cover
Contact Name
Ryan Taufika
Contact Email
pcejfkip@umsu.ac.id
Phone
+6285216814772
Journal Mail Official
ryantaufika@umsu.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 29635187     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Pancasila and Citizenship Education Journal: Media Study of Pancasila and Citizenship Education is focused on the study of discourse and citizenship practices in the dimensions and perspectives of cultural diversity, equality, and social justice in the context of socio-economic, civic education and learning, related to issues of social and moral responsibility, community involvement and political literacy, as well as legal awareness. This journal publishes scientific and research-based articles on various Pancasila and civic education, and educational topics where conceptual issues of citizenship, local wisdom, political education, legal education, multiculturalism, and plurality issues are discussed. Pancasila and Citizenship Education Journal are very interested in scientific and professional studies in the discourse and practice of citizenship. We seek submissions of articles that cross the lines of scientific disciplines (interdisciplinary perspectives) that aim at the development of Pancasila and citizenship studies and citizenship education in the local, national, and global scope. Our particular attention is paid to works dealing with historical and contemporary questions of concern regarding other dimensions, meanings, and forms in relation to citizenship and contributing to education for citizenship. Each article published has gone through a peer-reviewed process by designated experts. They have experience in journal management and article publications in prestigious journals. The article published in Kewarganegaraan has met the requirements set by the Editorial Board of this journal.
Articles 50 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar PPKn dengan Menggunakan Video Pembelajaran berbasis Youtube pada Peserta Didik Kelas 7 SMP Negeri 51 Palembang Herdianti, Mesi; El Faisal, Emil; Maisyah, Maisyah
Pancasila and Civics Education Journal Vol 3, No 3 (2024): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v3i3.22360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII.C dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan melalui penggunaan video pembelajaran berbasis youtube di SMP Negeri 51 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilaksanakn selama 2 siklus dengan subjek penelitian seluruh peserta didik kelas VII.C SMP Negeri 51 Palembang yang berjumlah 35 orang peserta didik pada materi Sejarah Kelahiran Pancasila. Penelitian ini diamati oleh 3 orang observer yang hasilnya di analisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif presentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran berbasis youtube dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII.C SMP Negeri 51 Palembang. Hal ini terlihat dari hasil belajar peserta didik pada siklus 1 dan siklus 2 yang mengalami peningkatan yakni pada siklus 1 rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 70,08 dengan presentasi ketuntasan peserta didik sebesar 60% dengan tingkat kategori cukup baik. Sedangkan pada siklus 2 rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 84,82 dengan presentasi ketuntasan peserta didik sebesar 94,28% dengan tingkat lategori sangat baik.
Integrasi Pengetahuan Maritim dalam Kurikulum PKN: Pendekatan Multidisipliner untuk Pembangunan Karakter Bangsa David, Muhammad; Adi, Panggi Nur; Romadhoni, Dita; Sabaruddin, Sabaruddin; Kurnia, Rahmat
Pancasila and Civics Education Journal Vol 3, No 3 (2024): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v3i3.21452

Abstract

Integrasi pengetahuan maritim dalam kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) sangat penting untuk membangun karakter bangsa yang berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan dan kesadaran akan potensi maritim Indonesia. enelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengetahuan maritim dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum PKN melalui pendekatan multidisipliner. Dalam konteks ini, pengetahuan maritim tidak hanya mencakup aspek ekonomi, tetapi juga sosial, budaya, dan lingkungan. Misalnya, pemahaman tentang keberlanjutan sumber daya laut dapat mengajarkan siswa tentang tanggung jawab terhadap lingkungan dan pentingnya menjaga ekosistem laut. Selain itu, pendidikan maritim dapat meningkatkan kesadaran akan identitas nasional dan kebanggaan terhadap warisan budaya maritim Indonesia. Dengan mengintegrasikan pengetahuan ini, diharapkan siswa tidak hanya menjadi warga negara yang baik, tetapi juga menjadi pelindung sumber daya laut dan budaya bangsa. Melalui pendekatan multidisipliner, kurikulum PKN dapat mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu lingkungan, ekonomi maritim, dan sosiologi. Hal ini akan memberikan siswa perspektif yang lebih luas mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi oleh bangsa Indonesia sebagai negara maritim. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengembang kurikulum untuk mengimplementasikan integrasi pengetahuan maritim secara efektif dalam pendidikan kewarganegaraan.
Pengaruh Media Open the Box Berbasis Wordwall pada Mata Pelajaran PPKn untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII 5 SMPN 38 Palembang Athur, Fathur Al; Alfiandra, Alfiandra; Hasdawaty, Ervinna
Pancasila and Civics Education Journal Vol 3, No 3 (2024): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v3i3.21459

