cover
Contact Name
Purwaningtyas Kusumaningsih
Contact Email
paradharma.undhirabali@gmail.com
Phone
+628123982932
Journal Mail Official
paradharma.undhirabali@gmail.com
Editorial Address
Pengelola Jurnal Paradharma Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura Jl. Raya Padang Luwih, Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Badung-Bali ph. (0361) 426450/1
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
ISSN : 25497405     EISSN : 2775331X     DOI : -
Hasil – hasil pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
Redesain Tempat Kerja Ergonomis Meningkatkan Kinerja UMKM Nasi Koco di Banjar Gerenceng Desa Pemecutan Kaja Denpasar Utara Bali Marhaendra, Tjokorda Bagus Putra; Komalasari, Yeyen; Suryantari, Eka Putri
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1340.5 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2390

Abstract

ABSTRAKUsaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) “Nasi Koco” merupakan nama suatu usaha rumahan yang memproduksi nasi bungkus sejenis nasi jinggo. Sebagai usaha rumahan, tempat kerja untuk pengolahan Nasi Koco berlokasi di teras kamar kontrakan dengan dimensi 200 × 170 cm, persis di depan kamar tidur. Semua aktivitas, mulai dari penyiapan, pengolahan, penempatan hasil olahan, sampai pembungkusan berada di satu lokasi. Namun, karena penataan yang kurang memadai, pekerja lebih sering berdiri dan melakukan gerakan yang canggung pada saat mengambil bahan olahannya. Hal ini diakui oleh pekerja beberapa kali siku kanannya terkena penggorengan panas. Disamping itu, karena aktivitas berdiri lama dan gerakan canggung itu, tentu berdampak negatif bagi kesehatan tubuh. Sehingga sehabis bekerja, terutama saat pekerja bangun pagi, sering mengalami nyeri pada punggung, pinggang, dan pundak kanan terasa kaku. Bila tempat kerja dibiarkan seperti itu, maka akan berdampak buruk pada kesehatan pekerja, akibatnya terjadi penurunan produktivitas kerja. Oleh sebab itu, tempat kerjanya perlu ditata kembali agar memenuhi prinsip-prinsip ergonomi demi keselamatan, kesehatan, kenyamanan, efisiensi, dan efektifitas fungsi tubuh pekerja. Dengan penataan tempat kerja ergonomis, pekerja mampu meningkatkan produktivitas kerjanya.Kata kunci: ergonomi, produktivitas, keselamatan dan kesehatan kerja.ABSTRACTMicro Small and Medium Enterprises (MSME) “Nasi Koco” is the name of a home-based business that produces rice wraps or similar to Jinggo Rice in Bali. As a home-based business, the workplace for processing Nasi Koco is located on the terrace of a rented room with dimensions of 200 × 170 cm, right in front of the bedroom. All activities, from preparation, processing, and placement of processed products, to packaging, are in one location. However, due to inadequate place arrangement, she often stands up and makes awkward movements when picking up her processed ingredients. This was acknowledged by the worker several times that her right elbow was exposed to a hot frying pan. In addition, long-standing activities and awkward movements certainly have negative impacts (harm) on the body. Therefore, after work, especially when she wakes up in the morning, she often experiences pain in her back, waist, and right shoulder feeling stiff. If the workplace is left as such, it will have a bad impact on the health of workers, resulting in lessened work productivity. Therefore, the workplace needs to be reorganized to meet ergonomic principles for safety, health, comfort, efficiency, and the effectiveness of the worker’s body functions. With an ergonomic workplace arrangement, workers can increase their work productivity.Keywords: ergonomics, productivity, occupational safety, and health.
Pengembangan Label Produk Sabun "Sekar Wangi" di Desa Apuan, Kecamatan Susut Bangli Saraswati, Ni Wayan Sumartini; Anggara, I Gede Adi Sudi; Muku, I Dewa Made Krishna; Setiawan, I Ketut; Natalia, Sang Ayu Made Krisna Dewi
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.878 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2391

