cover
Contact Name
Purwaningtyas Kusumaningsih
Contact Email
paradharma.undhirabali@gmail.com
Phone
+628123982932
Journal Mail Official
paradharma.undhirabali@gmail.com
Editorial Address
Pengelola Jurnal Paradharma Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura Jl. Raya Padang Luwih, Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Badung-Bali ph. (0361) 426450/1
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
ISSN : 25497405     EISSN : 2775331X     DOI : -
Hasil – hasil pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
Pelatihan Hygiene Sanitasi Pengelola Destinasi Wisata Di Kota Denpasar I Gusti Ayu Wita Kusumawati; Ida Bagus Agung Yogeswara
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.063 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2508

Abstract

Kurangnya pengetahuan pengelola destinasi wisata mengenai pentingnya hygiene sanitasi bagi suatu destinasi wisata dapat mengakibatkan ketidaknyaman wisatawan saat berkunjung bahkan menjadi tempat penyebaran penyakit. Hygiene sanitasi yang buruk pada suatu destinasi wisata dapat mempengaruhi kunjungan kembali oleh wisatawan. Oleh karena itu pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan pengelola destinasi wisata selaku mitra pengabdian mengenai cara sanitasi dan menerapkan hygiene sanitasi di destinasi wisata yang mereka kelola. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui workshop menggunakan metode ceramah, diskusi dan pelatihan cara mengolah sampah organik dengan menggunakan komposter. Kegiatan pengabdian yang dilakukan menghasilkan peningkatan pengetahuan mitra mengenai cara melakukan sanitasi di destinasi wisata yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia serta penerapannya pada destinasi wisata yang mereka kelola. Penerapan hygiene sanitasi pada destinasi wisata akan memberikan implikasi dengan kenyaman wisatawan dan kunjungan kembali yang akan dilakukan oleh wisatawan.
Pemberdayaan Kader Bina Keluarga Balita Dalam Penanggulangan Stunting Di Desa Bukian, Kecamatan Payangan Luh Gede Pradnyawati; Dewa Ayu Putu Ratna Juwita; Ni Made Hegard Sukmawati; Anny Eka Pratiwi
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.534 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2509

Abstract

Stunting adalah salah satu bentuk gangguan gizi dari segi ukuran tubuh yang ditandai dengan kondisi tubuh yang pendek melebihi defisit -2SD menurut standar WHO. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar Provinsi Bali tahun 2007, Kabupaten Gianyar merupakan salah satu kabupaten di Bali dengan prevalensi stunting yang tinggi. Salah satunya di Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Berdasarkan uraian di atas, terlihat bahwa masalah stunting cukup tinggi. Dari hasil wawancara dengan kader diperoleh beberapa permasalahan terkait program pencegahan stunting yaitu minimnya informasi yang diperoleh kader dan rendahnya pengetahuan kader tentang pencegahan stunting. Mitra yang diberdayakan adalah Kader BKB (Bina Keluarga Balita). Dari hal tersebut maka pemberdayaan kader sangat diperlukan untuk pencegahan stunting di Kabupaten Payangan. Target luaran dari kegiatan ini adalah menurunkan stunting di Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Hasil dari kegiatan ini adalah kelompok mitra berperan aktif dalam setiap kegiatan PKM dengan persentase kehadiran 100% dan partisipasi aktif 100%. Secara umum program ini dapat dikatakan berhasil karena telah terjadi penurunan angka stunting di Desa Bukian Kecamatan Payangan. Saran yang dapat disampaikan adalah Kader BKB dapat menjadi ujung tombak keberlanjutan program penanggulangan stunting secara berkesinambungan di wilayahnya masing-masing sehingga dapat memberdayakan kader untuk mengurangi permasalahan stunting di Kabupaten Gianyar.
Peningkatan Wawasan Kewirausahaan Ternak Itik Petelur “Gama Farm” di Desa Dawan, Klungkung Bali Purwaningtyas Kusumaningsih; I Gede Mustika
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.389 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2510