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik yakni menggunakan media pembelajaran yang baik dan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII.5 di SMP Negeri 38 Palembang melalui penggunaan media pembelajaran open the box. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dari penelitian ini yakni peserta didik kelas VII.5 yang berjumlah 36 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Penelitian ini dianalisis menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pada siklus 1 nilai rata-rata peserta didik yakni 66,11 dengan presentase ketuntasan sebesar 52,7% yaitu sebanyak 19 peserta didik yang tuntas dan 17 orang peserta didik yang tidak tuntas. Pada siklus 2 mengalami peningkatan 38,9% dibandingkan dengan siklus 1 sebelumnya. Nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus 2 yakni sebesar 81,38 dengan presentase ketuntasan 91,6% yaitu 33 orang peserta didik yang tuntas dan 3 orang peserta didik yang tidak tuntas.
Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Kesadaran Demokrasi Julita, Widiya; Aulia, Rahma; Windita, Deylla Zahra; Kalda, Saifana; Patricia, Elsa; Hasibuan, Hamdi Abdullah
Pancasila and Civics Education Journal Vol 3, No 3 (2024): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v3i3.21796

Abstract

PKn dirancang sebagai subjek pembelajaran yang mengandung dimensi-dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik yang bersifat konfluen atau saling berpenetrasi dan terintegrasi dalam konteks substansi kandungan ide, nilai, konsep, moral Pancasila, kewarganegaraan yang demokratis, dan bela negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini juga bertujuan menumbuhkan demokratis dengan mendorong pengembangan informasi, sikap, ide, dan keterampilan kewarganegaraan yang diterapkan oleh pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila di berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara. Implementasi Demokrasi Nilai- Nilai dalam Studi Pancasila dan Kewarganegaraan Secara umum dapat dikatakan bahwa implementasi nilai nilai demokrasi dalam Studi Kewarganegaraan telah berjalan dengan baik. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan akan menjadi penting untuk mengajarkan tegaknya HAM dalam berbagai cara. Penggunaan prinsip demokrasi dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan akan menghasilkan program pelatihan HAM yang lebih luas bagi siswa.
Pengaruh Globalisasi terhadap Pemahaman Nilai Sila Kedua di Kalangan Generasi Muda Ramadani, Nanda Silvia; Pitoewas, Berchah; Halim, Abdul
Pancasila and Civics Education Journal Vol 3, No 3 (2024): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v3i3.22080

Abstract

Globalisasi merupakan fenomena yang membawa dampak besar bagi kehidupan manusia, termasuk di kalangan generasi muda Indonesia. Di satu sisi, globalisasi membuka peluang untuk memperluas wawasan dan pengetahuan melalui akses informasi global, namun di sisi lain, globalisasi juga dapat mengikis nilai-nilai lokal dan budaya tradisional. Salah satu nilai yang terancam adalah nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, yang terkandung dalam sila kedua Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengaruh globalisasi terhadap pemahaman nilai tersebut di kalangan generasi muda Indonesia. Menggunakan pendekatan kajian literatur dan analisis konten dari berbagai sumber, penelitian ini mengeksplorasi dampak media sosial, budaya populer, dan teknologi terhadap pandangan generasi muda tentang nilai kemanusiaan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa globalisasi membawa dampak dualisme, di mana globalisasi dapat menjadi ancaman sekaligus peluang untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, jika dihadapi dengan strategi adaptif yang melibatkan pendidikan, keluarga, media, dan budaya. Penelitian ini juga menyarankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk menjaga relevansi nilai Pancasila di era globalisasi
Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan melalui Model Problem Based Learning (PBL) pada Siswa Kelas VIII 3 SMPN 38 Palembang Sari, Jumiati; Alfiandra, Alfiandra; Hasdawaty, Ervinna
Pancasila and Civics Education Journal Vol 4, No 2 (2025): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v4i2.25242

