan untuk dapat menganalisis serta memecahkan permasalahan yang Dihadapi oleh masyarakat. Adapun target dan tujuan yang ingin di capai dalam proses pengabdian yaitu: (1) Orang tua mendapatkan pemahaman mengenai pola asuh yang baik untuk perkembangan dan kecerdasan anak; (2) dapat mewujudkan program desa dari segi infrastruktur, secara khusus agar dapat memetakan wilayah pada setiap dusun di desa (3) Menghasilkan dua produk sekaligus yaitu sayur dan ikan, dari satu unit produksi dan dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan Melelui Pembuatan Aquaponik; (4) Mempererat tali silahturahmi dan solidaritas antar masyarakat dengan melibatkan Karang taruna, masyarakat, dan aparat desa. Adapun beberapa capaian yang diperoleh selama pengabdian dengan beberapa program yaitu terbangunnya batas dusun sebagai tanda agar masyarakat maupun pendatang dapat mengetahui batas dusun desa Luluo, Masyarakat maupun para orang tua bisa memahami dan mendapatkan ilmu serta informasi mengenai pentingnya pola asuh yang baik dan benar serta masyarakat dapat mengetahui cara pemanfaatan air dari pemeliharaan ikan ke tanaman dan sebaliknya dari tanaman ke koalam ikan melalui Aquaponik.
PENGUATAN KELEMBAGAAN DAN TATA KELOLA PENGURUS DESA WISATA TERITIP Yogiana Mulyani; Tuatul Mahfud; Henry Winnarko; Abdul Gafur; Ranti Rustika; Ishak Nurdin
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.771 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i1.5

Abstract

Pengembangan desa wisata menjadi salah satu program strategis dalam pembangunan nasional khususnya pada sektor pariwisata. Pengelolaan desa wisata yang baik akan mendorong pelaksanaan pariwisata berkelanjutan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Meskipun pengurus desa wisata teritip telah memiliki legalitas kepengurusan dari dinas pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, namun masih memiliki keterbatasan terkait tata kelola dan kelembagaan pengurus desa wisata. Oleh karena itu, program bina desa ini bertujuan untuk meberikan penguatan tata kelola dan kelembagaan pengurus desa wisata teritip. Metode bina desa pada kelurahan teritip ini meliputi penyuluhan, pemberian keterampilan teknis (technical assistance/TA), dan pendampingan pasca keterampilan teknis (pasca TA) pengelolaan desa wisata. Hasil program bina desa ini menghasillkan luaran dalam bentuk tersedianya struktur organisasi pengurus desa wisata dan Pokdarwis beserta tugas dan fungsi masing-masing. Selain itu, hasil analisis SWOT pengurus desa wisata sebagai acuan pengembangan bina desa pada tahun berikutnya. Kegiatan ini memberikan implikasi terhadap model program pendampingan pengelola desa wisata yang berfokus pada penguatan tata kelola dan kelembagaan.
SOSIALISASI.PEMBENTUKAN BINAAN DESA.CIHIDEUNG UDIK MENJADI DESA.WISATA Ika Suryono Djunaid; Imam Ardiansyah; Sofiani Sofiani; Dewantara Fachrureza; Vishnuvardhana Soeprapto; Paulina Paulina
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.688 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i2.6

