cover
Contact Name
Genoveva Mari
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalintheos@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
Published by Actual Insight
ISSN : 27767450     EISSN : 27757676     DOI : https://doi.org/10.56393/intheos.v1i1.170
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles 270 Documents
Peran Pengasuh dalam Mendukung Perkembangan Anak Tunagrahita Ringan di Bhakti Luhur Malang Djonler, Herlina; Goa, Lorentius
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 3 (2025): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i3.2679

Abstract

Anak tunagrahita ringan membutuhkan dukungan khusus untuk berkembang, terutama dalam hal kognitif, sosial, dan emosional. Pengasuh, baik di rumah maupun di institusi, sangat penting untuk mendukung perkembangan anak. Pengasuh yang memahami kebutuhan dan karakteristik anak tunagrahita ringan dapat memberikan intervensi yang tepat untuk membantu anak mencapai potensi terbaiknya. Tujuannya agar pengasuh mendukung perkembangan anak secara optimal dan memberikan rekomendasi praktis bagi pengasuh untuk meningkatkan efektivitas pendampingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Melalui wawancara dan dokumentasi mendalam dengan pengasuh, orang tua, untuk menggali pola-pola pengasuhan yang mendukung perkembangan anak. Hasil peelitian ini menunjukkan bahwa pengasuh yang terlatih dan memahami dengan baik kebutuhan unik anak tunagrahita ringan dapat memberikan dukungan yang lebih baik. Mereka juga menunjukkan bahwa pengasuh yang terlatih mampu membantu perkembangan anak tunagrahita ringan dengan lebih baik. Peran pengasuh sangat signifikan pada pendukung perkembangan anak tunagrahita ringan, terutama pada aspek keterampilan hidup, sosial, dan emosional.
Mengurai Tantangan Pendidikan Agama Kristen dalam Pembentukan Karakter Siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Gandangbatu Sillanan Kala'lembang, Herliwati
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 3 (2025): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i3.2717

Abstract

Perilaku siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Gandangbatu Sillanan selama dua tahun menunjukkan sejumlah masalah, seperti berbohong, mencuri, tidak mengerjakan tugas, dan perilaku kasar. Masalah ini mencerminkan merosotnya moral siswa, yang memerlukan perhatian serius. Gagasan pendidikan karakter diharapkan dapat mengatasi masalah ini dengan mengintegrasikan nilai-nilai kebaikan dan perilaku yang baik. Pendidikan moral dan karakter harus terintegrasi pendidikan formal, sehingga siswa dapat mengembangkan akhlak yang baik sejak dini. Membangun karakter siswa berarti menciptakan pola sikap yang mencerminkan moral Kristen dalam interaksi sosial. Oleh karena itu, sekolah perlu mendefinisikan dengan jelas hasil pendidikan yang diharapkan dan memastikan bahwa pembentukan karakter dilakukan secara konsisten. Kurikulum yang  hanya bersifat teoritis tidak cukup. Pembelajaran karakter harus diterapkan secara praktis dalam aktivitas siswa sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami bagaimana pendidikan agama Kristen dapat menjadi instrumen dalam membangun karakter siswa. Sekolah dapat mengembangkan kurikulum yang relevan untuk karakter siswa, mengoptimalkan peran pendidik, serta mengintegrasikan nilai-nilai lokal dalam pendidikan agama Kristen.
Desain Manajemen Kepemimpinan Pendidikan Kristen: Pentingnya Pra Nikah di Gereja Toraja Jemaat Syalom Pasangkalua Pangemanan, Nanci
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 5 (2025): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i5.2719

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini untuk merancang model manajemen kepemimpinan pendidikan Kristen tentang pentingnya pra-nikah di Gereja Toraja Jemaat Shalom Pasangkalua, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan. Penulis menelusuri artikel, jurnal, buku, ensiklopedia, yang relevan dengan topik yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain manajemen kepemimpinan yang terintegrasi dengan konteks budaya dan kebutuhan spesifik jemaat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan program pra-nikah.  Program ini mencakup landasan Alkitabiah pernikahan, komunikasi dan resolusi konflik, peran suami-istri, persiapan menjadi orang tua, dan menghadapi tantangan pernikahan. Pelaksanaan melibatkan calon pasangan, pendeta, konselor, keluarga, tokoh adat, dan jemaat senior sebagai mentor. Metode pelatihan meliputi konseling individual dan kelompok, diskusi interaktif, studi Alkitab, role-playing, evaluasi berkala, dan lokakarya.  Desain ini diharapkan meningkatkan pemahaman dan partisipasi jemaat dalam program pra-nikah, menghasilkan keluarga-keluarga Kristen yang harmonis dan bertumbuh dalam iman. Program ini diharapkan dapat membantu calon pasangan membangun fondasi yang kuat untuk pernikahan yang bahagia dan berkelanjutan, serta memperkuat nilai-nilai Kristen.
Pengaruh Lingkungan Terhadap Minat Ziarah Rohani Kaum Muda Katolik Sulawesi di Yogyakarta Dhewandari, Marselinus
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 5 (2025): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i5.2796

