cover
Contact Name
Dar Kasih
Contact Email
darkasih@staindirundeng.ac.id
Phone
+6285277294032
Journal Mail Official
meuseuraya@staindirundeng.ac.id
Editorial Address
Alamat: Jl. Lingkar Kampus Alue Peunyareng, Gp. Gunong Kleng Kec. Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
MEUSEURAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
ISSN : 28305035     EISSN : 28304934     DOI : https://doi.org/10.47498/meuseuraya
Meuseuraya Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Selain itu, Meuseuraya Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat mempublikasikan artikel ilmiah (asli), memiliki kebaruan, memiliki impac perubahan kepada masyarakat atau hasil penelitian aplikatif lainnya. Meuseuraya Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat menerima manuskrip, hasil riset atau laporan ilmiah, baik kualitatif maupun kuantitatif dalam bidang riset terapan dan berbasis pemberdayaan kepada masyarakat. Jurnal ini mencakup publikasi pengabdian di bidang Sosial Studies, Islamic Studies, Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan dan Budaya.
Articles 61 Documents
Sosialisasi Bahaya Narkotika Pada Dayah Darul Aman Desa Lubok Sukon Kabupaten Aceh Besar saputra, Jummaidi Saputra; Nasution, Anhar; Iqbal, Muhammad; Yovano Gilbert Sinurat, Ignatius
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i1.2279

Abstract

The dangers of narcotics among teenagers really need serious attention. As a generation that continues the nation's ideals, we should equip teenagers with good morality. The existence of various factors that cause them to fall into these deviant things certainly worries many parents and society in general. The role of Dayah, religion, and family here is of course very important in providing teenagers with an understanding of the impacts resulting from violating or deviant behavior carried out by teenagers. By holding socialization at Dayah Darul Aman, it is hoped that the students will be able to broaden their thinking horizons and understand the meaning of juvenile delinquency and the dangers of narcotics, so that they can be more careful when socializing in society.
Photo Editing Courses: Pemanfaatan Professional Graphic Design Software Dalam Mentransfer Editing Skills Dengan Mengadopsi Teknik TPS Zuhri, Al; Agus Pratama; Husna, Fathayatul; Nova, Mirza Adia; Syam, Futry; Maulida Khairani; Havia Balqis Harahap; Fathia Rizki Amelia; Wira Siti Anisah Berutu; Syafitri Najmunnisa; Syarifah Uswatun Miswar
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i1.2342

Abstract

One of the important hard skills to learn in the current Society 5.0 era is the ability to operate computer devices with software and features such as Adobe Photoshop which can facilitate photo editing. Photo editing skills are worth learning by students because they can bring benefits and value. To make it easier for students to understand the material, the team used a training method with the Think Pair Share (TPS) technique combined with pre-test and post-test instruments as a measuring tool to review and assess the development or changes in students' knowledge and understanding before and after dedication is carried out. The final results obtained from the pre-test and post-test show that after the students participated in this activity their knowledge increased regarding graphic design in general and photo editing in particular. Keywords: Graphic Design, Hard Skill, Photo Editing
Pengabdian Kepada Sekolah Melalui Kegiatan Edu Expo and Market Days (P5P2RA) Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Khusnul Fadilla; Hatta Sabri; Maulina, Meri; Alqifti, Cut Ria; Nurulliani, Hilda; Israwani
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i1.2619

Abstract

The background of this research is to display the results of activities carried out in the Independent Learning Curriculum, namely the projects in the Pancasila Rahmatan lil'alamin Student Profile. The aim of the Edu EXPO and Market Days (P5P2RA) activity is to train students in entrepreneurial activities and creative activities, and to provide students with an understanding of the importance of entrepreneurial and creative education in today's era. The method used in this service is Participatory Action Research (PAR). PAR (Participatory Action Research) is a type of research that actively involves all relevant parties in studying ongoing actions (where their own experiences are the problem) in order to make changes and improvements in a better direction. In this activity, students are divided into 7 stands, where in each stand there are 3 classes that will fill the stand. At each stand, students are asked to sell a variety of food and drinks. Students will also sell craft items that have been made during Project activities from the Pancasila Student Profile. Apart from that, there were several students who displayed their talents, starting from tilawatil Qur'an, fashion shows, drama, paskibraka, drum band, syarhil, and many more. So based on this research, it can be concluded that the Edu EXPO and Market Days (P5P2RA) activities can help students understand the importance of entrepreneurship and can also build student enthusiasm so they can become creative and innovative students.
Sosialisasi Ketahanan Keluarga Dalam Masyarakat Desa Melalui Program Desa Binaan Tematik Taran, Jovial Pally; Kasih, Dar; Efendi, Sumardi; Herman, Herman; Ayuningtyas, Dian; Rohman, Nur; Hidayat, Roni; Hasan, Khairuddin; Iqbal, Muhammad; Fisa, Triansyah; Faisal, Muhammad
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i1.2842