Abstract

Desa Cihideung Udik merencanakan untuk berkembang menjadi desa wisata, seluruh desa beserta sistem kehidupannya. Wisata pedesaan akan menghadirkan pengalaman yang unik, dengan cara kegiatan pedesaan, menghirup udara yang jernih, jauh dari kota besar dan tingkat kebisingan yang tinggi, merasakan dan terlibat dalam aktivitas masyarakat setempat. Dari pertimbangan tersebut, maka diadakan sosialisasi mengenai desa wisata”. Dari kegiatan tersebut tujuan yang ingin dicapai adalah: 1. Agar dapat mengembangkan kepariwisataan yang berkelanjutan untuk masyarakat. 2. Bermanfaat kepada masyarakat, yaitu dapat meningkatkan pendapatan warga. 3. Dapat menjaga kebersihan Desa Cihideung Udik dan untuk menghindari alih fungsi lahan yang tidak terkendali. Selain tujuan tersebut juga ada beberapa manfaat yang ingin dicapai adalah: 1. Berperan aktif di dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan Desa Cihideung Udik. 2. Menggairahkan kesenian dan budaya yang dimiliki masyarakat Desa Cihideung Udik untuk menunjang perkembangan Desa Cihideung Udik sebagai Desa Wisata. 3. Untuk tetap dapat mempertahankan keunikan Desa Cihideung Udik, khususnya Bendungan Cihideung Udik yang diwariskan secara turun-temurun, sehingga keharmonisan, kesejahteraan, dan keselamatan dapat tetap terjaga. 4. Dengan dikembangkannya Desa Cihideung Udik sebagai Desa Wisata, maka akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Cihideung Udik dan membuka lapangan pekerjaan serta menunjang Pariwisata Kerakyatan Berkelanjutan. Cara yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah melalui perbincangan dengan warga dan kepala desa. Ketercapaian kegiatan pengabdian ini dapat diukur dari banyaknya jumlah warga yang mengikuti kegiatan dan memberikan saran dalam diskusi.
SOSIALISASI TENTANG MENUMBUHKAN KESADARAN TOLERANSI PADA MASYARAKAT MAJEMUK DI UNIVERSITAS NEGERI MANADO Rasyid Yunus; Ramli Mahmud; Zulaecha Ngiu; Wahyudin Hubeli
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.439 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i2.7

Abstract

Di era reformasi, perkembangan masyarakat mengarah menjadi kewajiban dari pada modal bangsa Indonesia. Hal ini, sangat terlihat benar pada saat munculnya persoalan tentang kemajemukan, dalam hal ini persoalan tentang agama. Dalam sudut pandang keagamaan semua golongan agama belum menyakini mengenai konsep nilai dasar agama ialah merupakan toleransi. Sehingganya dalam kegiatan pengabdian ini bersifat pembinaan yang diharapkan mampu mencapai hasil berupa 1. Meningkatnya kesadaran toleransi di kalangan mahasiswa serta menjadi bekal bagi mereka untuk bisa hidup berdampingan pada lingkungan masyarakat majemuk; dan 2. Dapat mengidentifikasi masalah rendah/kurangnya toleransi dilingkungan mahasiswa serta mendapatkan solusi alternatif atas masalah yang di maksud.Untuk mencapai tujuan ini, menggunakan metode sosialisasi untuk Menumbuhkan Kesadaran Toleransi pada Masyarakat Majemuk.
PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK DIBAWAH UMUR PADA REMAJA DESA LION KECAMATAN POSIGADAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Asmun W Wantu; Nopiana Mozin; Yuli Adhani; Siti Indra Monoarfa
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.859 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i2.8

Abstract

Indonesia merupakan negara tertinggi kedua dalam kasus pernikahan dibawah umur dikawasan asia khususnya Kawasan asia tenggara setelah negara cambodia. Dalam tataran nasional, Provinsi Sulawesi Utara berada diuturan ke 11 dari 34 Provinsi. Kabupaten Bolaang Mongondow selatan yang berada dibawah provinsi Sulawesi selatan memiliki tingkat pernikahan dini yang cukup tinggi pada bulan Juli 2021 sebanyak 121 kasus. Lebih khusus untuk Desa Lion tercatat dari tahun 2019 sampai dengan Agustus 2021 terdapat 11 kasus pernikahan kasus perkawinan anak dibawah umur. Dari perkawinan dibawah umur ini terdapat beberapa masalah sosial yang dihadapi antara lain pergaulan bebas akibat kurangnya control dan komunikasi yang efektif dari orang tua, pengaruh lingkungan sosial masyarakat dan teman sebaya serta arus globalisasi yang beriringan dengan kemajuan informasi dan teknologi. Berdasarkan deskripsi tersebut pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan edukasi tentang bahya melakukan perkawinan dibawah umur dan motivasi agar menata masa depan yang lebih terarah, berdasarkan pada tujuan tersebut, métode yang digunakan dalam kegiatan adalah sosialisasi pencegahan pernikahan dibawah umur di Desa Lion Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA DI MASA PANDEMI MELALUI PROGRAM ECONOMY TRAINING DI DESA ‘LIMEHE BARAT KECAMATAN TABONGO KABUPATEN GORONTALO’ Nurhayati Tine; Apriyanto A.J. Pauweni; Besse Marhawati
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.097 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i2.9

