Articles
332 Documents
Peran Pemasaran Konten, Kualitas Pelayanan, dan Loyalitas Pelanggan dalam Meningkatkan Daya Saing di Pasar Digital
Priyandono, Lukman;
Gunawan, Achmad Wijaya;
Muslimawati, Misfah
Journal of Mandalika Literature Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/jml.v5i3.3828
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemasaran konten, kualitas pelayanan, dan loyalitas pelanggan dalam meningkatkan daya saing perusahaan di pasar digital. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan library research, penelitian ini menyintesis temuan dari berbagai sumber akademik terkait. Pemasaran konten dipandang sebagai strategi penting untuk menarik perhatian dan membangun hubungan dengan konsumen melalui konten yang relevan dan bernilai. Sementara itu, kualitas pelayanan yang tinggi memainkan peran krusial dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang positif, yang berujung pada peningkatan loyalitas. Loyalitas pelanggan, sebagai hasil dari interaksi yang konsisten dan memuaskan antara perusahaan dan pelanggan, menjadi faktor kunci dalam mempertahankan dan memperluas pangsa pasar di tengah persaingan yang semakin ketat di era digital. Penelitian ini menemukan bahwa integrasi strategi pemasaran konten dengan peningkatan kualitas pelayanan dapat secara signifikan memperkuat loyalitas pelanggan, yang pada gilirannya meningkatkan daya saing perusahaan di pasar digital. Namun, tantangan dalam implementasi strategi tersebut, seperti perubahan preferensi konsumen dan kemajuan teknologi, memerlukan adaptasi yang berkelanjutan dari pihak perusahaan. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para praktisi pemasaran digital dan manajemen layanan dalam merancang strategi yang efektif untuk mempertahankan daya saing di era digital yang terus berkembang
Unsur Pemerasan Gadai Tanah di Kabupaten Pohuwato di Tinjau dari Aspek Yuridis Sosiologis
Nasrullah, Nasrullah;
Lampatta, Muhammad Rizal
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/jml.v6i1.3829
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara yuridis, gadai tanah harus dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: (a) Perjanjian gadai tanah harus dibuat dalam bentuk akta yang disusun oleh pemerintah desa; (b) Metode pengembalian atau penebusan gadai tanah harus dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam rumusan Pasal 7 Undang-Undang No. 56 Prp Tahun 1960; (c) Tidak diperbolehkan adanya perjanjian gadai tanah yang substansinya memuat syarat-syarat yang berpotensi merugikan pemilik tanah; (d) Dalam hal penebusan uang gadai dalam bentuk emas, selisihnya harus ditanggung bersama oleh kedua belah pihak. (2) Praktik gadai tanah di Kabupaten Pohuwato bertentangan dari aspek yuridis, namun diterima secara sosiologis dan dianggap sebagai hukum adat yang berlaku di tengah masyarakat apabila dalam situasi mendesak diperlukan pinjaman modal. Meskipun cenderung merugikan pemilik tanah (pemberi gadai), gadai tanah tetap dilakukan oleh masyarakat dan dianggap sebagai bentuk nyata dari prinsip tolong-menolong, sehingga dalam pandangan masyarakat tidak ada istilah “pemerasan” dalam perjanjian gadai tanah. Alasan yang mendasari adalah karena tidak ada unsur pemaksaan dan pihak pemegang gadai datang untuk menawarkan gadai tanah. Selain itu, sebagian masyarakat masih merasa malu, enggan, dan takut untuk mengajukan pinjaman ke bank. (3) Bentuk penyelesaian sengketa antara pemberi gadai dan penerima gadai atas tanah warga di Kabupaten Pohuwato adalah melalui musyawarah, baik yang melibatkan kepala desa maupun hanya musyawarah antara pemberi gadai dan penerima gadai.
Resiliensi Timotius Bagi Pendidikan dan Penginjilan Masa Kini
Debora Sitohang;
Simon Petrus Lumbantoruan;
Binsar Simanjuntak;
Dapot Damanik
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/jml.v6i1.3830
Education and evangelism in the era of globalization face unprecedented challenges. From technological advances that change the way we communicate to changes in social and cultural values, both are required to remain relevant and effective in fulfilling their purpose. This article explores the concept of ressilience in education and evangelism and strategies for maintaining is relevance and effectiveness in a changing world. Focusing on Timothy’s lifelong adaptability, innovation, and steadfastness, this article aims to provide practical and theoretical insights for today’s educators and evangelists.