Abstract

ABSTRAKMengolah produk industri dan menjadikannya nilai tambah yang lebih tinggi merupakan salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian nasional. Keberadaan Industri Kecil Menengah memberikan sumbangan terhadap ketahanan ekonomi nasional melalui produksi berbagai jenis kebutuhan masyarakat. Sabun merupakan salah satu kebutuhan manusia yang penting, karena fungsinya untuk membersihkan permukaan kulit dari dari kotoran yang menempel. IKM Sekar Wangi yang berlokasi di Desa Apuan, Susut, Bangli memproduksi sabun yang merupakan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Sabun yang diproduksi berbahan dasar minyak kelapa dan bahan-bahan organik. Dalam pemasarannya, sabun produksi IKM Sekar Wangi sudah dikemas dengan baik dan dilengkapi dengan desain label produk, namun belum menunjukkan identitas yang khas dari produk itu sendiri. Padahal ciri khas pada label produk merupakan salah satu faktor yang penting untuk menjual dan mempromosikan sebuah produk ke calon konsumen. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu mitra dalam mengembangkan desain label produk produk sabun menjadi lebih baik, memiliki ciri khas, serta diharapkan menambah nilai jual produk sabun herbal “Sekar Wangi”.Kata kunci: label produk, produk lokal, sabun herbal, industri kecil, desainABSTRACTProcessing industrial products and making them of higher added value is one of the efforts to drive the national economy. The existence of Small and Medium Industries contributes to national economic resilience through the production of various types of community needs. Soap is one of the most important human needs because its function is to clean the surface of the skin from dirt. IKM Sekar Wangi which is located in Apuan Village, Susut, Bangli produces soap which is a daily need for the community. Soap is made from coconut oil and organic ingredients. In marketing, the soap produced by IKM Sekar Wangi has been well packaged and equipped with a packaging label design but has not yet shown the distinctive identity of the product itself. Whereas the characteristic on the product label is one of the important factors to sell and promote a product to potential consumers. This service aims to assist partners in developing better packaging label designs for soap products, which have distinctive characteristics and are expected to add to the selling value of “Sekar Wangi” herbal soap products.Keywords: product label, local product, herbal soap, small industry, design
Produksi Dan Strategi Pemasaran Kunyit Kering di Desa Taro Gianyar Rosiana, I Wayan; Sari, Ni Kadek Yunita; K, Natalia Sri Endah
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.611 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2392

Abstract

ABSTRAKUsaha pengembangan kunyit kering dilakukan oleh salah satu kelompok wanita tani di Desa Taro Gianyar. Selama ini kunyit kering yang dihasilkan masih terbatas diproduksi untuk memenuhi pesanan dari salah satu pengobatan herbal di wilayah Ubud. Produksi dilakukan secara otodidak dan tanpa menggunakan SOP standar pembuatan kunyit kering. Sehingga Tim PKM berencana untuk melakukan pendampingan terhadap kelompok wanita tani di Desa Taro, Gianyar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu 1) Mitra mampu menerapkan prinsip hyegene sanitasi; 2) Memiliki keterampilan membuat kunyit kering sesuai SOP; Produk kunyit kering memiliki merk dagang dan desain kemasan produk; 3) Memiliki strategi pemasaran online. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan dan penyuluhan kepada mitra terkait prinsip dasar higiene sanitasi, proses produksi produk, pelabelan dan pengemasan produk serta strategi pemasaran. Hasil kegiatan diukur dengan memberikan pre test sebelum pendampingan dan post test setelah pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan 1)Pemahaman mitra terkait personal higiene dan sanitasi lingkungan meningkat 30% setelah pelatihan; 2)Mitra memiliki keterampilan membuat simplisia kunyit sesuai dengan Standar Operasional Kerja (SOP); 3)Mitra memiliki produk kunyit kering dengan kemasan dan label produk; 4) Mitra mampu menentukan harga jual produk dan memiliki strategi pemasaran online dengan memanfaatkan market place facebook.Kata kunci: Desa Taro, kelompok wanita tani, produk kunyit kering
Pelatihan Dan Pendampingan Perawat Jiwa Melalui Edukasi Seksual Pada Pasien Skizofrenia di RSJ Jambi Suzanna, Suzanna; Yellisni, Inne; Ulaa, Mar’atun
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.674 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2393