Abstract

Kaum muda Katolik di Sulawesi kurang memiliki kebiasaan ziarah rohani. Hal ini tentu merupakan hasil dari pengaruh tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan alasan yang ikut berpengaruh pada kebiasaan ziarah kaum muda Katolik di sana. Kebiasaan ini kemungkinan akan mengalami perubahan ketika mereka masuk dalam lingkungan baru. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dengan orang muda Katolik dari Sulawesi yang berkuliah dan berdomisili di Yogyakarta. Penelitian ini menemukan bahwa kebiasaan ziarah rohani kaum muda Katolik dari Sulawesi tidak hanya dibentuk oleh ajaran iman internal, melainkan sangat dipengaruhi oleh intensitas keterpaparan terhadap praktik ziarah di lingkungan sosial sekitarnya. Secara khusus, minimnya budaya ziarah di daerah asal mereka (Sulawesi), kecuali di wilayah dekat tempat ziarah, menyebabkan rendahnya minat ziarah di kalangan kaum muda. Namun, ketika mereka berpindah ke lingkungan baru yang memiliki budaya ziarah kuat (seperti di Yogyakarta), terjadi perubahan perilaku religius, yaitu tumbuhnya minat dan kebiasaan ziarah sebagai bentuk adaptasi dan internalisasi nilai lingkungan baru.
Sumbangan Teologi tentang Kelompok Lansia dalam Paradigma Paus Fransiskus: Telaah Ensiklik Katekese Lanjut Usia Mukin, Yohanes Hego
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 3 (2025): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i3.2900

Abstract

Manusia merupakan makhluk Tuhan yang paling mulia di antara semua makhluk ciptaan lainnya karena diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Penelitian ini mengkaji kontribusi teologi Katolik melalui kegiatan pastoral umat terhadap lanjut usia. Ada berbagai permasalahan yang terjadi dalam kehidupan dunia saat ini yang menjadi momok dalam gereja dan bangsa, maka melalui permasalahan tersebut, Paus Fransiskus dalam ensikliknya menyerukan pertobatan untuk menyelamatkan lanjut usia dari berbagai aspek kehidupan. Karena lanjut usia juga manusia dan memiliki martabat yang sama di mata Tuhan dengan manusia lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian studi pustaka. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa katekese lanjut usia akan digunakan sebagai pedoman untuk dapat memberikan solusi yang dapat menyumbangkan pemikiran bagi Gereja Katolik dalam penyelamatan lanjut usia. Hal ini diupayakan agar para lansia tidak merasa khawatir dengan kehidupan di masa tuanya. Oleh karena itu, peneliti akan mengkaji kontribusi teologi Katolik terhadap kelompok lansia dalam perspektif ensiklik Paus Fransiskus.
Konstruksi Paradigma Kekudusan Hari Sabat Berdasarkan Kitab Keluaran 20:8-11 di Jemaat Syalom Pasangkalua', Tanamakaleang Wulandari, Putri
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 3 (2025): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i3.2902

Abstract

Artikel ini membahas konstruksi paradigma tentang kekudusan Hari Sabat berdasarkan Kitab Keluaran 20:8-11 di Jemaat Syalom Pasangkalua', Desa Tanamakaleang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman jemaat mengenai makna dan praktik kekudusan Hari Sabat dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jemaat menganggap Hari Sabat sebagai waktu yang diberkati untuk beribadah dan memperdalam hubungan dengan Tuhan. Selain itu, terdapat variasi dalam praktik kekudusan yang dipengaruhi oleh tradisi lokal dan pemahaman teologis. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teologi Sabat di kalangan jemaat dan memperkuat komitmen spiritual mereka terhadap kekudusan Hari Sabat. Variasi praktik mencerminkan adaptasi budaya yang memperkaya pengalaman spiritual mereka. Temuan ini menyoroti pentingnya pemahaman holistik tentang kekudusan Sabat. Sabat tidak hanya berfokus pada kepatuhan terhadap hukum, tetapi juga pada penilaian relevansi dan relevansi kehidupan sehari-hari.
Theology of The Lord's Prayer In A Cultural Overview of The Tetun Language Metom, Philipus Benitius; Martasudjita, Emanuel Pranawa Dhatu; Talok, Emanuel Lelo
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 4 (2025): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i4.2934

Abstract

This article contains an explanation of the theology of the Lord's Prayer taught by Jesus Christ in the Gospel of Matthew and the Gospel of Luke, and at the same time discusses the Tetun people's understanding of the prayer from a cultural perspective of the Tetun language because this prayer has been translated into Tetun. Now this great prayer is known as the Amin Ama prayer and is especially familiar among those who are illiterate and live in villages, so that when praying, they can understand the meaning of the words and phrases used according to the Tetun cultural context. This article aims to explain the theology of the Lord's Prayer and the Tetun people's cultural understanding of the theology of the prayer. The method used in this study is a qualitative approach with field studies through interviews and literature studies. It was found that the translation of the Amin Ama prayer uses a number of words and phrases that are not found in the Latin prayer text: Pater Noster. This indicates the efforts of missionaries before the Second Vatican Council who already had contextual theology with a translation model. They made a literal translation (ad litteram) and also continued to pay attention to the grammar and politeness of the Tetun culture in terms of language taste (ad sensum).
Bunda Maria, Arketipe Gereja Sebuah Upaya Meninjau Konsep Gereja Sebagai Ibu John Calvin Amsikan, Modesta
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 3 (2025): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i3.2935

