cover
Contact Name
Meilinda Lestari Modjo
Contact Email
jat.sv@ung.ac.id
Phone
+6281943792158
Journal Mail Official
jat.sv@ung.ac.id
Editorial Address
Jln. Drs. Achmad Nadjamuddin No 35 (Eks. Jln Raden Saleh) Kel. Limba U2, Kec. Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Abdimas Terapan
ISSN : 28085531     EISSN : 28095863     DOI : https://doi.org/10.56190/jat.v5i2
Jurnal Abdimas Terapan (JAT) is a peer-reviewed journal published twice a year (May and November) by the Vocational Program of the State University of Gorontalo. The Applied Abdimas Journal is a scientific journal about the dissemination of research results followed by community service, in the fields of applied sciences Engineering, Science, Medical, Hospitality and Humanities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 77 Documents
Penanaman Pohon Buah di Pekarangan Rumah Sebagai Upaya Mengurangi Genangan Banjir Zulzain Ilahude; Hayatiningsih Gubali; Silviana Arsyad
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v4i2.82

Abstract

Banjir adalah masalah yang sering terjadi di berbagai daerah, terutama di wilayah yang memiliki curah hujan tinggi, tata kota yang buruk, atau berada di daerah rendah. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) MBKM berupaya untuk melakukan pencegahan banjir di Desa Talango, Kabupaten Bone Bolango, melalui penghijauan berupa penanaman pohon buah di pekarangan rumah. Kegiatan ini mencakup sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat penghijauan, pelatihan teknik penanaman, dan kolaborasi antara mahasiswa, aparat desa, serta tokoh masyarakat. Kegiatan dilakukan karena diketahui bahwa pohon buah dengan sistem perakaran yang kuat, dapat meningkatkan kapasitas tanah dalam menyerap air hujan sehingga mengurangi potensi banjir di area perkotaan. Selain itu, penanaman pohon ini memberikan keuntungan tambahan berupa hasil buah yang dapat dikonsumsi, memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, meskipun terdapat kendala terkait pemilihan lokasi yang kurang optimal. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi genangan air, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui hasil panen buah yang dapat dimanfaatkan oleh warga. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Penegasan Batas Tapal Dusun di Desa Girisa Sebagai Upaya Optimalisasi Tata Kelola Administrasi Wilayah Ernawati; Wahyu Saputra; Heryati; Nur Mutmainnah
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v4i2.83

Abstract

Pemekaran desa telah terjadi di berbagai wilayah Indonesia sebagai akibat dari program dana desa. Namun program tersebut tidak sedikit telah memicu konflik, salah satunya ialah ketidakjelasan batasan wilayah desa secara objektif formal. Desa Girisa yang dahulunya berupa dusun, sekarang berubah menjadi sebuah desa yang memiliki empat dusun. Pemekaran Desa Girisa tidak diikuti dengan batas wilayah dusun yang jelas, sehingga rentan memicu konflik ruang (spatial conflict). Pembangunan tapal batas dusun menjadi solusi yang praktis untuk mencegah konflik  tersebut. Pengabdian dengan membangun tapal batas dusun dapat memberikan batasan yang jelas dan objektif bagi warga. Pengabdian ini menggunakan metode Focus Group Discussion dan Asset  Based  Community  Development (ABCD) guna mendapatkan hasil desain hingga pembuatan tapal batas dusun yang jelas. Kegiatan pengabdian menghasilkan tiga unit tapal batas dusun yang tersebar di Dusun Tenilo, Dutula, Kramat Indah, dan Kramat Jaya. Desain dan material tapal batas telah disesuaikan dengan kondisi lokal. Tapal batas tersebut telah bermanfaat untuk memperjelas penanda batas wilayah, mempermudah pengenalan identitas dusun, memperkuat kearifan budaya lokal, mencerminkan semangat gotong royong, dan mendukung tata kelola wilayah yang lebih baik serta meningkatkan 
Peningkatan Kualitas Guru Melalui Komunitas: Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Untuk Mendukung SDGs-4 Kiki Septaria; Atika Fatharani; Miftahus Sholihin; Abdul Kholiq; Moh. Rosidi Zamroni; Ahmad Fauzi Hendratmoko; Erna Hayati; Luluk Nur Azizah; Dinar Mahdalena Leksana
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v4i2.84

Abstract

Peningkatan kualitas guru merupakan elemen krusial dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang sejalan dengan prinsip SDGs-4. Meski demikian, banyak guru menghadapi tantangan dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka, terutama dalam mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan, inklusivitas, dan teknologi pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lamongan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang relevan dan inovatif. Metode kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan guru, pelatihan intensif, pendampingan berkelanjutan, evaluasi, serta publikasi dan penyebarluasan hasil kegiatan. Dampak dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka telah meningkat secara signifikan. Terdapat 90% guru berhasil membuat perangkat pembelajaran yang berkualitas, serta 75% guru mampu meningkatkan keterampilan teknologinya. Kegiatan ini juga menciptakan dampak jangka panjang dengan membentuk komunitas belajar guru sebagai wadah pengembangan profesional berkelanjutan dan penyebaran praktik terbaik kepada guru-guru lain di wilayah sekitar. Manfaat dari kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas guru di MAN 1 Lamongan, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan pendidikan berbasis SDGs-4 di tingkat lokal dan nasional.
Pemberdayaan Ekonomi Bagi Pelaku UMKM Terhadap Penguatan Pajak Daerah Melalui Aplikasi Te Rano di Desa Tunggulo Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo Syaifudin Abdullah; Herlina Umar; Sudianto Usman; Ikram Andi Taufan Hujudji; Lisda Van Gobel; Mohammad Imran
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v4i2.90

