In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles
272 Documents
Implementasi Tata Gerak Liturgi Ekaristi pada Penyusunan Bahan Katekese Anak Tunagrahita Ringan
Deri, Yuliana;
Darsan, Theodosia Sarti;
Jumilah, Bernadeta Sri
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 4 (2022): April
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (309.79 KB)
|
DOI: 10.56393/intheos.v2i4.1229
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui tentang tata gerak dan sikap tubuh dalam perayaan ekaristi; dan untuk mengetahui bagaimana cara mendampingi anak tunagrahita ringan dalam melakukan tata gerak dan sikap tubuh dalam perayaan ekaristi sesuai dengan pedoman umum Misale Romawi artikel 42-44. Mengimplementasikan pedoman umum Misale Romawi artikel 42-44 tentang tata gerak dalam perayaan Ekaristi pada penyusunan bahan katekese anak tunagrahita ringan. Berdasarkan pada pengolahan data pustaka dan pengalaman serta pengamatan penulis tentang pendampingan anak tunagrahita ringan memang perlu adanya pendampingan khusus yang harus diberikan kepada anak tunagrahita ringan. Penulisan ini mengggunakan metode analisa deskriptif. Jadi kesimpulan dari penulisan ini adalah dapat mengetahui bagaimana tata gerak dan sikap tubuh dengan adanya bahan katekese minggu gembira yang telah disusun dan dapat digunakan sebagai sarana untuk mengajar anak tunagrahita ringan mengenai tata gerak dan sikap tubuh yang benar dalam mengikuti perayaan ekaristi sebagai jawaban atas permasalahan yang dihadapi.
Pemimpin Perayaan Sabda Tanpa Imam Di Masa Pandemi Covid-19 Oleh Orang Muda Katolik
Wanda, Witria;
Makiliuna, Maridina;
Goo, Maria Yulianti
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 4 (2022): April
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.488 KB)
|
DOI: 10.56393/intheos.v2i4.1230
Penyebaran Covid-19 dapat menyebabkan perayaan sabda atau perayaan Ekaristi tidak terlaksana dengan baik. Maka perlunya keterlibatan kaum awam terutama orang muda Katolik dalam bidang liturgi khususnya sebagai pemimpin perayaan sabda tanpa imam. Sebagai pemimpin perayaan sabda tanpa iman orang muda katolik harus mengetahui tata perayaan sabda, struktur perayaan sabda, dan mengetahui tiga indikator perayaan sabda antara lain; tata perayaan sabda, tata gerak dan petugas. Tujuan dari penelitian ini agar para orang muda katolik mampu memimpin perayaan sabda tanpa imam di masa pandemi Covid-19 dengan menggunakan tata perayaan sabda yang benar, serta membangun jiwa kepemimpinan yang berintegritas dan inovatif pada diri orang muda katolik. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, dengan cara mengumpulkan data dan observasi. Hasil dari penelitian ditemukan bahwa orang muda katolik dapat memimpin perayaan sabda dengan menggunakan tata perayaan sabda, struktur perayaan sabda dengan baik dan para orang muda katolik mampu memaknai perayaan sabda tanpa imam dengan baik.
Tobat di Masa Pandemi Covid-19: Tantangan dan Peluang Pastoral
Dacosta, Fransiska;
Ngiso, Teodora Agustina Ripo
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 5 (2022): Mei
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.377 KB)
|
DOI: 10.56393/intheos.v2i5.1231
Tobat merupakan suatu sikap pertobatan. Tobat adalah berbaliknya manusia kepada Allah. Melalui Sakramen Tobat, Gereja mengajak umat Katolik untuk membangun kembali relasinya dengan Allah yang rusak akibat dosa. Sebelum pandemi Covid-19, umat melakukan pengakuan dosa secara langsung di hadapan imam. Tidaklah demikian sejak muncunlya covid-19. Tujuan tulisan ini ialah untuk melihat tantangan dan peluang pastoral baru terkait sakramen tobat di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yakni metode wawancara. Jumlah informan 10 orang mahasiswa. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan restatemen, description, dan interpretation. Restatement artinya menguraikan data yang diperoleh dengan cara baru atau menyatakan kembali pernyataan penulis artikel yang dipilih. Teknik description yakni untuk menunjukkan pola dan kecenderungan dari data. Tahap ketiga dilakukan interpretation yakni untuk menarik makna-makna, baik yang tersurat maupun yang tersirat dari data. Keseluruhan data dibaca dalam suatu kerangka kontekstual untuk dapat menganalisis signifikansi dari data yang diperoleh.