Kekuatan Hukum Mengikat Perjanjian Perkawinan Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
Ramadhan, Aldhitama;
Fitriadi, Fredy Ied;
Aritonang, Jimmi Marliston P.;
Habib, Muhamad
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/jml.v6i1.3834
Perjanjian (persetujuan) yang dibuat oleh calon suami istri sebelum atau pada saat perkawinan dilangsungkan untuk mengatur akibat-akibat perkawinan terhadap harta kekayaan mereka. Terkait perjanjian perkawinan tersebut, telah dilakukan uji materiil atas ketentuan tentang perjanjian perkawinan sebagaimana diatur dalam Undang Undang Perkawinan dalam Putusan Nomor 69/PUU-XIII/2015. Mahkamah Konstitusi mengabulkan salah satu pasal dari gugatan yaitu Pasal 29 Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 yang mengatur tentang perjanjian perkawinan. Dengan putusan itu, kini perjanjian tak lagi bermakna perjanjian yang dibuat sebelum perkawinan (prenuptial agreement) tetapi juga bisa dibuat setelah perkawinan berlangsung. Namun demikian dengan adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 tersebut, masih terdapat permasalahan yang memerlukan kejelasan dan kepastian sehubungan dengan pembuatan perjanjian perkawinan tersebut.
Pengembangan Kurikulum PAUD Usia 3 Bulan sampai 24 Bulan Berbasis Karakter
Misrahayu, Yuni;
Reliubun, Idris Firmansyah;
Ishayun, Gemala Raudah
Journal of Mandalika Literature Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/jml.v5i4.3835
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berbasis karakter yang diterapkan pada anak usia 3 hingga 24 bulan. Kurikulum ini dirancang untuk mendukung perkembangan sosial, emosional, dan moral anak sejak dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur (library research) dan observasi lapangan. Studi literatur dilakukan dengan menganalisis berbagai referensi terkait teori perkembangan anak usia dini dan pendekatan pembelajaran berbasis karakter. Observasi dilakukan di beberapa lembaga PAUD untuk memahami implementasi kurikulum saat ini dan kebutuhan perkembangan karakter pada anak-anak dalam rentang usia tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis karakter ini mampu meningkatkan kemandirian, empati, rasa ingin tahu, dan kemampuan kerjasama pada anak. Pada kelompok usia 3-6 bulan, perkembangan lebih terlihat pada respons sensorik, sementara pada usia 12-24 bulan, peningkatan karakter terlihat pada kemampuan berinteraksi sosial dan penyelesaian konflik. Kurikulum ini juga mendapat respons positif dari guru dan orang tua, yang mencatat perubahan perilaku anak setelah penerapan. Meskipun ada beberapa kendala, seperti ketidaksesuaian antara lingkungan rumah dan sekolah, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan kurikulum PAUD berbasis karakter di Indonesia. Hasil temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pendidikan karakter yang lebih efektif pada anak usia dini.
Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri dengan Gambaran Pemeriksaan Rose Bengal Test (RBT) Terhadap Kejadian Brucellosis pada Peternak Sapi
Setiawan, Nyoman Cahyadi Tri;
Imam, Muhammad Afrial
Journal of Mandalika Literature Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/jml.v5i4.3836
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan kejadian brucellosis pada peternak sapi di Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis yang umum ditemukan pada peternak yang melakukan kontak langsung dengan hewan ternak, khususnya sapi. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 40 peternak sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium menggunakan Rose Bengal Test (RBT) dan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mendeteksi keberadaan bakteri Brucella. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peternak tidak menggunakan APD, dengan hanya 10% yang mematuhi penggunaan APD. Meskipun terdapat beberapa peternak yang menunjukkan hasil RBT positif, uji PCR tidak mengonfirmasi adanya infeksi brucellosis aktif. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square mengindikasikan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara penggunaan APD dengan hasil RBT pada peternak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku penggunaan APD masih rendah di kalangan peternak sapi dan menyarankan perlunya peningkatan kesadaran serta intervensi untuk pencegahan brucellosis di kalangan peternak di wilayah penelitian.