Abstract

Dengan adanya pandemi Covid-19 perekonomian di Indonesia mengalami penurunan maka dampak yang ditimbulkan dari penurunan presentase ekonomi di Indonesia adalah meningkatnya angka pengangguran dan penduduk miskin. Melalui program Economy Training yaitu salah satu program mahasiswa KKN yang hadir untuk membantu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bagaimana berwirausaha dimasa pandemi covid 19, serta memanfaatkan peran media sosial Facebook sebagai media untuk mempromosikan produk dengan jangkauan yang lebih luas. Khususnya masyarakat Limehe Barat, Limehe Barat merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo. Program ini bertujuan untuk memberikan motivasi berwirausaha dan pelatihan pemasaran di masa pandemi kepada masyarakat khususnya yang berprofesi sebagai pedagang. Berdasarkan hasil survey bahwa banyak masyarakat Limehe Barat khusunya para ibu rumah tangga yang mempunyai Hp Android namun masih belum digunakan secara maksimal untuk penjualan online. Maka dengan program ini diharapkan masyarakat bisa menggunakan android-nya dengan maksimal dan menjadi ladang penghasilan. Program ini dilaksanakan dengan menggunakan empat metode yakni survey, sosialisasi, demonstrasi pertunjukan dan tanya-jawab. Kegiatan berjalan dengan lancar dan masyarakat mengikuti kegiatan dengan aktif.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DESA HUANGOBOTU KECAMATAN KABILA BONE MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS SDM UKM Abdul Rasyid; Trifandi Lasalewo; Fentje Abdul Rauf; Idham Halid Lahay; Hasanuddin Hasanuddin; Jamal Darusalam Giu
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.938 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i2.10

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini merupakan buat memberdayakan warga warga pesisir tepi laut selatan Kabupaten Gorontalo spesialnya Desa Huangobotu lewat kenaikan keahlian pembuatan proposal usaha. Diharapkan dengan aktivitas ini warga pesisir hendak sanggup membuat proposal usaha sendiri dengan baik serta benar secara mandiri bila diperlukan buat pengajuan permintaan dana dalam pembuatan usaha. Pemberdayaan Warga Pesisir Desa Huangobotu Kecamatan Kabila Bone lewat kenaikan Kapasitas SDM UKM dicoba bersama mahasiswa dengan sebagian sesi ialah:( 1) sesi persiapan, dicoba dengan survey dini kemampuan Desa setelah itu penjajakan kerjsama antara pihak Jurusan Metode Industi dengan Desa Huangobotu,( 2) Tahapan penandatanganan kerja sama,( 3) tahapan dialog dengar komentar antara pihak Jurusan( regu dedikasi) dengan seluruh elemen Desa menimpa kemampuan serta permasalahan yang terdapat di Desa( 4) Tahapan penentuan judul selaku turunan dari tema dedikasi yang telah terdapat selaku hasil dari dengar komentar. Hasil aktivitas dedikasi kepada warga diperoleh kenaikan kemampuan serta kasus yang nantinya jadi bahan pertimbangan dalam keberlanjutan program dedikasi desa binaan. Salah satu permasalahan yang sangat berarti yang di angkat ialah Pemberdayaan Warga Pesisir Desa Huangobotu Kecamatan Kabila Bone lewat kenaikan Kapasitas SDM UKM