Abstract

ABSTRAKEfek samping pengobatan antipsikotik antara lain munculnya sejumlah masalah seksual, dan salah satunya adalah perilaku seksual. Jika perilaku seksual tidak terkendali, tentu akan berdampak pada pasien, perawat, keluarga, dan sekitarnya; Oleh karena itu, penting untuk melakukan upaya pemecahan masalah tersebut melalui intervensi pendidikan seks. Tujuan program ini memberikan pelatihan dan pendampingan bagi perawat jiwa dalam rangka meningkatkan keterampilan komunikasi pada pasien gangguan jiwa melakukan edukasi seksual. Output yang dihasilkan melalui program ini terdiri dari prosedur operasi standar dan buku catatan perawat. Metode implementasi meningkatkan keterampilan komunikasi perawat jiwa dalam dalam pendidikan seksual. Hasil dari kegiatan ini adalah sebagian besar keterampilan komunikasi perawat psikiatri dalam pendidikan seksual yang mengikuti peningkatan keterampilan. Kesimpulan telah terjadi peningkatan keterampilan komunikasi perawat psikiatri dalam pendidikan seksual.Kata kunci: perawat jiwa, pendidikans seksual, pelatihanABSTRACTThe side effect of antipsychotic treatment include sthe emergence of a number of sexual problems, and one of which is sexual behavior. If the sexual behavior is uncontrollable, there will certainly be an impact on the patient, nurses, family, and the surroundings; therefore, it is important to make an effort to solve such problem through sex education interventions. The objective this program provide training and mentoring for psychiatric nurses in order to improve educational communication skills in mental patients. The output produced through this program consist of standart operation procedur and nurse’s log book. Implementation methods improve communication skills psychiatric nurses within in sexual education. Result in this activity are the majority of communication skills psychiatric nurses within in sexual education who follow increased skills. Conclusion there has been an increase in the communication skills skills psychiatric nurses within in sexual education.Keywords: psychiatric nurses, sexual education, training
Pelatihan Pengelolaan Aspek Keuangan Dan Non-Keuangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Di Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng Wirajaya, I Gde Ary; Ardiana, Putu Agus; Setiawan, Putu Yudi; Yuristianti, Ni Putu Sri; Wuriti, Ni Made
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.885 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2394