Abstract

Kesuksesan dalam mengelola peternakan itik petelur, tidak hanya sebatas menghasilkan produk berupa telur yang berkualitas dan sehat. Akan tetapi perlu dipikirkan juga tentang pemasaran telur yang luas dan berkesinambungan. Upaya memperluas pemasaran perlu dibentuk suatu usaha kewirausahaan yang terdiri dari beberapa peternak dan membentuk suatu kelompok usaha ternak itik petelur. Kelompok yang dibentuk, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan telur itik di masyarakat dan meningkatkan perekonomian kelompok peternak telur itik. Pemberian materi pada pengabdian ini kepada peternak itik petelur “Gama Farm” ditujukan membuka wawasan dan pengetahuan peternak untuk membentuk kelompok swadaya masyarakat dibidang ekonomi usaha telur itik. Peningkatan pengetahuan ini, dilakukan dengan memberikan pembelajaran tentang cara membentuk kelompok swadaya dan keuntungan secara ekonomis kelompok swadaya dibidang penjualan telur itik. Keberhasilan pembelajaran kepada mitra diukur berdasarkan pendekatan tematik dari hasil wawancara yang dianalisis dengan penilaian konteks, input, proses dan produk (CIPP) sebelum dan sesudah pemberian materi. Mitra menunjukkan kemauan untuk merencanakan mengajak peternak lain untuk membentuk kelompok usaha.
Edukasi Aktivitas Fisik Terhadap Pencegahan Dementia Pada Lansia Dengan Metode Telephysio Ika Gulanda Bustam; Imam Haryoko; Juliastuti
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.544 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2511

Abstract

Lansia merupakan tahap akhir dalam daur kehidupan pada manusia. Seiring dengan bertambahnya usia terjadi banyak perubahan sebagai akibat dari proses menua yang berpotensi menimbulkan masalah fisik dan kesehatan serta gangguan kognitif. Salah satu gangguan kognitif yang banyak muncul pada lansia adalah dementia. Lansia dengan dementia akan mengalami penurunan daya ingat dan daya pikir. Masalah tersebut jika tidak ditangani akan berkembang menjadi masalah yang kompleks yaitu akan mengganggu kehidupan aktivitas sehari-hari lansia. Pada masa pandemi penyakit coronavirus-2019 (COVID-19) yang telah menyebar luas ke seluruh dunia termasuk Indonesia menyebabkan kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan membatasi kerumunan, serta menjaga jarak minimal 2 meter. Mengingat lansia merupakan individu yang rentan dan mudah terpapar virus ini sehingga banyak lansia yang mengalami dementia tidak di bawa ke Rumah Sakit dan hal ini di anggap wajar serta normal karena proses menua sehingga lansia tidak mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengedukasi para lansia untuk tetap aktif melakukan aktivitas fisik agar terhindar dari dementia. Metode yang digunakan adalah TelePhysio, dimana Fisioterapis menghubungi para lansia melalui media telepon atau video call hal ini dilakukan agar fisioterapis tetap dapat memberikan pelayanan yang baik, praktis, dan cepat meski dalam masa pandemik seperti sekarang ini. Peserta berjumlah 53 terdiri dari 10 laki-laki dan 43 peserta perempuan. Hasil pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan Mini Mental Status Examination (MMSE) sebelum dan setelah program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan. Diketahui nilai rata-rata skor MMSE peserta sebelum kegiatan PkM ini adalah (18.91) menjadi (22.83) setelah kegitan PkM dengan nilai signifikan sebesar 0.000 yang artinya terdapat perbedaan pengaruh sebelum dan setelah kegiatan PkM terhadap aktivitas fisik lansia terhadap hasil MMSE skor.
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Hidangan Kudapan serta Pengetahuan Usaha Kecil bagi Rukun Ibu Paroki Roh Kudus Babakan Canggu, Badung Bali I Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari; Ni Made Erpia Ordani Atuti; I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini; I Wayan Suryanto; I Putu Pranatha Sentosa; I Ketut Suartana; Maria Fransiska; Putu Andyka Putra Gotama
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.145 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2512

