cover
Contact Name
Jupri Kartono
Contact Email
lppm@pancabhakti.ac.id
Phone
+62721-786864
Journal Mail Official
lppm@pancabhakti.ac.id
Editorial Address
Dewan Redaksi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti Jl. ZA. Pagar Alam No.14, Gedong Meneng, Kec.Rajabasa, Kota Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ)
ISSN : -     EISSN : 29638534     DOI : https://doi.org/10.47218/jpmj.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) is a journal that publishes the results of community service in the health sector, publication twice a year (August and December).
Articles 49 Documents
Dukungan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Pasien Yang Menjalani Hemodialisa Di Kota Metro Inayati, Anik; Ludiana, Ludiana; Dewi, Tri Kesuma; Supardi, Supardi; Immawati, Immawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 3 No 2 (2024): JPMJ Vol 3 No 2 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v3i2.367

Abstract

Word Health Organization (WHO) menyampaikan pasien penyakit gagal ginjal yang menjalani cuci darah menjadi permasalahan dengan tingkat kejadian, dan prevalensi yang meningkat setiap tahunnya, dengan angka kematian tercatat 850.000 orang. Penatalaksanaan gagal ginjal kronik adalah dengan transplantasi ginjal, peritoneal dialysis, dan cuci darah diberikan untuk membantu meningkatkan fungsi ginjal yag telah turun, sehingga usia harapan hidup dalam rangka meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal meningkat pada tahun 2013 sebanyak 15.128 menjadi 17.193 dan dapat menjalani hidup sejahtera dengan kondisi menjalani hemodialisa. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan tehnik edukasi penyuluhan kesehatan tentang dukungan keluarga terhadap kualitas hidup anggota keluarga yang menjalani hemodialisa yang dihadiri 12 anggota keluarga. Tujuan pengabdian masyarakat ini sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dan pasien tentang pentingnya dukungan keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. Hasil pengabdian masyarakat ini mengalami 87% mengalami peningkatan pemahaman dan kesadaran keluarga dalam memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang menjalani hemodialisa
Upaya Pencegahan TBC Anak Melalui Pendidikan Kesehatan Kepada Caregiver Hasanah, Uswatun; Fitri, Nuri Luthfiatil; Dewi, Apri Rahma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 3 No 2 (2024): JPMJ Vol 3 No 2 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v3i2.374

Abstract

Penyakit TBC masih dianggap penyakit yang memalukan sehingga banyak orang dewasa menyembunyikan penyakit yang diderita anaknya. Data surveillans dan epidemiologi tuberkulosis paru pada anak sulit didapat yang disebabkan karena adanya kesulitan dalam mendiagnosis TBC paru anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan pada caregiver untuk memutus mata rantai penularan penyakit menular TBC pada anak, agar anak-anak Indonesia menjadi anak-anak yang sehat dan berkualitas di masa depan. kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui pemberian pendidikan kesehatan tentang pencegahan penularan TBC. kegiatan dilaksanakan selama dua minggu di wilayah Puskesmas Mulyojati. hasil kegiatan didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan caregiver pre-post edukasi, dimana sebanyak 21 peserta (84%) menjadi berpengetahuan baik. pendidikan kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan caregiver tentang bagaimana cara pencegaran penularan TBC. Hendaknya dilakukan pendidikan kesehatan secara berkesinambungan demi terciptanya kesehatan yang lebih optimal.
Edukasi Self Love Dalam Menjaga Kesehatan Mental Pada Remaja Agustriyani, Feri; Irsulin, Adhina Elda; Safitriani, Lilis; Larastika, Inggit; Susanah, Susanah; Cintia, Ummi; Lestari, Ayu; Ramadhani, Sapta Ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 1 (2025): JPMJ Vol 4 No 1 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i1.419

Abstract

Self-love atau mencintai diri sendiri adalah bentuk penerimaan terhadap diri secara utuh, termasuk kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMK Telkom Lampung tentang pentingnya self-love sebagai upaya menjaga kesehatan mental. Kegiatan dilaksanakan melalui metode psikoedukatif dengan pendekatan interaktif, meliputi penyuluhan, diskusi, role-play, serta evaluasi pre-test dan post-test menggunakan instrumen valid. Sebanyak 30 siswa aktif organisasi sekolah menjadi peserta dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada dua aspek utama: skor kesehatan mental meningkat dari kategori “cukup” dan “rawan” menjadi “sehat” dan “sangat sehat”, serta pemahaman terhadap konsep self-love yang awalnya rendah menjadi mayoritas berada pada kategori “baik” dan “sangat baik”. Kegiatan ini membuktikan efektivitas edukasi self-love dalam meningkatkan literasi kesehatan mental remaja. Diharapkan, program ini berkelanjutan melalui dukungan sekolah dan pembentukan tim kesehatan mental siswa
Dari Screening Hingga Edukasi: Upaya Pemberdayaan Ibu Hamil Mengenali Tanda Bahaya Kehamilan di Sukadana HAM Bandar Lampung Ningsih, Dewi Ayu; Fatriani, Rully; Fitria, Rahmah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 1 (2025): JPMJ Vol 4 No 1 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i1.428