Abstract

ABSTRAKTujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dalam pengelolaan dana nasabah di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Sangsit di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Mengelola dana nasabah tidak hanya melibatkan aspek keuangan, tetapi juga non-keuangan, sehingga pelatihan pengelolaan dana nasabah mencakup dua aspek tersebut. LPD Sangsit sempat mendapatkan sorotan media karena diduga ada kasus penggelapan dana nasabah oleh pegawai LPD tersebut. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara menyampaikan pelatihan pengelolaan keuangan dan non-keuangan LPD kepada seluruh pegawai, terutama pihak manajemen LPD Sangsit. Pelatihan diselenggarakan pada tanggal 25 November 2022. Berdasarkan dialog bersama pihak manajemen LPD Sangsit selama pelatihan, pihak manajemen mengakui bahwa dana pihak ketiga dari krama adat sebagian dialokasikan ke dalam aset yang memiliki tingkat likuiditas yang rendah. Pengalokasian dana pihak ketiga ke dalam aset dengan likuiditas yang rendah berpotensi munculnya kepanikan nasabah ketika LPD menyatakan tidak dapat mencairkan dana simpanan nasabah. Selain itu, banyak kredit yang tidak disertai dengan jaminan, atau nilai jaminan lebih rendah dari nominal kredit yang disalurkan. Aspek non-keuangan yang menjadi sorotan selama pelatihan adalah bahwa pemegang buku dan pemegang kas di LPD Sangsit dilakukan oleh satu orang. Hal ini berpotensi terjadinya penyalahgunaan dana karena pihak yang mencatat dan memegang kas dilakukan oleh satu orang sehingga tidak ada mekanisme validasi yang memadai. Setelah pelatihan disampaikan, pihak manajemen dan pegawai LPD diharapkan dapat memahami dan mengimplementasikan tata kelola keuangan dan non-keuangan LPD yang baik, sehingga menumbuhkan kembali kepercayaan nasabah yang menempatkan dananya di LPD Sangsit.Kata kunci: pelatihan, pengelolaan keuangan dan non-keuangan, LPD, dana nasabah, DesaSangsitABSTRACTThe purpose of this community service is to provide training in managing customer funds at the Sangsit Village Credit Institution (LPD) in Sawan District, Buleleng Regency. Managing customer funds does not only involve financial aspects, but also non-financial ones, so the customer fund management training covers these two aspects. The Sangsit LPD received media scrutiny because of an alleged case of embezzlement of customer funds by the LPD employees. Community service is carried out by delivering an LPD financial and non-financial management training to all employees, especially to the management of the LPD. The training was held on 25 November 2022. Based on dialogue with the management of LPD Sangsit during the training, the LPD management acknowledged that third party funds from krama adat were partially allocated to assets that have a low level of liquidity. The allocation of third-party funds to assets with low liquidity has the potential for customer panic when the LPD states that it cannot withdraw customer deposit funds. In addition, many loans are not accompanied by collateral, or the value of the collateral is lower than the nominal credit extended. The non-financial aspect that was highlighted during the training was that one person handled the bookkeeping and cash handling at LPD Sangsit. This has the potential for misuse of funds because the party that records and holds cash is carried out by one person so that there is no adequate validation mechanism. Afterthe training was delivered, the management and employees of the LPD were expected to be ableto understand and implement good LPD financial and non-financial governance, thereby revivingthe trust of customers who placed their funds in the Sangsit LPDKeywords: training, financial and non-financial management, LPD, customer funds, villageSangsit
Pendampingan Herbal Dan Pelatihan Senam Jantung Untuk Lansia di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar Widhiantara, I Gede; Rosiana, I Wayan; Wiradana, Putu Angga; Sandhika, I Made Gde Sudyadnyana; Permadi, Agung Wahyu; Jawi, I Made
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.522 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2395

Abstract

ABSTRAKPopulasi penduduk lansia di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar, cukup tinggi dengan rata-rata 200 orang di tiap banjar. Sebagian besar lansia menderita keluhan hipertensi yang merupakan faktor resiko penyakit jantung dan stroke. Hasil wawancara dengan beberapa penduduk Desa Celuk bahwa masyarakat lokal secara empiris masih mempertahankan tradisi pemanfaatan herbal untuk mencegah ataupun mengobati penyakit namun kurang memahami cara pengolahan, dosis dan manfaat yang tepat. Program pengadian ini dilaksanakan selama 5 bulan di Desa Adat Celuk, Sukawati Gianyar. Tujuan dari program ini yaitu mengedukasi manfaat tanaman herbal untuk pencegahan dan terapi keluhan kesehatan lansia, melatih mengolah minuman herbal yang higienis, tepat dosis, meningkatkan kesehatan fisik lansia melalui kombinasi minuman herbal dan aktifitas fisik melalui latihan senam jantung. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini berupa pendampingan dan pelatihan. Target dan luaran dari program pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam mengolah minuman herbal dan meningkatkan kesehatan fisik lansia melalui latihan senam jantung. Hasil kegiatan terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan lansia rata-rata sebesar 50,83 % dalam budidaya dan membuat minuman herbal serta melakukan senam kesehatan jantung.Kata kunci: herbal, latihan fisik, lansia, CelukABSTRACTThe elderly population in Celuk Village, Sukawati, Gianyar, is relatively high, with an average of 200 people in each Banjar. Most of the elderly suffer from hypertension, a risk factor for heart disease and stroke. The results of interviews with several residents of Celuk Village show that the local community empirically still maintains the tradition of using herbs to prevent or treat disease but does not understand how to process them, the proper dosage, and their benefits. This court program was held for 5 months in the Celuk Traditional Village, Sukawati Gianyar. The aim of this program is to educate the benefits of herbal plants for the prevention and treatment of elderly health complaints, train them to process herbal drinks that are hygienic, in the right dosage, improve the physical health of the elderly through a combination of herbal beverages and physical activity through heart exercises. The method applied to this activity is in the form of mentoring and training. The target and outcome of this service program are to increase the knowledge and skills of the elderly in processing herbal drinks and improve their physical health of the elderly through heart exercises. The results of the activity showed an increase in the understanding and skills of the elderly on average by 50.83% in cultivating and making herbal drinks and doing heart health exercises.Keywords: herbs, physical exercise, elderly, Celuk
Pelatihan dan Pendampingan Bidang Tata Boga dan Penataan Kamar/ House Keeping Pada Pengelola Homestay bagi PWDK GKPB Pniel Desa Wisata Blimbingsari Ordani Astuti, Ni Made Erpia; Sentosa, I Putu Pranatha; Sari Suyasa, Ni Luh Christine Prawitha
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.434 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2396