Abstract

Rukun Ibu Paroki Roh Kudus Babakan, di Gereja Katolik Roh Kudus, Banjar Babakan Canggu, Kuta Utara. Mata pencaharianya sebagai pegawai (swasta maupun negeri), pelaku pariwisata, dan juga sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan dalam rumah tangga sebaiknya tidak bergantung pada kepala keluarga saja, ada baiknya dibantu oleh anggota keluarga lainnya, seperti istri atau anak yang sudah masuk usia produktif. Seorang ibu rumah tangga diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk menambah pendapatan dalam keluarga. Kemampuan serta keterampilan dalam pengolahan hidangan kudapan merupakan potensi yang bermanfaat untuk dikembangkan agar nantinya dapat menghasilakan produk dengan mutu serta kualitas yang baik, rasa yang enak, penampilan menarik, memiliki nilai gizi serta aman untuk dikonsumsi. Untuk meningkatkan perekonomian serta kebutuhan dalam rumah tangga dengan mengikuti pelatihan dan pendampingan pengolahan hidangan kudapan serta pengetahuan usaha kecil yang bertujuan untuk memberikan wawasan, keterampilan, serta pengetahuan teknik pengolahan hidangan kudapan serta memberikan informasi kepada para peserta bahwa pelatihan pendampingan ini memberikan manfaat khususnya dalam mengembangkan usaha/entrepreneurship.
Pendampingan Pemasaran Kain Tenun Songket Kelompok Tenun Songket Cagcag Jembrana Ni Kadek Dwipayani Lestari; Ni Wayan Deswiniyanti; Nyoman Ngurah Adisanjaya; I Wayan Rosiana; I Made Murna; Gerson Feoh; I Gusti Manik Nugraha
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2517

Abstract

Kelompok tenun songket cagcag Yastiti Rupa berasal dari Desa Sangkar Agung KabupatenJembrana. Kelompo tenun ini sudah berdiri sejak tahun 2008 yang diketuai oleh Ibu NengahSulasih. Kelompok ini terdiri dari 12 orang penenenun yang aktif menenun berdasarkanpesanan. Dalam 1 bulan 1 orang penenun dapat menyelesaikan 2-3 kain pesanan. Namunterdapat kendala dalam hal pemasaran yaitu penjualan terbatas dengan hanya menunggupesanan datang atau langsung menjual kepada tengkulak. Untuk meningkatkan omzet penjualanmaka dilakukan pendampingan dalam hal pemasaran. Dimana kegiatan pendampingan ini terdiridari 3 kegiatan yaitu 1) Sosialisasi kegiatan pemasaran online dengan media sosial dan carapenggunaannnya 2) Pemasaran dengan katalog penjualan 3) Pemasaran dengan bekerjasamadengan artshop untuk menunjang keberlanjutan usaha 4)Evaluasi. Luaran dari kegiatan ini yaitu1) ada peningkatan omzet penjualan sebesar 44% 2) Terjalinnya kerjasama antara penenundengan artshop 3) memiliki media sosial 4) Publikasi dalam jurnal ber-ISSN.
Pendampingan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Dan Digital Marketing Pada Kelompok UMKM Laundry Putu Nita Cahyawati; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Asri Lestarini; Anak Agung Sri Agung Aryastuti; Ni Luh Anik Puspa Ningsih
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 2 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v7i2.2899