Peran Katekis Menjawab Pendidikan Karakter pada Anak Sekolah Dasar di Masa Pandemi
Sukatno, Albertus;
Laka, Laurensius
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 5 (2022): Mei
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.564 KB)
|
DOI: 10.56393/intheos.v2i5.1232
Dampak negatif globalisasi yang terjadi saat ini membawa masyarakat Indonesia melupakan pendidikan karakter bangsa. Jawabannya; Pemerintah menilai bahwa pendidikan karakter merupakan kuncikemajuan bangsa. Karena itu, pembangunan karakter dalam pendidikan itu penting dilaksanakan. Jika pendidikan karakter terlaksana maka akan menghasilkan bangsa yang beradab, dan dalam bangsa yang beradab pembangunan untuk kemajuan bangsa dapat terwujud. Penulis berpendapat bahwa saat ini karakter bangsa yang beradab masih berada pada tataran ideal saja. Pendapat ini berdasarkan realita bahwa pendidikan karakter belum sepenuhnya mendapat tempat yang layak karena banyak orang di negeri ini, baik anak-anak maupun orang dewasa masih belum menghidupkan nilai-nilai pendidikan karakter dalam kesehariannya. Banyak pelanggaran etika, moral, dan religiositas agama-agama yang dianut, marak terjadi dalam berbagai aspek kehidupan manusia Indonesia dapat membenarkan pendapat ini. Tulisan ini mengangkat peran katekis dalam mengembangkan pendidikan karakter di tengah masyarakat zaman ini anak sekolah dasar.
Empat Elemen Perayaan Liturgi dan Sakramen di Paroki Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel
Nonseo, Angela Nofri;
Sriwahyuni, Lina
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 5 (2022): Mei
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.088 KB)
|
DOI: 10.56393/intheos.v2i5.1233
Tulisan ini membahas hasil penelitian mengenai peran empat elemen utama dalam perayaan liturgi dan sakramen di Paroki St. Perawan Maria Gunung Karmel. Penelitian ini dilakukan dalam rangka memenuhi tugas dan kewajiban mahasiswa di bidang karya tulis ilmiah dalam rangka seminar nasional yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pastoral lainnya yang ada di Indonesia. Dari hasil penelitian diketahui bahwa peran dari keempat elemen utama dalam perayaan liturgi dan sakramen sangatlah penting sebab merupakan suatu kesempatan sekaligus bentuk pelayanan kepada Tuhan. Di samping itu melalui peranan keempat elemen yang dimaksud dapat melancarkan perayaan liturgi dan sakramen. Hal ini dikarenakan sistem manajemen liturgi dan sakramen di Paroki St. Perawan Maria dari Gunung Karmel tersistematis, terencana, terorganisir, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya yang ada termasuk sarana prasarana, data, dan lain sebagainya serta digunakan secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan bersama, yakni visi dan misi paroki.
Meningkatkan Partisipasi Umat dalam Mengikuti Perayaan Ekaristi pada Hari Minggu dalam Suasana Pandemi Covid-19
Usboko, Antonius;
Krismiyanto, Alfonsus
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 6 (2022): Juni
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.31 KB)
|
DOI: 10.56393/intheos.v2i6.1234
Virus Corona atau wabah Covid-19 merupakan bencana yang mengancam beragam sendi kehidupan manusia. Munculnya Covid-19 meruntuhkan logika dan kesombongan rasionalitas manusia. Bencana ini menyisir masa depan seluruh harapan manusia. pDalam keadaan ini agama membentuk ketergantungan manusia pada dimensi keilahian, terutama pada saat manusia mengalami bencana yang amat mengerikan dan menutup pintu rasionalitasnya. Oleh karena itu, bagaimana eksistensi agama bagi manusia ketika menghadapi musibah Covid-19 dan bagaimana implementasi perwujudan kesadaran teologis keberagamaan manusia dalam mencari jawaban atas nilai-nilai keberagamaan yang esensial pada saat menghadapi musibah Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, Partisipasi Umat dalam Mengikuti Perayaan Ekaristi sebelum Pandemi Covid-19, Partisipasi Umat dalam Mengikuti Perayaan Ekaristi dalam suasana Pandemi Covid-19; Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan Partisipasi Umat dalam Mengikuti Perayaan Ekaristi dalam Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan Studi Kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran angket. Teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah Skala Likert.
Spiritualitas Pelayanan Katekis di Masa dan Pasca Pandemi Covid-19
Ratrigis, Ayus;
Hatmoko, Tomas Lastari
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 6 (2022): Juni
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.686 KB)
|
DOI: 10.56393/intheos.v2i6.1235
Pandemi Covid-19 membawa dampak bagi kehidupan Gereja. Para katekis ditantang untuk memiliki spiritualitas yang mumpuni dalam melakukan pelayanan di Gereja. Spiritualitas tersebut meliputi kualitas hidup, baik secara pribadi maupun rohani. Melalui penelitian pustaka, peneliti memberikan pandangan mengenai spiritualitas itu dengan membaca berbagai literatur yang ada. Dari proses pembacaan itu, peneliti menemukan bahwa yang diperlukan untuk membangun spiritualitas itu yaitu dukungan terhadap para katekis, baik secara materi maupun moril. Dengan demikian, para katekis dapat melaksanakan karya pelayanan mereka dengan penuh integritas di masa dan pasca pandemi Covid-19. Gereja perlu mendukung mereka terus menerus dalam berkarya, baik di dalam lingkup Gereja maupun masyarakat. Gereja perlu memperhatikan mereka dengan terus-menerus membantu mereka menghidupi spiritualitas sebagai seorang katekis. Gereja memberikan dukungan dengan memberikan pelatihan dan pembekalan yang berguna bagi para katekis. Pembekalan dan pelatihan dapat berupa pemanfaatan media online sebagai sarana pewartaan. Pembinaan spiritualitas katekis masih terus dibutuhkan untuk meneguhkan kesadaran panggilan sebagai murid, pewarta pengharapan, dan pejuang belarasa.