Abstract

ABSTRAKPWDK Pniel GKPB Blimbingsari merupakan salah satu organisasi di desa wisata Blimbingsari, yang memiliki latar belakang pendidikan, pekerjaan dan perekonomian yang berbeda-beda. Masa pandemi memberi dampak bagi semua sektor, termasuk sektor pariwisata dalam hal ini pengelola homestay di desa wisata Blimbingsari, hal ini membuat situasi desa wisata Blimbingsari sangat sepi. Hampir seluruh pengelola homestay di desa wisata Blimbingsari kehilangan sumber pencahariannya, termasuk kaum ibu yang biasanya menyediakan hidangan makan pagi, menata dan membersihkan kamar. Setelah tidak diberlakukannya pembatasan jumlah orang dalam satu kegiatan namun tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, beberapa kegiatan mulai dilaksanakan dan pengelola homestay dan ibu-ibu kembali memiliki kesibukan/pekerjaan yaitu menyiapkan hidangan makan pagi, menata dan membersihkan kamar yang akan disiapkan bagi wisatawan yang menginap. Kemampuan atau ketrampilan dalam memproduksi makanan, menata dan membersikan kamar adalah potensi yang perlu dikembangkan untuk dapat menghasilkan makanan berkualitas, menarik, rasanya enak, aman dimakan, bernilai gizi tinggi serta penataan kamar yang nyaman. Untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi dalam proses pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar bagi ibu-ibu PWDK Pniel desa wisata Blimbingsari, dilakukan suatu upaya optimalisasi potensi dan pengembangan keterampilan dalam proses pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar, melalui tindakan nyata dengan memberi pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu PWDK Pniel Blimbingsari dalam pembuatan hidangan telur, sandwich, serta penataan dan membersihkan kamar. Luaran dari kegiatan ini meliputi: ibu-ibu PWDK Pniel Blimbingsari memiliki pemahaman, pengetahuan tentang jenis-jenis bahan makanan, peralatan yang dipergunakan, serta ketrampilan tentang teknik memasak yang tepat dalam pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar.Kata kunci: pembuatan, hidangan telur, sandwich, penataan dan membersihkan kamar, pendampingan. ABSTRACTPWDK Pniel GKPB Blimbingsari is one of the organizations in the Blimbingsari tourist villagewith diverse educational, occupational, and economic backgrounds. The pandemic period hasan impact on many industries including tourism. Due to decrease in the number of visitors tothe village, the environment of Blimbingsari village is quite calm. Almost all homestay ownersin the community have lost their sources of income, including a group of women who normallymake breakfast, clean and arrange the room for visitors. After not placing limitations on thenumber of participants in one activity but implementing health measures such as wearingmasks, social distancing, and often washing hands, various activities began to be carried outand guest house owners began to be busy again. Breakfast preparation, cleaning and roompreparation for expected arrival guests are among the chores. The capacity or skills in cookingfood, organizing and cleaning the rooms is a potential that must be cultivated on order toproduce excellent food that is appealing, tasty, safe to eat, has a high nutritional value, and haspleasant room arrangements. To improve the skills and competence of the women’s group inBlimbingsari village in the process of making egg dishes, sandwiches, and arranging alsocleaning rooms, an effort is made to optimize the potential and developed skills on thoseactivities through concrete actions such as providing training and assistance to PWDK Groupin making egg dishes, sandwiches, as well as arranging and cleaning rooms. This activity’soutput allows women to learn, developed information on the types of food components, culinaryinstruments needed, as well as abilities in correct cooking procedures in producing egg dishes,sandwiches, as well organizing and cleaning their room. Abstract consists of maximum 250words in English and Indonesian. It should be clear, descriptive, and should provide a briefoverview of the problem studied.Keywords: Cooking Method for Egg Dishes, Sandwich, Cleaning and Rooms Arrangement,Accompaniment.
Cover Lengkap Paradharma, Cover Jurnal
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1354.455 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2397