Abstract

Tujuan penelitian  ini adalah untuk mendeskripsikan Bunda Maria dalam upaya untuk menjadi konsep Gereja. Metode yang dipakai penulis adalah studi kepustakaan Mariologi dengan menggunakan metode sistematis-reflektif. Ada tiga tahapan sistematis di dalam metode penulisan ini. Tahap pertama, penulis mengkaji Maria sebagai arketipe Gereja dari Otto Semmelroth. Pada tahap kedua, penulis menggali karakteristik hubungan antara Maria dengan Gereja. Tahap ketiga  tinjauan terhadap pemikiran Gereja sebagai “ibu” Calvin untuk menemukan makna baru dari konsep ini agar menjadi konsep “ibu Gereja” yang terbuka, sadar akan konteks, menjadi Gereja  partisipatif dalam memberdayakan masyarakat yang mengalami kemiskinan dan penderitaan. Penulis mencoba mengubah paradigma Gereja sebagai “ibu” dari Calvin ini dari eksklusif menjadi inklusif, terbuka dan sadar akan konteks. Usaha tersebut hanya dapat terjadi jika konsep Gereja sebagai “ibu” itu sendiri berdasarkan arketipe Bunda Maria, di mana dapat melihat nilai interiornya di dalam Alkitab dan tradisi Gereja, sehingga Bunda Maria menjadi contoh moral bagi Gereja Tuhan di muka bumi ini. 
Memaknai Hubungan Antara Ritual Toeb Ana dengan Tabernakel Terhadap Persembahan Hasil Panen Manek, Kresensiana; Seran, Yanuarius; Klau, Yohana Aek
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 5 (2025): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i5.2936

Abstract

Toeb Ana adalah salah satu tempat suci yang ditinggalkan oleh nenek moyang pada saat ini, untuk melakukan ritual. Fungsi Toeb Ana sebagai tempat menyimpan persembahan hasil panen. Tabernakel merupakan tempat bersemayang Tuhan, sekaligus sebagai simbol roh yang bersemayam di tenggah umat-Nya. Tujuan persembahan hasil panen merupakan bentuk rasa syukur, kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghormati nenek moyang, yang telah memberikan hasil panen yang melimpah melalui air hujan, dengan harapan untuk musim berikut yang lebih baik. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Untuk meningkatkan pemahaman tentang ritual Toeb Ana, mengetahui ritual Toeb Ana dalam Suku Meo Tasiu di Desa Oenaek, mengetahui bagaimana cara menjalannya ritual Toeb Ana dalam rumah adat, memahami apa itu Tabernakel dan fungsinya, mengetahui hubungan antara Toeb Ana dalam masyarakat Suku Meo Tasiu dan Tabernakel dalam Gereja Katolik. Dari hasil analisis yang diperoleh, Toeb Ana sebagai salah satu kepercayaan masyarakat di Desa khususnya Oenaek Suku Meo Tasiu, tempat pemali yang digunakan untuk melakukan upacara ritual persembahan hasil panen kepada Tuhan Yang Maha Esa dan nenek moyang yang memiliki hubungan sangat kuat dengan tempat sakral dalam Gereja Katolik yaitu tabernakel, tempat untuk menyimpan hostia. Oleh karena ritual Toeb Ana tetap dilakukan, agar masyarakat tidak mendapatkan hukuman dari nenek moyang.
The Narrative of Jacob’s Birthright: a Lie or a Fulfillment? Pella, Samuel; Sinurat, Rina Elysa; Barat, Raymundus Rivan M
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 4 (2025): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i4.2937

Abstract

The story of Jacob acquiring birthright is one of the most popular stories in the Old Testament. This story became important and popular even more so because it was from there that the forerunner of Jacob was chosen as one of the patriarchs from whom the nation of Israel was born. This story became popular also because the right and blessing was obtained Jacob in a fraudulent way. With this writing, the author wants to dig deeper into what the real intention behind the lies Jacob committed with Rebekah his mother. Is it really a lie or is there some other purpose? So what about God's role in the story? To find the thing in question, the author used two methods in the preparation of this article. The two methods are the qualitative method and the scripture interpretation method with the narrative method. From the results of the study, the author concludes that apart from the motive of lies, it turns out that the blessings and birthitudes obtained by Jacob are also one of the fulfillment of the word that God conveyed to Rebekah.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 6 (2025): Juni Vol. 5 No. 5 (2025): Mei Vol. 5 No. 4 (2025): April Vol. 5 No. 3 (2025): Maret Vol. 5 No. 2 (2025): Februari Vol. 5 No. 1 (2025): Januari Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue