cover
Contact Name
Jupri Kartono
Contact Email
lppm@pancabhakti.ac.id
Phone
+62721-786864
Journal Mail Official
lppm@pancabhakti.ac.id
Editorial Address
Dewan Redaksi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti Jl. ZA. Pagar Alam No.14, Gedong Meneng, Kec.Rajabasa, Kota Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ)
ISSN : -     EISSN : 29638534     DOI : https://doi.org/10.47218/jpmj.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) is a journal that publishes the results of community service in the health sector, publication twice a year (August and December).
Articles 56 Documents
Pemberdayaan Keluarga dalam Upaya Manajemen Gagal Ginjal Terminal (GGT) On Hemodialisis di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Wijayanti, Sinta; Chloranyta, Shanty; Tarman, Tarman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 2 No 1 (2023): JPMJ Vol 2 No 1 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v2i1.280

Abstract

Pengendalian pasien gagal ginjal terminal telah terintegrasi dengan baik di Ruang Hemodialisis RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung. Terdapat beberapa hambatan yang telah ditemukan yaitu defisit pengetahuan dan tersedianya informasi yang tidak adekuat mengenai manajemen gagal ginjal terminal on hemodialisis pada pasien dan keluarga. Angka kejadian gagal ginjal terminal di RSUD sebanyak 273 orang, dan ±78 orang menjalani hemodialisis dalam satu hari di Ruang Hemodialisis RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Sebagian besar besar pasien hemodialisis tidak mengeluhkan apapun, tetapi ada sebagian dari pasien mengeluhkan kakinya bengkak, sesak napas, serta mual muntah, dan hipertensi. Sehingga, dilakukan Pendidikan Kesehatan tentang manajemen gagal ginjal. Tujuan kegiatan pemberdayaan keluarga yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pasien dan keluarga pasien dalam manajemen gagal ginjal. Kegiatan dilakukan di Ruang Hemodialisis RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar bulan Mei 2023. Metode dilakukan yakni dengan ceramah serta diskusi, dengan media PPT. Hasil kegiatan pemberdayaan keluarga dalam upaya meningkatkan manajemen pasien gagal ginjal terminal on hemodialsis ini diketahui adanya peningkatan pada pengetahuan pasien dan keluarga dalam manajemen pasien
Pendidikan Kesehatan Terhadap Ibu Hamil Dan Menyusui Tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi Melalui Pijat Bayi Sehat Di Puskesmas Kota Karang Fitria, Rahmah; Dewi, Apri Rahma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 3 No 1 (2024): JPMJ Vol 3 No 1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v3i1.300

Abstract

Keperdulian orang tua terhadap tumbuh kembang anak akan mempengaruhi kemampuan anak dimasa depan. Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk meningkatkan pengetahuan tentang tumbuh kembang anak termasuk cara stimulasinya yang salah satunya dengan pijat bayi sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujian meningkatkan pengetahuan dan perkembangan orang tua terhadap upaya stimulasi tumbuh kembang anak melalui pijat bayi sehat. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Panjang dengan sasaran ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui. Proses kegiatan berupa pendidikan kesehatan tentang pengetahuan tumbuh kembang anak, cara melakukan stimulasi sesuai usia perkembangan anak dan praktik melakukan pijat bayi terhadap bayi sehat sebagai salah satu bentuk stimulasi pada bayi yang dapat dilakukan orang tua terlatih secara mandiri. Hasil pendidikan kesehaan yang dilakukan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan dengan rata-rata nilai pre-test peserta adalah 56 dan rata-rata nilai post-test mahasiswa adalah 70. Kegiatan ini perlu rutin dilaksanakan untuk meningkatkan keperdulian orang tua pada pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak secara dini.
Kegiatan Penyuluhan Asi Eksklusif Pada Ibu Pasca Bersalin di Puskesmas Rawat Inap Way Kandis Widyantari, Kadek Yuke
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 2 No 1 (2023): JPMJ Vol 2 No 1 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v2i1.285

Abstract

Modal dasar pembentukan manusia berkualitas dimulai sejak dalam kandungan disertai dengan pemberian ASI eksklusif sampai anak berusia 6 bulan dan dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun. Ini adalah masa emas (0–5 tahun), ketika anak memiliki kemampuan menyerap informasi yang luar biasa. Pemberian ASI awal juga berdampak pada pemberian ASI eksklusif sampai anak berusia 2 tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu pasca salin mengenai ASI eksklusif. Metode yang digunakan adalah melakukan penerapan berupa penyuluhan kesehatan secara langsung dengan ibu pascasalin. Pelaksanaan penyuluhan berlangsung selama 100 menit di Puskesmas Rawat Inap Way Kandis Bandar Lampung dengan jumlah peserta 12 orang. Media yang digunakan dalam menyampaikan informasi mengenai ASI eksklusif adalah leaflet, lembar balik, dan banner. Kegiatan penyuluhan ini meningkatkan pengetahuan ibu pascasalin mengenai ASI eksklusif sebesar 75%. Selain meningkatnya pengetahuan, kegiatan ini juga memberikan energi positif bagi para ibu pascasalin karena meningkatkan interaksi antara sesama ibu dan juga tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan.
Upaya Preventif Komplikasi Kehamilan dan Persalinan Melalui Edukasi Kesehatan tentang Tanda-tanda Bahaya pada Ibu Hamil Widyantari, Kadek Yuke; Hidayati, Rizka Dita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 3 No 1 (2024): JPMJ Vol 3 No 1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v3i1.318

Abstract

Komplikasi kehamilan dan persalinan adalah penyebab utama kematian ibu global. Keterlambatan dalam mencari dan menerima perawatan, serta kurangnya kesadaran tentang tanda-tanda bahaya obstetrik, memperburuk situasi ini, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk mencegah komplikasi pada kehamilan dan persalinan dengan meningkatkan pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah memberikan pendidikan kesehatan langsung kepada ibu hamil pada trimester pertama, kedua, dan ketiga. Edukasi dilakukan selama 120 menit di PMB Maria Soeroso Bandar Lampung dengan 12 peserta, menggunakan leaflet, lembar balik, dan spanduk. Hasilnya, pengetahuan ibu hamil mengenai tanda-tanda bahaya seperti perdarahan dari jalan lahir, penglihatan mata kabur, nyeri perut hebat, sakit kepala parah, janin kurang aktif bergerak, mual muntah yang berlebihan, kejang, demam tinggi, dan keluarnya cairan dari jalan lahir sebelum waktunya meningkat. Selain itu, ibu-ibu juga saling berbagi pengalaman kehamilan mereka.
Penerapan Senam Kehamilan Untuk Mencegah Robekan Perineum Pada Ibu Hamil di Puskesmas Selong Supiani, Supiani; Yusuf, Nurlathifah N
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 2 No 2 (2023): JPMJ Vol 2 No 2 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v2i2.290

Abstract

Senam hamil bertujuan untuk memperkuat otot-otot dinding perut, ligamen, dan otot dasar panggul yang terlibat dalam proses persalinan serta menjaga elastisitas perineum. Proses melahirkan seringkali menyebabkan kerusakan pada jalan lahir. Cedera yang terjadi biasanya ringan namun seringkali luas dan berbahaya sehingga menyebabkan pendarahan dan trauma saat melahirkan dan ketakutan pada saat berhubungan seksual, sehingga perlu dilakukan senam hamil upaya mencegah robekan perineum. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dimulai dari tahap persiapan, penjelasan tujuan, manfaat pelaksanaan kegiatan, dan melakukan senam hamil. Kegiatan berlangsung selama 1 hari di Aula Puskesmas Selong. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa senam hamil diikuti oleh 22 orang ibu hamil dan kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan penuh semangat.
Pemberdayaan Masyarakat terhadap Layanan Jaminan Kesehatan di Puskesmas Gedung Tataan Aryani, Nidya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 2 No 1 (2023): JPMJ Vol 2 No 1 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v2i1.281

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dilaksanakan berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang bertujuan untuk memberikan jaminan terpenuhinya kebutuhan hidup yang layak bagi setiap peserta dan atau anggota keluarganya. Kabupaten Pesawaran dengan Peserta Penerima Bantuan Iuran APBN Tahun 2020 sebesar 39,5% dan Peserta PBI APBD (Kab/Kota) sebesar 7,10%. Hal ini menunjukkan bahwa capaian di Kabupaten Pesawaran masih rendah. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan upaya Pemberdayaan Masyarakat berupa penyuluhan yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 27 Desember 2022 di Puskesmas Gedung Tataan Pesawaran yang dihadiri oleh pihak Puskesmas setempat dan masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi dengan menggunakan alat bantu seperti mikrofon, speaker, laptop, dan LCD. Kegiatan ini berjalan sesuai dengan rencana dan harapan dari awal hingga akhir acara. Para peserta antusias dengan materi yang sudah diberikan dan diharapkan masyarakat untuk lebih faham dalam memanfaatkan fasilitias Jaminan Kesehatan. Kata Kunci : pemberdayaan, masyarakat, jaminan kesehatan
Edukasi Perawatan Kaki Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Margorejo Ayubbana, Sapti; Ludiana, Ludiana; Immawati, Immawati; Pakarti, Asri Tri; Supardi, Supardi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 3 No 1 (2024): JPMJ Vol 3 No 1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v3i1.309

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit endokrin yang sering di jumpai. Diabetes mellitus termasuk penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin , atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Kadar gula darah tinggi secara berkepanjangan dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi jika tidak mendapat penanganan dengan baik. Komplikasi yang terjadi akibat penyakit DM dapat berupa gangguan pada pembuluh darah baik makrovaskular maupun mikrovaskular. Keluhan neuropati juga umum dialami oleh pasien DM, baik neuropati motorik, sensorik ataupun neuropati otonom. Neuropati perifer sering mengenai saraf ekstremitas bawah. Neuropati perifer dan perubahan sirkulasi menyebabkan risiko timbulnya ulkus kaki atau Diabetic Foot. Perawatan kaki merupakan upaya pencegahan primer pada pengelolaan kaki diabetik yang bertujuan untuk mencegah terjadinya luka. Perawatan kaki yang dilakukan secara teratur dapat sebagai tindakan prevetif munculnya ulkus. Perawatan kaki mencakup tindakan mencuci kaki dengan benar, memeriksa kondisi kaki setiap hari, menggunakan alas kaki yang benar, menjaga kondisi kulit kaki tetap lembab dan melakukan senam kaki.
Pemberdayaan Keluarga Dalam Penanganan Masalah Kesehatan Mental Emosional Jumaini, Jumaini; Wahyuni, Sri; Elita, Veny; Sari, Niken Yuniar; Nauli, Fathra Annis; Agrina, Agrina; Sari, Tesha Hestyana; Guna, Stephanie Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 2 No 2 (2023): JPMJ Vol 2 No 2 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v2i2.273