Abstract

Mitra pada pengabdian ini adalah adalah kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) laundry di Kecamatan Kuta Utara. Berdasarkan diskusi awal, diketahui bahwa mitra mengalami kesulitan dalam bersaing dengan kelompok usaha laundry lainnya yang cukup banyak di wilayahnya. Mitra membuka usaha dengan modal yang tidak terlampu besar dengan sasaran masyarakat sekitarnya. Hal ini dikarenakan mitra belum memiliki keunggulan tertentu dibandingkan dengan laundry lainnya. Selama masa pandemi mitra juga belum memahami prosedur kesehatan dan keselamatan kerja dan prosedur penangannya. Berdasarkan permasalahan tersebut kegiatan pengabdian difokuskan pada pemberian edukasi kesehatan dan keselamatan kerja, peluang usaha dengan pemanfaatan aromaterapi dalam usaha laundry serta digital marketing untuk memperluas dan efektifitas pemasaran. Metode kegiatan meliputi diskusi, pemberian edukasi, pemberian bantuan, monitoring dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan pretest untuk mengetahui karakteristik sosiodemografi dan pengetahuan awal mitra. Pemberian materi dilakukan secara blended learning. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini antara lain peningkatan pengetahuan mitra berdasarkan nilai pretest dan posttest dengan nilai rerata posttest sebesar adalah 78,33 poin, pelaksanaan kegiatan edukasi dilakukan sebanyak satu kali, dan bantuan diberikan pada seluruh mitra. Mitra didominasi oleh perempuan (60%), usia antara 20-40 tahun, pendidikan terakhir antara SD hingga SMA, lama bekerja antara 6 bulan hingga 3 tahun, mayoritas sudah menikah (60%) dan mayoritas beragama Hindu (60%). Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian telah berhasil dengan baik karena seluruh indikator yang ditetapkan telah berhasi terpenuhi.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Frozen Food (khususnya Nuget Tahu, Nuget Ayam, dan Siomay) bagi Ibu-ibu PWDK Yudea Padang Luwih Ni Made Erpia Ordani Astuti; I Wayan Suryanto; I Gusti Ayu Ika Monika P
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 2 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v7i2.2900

Abstract

PWDK Yudea Padang Luwih, Desa Dalung salah satu organisasi yang ada di GKPB JemaatYudea Padang Luwih yang beranggotakan kaum wanita sudah menikah atau belum menikahberumur maksimal 60 tahun, yang memiliki latar belakang pendidikan, pekerjaan danperekonomian yang berbeda-beda. Selain sebagai ibu rumah tangga, untuk meningkatkanperekonomian rumah tangga, anggota PWDK Yudea Padang Luwih memiliki pekerjaan yangberagam, ada yang bekerja sebagai praktisi hotel, pegawai negeri atau swasta, dan tidak sedikityang beralih sebagai pedagang, hal ini merupakan dampak dari adanya wabah Covid membuatibu-ibu kehilangan pekerjaan, khususnya yang bekerja dibidang pariwisata. Kemampuan atauketrampilan dalam memproduksi makanan, sampai pengemasan adalah potensi yang perludikembangkan untuk dapat menghasilkan makanan berkualitas, menarik, rasanya enak, amandimakan, bernilai gizi tinggi. Untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi ibu-ibu PWDKYudea Padang Luwih perlu dilakukan suatu upaya optimalisasi potensi dan pengembanganketerampilan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam proses pembuatan FrozenFood (khususnya Nuget Tahu, Nuget Ayam, dan Siomay), melalui tindakan nyata denganmemberi pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu PWDK Yudea Padang Luwih dalampembuatan Frozen Food (khususnya Nuget Tahu, Nuget Ayam, dan Siomay). Luaran darikegiatan ini meliputi: ibu-ibu PWDK Yudea Padang Luwih memiliki pemahaman, pengetahuantentang jenis-jenis bahan makanan, peralatan yang dipergunakan, serta ketrampilan tentangteknik memasak yang tepat dalam pembuatan Frozen Food (khususnya Nuget Tahu, NugetAyam, dan Siomay).
Pelatihan Kompetensi Pramusaji Rumah Sakit Dalam Ketepatan Pendistribusian Makanan Pasien Rawat Inap di Instalasi Gizi RSD Mangusada Kecamatan Mengwi Badung Mantra, Ida Bagus; Sulistyadewi, Ni Putu Eny; Widarnandana, I Gde Dhika
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 1 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i1.3008