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi masalah utama secara global dan Indonesia ikut menyumbang tingginya angka tersebut. Salah satu yang dipercaya menjadi faktor penyebab adalah kurangnya pemahaman ibu hamil dan support system di sekitarnya tentang tanda bahaya kehamilan. Program “Dari Screening hingga Edukasi” dibentuk dengan tujuan memberdayakan ibu hamil untuk mengenali tanda bahaya kehamilan sehingga deteksi dini dapat diterapkan dan penatalaksanaan awal bisa segera dilakukan. Outcome akhir yang diharapkan adalah menghindari komplikasi kehamilan dan penurunan AKI. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan tenaga kesehatan khususnya bidan, mahasiswa bidan, kader, ibu hamil dan wanita usia subur yang tinggal diwilayah kelurahan Sukadana Ham, wilayah kerja puskesmas Gedong Air. Program ini dijalankan selama 1 bulan yaitu pada bulan Desember 2024 sampai dengan Januari 2025 dengan jadwal pelaksanaan yang sudah dirancang. Program ini mengkombinasikan dan mengintegrasikan tiga kegiatan yaitu screening tanda bahaya kehamilan melalui pelaksanaan antenatal care, edukasi interaktif melalui media promosi kesehatan lembar balik, leaflet, poster dan diskusi bersama pakar dan dilanjutkan evaluasi tindak lanjut dengan pemantauan dan konsuling terjadwal. Hasil menunjukkan ada peningkatan pengetahuan sebesar 40% menjadi 80% mengenali tanda bahaya kehamilan dan peningkatan tingkat kepatuhan ibu hamil melakukan antenatal care. Kesimpulannya bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang tanda bahaya kehamilan dan peningkatan kepatuhan antenatal care rutin.
Edukasi tentang Cara Mengontrol Gula Darah melalui Praktik Intermittent Fasting Fitri, Nury luthfiyatil; Dewi, Tri Kesuma; Sari, Senja Atika; Hasanah, Uswatun; Ludiana, Ludiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 1 (2025): JPMJ Vol 4 No 1 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i1.368

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit kroanis, yang terjadi ketika pankreas tidak maenghasilkan cukup insulin, atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengontrol kadar gula darah salah satunya melalui intermittent fasting. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan tentang cara mengontrol gula darah melalui praktik intermittent fasting bagi penderita diabetes mellitus yang dapat menyebabkan gula darah tidak terkontrol sehingga berisiko terhadap munculnya berbagai komplikasi. Intermittent fasting, disebut juga pembatasan energi intermiten adalah praktik diet yang tersebar luas yang terdiri dari periode konsumsi makanan bebas secara bergantian dan pantang dari asupan kalori.Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui edukasi atau pemberian pendidikan kesehatan tentang cara mengontrol gula darah melalui praktik intermittent fasting. Kegiatan dilaksanakan selama dua minggu di wilayah Puskesmas Yosomulyo. Hasil kegiatan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan penderita diabetes mellitus tentang cara mengontrol gula darah melalui praktik intermittent fasting, sebesar 80% peserta mampu memahami secara baik tentang materi yang disampaikan. Pendidikan kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana cara mengontrol gula darah melalui praktik intermittent fasting bagi penderita diabetes mellitus. Hendaknya dilakukan pendidikan kesehatan secara berkesinambungan demi terciptanya kesehatan yang lebih optimal.
Upaya Pencegahan Anemi Pada Remaja Putri Melalui Pendidikan Kesehatan Di Pondok Pesantren Al Muhsin dewi, nia risa; Utami, Indhit Tri; Ayubbana, Sapti; Inayati, Anik; Supardi, Supardi; Nurhayati, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 1 (2025): JPMJ Vol 4 No 1 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i1.370

Abstract

Anemia sangat rentan terjadi pada remaja putri. Hal ini terjadi karena adanya siklus menstruasi setiap bulan dan remaja putri umumnya sangat memperhatikan bentuk badan, sehingga banyak pantangan terhadap makanan atau membatasi konsumsi makannya. Beberapa dampak anemia pada remaja yaitu penurunan imunitas, gangguan konsentrasi, penurunan prestasi belajar, mengganggu kebugaran dan produktivitas dan apabila sudah menikah, akan memperbesar resiko kematian saat melahirkan, menjadi salah satu penyebab bayi lahir premature, berat bayi yang cenderung rendah. Pendidikan kesehatan tentang anemia bertujuan mencegah dan mengatasi anemia pada remaja putri sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh perawat di wilayah kerja Puskesmas Purwosari Kecamatan Metro Utara. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi, diikuti oleh 25 orang remaja putri di Pondok Pesantren Al Muhsin. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa remaja putri tampak antusisas dan bertanya seputar tanda, gejala anemia dan perawatannya. Evaluasi remaja putri dapat menjelaskan kembali tentang anemi dan perawatannya. Nilai pretest terendah adalah 26,7 dan tertinggi yaitu 73. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan nilai post test nilai terendah adalah 60 dan nilai tertinggi 93,3. Perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan perlu berperan aktif dalam memberikan pelayanan yang bersifat promotive dan preventif pada remaja putri.
Penerapan Teknik Butterfly Hug untuk Mengatasi Kecemasan Menghadapi Ujian Nasional pada Siswa Agustriyani, Feri; Meliana, Rahma; Amarazika, Vina; Azizah, Faujiyah Nurul; Wulandari, Resti; Mubarok, Amelia; Fatimah, Siti Ayu; Maharani, Rima Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 1 (2025): JPMJ Vol 4 No 1 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i1.402