Abstract

Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru merupakan salah satu wilayah kerja Puskesmas Umbansari. Wilayah Kelurahan ini berada di sepanjang tepian Sungai Siak dan termasuk wilayah Kotamadya Pekanbaru bagian pinggiran. Masyarakat wilayah ini sangat rentan mengalami berbagai masalah kesehatan mental emosional karena kehidupan sehari-hari yang penuh dengan tekanan/stress. Oleh karena itu, perlu di lakukan edukasi dan pelatihan tentang berbagai masalah kesehatan mental dan emosional dan cara penangannya dalam keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan pendidikan kesehatan dan memberikan pelatihan kepada keluarga untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan keluarga di wilayah Kelurahan Sri Meranti tentang identifikasi dan penanganan masalah kesehatan mental emosional secara sederhana. Pelaksanaan Pengabdian ini terdiri dari penyusunan proposal, pre test, edukasi, mempraktikkan relaksasi otot progresive, post test dan penyusunan laporan. Metode pelaksanaan kegiatan dengan metode berbasis kelompok dilakukan secara offline dengan mengunakan metode melalui ceramah, diskusi dan demonstrasi dan simulasi secara langsung. Hasil dari kegiatan ini didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan mengenai masalah kesehatan mental emosional pada 23 orang peserta yaitu sebesar 16,7 poin. Seluruh peserta antusias dan bersemangat mengikuti semua rangkaian kegiatan. Peserta menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sekali, karena masalah mental emosional seperti stress dan kecemasan yang mereka rasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Peningkatan Kesehatan Lansia Melalui Konseling Pola Hidup Sehat Dan Senam Lansia Munawarah, Raudhatul; Junengsih, Junengsih; Marlina, Endah Dian; Syarifah, Rosita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 2 No 2 (2023): JPMJ Vol 2 No 2 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v2i2.288

Abstract

Kesehatan lansia merupakan hal yang perlu diperhatikan, proporsi lansia mengalami peningkatakan dalam beberapa decade terakhir. Beberapa masalah yang sering dialami oleh lansia adalah masalah penurunan fungsi fisik dan kognitif. Layanan Kesehatan lansia masih cukup terbatas untuk diakses oleh para lansia, sehingga perlu adanya layanan alternatif yang mudah dijangkau. Metode yang digunakan adalah metode konseling dan demonstrasi. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan 47 responden terjadi peningkatan pengetahuan tentang pola hidup sehat dengan pengetahuan kurang 70,21% sebelum konseling, meingkat menjadi 76,59% pengetahuan sangat baik sesudah konseling. Responden yang mengalami nyeri punggung ringan 4,25% dan 95,74% mengalami nyeri punggu sedang sebelum senam lansia. Sesudah senam lansia responden dengan nyeri sedang menurun menjadi 2,12% dan nyeri punggung ringan menjadi 97,87%. Pengetahuan tentang pola hidup sehat mampu meningkatkan Kesehatan lansia dan senam lansia dapat mencegah nyeri punggung pada lansia. Hal ini dapat meningkatkan kualiutas hidup lansia agar hidup sehat dan mandiri.
Play therapy Pada Anak Dengan Thalasemia untuk Mengatasi Kecemasan Hasanah, Uswatun; Dewi, Apri Rahma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 2 No 1 (2023): JPMJ Vol 2 No 1 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v2i1.287

Abstract

Anak dengan thalasemia merupakan kasus yang cukup banyak, anak yang menderita thalasemia tetap merasa cemas meskipun sering masuk Rumah Sakit Karena harus menjalani transfusi. Tujuan Pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu sebagai upaya mengurangi kecemasan pada anak dengan thalasemia dan juga meningkatkan optimalisasi perkembangan anak. Kegiatan yang dilakukan yaitu dengan memberikan terapi bermain (play therapy) pada anak selama menjalani perawatan di Rumah Sakit, Kegiatan dilakukan selama 8 minggu. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terdapat penurunan poin kecemasan yang dinilai dengan tanda dan gejala mayor serta minor dari SDKI. Penurunan poin yaitu dari rerata 11,45 menjadi 9,55 poin. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat mampu mengurangi poin kecemasan yang dirasakan oleh anak – anak selama menjalani transfusi, kegiatan play therapy juga membantu anak – anak untuk menstimulus perkembangan anak dengan bantuan permainan. Dengan kegiatan play therapy diharapkan kegiatan ini dapat berlanjut diterapkan sebagai kegiatan berkesinambungan pada ruangan rawat anak – anak.