Abstract

Pajak daerah merupakan salah satu sumber pendapatan utama bagi pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Namun, tingkat kepatuhan wajib pajak di daerah masih menjadi tantangan utama. Digitalisasi dalam sistem perpajakan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pembayaran pajak daerah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini membahas implementasi aplikasi “Te Rano” sebagai solusi dalam memperkuat penerimaan pajak daerah melalui pemberdayaan ekonomi bagi pelaku UMKM. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan kepada pelaku UMKM dalam penggunaan aplikasi “Te Rano”. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kepatuhan wajib pajak terhadap pembayaran pajak daerah secara digital. Dengan demikian, penerapan aplikasi “Te Rano” dapat menjadi langkah strategis dalam penguatan pajak daerah berbasis digital dan mendukung pertumbuhan ekonomi bagi pelaku UMKM.
Transformasi Energi Bersih melalui Implementasi PLTS sebagai Sumber Energi Terbarukan untuk Pertanian di Desa Sajen, Pacet Giovanni Dimas Prenata; Maulana Arief; Andi Patriadi; Ahmad Ridho’i; Kukuh Setyadjit
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i2.117

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat hibah DPPM Kemenristekdikti-Sainstek ini bertujuan untuk menerapkan dan menguji efektivitas sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi terbarukan dalam mendukung pertanian ramah lingkungan di Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Program ini dirancang untuk menggantikan penggunaan pestisida kimia dengan solusi berbasis energi bersih melalui penerapan lampu penangkap serangga yang bekerja otomatis menggunakan energi surya. Sistem terdiri atas dua unit PLTS berkapasitas total 400 Wp, satu baterai 12 V 100 Ah, inverter 1500 W, dan solar charge controller tipe MPPT 60 A, yang mengoperasikan enam lampu anti serangga berdaya 11 W di setiap titik. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem beroperasi stabil selama 10–12 jam per malam dengan efisiensi keseluruhan sekitar 69% dan tegangan keluaran konstan pada 220 V ± 5%. Pengamatan lapangan selama lima hari menunjukkan penurunan populasi hama hingga 55% dibandingkan area kontrol tanpa perlindungan, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan energi terbarukan. Program ini terbukti efektif dalam mengurangi ketergantungan terhadap pestisida, menurunkan risiko pencemaran lingkungan, dan meningkatkan keamanan malam hari di area pertanian. Hasil ini memperlihatkan bahwa penerapan PLTS skala kecil berpotensi menjadi solusi berkelanjutan untuk mendukung transformasi energi bersih dan ketahanan pangan desa berbasis teknologi hijau.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Literasi dan Karakter Digital untuk Penggunaan Media Sosial yang Bijak Abdul Rahman Ismail; Zainudin Sidik; Didiet Haryadi Hakim
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i1.87

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai ruang untuk berbagi informasi, mengekspresikan diri, hingga membangun jejaring sosial. Hal ini membuka peluang besar untuk memanfaatkan media sosial secara positif, namun juga menghadirkan tantangan yang signifikan. Di satu sisi, media sosial memberikan berbagai manfaat, seperti memperluas wawasan, mendukung kreativitas, hingga mempermudah kolaborasi. Namun, di sisi lain, dampak negatif seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, konten negatif, hingga kecanduan digital menjadi ancaman nyata. Jika tidak dikelola dengan bijak, media sosial dapat menjadi alat yang merusak, baik bagi individu maupun masyarakat. Pengaruh dari konten yang ada adalah Konten viral di platform seperti TikTok atau YouTube mungkin memberikan pengaruh negatif jika siswa tidak memiliki filter yang baik terhadap informasi yang mereka konsumsi. Mereka mungkin kurang memahami dampak jangka panjang dari aktivitas online mereka. Siswa kemungkinan memahami cara menggunakan media sosial secara teknis, namun belum tentu memahami aspek etika, privasi, dan keamanan. Dalam konteks pembangunan karakter digital, keterampilan untuk menggunakan media sosial secara cerdas dan bijak menjadi sangat penting. Karakter digital mencakup sikap, nilai, dan perilaku yang mencerminkan tanggung jawab, integritas, serta etika dalam berinteraksi di dunia digital. Melalui pendekatan ini, masyarakat, terutama generasi muda, diharapkan mampu menjadi pengguna media sosial yang beretika, kritis, dan produktif.
Pendampingan Membaca Permulaan dan Literal Bagi Siswa Sanggar Belajar Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Malaysia Abdul Aziz Khoiri; Abdul Kholiq; Ahsan Shohifur Rizal; Fitri Alaida Alfiana; Yunda Arfia Pratiwi
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i1.98

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Sanggar Belajar Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia (PPWNI) Klang, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Malaysia, dengan tujuan memberikan pendampingan membaca permulaan dan literal bagi siswa kelas 1 sekolah dasar. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari temuan bahwa sebagian besar siswa telah mampu membaca secara teknis, tetapi belum mampu memahami makna kata atau kalimat berbahasa Indonesia karena pengaruh lingkungan bahasa Melayu dan keterbatasan paparan literasi. Metode yang digunakan ialah partisipatif-edukatif melalui latihan membaca nyaring, penyusunan teks acak, dan mencocokkan gambar dengan kalimat dari teks sederhana hasil adaptasi cerita anak oleh tim PKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh siswa (100%) mampu membaca permulaan dengan lancar, sedangkan 63,63% siswa menunjukkan kemampuan memahami teks secara literal dengan benar dan mampu mencocokkan dua hingga empat gambar sesuai isi bacaan. Sementara itu, 18,18% siswa masih memerlukan pendampingan lebih lanjut untuk memahami makna bacaan secara menyeluruh. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan visual dan kontekstual efektif dalam memperkuat pemahaman literal siswa tahap awal. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan penambahan media cerita bergambar dan pembelajaran berbasis pengalaman guna memperluas penguasaan kosakata bahasa Indonesia di kalangan anak-anak WNI di luar negeri.
Transformasi Limbah Pertanian Menjadi Energi Terbarukan: Pemberdayaan Masyarakat Desa Bululi Melalui Edukasi dan Pelatihan Ervan Hasan Harun; Jumiati Ilham
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i1.100

Abstract

Kebutuhan energi di wilayah pedesaan masih menjadi tantangan serius, khususnya dalam hal akses dan keberlanjutan. Di sisi lain, limbah pertanian kerap dianggap sebagai beban lingkungan padahal menyimpan potensi sebagai sumber energi alternatif. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Energi Terbarukan di Desa Bululi, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo, bertujuan meningkatkan literasi energi serta keterampilan teknis masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian menjadi energi terbarukan. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan pembuatan biobriket, dan demonstrasi instalasi panel surya. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan partisipasi warga. Kegiatan ini berhasil memicu transformasi menuju desa mandiri energi melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Melalui Pelatihan Branding, Pemasaran Digital, dan Edukasi Keuangan UMKM Produk Perikanan di Kelurahan Leato Selatan Reinal Putalan; Farid; Didiet Haryadi Hakiem; Mohammad Imran; Azisah A zzahra
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i1.104

Abstract

Kelompok Masyarakat Nelayan "Nike Sultan" di Kelurahan Leato Selatan memiliki potensi ekonomi berbasis produk perikanan lokal, khususnya ikan nike, namun masih menghadapi kendala dalam pengembangan usaha. Beberapa kendala tersebut adalah rendahnya pemahaman tentang branding produk, pemasaran digital, dan pencatatan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha nelayan melalui pelatihan terpadu yang mencakup strategi branding, pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi, dan edukasi dasar manajemen keuangan UMKM. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan interaktif, dan pendampingan teknis berbasis studi kasus lokal. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif anggota kelompok dalam diskusi, praktik langsung, dan simulasi pencatatan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mulai memahami pentingnya identitas produk melalui branding sederhana, mengenal fungsi platform digital seperti WhatsApp Business dan Instagram untuk promosi, serta mampu menyusun pencatatan keuangan dasar secara mandiri. Kegiatan ini juga menghasilkan dokumentasi aktivitas pelatihan dan profil usaha peserta sebagai dasar pengembangan lanjutan. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif efektif dalam mendorong peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat pesisir, serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dalam penguatan usaha perikanan lokal.
Penguatan Peran Laboratorium dalam Pembelajaran Biologi Berbasis Proyek: Sosialisasi Konseptual Kepada Guru SMA Wirnangsi Din Uno; Jusna Ahmad; Chairunnisah J Lamangantjo; Devi Bunga Pagalla
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium memiliki potensi sebagai sarana pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran Biologi, tetapi pemanfaatannya masih terbatas, khususnya dalam penerapan model Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru SMA mengenai konsep dan strategi pemanfaatan laboratorium dalam pembelajaran Biologi berbasis proyek. Metode yang digunakan adalah sosialisasi konseptual melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan penyajian studi kasus. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juli 2025 di SMA Negeri 1 Suwawa yang melibatkan beberapa guru Biologi. Materi kegiatan mencakup prinsip dasar PjBL, pengelolaan laboratorium secara kontekstual, serta contoh proyek sederhana seperti observasi morfologi tumbuhan dan pengamatan stomata. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pendekatan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning)dalam pemanfaatan laboratorium Biologi, meskipun fasilitas laboratorium terbatas. Kegiatan ini memberikan landasan awal bagi guru untuk mulai mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek secara bertahap dan adaptif sesuai kondisi sekolah.