Abstract

Penyelenggaraan dan pendistribusian makanan rumah sakit bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan gizi pasien dan mempercepat proses penyembuhan pasien. Ketepatan pendistribusian makanan pasien disertai dengan sikap sopan dan ramah akan mempengaruhi penerimaan dan kepuasan pasien terhadap pelayanan penyelengaraan makanan rumah sakit, Sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya penerimaan dan konsumsi makanan yang sudah disiapkan sesuai kebutuhan gizi pasien, untuk membantu mempercepat kesembuhan pasien. Kegiatan ini dilakukan selama 1 bulan dengan metode Forum Group Discussion (FGD), koordinasi, pelatihan, pendampingan hingga evaluasi. FGD tentang rencana program yang akan dilaksanakan selama kegiatan pengabdian, berikutnya koordinasi dengan mitra untuk melakukan pelatihan tentang ilmu gizi dasar, higiene sanitasi perorangan dan alat distribusi makanan, simulasi keterampilan komunikasi efektif dan handling complaint. Evaluasi mitra dilakukan dengan mengisi kuesioner oleh ahli gizi dan pasien. Hasil evaluasi tingkat pengetahuan mitra setelah diberikan pendidikan gizi dasar, pendidikan tentang higiene sanitasi perorangan dan alat distribusi makanan serta evaluasi sikap perilaku terdapat peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku dan komunikasi menjadi lebih baik. Peningkatan pengetahuan 20% kearah pengetahuan baik hingga 100% semua anggota mitra pengetahuan nya baik. Begitu juga sikap perilaku dan komunikasi yang menjadi lebih baik. Kegiatan selanjutnya adalah melakukan pendampingan mitra secara langsung untuk penerapan pemahaman mitra dari proses pelatihan, untuk menjaga higiene sanitasi dan penerapan komunikasi efektif dalam melayani permintaan atau keluhan tentang makanan pasien.
Pelatihan dan Pendampingan Menjadi Guru yang Inovatif Pada Era Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kecamatan Nusa Penida Pancaria, I Nyoman; Yulia Angga Dewi, Putu; Suparya, I Ketut; Adi Nugraha Tristaningrat, Made; Surya Adnyana, Komang; Suardipa, I Putu; Kurniawati, Ni Nyoman; Ardiawan, I Ketut Ngurah; Arya Yudaparmita, Gusti Ngurah; Candra Prastya Dewi, Ni Putu; Heny Nirmayani, Luh; Hengki Primayana, Kadek; Ari Winangun, I Made; Wahyu Wiguna, I Komang; Eka Sastrika Ayu, Putu; Arya Wiradnyana, I Gede; Ida Arsani Dewi, Putu
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 1 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i1.3011

Abstract

Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah fokus pada materi esensial sehingga pembelajaran lebih mendalam, waktu lebih banyak untuk pengembangan kompetensi dan karakter melalui belajar kelompok seputar konteks nyata (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Capaian pembelajaran per fase dan jam pelajaran yang fleksibel mendorong pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan kebutuhan pelajar dan kondisi satuan pendidikan. Modul ajar dalam konteks Kurikulum Merdeka merupakan bahan pembelajaran yang dirancang secara sistematis dan komprehensif untuk mendukung implementasi kurikulum yang berfokus pada pengembangan kompetensi peserta didik. Modul ajar Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning). Peserta didik dihadapkan pada situasi atau masalah nyata yang harus dipecahkan melalui kegiatan proyek atau penyelidikan. Pendampingan ini akan membantu guru dalam mengatasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi, serta memberikan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan pembelajaran di masa depan. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini berjumlah 25 orang yang berasal dari beberapa sekolah dasar di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.