Abstract

ABSTRACTThis study aims to improve student learning outcomes by applying the Problem Based Learning (PBL) model. This type of research is classroom action research (PTK) conducted for 2 cycles. The research subjects were 34 Class VIII.3 students. Collecting data in this study using observation and tests. This study was then analyzed using a quantitative descriptive method. Based on the research and discussion results, it can be concluded that the use of the Problem Based Learning (PBL) Model in class VIII.3 students of SMP Negeri 38 Palembang can improve student learning outcomes. The implementation of PTK consists of 2 cycles, The results obtained in cycle 1 average value of 65.4 with 20 (58.8%) students who have grades in the complete category or have reached the KKM score and 14 (41.2%) students who have grades in the category incomplete or have not reached the KKM value. Furthermore, in cycle 2, an average score of 91.4 was obtained with 32 (94.1%) students having grades in the complete category or having achieved the KKM score and 2 (5.9%) students having grades in the incomplete category. or have not reached the KKM value. There for the percentage of student success is 94.1%.Keywords: Problem Based Learning, Learning Outcomes, PPKn ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PPKn siswa dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan selama 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa Kelas VIII.3 yang berjumlah 34 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas VIII.3 SMP Negeri 38 Palembang dapat meningkatkan hasil belajar PPKn siswa. Pelaksanaan PTK terdiri dari 2 siklus, Hasil yang diperoleh pada siklus 1 nilai rata-rata sebesar 65,4 dengan 20 (58,8%) siswa yang memiliki nilai dalam kategori tuntas atau telah mencapai nilai KKM dan 14 (41,2%) siswa yang memiliki nilai dalam kategori tuntas atau belum mencapai nilai KKM. Selanjutnya pada siklus 2 diperoleh nilai rata- rata 91,4 dengan 32 (94,1%) siswa memiliki nilai dalam kategori tuntas atau telah mencapai nilai KKM dan 2 (5,9%) siswa memiliki nilai dalam kategori tidak tuntas atau belum mencapai nilai KKM. Dengan demikian persentase keberhasilan siswa sebesar 94,1%.Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil Belajar, PPKn
Analisis Media Sosial Tiktok sebagai Sarana Penguatan Nilai-Nilai Kewarganegaraan di Kalangan Generasi Muda Azzahara, Aldila Fatimah; Putri, Azzizia Aulia; Syani, Bekti Rahayu; Auna, Desti; Amri, Daffa Khotami; Cahyani, Johana Citra; Sadam, Sadewa M; Valianti, Nelfa; Hambali, Hambali
Pancasila and Civics Education Journal Vol 4, No 1 (2025): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v4i1.24671

Abstract

ABSTRACTTikTok is a social media platform that is very popular among teenagers and youth. On the other hand, civic values such as tolerance, responsibility, participation, and legal awareness are important in forming good citizens. This study aims to determine the influence of TikTok as a means of strengthening civic values among the younger generation. This research uses a qualitative approach with a literature review method, which includes critical analysis of various sources, such as national and international journal articles, books, e-books, dissertations, and theses, as well as print and online media that can provide a comprehensive picture of the influence of TikTok as a means of strengthening civic values. The results show that TikTok has the potential to be a means of informal civic education because a lot of content conveys moral messages, diversity, and national spirit. However, mentoring and digital literacy are needed so that the use of TikTok has a positive impact. Thus, TikTok can be utilized as a strategic medium for instilling civic values among the younger generation if used wisely and purposefully. This research is expected to contribute to civic education strategies in the digital era.Keywords: Citizenship; Social Media TikTok; Young Generation ABSTRAKTikTok merupakan platform media sosial yang sangat populer di kalangan remaja dan pemuda. Di sisi lain, nilai-nilai kewarganegaraan seperti toleransi, tanggung jawab, partisipasi, dan kesadaran hukum menjadi hal penting dalam membentuk warga negara yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh TikTok sebagai sarana penguatan nilai-nilai kewarganegaraan di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yang mencakup analisis kritis terhadap berbagai sumber, seperti artikel jurnal nasional maupun internasional, buku, e-book, disertasi, tesis, serta media cetak dan online yang dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pengaruh TikTok sebagai sarana penguatan nilai-nilai kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berpotensi menjadi sarana pendidikan kewarganegaraan informal karena banyak konten yang menyampaikan pesan moral, kebhinekaan, dan semangat kebangsaan. Namun, diperlukan pendampingan dan literasi digital agar penggunaan TikTok benar-benar memberikan dampak positif. Dengan demikian, TikTok dapat dijadikan media strategis dalam menanamkan nilai-nilai kewarganegaraan di kalangan generasi muda jika digunakan secara bijak dan terarah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap strategi pendidikan kewarganegaraan di era digital.Kata Kunci: Kewarganegaraan; Media Sosial TikTok; Generasi Muda
Implementation of Government Policies in Fulfilling Workers' Rights to Employment Social Security Based on Labor Law Number 13 of 2003 Simarmata, Regan Theola P; Hutapea, Novelina Mutiara S; Sitepu, Desy Kartika C
Pancasila and Civics Education Journal Vol 4, No 2 (2025): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v4i2.25230

Abstract

ABSTRACTThe development of employment in Indonesia is based on the provisions of Law Number 13 of 2003 concerning employment. Law Number 13 of 2003 is a replacement for Law Number 14 of 1969 concerning the main provisions regarding employment. The issuance of Law Number 13 of 2003 is expected to be able to answer various challenges and problems of worker protection and Indonesian Migrant Workers. Law becomes an instrument in the sustainability of national development today, national development is carried out to overcome various problems faced in government intervention efforts in the field of employment into two, namely private and public and in a scope that is regulated to be broader. The purpose of employment development itself as stated in Article 4 of Law Number 13 of 2003 is: to empower and utilize the workforce optimally and humanely. realizing equal employment opportunities and providing workers in accordance with national and regional development needs, providing protection to workers in realizing welfare, increasing the welfare of workers and their families. The objectives of writing this scientific work in the form of a thesis are: (1) to find out the form of the relationship between employers and workers, (2) to find out the legal consequences for employers who do not register themselves and workers who wish to register themselves, (3) to find out the government's efforts regarding workers' rights in obtaining social security for workersKeywords: Labor, Workers' Rights, Social Security
Internalisasi Civic Disposition Melalui Metode SPICE Learning Untuk Mengatasi Dekadensi Moral Bangsa Ramadhani, Alifa Zahro; Rahmawati, Fitri; Rezal, Muhammad; Nurjana, Nurjanah; Dongoran, Rachel F.B; Putri, Sintia Salsabila; Hasibuan, Hamdi Abdullah
Pancasila and Civics Education Journal Vol 4, No 1 (2025): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v4i1.24731

Abstract

ABSTRACTThe nation's moral decadence is a crucial issue currently occurring in Indonesia, this is marked by increasing cases of intolerance, corruption, sexual violence and weak legal awareness and social responsibility which not only affects adults but also teenagers and students. This condition demands the presence of education that is not only centered on knowledge but also forms strong character. Civic education has a strategic role in overcoming the moral crisis by strengthening three main components: civic knowledge, civic skills, and civic disposition. Of the three, civic disposition is an important aspect in forming the commitment and character of citizens. This research aims to examine the urgency of internalizing civic disposition and explore the relevance of the SPICE Learning method as a learning innovation that supports this process. This research uses a literature study approach with relevant secondary data sources. The results of the study show that the SPICE Learning method which consists of Student-Centered, Participation, Innovative, Collaborative and Engaging elements has strong potential in creating reflective, participatory and contextual learning. Thus, SPICE Learning is considered effective in forming civic disposition and as a solution in overcoming the nation's moral decadence.Keywords: Civic Disposition, Moral Decadence, Citizenship Education, SPICE LearningABSTRAKDekadensi moral bangsa merupakan isu krusial yang saat ini terjadi di Indonesia, hal ini ditandai dengan meningkatnya kasus intoleransi, korupsi, kekerasan seksual dan lemahnya kesadaran hukum serta tanggung jawab sosial yang tidak hanya melanda orang dewasa tetapi juga remaja dan kalangan pelajar. Kondisi ini menuntut hadirnya pendidikan yang tidak hanya berpusat pada pengetahuan tetapi juga membentuk karakter yang kuat. Pendidikan kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam mengatasi krisis moral melalui penguatan tiga komponen utama: civic knowledge, civic skill, dan civic disposition. Di antara ketiganya, civic disposition menjadi aspek yang penting dalam membentuk komitmen dan karakter warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi internalisasi civic disposition serta mengeskplorasi relevansi metode SPICE Learning sebagai inovasi pembelajaran yang mendukung proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan sumber data sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode SPICE Learning yang terdiri dari elemen Student-Centered, Participation, Innovative, Collaborative, dan Engaging memiliki potensi kuat dalam menciptakan pembelajaran yang reflektif, partisipatif dan kontekstual. Dengan demikian, SPICE Learning dinilai efektif untuk membentuk civic disposition dan sebagai solusi dalam mengatasi dekadensi moral bangsa.Kata Kunc: Civic Disposition, Dekadensi Moral, Pendidikan Kewarganegaraan, SPICE Learning 
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Teka Teki Silang pada Mata Pelajaran PPKn untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII E SMP Negeri 51 Palembang Yudhistira, M Alfin; Faisal, Emil El; Maisyah, Maisyah
Pancasila and Civics Education Journal Vol 4, No 2 (2025): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v4i2.25246

Abstract

ABSTRACTThe main problem in this research is the low learning outcomes of class VII.E students at SMPN 51 Palembang. One effort to improve student learning outcomes is to use appropriate learning media. The aim of this research is to determine the improvement in learning outcomes of class VII.E students at SMPN 51 Palembang through the use of crossword puzzle learning media. The method used is classroom action research. The subjects of this research were 36 class VII.E students. The results of this research were that in cycle 1 the student learning outcomes had an average of 63.8 with 21 students who had reached the KKM (58.4%). Meanwhile in cycle 2 the student learning outcomes had an average of 93.6, with 36 students who had achieved the KKM score (100%) so that in cycle 2 there was a 41.6% increase compared to the previous cycle 1. This explains that the use of crossword puzzle learning media can improve student learning outcomes.Keywords: Crossword Puzzle, Learning Outcomes, PPKn ABSTRAKPermasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik kelas VII.E SMPN 51 Palembang. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik ialah menggunakan media pembelajaran yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII.E SMPN 51 Palembang melalui penggunaan media pembelajaran teka-teki silang. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas VII.E yang berjumlah 36 orang. Hasil dari penelitian ini yaitu Pada siklus 1 hasil belajar peserta didik memiliki rata-rata sebesar 63,8 dengan 21 orang peserta didik yang telah mencapai KKM (58,4%). Sedangkan pada siklus 2 hasil belajar peserta didik memiliki rata-rata sebesar 93,6, dengan 36 orang peserta didik yang telah mencapai nilai KKM (100%) sehingga pada siklus 2 mengalami 41,6% peningkatan dibandingkan dengan siklus 1 sebelumnya. Hal tersebut menjelaskan bahwa penggunaan media pembelajaran teka-teki silang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.Kata Kunci: Teka-teki Silang, Hasil Belajar, PPKn