Abstract

Cover
Pendampingan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Siswa SMK Negeri 2 Tabanan I Gede Widhiantara; Ni Putu Eny Purwita Dewi
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.815 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2506

Abstract

Proses pembelajaran pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ditekankan pada pengembangan keterampilan peserta didik oleh karena itu proses belajar dilakukan melalui beberapa kegiatan yang bersifat proyek maupun praktek langsung pada industri. Melalui kegiatan tersebut para siswa diharapkan mendapat pengakuan kompetensi di bidangnya masing-masing. Salah satu bentuk penugasan tugas akhir kelas XII di SMK Negeri 2 Tabanan adalah penulisan laporan kerja proyek yang menuntut pengetahuan dan keterampilan menulis ilmiah. Namun dalam pelaksanaanya masih terdapat hambatan dalam menyusun laporan karena kurangnya wawasan serta keterampilan siswa dalam menulis. Oleh karena itu dilakukan kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang intensif menulis karya tulis ilmiah oleh tim pengabdi. Program pengabdian ini dilaksanakan selama kurang lebih 3 bulan di SMK Negeri 2 Tabanan. Tujuan dari program ini yaitu menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan siswa kelas XII dalam menulis karya tulis ilmiah. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini berupa sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Target dan luaran dari program pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menulis karya tulis ilmiah siswa kelas XII SMK Negeri 2 Tabanan. Pengukuran ketercapaian tujuan kegiatan dilakukan dengan mengisi kuisioner serta instrumen penilaian. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa secara berturut-turut dengan rata-rata sebesar 55% dan 42%. Sedangkan rata-rata indeks ketercapaian kompetensi menulis pada pre test sebasar 1,9 dengan kategori kurang dan pada post test 3,7 dengan kategori baik.
Pelatihan dan Pendampingan Pengurus Melalui Layanan Psikoedukasi di Rumah Singgah Palembang Suzanna; Riska Marlin; Ika Guslanda Bustam; Ira Kusumawaty
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.101 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2507

Abstract

Rumah Singgah Pengobatan merupakan tempat yang memfasilitasi para pasien dan pendamping yang dalam hal ini yaitu keluarga pasien dengan pelayanan yang diharapkan dapat secara optimal memberikan pelayanan, khususnya pelayanan dalam bentuk penguatan emosional. Pelayanan Psikedukasi saat ini menjadi hal yang cukup memberikan dampak yang sangat positif dalam membantu pelayanan psikologis, dengan berbagai masalah seperti stress, kecemasan, putus asa, ketidakberdayaan. Tujuan program ini memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pengurus untuk mewujudkan layanan psikedukasi. Metode implementasi meningkatkan keterampilan komunikasi pengurus dalam memberikan bimbingan edukasi dan penguatan. Terdapat peningkatan kemampuan bimbingan edukasi dan penguatan yang dirasakan oleh pengurus yang dapat diterapkan kepada pasien dan pendamping pasien.