Implementasi Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 Terhadap Penanganan Pengungsi Luar Negeri di Medan
Reni Yuliandari;
Hasdiana Juwita Bintang;
T. Riza Zarzani
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/jml.v6i1.3838
Refugees from Abroad, hereinafter referred to as Refugees, are foreigners who are in the territory of the Unitary State of the Republic of Indonesia due to a well-founded fear of persecution based on race, ethnicity, religion, nationality, membership in a particular social group, and differing political opinions, and do not wish to seek protection from their country of origin and/or have obtained asylum seeker or refugee status from the United Nations through the United Nations High Commissioner for Refugees in Indonesia.This research aims to understand the forms of legal protection for refugees, the rights and obligations of refugees, and how the implementation of Presidential Regulation Number 125 of 2016 affects the handling of refugees in Medan City using a qualitative descriptive research method. The research results show that the implementation of Presidential Regulation Number 125 of 2016 on the Handling of Foreign Refugees in Medan City is proceeding well according to the existing mechanisms.
Identifikasi Tipe Kepribadian Seseorang Ditinjau Dari Teori Carl Jung
Ni Made Sulastri
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/jml.v6i1.3843
Personality is a collection of attitudes, behavior, emotional and individual reactions that are influenced by a person's environment and life experiences. In measuring personality, various methods can be used, such as scientific, semi-scientific and pre-scientific methods. In this research, the method for measuring a person's personality is to use scientific methods through an identification process to recognize oneself and others as well as personality identification based on personality theories from experts. Personality theories from various experts can be the basis for determining a person's personality type. The results of the research show that personality types according to Carl Jung divide human personality into two groups, namely introverts and extroverts, someone who has an introverted personality tends to have independence. In this phase, according to Carl Jung, individuals build more independent relationships without relying on other people. In the research It can be concluded that someone who has an introverted personality can also develop strong and meaningful social relationships with other people.
Satu Abad Pondok Pesantren Cintawana: Integrasi Pendidikan Agama dan Umum dalam Transformasi Sosial Masyarakat
Rofiq, Zaenur;
Miftahudin, Ujang;
Husni, Jaelani
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/jml.v6i1.3844
Penelitian ini mengeksplorasi evolusi sejarah dan pengaruh sosial Pondok Pesantren Cintawana, sebuah lembaga pendidikan agama dengan warisan satu abad di Tasikmalaya, Indonesia. Melalui analisis kualitatif terhadap dokumen sejarah, wawancara, dan observasi langsung, penelitian ini menyoroti ketahanan dan adaptabilitas lembaga tersebut dari waktu ke waktu. Fokus penelitian terletak pada gaya kepemimpinan, filosofi pendidikan, dan integrasi kurikulum yang memungkinkan Cintawana bertahan dan berkembang di tengah perubahan masyarakat. Hasil utama menunjukkan kontribusi para pemimpin yang berhasil menjaga keseimbangan antara nilai tradisional dan kebutuhan pendidikan modern, menciptakan lingkungan yang mendukung penguasaan pengetahuan agama dan sekuler. Penelitian ini juga mengilustrasikan bagaimana Cintawana telah menyesuaikan diri dengan konteks sosial-politik yang berubah, mempertahankan perannya dalam memelihara kesejahteraan masyarakat dan pembelajaran Islam. Penelitian ini memberikan pemahaman tentang bagaimana lembaga pendidikan tradisional dapat tetap relevan dengan menyesuaikan tuntutan pendidikan yang berkembang sambil mempertahankan nilai-nilai agama dasar.
Peningkatan Kemampuan Berfikir Analisis Melalui Penerapan Model Blended Learning
Murtofi’ah, Desi;
Khuriyah, Khuriyah;
Putra, Heldy Ramadhan
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/jml.v6i1.3846
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model blended learning pada kemampuan berfikir analisis dengan materi kimia hijau dalam pembangunan berkelanjutan 2030 di kelas X-E 2 MAN Sukoharjo semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Rata-rata penilaian harian secara keseluruhan adalah 78,54 dengan nilai tertinggi adalah 100 dan nilai terendah adalah 65. Siswa yang sudah mencapai ketuntasan belajar mencapai 27 siswa atau 87,09% dan yang belum mencapai ketuntasan belajar adalah 4 siswa atau 12,90% dengan nilai KKM adalah 75. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model blended learning dapat meningkatkan kemampuan berfikir analisis pada materi materi kimia hijau dalam pembangunan berkelanjutan 2030 di kelas X-E 2 MAN Sukoharjo semester 1 tahun pelajaran 2024/2025.