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu bentuk gangguan psikologis yang umum dialami oleh remaja, terutama dalam konteks pendidikan seperti menghadapi ujian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik Butterfly Hug dalam mengurangi kecemasan akademik pada siswa kelas 9 di SMP Negeri 2 Gading Rejo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest menggunakan instrumen Academic Anxiety Scale (AAS). Intervensi dilakukan melalui edukasi kesehatan mental, demonstrasi teknik Butterfly Hug, dan afirmasi positif. Hasil pretest menunjukkan bahwa 40% siswa mengalami kecemasan tinggi, 28% kecemasan sedang, 20% ringan, dan 12% tidak cemas. Setelah dilakukan intervensi, hasil posttest menunjukkan penurunan signifikan: kecemasan tinggi turun menjadi 16%, sedang 32%, ringan 36%, dan tidak cemas meningkat menjadi 16%. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik Butterfly Hug efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan siswa. Kesimpulannya, penerapan teknik Butterfly Hug merupakan metode relaksasi yang praktis, mudah dilakukan, dan dapat menjadi alternatif intervensi kesehatan mental di sekolah. Disarankan agar teknik ini diintegrasikan dalam program bimbingan konseling serta dilatihkan secara rutin kepada siswa dan guru.
Pendampingan Lansia dengan Teknik Relaksasi Progresif untuk Peningkatan Pengetahuan dan Penurunan Tekanan Darah Susanto, Joko; Ilkafah, Ilkafah; Iswatun, Iswatun; Umam, Khotibul; Wijayanti, Endah Sri; Mardhika, Amellia; Tyas, Anestasia Pangestu Mei; Fadliyah, Lailatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 1 (2025): JPMJ Vol 4 No 1 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i1.328

Abstract

Meningkatnya prevalensi hipertensi merupakan tantangan bagi sistem kesehatan karena menjadi faktor penyebab dan risiko penyakit kardiovaskular dan ginjal, dan telah diidentifikasi sebagai penyebab kecacatan dan kematian dini. Penyakit hipertensi saat ini juga menjadi masalah utama gangguan kesehatan pada lansia. Tekanan darah yang tidak terkontrol disebabkan kurangnya pengetahuan dan kurangnya aktivitas fisik. Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan dengan terapi nonfarmakologi salah satunya terapi teknik relaksasi progresif. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah memberikan edukasi dan pelatihan berupa pengelolaan hipertensi dengan aktivitas fisik berupa teknik relaksasi progresif. Sasaran pengabdian adalah lansia dengan hipertensi di Desa Dlanggu Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan adalah memberikan edukasi dan pelatihan, kemudian melakukan demonstrasi teknik relaksasi progresif dan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan. Hasil pengabdian didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan (p=0,021) dan terjadi penurunan tekanan darah sistole (p=0,018), dan penurunan tekanan darah diastole (p=0,029) sebelum dan setelah pelatihan selama 2 sesi. Kegiatan pengabdian bermanfaat bagi lansia dengan hipertensi dalam peningkatan pengetahuan, dan peningkatan ketrampilan dalam pengelolaan hipertensi terutama pelaksanaan terapi teknik relaksasi progresif.
Cegah Anemia Pada Ibu Hamil : Penyuluhan Kesehatan Di Posyandu Cempaka Wilayah Kerja Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung Fatriani, Rully; Widyantari, Kadek Yuke; Herliana, Herliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 1 (2025): JPMJ Vol 4 No 1 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i1.425

Abstract

Anemia selama kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 42,3% pada tahun 2023. Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) dan literasi gizi ibu hamil yang masih rendah menjadi tantangan utama dalam upaya pencegahan anemia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan kader posyandu mengenai pencegahan anemia melalui pendekatan edukasi partisipatif berbasis komunitas di Posyandu Cempaka, Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif yang melibatkan 17 ibu hamil, 5 kader posyandu, dan 2 bidan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test, yang disertai penggunaan media edukatif berupa leaflet dan presentasi visual. Hasil menunjukkan peningkatan proporsi peserta dengan pengetahuan baik dari 27% menjadi 77%, serta peningkatan skor rata-rata dari 56 menjadi 82. Tidak ada lagi peserta dengan kategori pengetahuan rendah setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi partisipatif terbukti bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai anemia. Oleh karena itu, program edukasi serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara rutin dengan pelatihan kader yang berkelanjutan guna memperkuat peran mereka dalam menyampaikan informasi kesehatan secara mandiri.