Spiritualitas Pelayanan Orang Muda Katolik di Masa Pandemi Covid-19
Tmaneak, Laurensia;
Kusumawanta, Gusti Bagus
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 6 (2022): Juni
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.108 KB)
|
DOI: 10.56393/intheos.v2i6.1236
Pandemi Covid-19 sungguh menggemparkan dan menggetarkan, dunia memaksa kita untuk mengubah gaya hidup dan juga dalam bidang keagamaan, agar kehidupan bersama tetap bisa berjalan. Orang Muda Katolik yang adalah bagian dari anggota Gereja dipanggil dan juga ditantang untuk membantu pelayanan di Gereja di masa pandemi ini. Spiritualitas ialah realitas nilai religius atau yang mampu membentuk suatu sikap hidup yang mengarahkan dan menentukan tindakan-tindakan seseorang dalam hidupnya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan data diperoleh dari hasil wawancara dan didukung melalui pengamatan pribadi dan juga diperoleh dari sumber-sumber buku atau referensi lainnya. Dari data dan sumber yang diperoleh peneliti menemukan bahwa spiritualitas Orang Muda Katolik perlu dikembangkan melalui pembinaan kaum muda dan perlunya dukungan bagi Orang Muda Katolik dari keluarga, Gereja maupun dari masyarakat. Dengan begitu Orang Muda Katolik dapat lebih aktif lagi dalam kegiatan pelayan yang penuh suka cita di masa pandemi.
Spiritualitas Pelayanan Pastoral Terhadap Para Lansia
Wea, Maria;
Wahyuni, Lina Sri
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 7 (2022): Juli
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (250.732 KB)
|
DOI: 10.56393/intheos.v2i7.1243
Menurut World Health Organization (WHO) lanjut usia (lansia) adalah kelompok penduduk yang berumur 60 tahun atau lebih. Dalam kategori usia ini, para lansia tentu mengalami banyak kemunduran dalam berbagai aspek kehidupan. Dan para lansia juga merasakan kesepian, penderitaan karena kondisi fisik, beban hidup, serta tekanan dalam keluarga, merasa diri hanya menjadi beban keluarga, takut akan kematian, mengkhawatirkan banyak hal dan sebagainya. Pada usia ini para lansia membutuhkan dukungan dari keluarga untuk mendampinginya secara fisik dan jasmani. Peran Gereja juga sangat dibutuhkan dalam mendukung kehidupan rohani para lansia, membantu para lansia untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, menguatkan imannya agar di masa senjanya para lansia merasakan ketenangan, kedamaian dan siap untuk menyambut kematiannya. Pelayanan pada para Lansia perlu bersabar dalam menghadapi tingkahlaku serta tindakkan mereka karena dimasa tua tingkah laku mereka akan kembali seperti anak kecil. Pekerja pastoral ditugaskan melayani orang-orang yang tidak ingin dilayani, maka perlu memohon rahmat kekuatan dari Tuhan dan berusaha untuk berdamai dengan situasi tersebut.
Pentingnya Pastoral Liturgi bagi Umat Paroki Maria Diangkat Ke Surga Lely pada Pandemi Covid-19
Alexander, Martinus;
Krismiyanto, Alfonsus
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 7 (2022): Juli
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (250.705 KB)
|
DOI: 10.56393/intheos.v2i7.1244
Pandemi covid-19 telah membawa danpak yang sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia saat ini, bukan saja dibidang ekonomi, kemanusiaan atau kesehatan lebih lagi bagi kehidupan rohani umat, pada akhirnya pelayanan pastoral sangat terbatas lebih khusus lagi pelayanan pastoral dalam bidang liturgi. Maka Gereja pun mencari alternative dengan misa onlie. Oleh sebab itu Gereja harus berusaha agar umat beriman yang mengikuti Perayaan Ekaristi melalui live striming tidak hadir sebagai orang luar atau penonton yang bisu, melainkan terlibat secara penuh dalam doa dan memahami misteri itu dengan baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. analisis data model Miles dan Huberman. Dalam praktiknya misa online gereja menggunakan bantuan dari aneka macam platform media sosial berbasis akse internet. Namun ibadah atau misa online diketahui tidak terlalu signifikan karena melalui ibadah atau misa online tidak semua umat dapat beribadah atau misa dengan sungguh-sungguh dan dapat mendengarkan firman Tuhan dengan baik karena pengaruh dari situasi yang berbeda.