cover
Contact Name
Meilinda Lestari Modjo
Contact Email
jat.sv@ung.ac.id
Phone
+6281943792158
Journal Mail Official
jat.sv@ung.ac.id
Editorial Address
Jln. Drs. Achmad Nadjamuddin No 35 (Eks. Jln Raden Saleh) Kel. Limba U2, Kec. Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Abdimas Terapan
ISSN : 28085531     EISSN : 28095863     DOI : https://doi.org/10.56190/jat.v5i2
Jurnal Abdimas Terapan (JAT) is a peer-reviewed journal published twice a year (May and November) by the Vocational Program of the State University of Gorontalo. The Applied Abdimas Journal is a scientific journal about the dissemination of research results followed by community service, in the fields of applied sciences Engineering, Science, Medical, Hospitality and Humanities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 77 Documents
Penguatan Keterampilan Mahasiswa dalam Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva Andi Desiah Pradilia; Imam Prawiranegara Gani
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i2.127

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mendesain dan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Canva. Kemampuan mahasiswa dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik dan interaktif sangat penting untuk mendukung efektivitas proses pembelajaran di era digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan, pendampingan, dan evaluasi karya mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan yang signifikan dalam  mendesain media pembelajaran digital yang kreatif, informatif, dan sesuai dengan prinsip-prinsip desain pembelajaran. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan kesiapan yang tinggi untuk mengimplementasikan media berbasis Canva dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
Pemberdayaan Karang Taruna melalui Teknologi Pengemasan Modern dan Market Desa untuk Penguatan Pemasaran Produk Pertanian di Desa Molingkapoto Selatan Alter Lasarudin; Terri Repi; Widya Kurniati
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i2.130

Abstract

Desa Molingkapoto Selatan memiliki potensi pertanian yang besar karena mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani. Namun, pemasaran produk masih terbatas di tingkat lokal. Permasalahan utama yang dihadapi adalah pengemasan produk yang masih tradisional, belum adanya standar berat dan kebersihan kemasan, lemahnya identitas merek lokal, serta belum optimalnya pemanfaatan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas Karang Taruna dalam pengemasan modern dan pemasaran digital produk pertanian desa. Metode kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan penggunaan alat pengemas modern, pendampingan pembuatan label dan merek produk, pengembangan MarketDesa, serta evaluasi kegiatan secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Karang Taruna mampu menggunakan alat pengemas modern, menghasilkan kemasan beras berlabel “Beras MolSel”, serta memanfaatkan MarketDesa sebagai kanal pemasaran digital yang terintegrasi dengan WhatsApp dan media sosial. Program ini memperkuat kapasitas pemuda desa, meningkatkan nilai tambah produk pertanian, dan mendukung kemandirian ekonomi berbasis komunitas. Dengan demikian, model transformasi digital berbasis komunitas ini dapat direplikasi pada desa lain yang memiliki potensi produk lokal serupa.
Diversifikasi Olahan Ikan Tuna melalui Pelatihan Pembuatan Dimsum di Desa Bonde, Kecamatan Pamboang, Majene Andi Marlisa Bossa Samang; Margaretha Hanna Tiffany; Syahmidarni Al Islamiyah; Rizka Aulia Safarni; A. Nur Farahdiba Suriadi; Indrastuti; Rizky Ariesty Fachrysa Halik
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i2.131

Abstract

Bonde Village, Pamboang District, Majene Regency, has abundant fisheries potential, particularly tuna. However, its utilization is still largely limited to fresh fish products, resulting in suboptimal added value. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of fishermen’s wives and housewives in processing local tuna into dimsum as an economically valuable food product. The program was implemented through several stages, including observation and information gathering, coordination with the local government, activity preparation, counseling and hands-on practice in tuna dimsum production, as well as monitoring and evaluation using pre-test and post-test instruments. The results showed that the participants were enthusiastic and were able to independently practice the steps involved in producing tuna dimsum. In addition, participants’ knowledge and interest increased after the program. Their knowledge and understanding of the benefits of diversifying processed fishery products increased from 25% to 80%, their knowledge and understanding of hygienic tuna dimsum processing increased from 10% to 90%, and their interest in establishing a tuna dimsum business increased from 10% to 70%. Therefore, this community service program can be considered effective in improving participants’ knowledge and skills, while also having the potential to encourage the diversification of processed fish products and the development of household-based enterprises using local resources. Keywords: Product diversification; tuna; tuna dimsum; community service; household enterprise Desa Bonde, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, memiliki potensi perikanan yang melimpah, khususnya ikan tuna, namun pemanfaatannya masih didominasi dalam bentuk segar sehingga nilai tambah produk belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan istri nelayan serta ibu rumah tangga dalam mengolah ikan tuna lokal menjadi dimsum sebagai produk pangan bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi dan pengumpulan informasi, koordinasi dengan pemerintah setempat, persiapan kegiatan, pelaksanaan penyuluhan dan praktik pembuatan dimsum, serta monitoring dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan mampu mempraktikkan tahapan pembuatan dimsum ikan tuna secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan dan minat peserta setelah kegiatan, yaitu pengetahuan dan pemahaman terkait manfaat diversifikasi produk olahan perikanan meningkat dari 25% menjadi 80%, pengetahuan dan pemahaman proses pengolahan dimsum ikan secara higienis meningkat dari 10% menjadi 90%, serta keinginan untuk membuat usaha produk dimsum ikan meningkat dari 10% menjadi 70%. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta serta berpotensi mendorong diversifikasi olahan ikan dan pengembangan usaha rumah tangga berbasis potensi lokal. Kata kunci: Diversifikasi produk; ikan tuna; dimsum ikan; pengabdian masyarakat; usaha rumah tangga
Pemberdayaan UMKM Pangan Lokal melalui Pelatihan Pengolahan, Pengemasan, dan Pemasaran Digital Berbasis Pentahelix di Desa Ayula Selatan Kabupaten Bone Bolango Arfiani Paramata; Yumaraya Noho
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i2.132

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo dilaksanakan di Desa Ayula Selatan Kecamatan Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango dengan tujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis pangan lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan masyarakat dalam pengolahan produk, pengemasan, branding, dan pemasaran digital produk UMKM desa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan participatory community development melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi program. Peserta kegiatan berjumlah 25 pelaku UMKM yang bergerak pada usaha makanan dan minuman lokal seperti usaha kue tradisional, roti rumahan, minyak goreng kampung, olahan ikan, dan usaha pangan rumah tangga lainnya. Kegiatan pelatihan menghadirkan Risma Thamrin Hasan sebagai narasumber utama dalam bidang pengolahan dan pengemasan produk pangan lokal berbasis hasil perikanan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada aspek pengolahan produk, pengemasan, branding, dan pemasaran digital. Persentase pemahaman peserta mengenai pengemasan dan branding produk meningkat dari 46% menjadi 88%, sedangkan pemahaman pemasaran digital meningkat dari 40% menjadi 82%. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya inovasi produk dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan UMKM desa. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi pangan lokal secara berkelanjutan.
Aplikasi Teknologi Media Tanam Kompos Organik dalam Upaya Peningkatan Kualitas Bibit Pisang Cavendish Zulzain Ilahude; Fauzan Zakaria; Hayatiningsih Gubali; Mohamad Lihawa
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i2.134

Abstract

Quality Cavendish banana seedlings are needed to support successful cultivation and improve the productivity of banana farming. However, the Women Farmers Group Tunas Hijau in Haya-haya Village, West Limboto District, Gorontalo Regency, still faces several problems in seedling preparation. The growing medium used by the group still depends on ordinary soil, has low organic matter content, poor drainage, and does not yet produce uniform seedling growth. In addition, the technical knowledge of group members in preparing and applying organic compost as a growing medium is still limited. This community service activity aimed to apply organic compost-based growing media technology to improve the quality of Cavendish banana seedlings. The method consisted of program socialization, initial observation of seedling conditions, training on organic compost use, training on growing media formulation, demonstration of growing media preparation with a 2:1:1 ratio of soil, mature organic compost, and rice husk, mentoring during seedling application, and evaluation of seedling growth. The activity involved 20 participants and was carried out collaboratively with students and farmer group members. The results showed increased participant understanding and skills in recognizing mature compost, formulating growing media, filling polybags, transplanting seedlings, and maintaining seedling moisture. This activity provides a simple, low-cost, and applicable technology that can support healthier, more uniform, and sustainable Cavendish banana seedling production.
Optimalisasi Pelayanan Aduan Masyarakat Berbasis Teknologi Informasi di Desa Buhu Kecamtan Telaga Jaya Azisah Azzahra Sudirman; Abdul Rahman Ismail; Aswin; Zainuddin Sidik
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i2.135

Abstract

Pelayanan publik yang efektif dan responsif menjadi kebutuhan penting dalam tata kelola pemerintahan desa di era digital. Desa Buhu, Kecamatan Talaga Jaya, masih menghadapi permasalahan dalam pelayanan aduan masyarakat yang dilakukan secara manual sehingga menyebabkan keterlambatan informasi, kurangnya dokumentasi laporan, serta rendahnya efektivitas penanganan aduan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Negeri Gorontalo bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan aduan masyarakat melalui penerapan Sistem Informasi Aduan Masyarakat (SIAM) berbasis teknologi informasi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, implementasi dan uji coba sistem, pelatihan aparatur desa, sosialisasi kepada masyarakat, serta evaluasi program. Sistem dikembangkan menggunakan platform berbasis web dengan teknologi PHP dan MySQL sehingga dapat diakses melalui berbagai perangkat digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efektivitas pelayanan aduan masyarakat, mempercepat proses dokumentasi dan tindak lanjut laporan, serta meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk pelayanan publik. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam penyampaian aduan juga mengalami peningkatan karena sistem lebih mudah diakses dan transparan. Program ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi di tingkat desa dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung digitalisasi pelayanan publik dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa.
Pendampingan Partisipatif dalam Perumusan Kebijakan Minapolitan Berbasis Hilirisasi Produk Perikanan untuk Perencanaan Wilayah Berkelanjutan di Banggai Kepulauan Reinal Putalan; Muh. Nur Sangadji; Rostiaty Rahmatu; Irwan Lakani; Selvy Mozin; Maulidin Kurniawan; Septian Palma Ariany
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i2.140

Abstract

Banggai Kepulauan Regency faces challenges in declining capture fishery production and economic leakage due to illegal mid-sea transactions. This community service activity aimed to facilitate the participatory formulation of fishery downstreaming policies to support the Minapolitan vision in regional planning. The method employed was descriptive qualitative with technocratic mentoring through a series of Focus Group Discussions (FGD) and Public Consultations. Results indicated that fishery issues rank as the second strategic priority in the region's sustainable development agenda. The process successfully formulated recommendations for processing infrastructure integration, including the development of Small and Medium Industries (IKM) in Sambiut and Kalumbatan Villages, and optimized Fish Auction Sites (TPI) to terminate illegal trade chains. It is concluded that inclusive policy facilitation can synchronize fishing community economic needs with coastal ecosystem protection mandates. Downstreaming serves as a key solution to increase local value-added and accelerate sustainable development in Banggai Kepulauan Regency.