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat kampus melalui Sosialisasi Ketahanan Keluarga dalam Masyarakat Desa Melalui Program Desa Binaan Tematik menjadi langkah inovatif dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas desa. Program ini bertujuan meningkatkan ketahanan keluarga dengan merangkul mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan sebagai agen perubahan. Melibatkan narasumber ahli, forum diskusi, dan lokakarya, program ini menciptakan ruang dialog yang memungkinkan pertukaran gagasan dan pengalaman antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Penekanan pada partisipasi aktif masyarakat dalam identifikasi masalah lokal memastikan bahwa Program Desa Binaan Tematik relevan dengan kebutuhan spesifik setiap desa. Hasilnya mencakup peningkatan pemahaman masyarakat terhadap ketahanan keluarga, pengembangan keterampilan praktis, dan penguatan jaringan sosial. Melalui kampanye sosialisasi dan pemanfaatan teknologi, program ini berhasil menciptakan ikatan yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kesuksesan ini tercermin dalam partisipasi aktif masyarakat desa dalam setiap tahap program, serta dalam perubahan positif yang terlihat dalam kesejahteraan keluarga. Pengabdian ini bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga tentang membentuk kolaborasi yang berarti untuk membangun masyarakat desa yang tangguh dan berkelanjutan.
Urgensi Pemahaman Kesehatan Reproduksi Remaja Sebagai Bekal Pencegahan Stunting Di Desa Mendalanwangi Kecamatan Wagir Nihayatul Hidayah Marisita; Zuhroidaturrahmah, Alfi; Nurfatimah, Amilia S.; Aini, Nadya Nur
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i1.2870

Abstract

Usia remaja termasuk periode perkembangan manusia, dimana kategori usia remaja adalah dimulai dari usia 13 20 tahun. Dalam fase ini anak remaja harus paham bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi. Di fase remaja akan ada banyak perubahan terjadi, bagian badan tertentu akan mengalami perubahan fisik. Pemahaman tentang reproduksi haruslah diajarkan sejak dini, karena sangat penting bagi remaja mengetahui bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi, remaja juga harus mengetahui bagaimana fungsi dari alat reproduksi agar tidak salah langkah dan menyebabkan penyakit. Pemahaman kesehatan reproduksi juga bertujuan agar remaja tidak salah langkah menjaga kesehatan reproduksi dan meminimalisir terjadinya stunting. Akibat mengabaikan kesehatan reproduksi yakni kehamilan yang tidak diinginkan, perkawinan dini. Pengetahuan yang matang juga diperlukan sebelum merencanakan memiliki anak, agar anak tidak terlahir dengan keadaan yang cacat. Termasuk gizi juga sangat berpengaruh pada pertumbuhan, sehingga tidak terjadi stunting atau keadaan anak yang cenderung sangat pendek dan tidak seperti anak seusianya
Pengenalan Nilai Budaya Aceh Melalui KPM Syedara Serumpun di Malaysia Mawardi, Ardi; Zuniar; Munawarah; Aziz, Aisyah Binti Abdul; Mu’adzah, Afnan; Shafly, Muhammad Fathin; Mazlan, Muhamad Fakarudin Bin; Anggreani, Indah; Miranto, Fadil; Aiyubi, Teuku Muhammad Rizal; Marzuki, Siti Fathia Shalaty; Afrida
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i1.2925

Abstract

Aceh and Malaysia have very close historical, social, cultural and intellectual relations. This relationship between the two then continued in the modern era and formed an increasingly strong bond. The KPM Syedara Serumpun Student Service Lecture is intended to reaffirm Aceh-Malaysia (Malay) ties so that it is hoped that more productive cooperation can be achieved. KPM Syedara Serumpun's activities then produced several activity outputs which were carried out at several locations in Malaysia such as at Pondok Taufiqiyah Khairiah Al-Halimiah (Pondok Pak Ya), Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah International Islamic University (UniSHAMS), Pantai Murni Yan, Kampung Yan, Malaysian NPK Fertilizer Sdn. Bhd. (MNFSB) and Bujang Valley Archaeological Museum. Activities will be carried out for 18 days from November 10 2023 to November 27 2023.
PeningkatanPotensi Ekonomi Lokal Desa Alue Gadeng Gampong Melalui Usaha Pegolahan Durian Menjadi Pancake Rosmiati, Rosmiati; Awlia, Avivatul; Melisa, Evri; Aini, Helmida; Maulana, Irfan; Nisa, Rauzhatul; Ramadhan, Rizki; Pertiwi, Asih; Arani, Samsuar
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i1.2930

Abstract

This Community Service aims to enhance the knowledge and skills of Alue Gadeng Gampong Village residents in efforts to boost local economic potential through the processing of durian into pancakes. Usually, durians in this village are only consumed or sold as fresh fruits, which causes residents not to get maximum profits from selling the fruit, this is due to the residents' lack of insight and creativity. Therefore, education and training are necessary to process durians into high-value culinary products, such as pancakes, which are currently popular in society. This service uses the Asset-Based Community Development method (ABCD) through five stages of activity:discovery, dream, design, destiny, reflection, and evaluation. The outcome is increased knowledge and awareness of village women to be creative and innovative and utilize available biological resources to enhance their local economic potential.
Praktek Pelatihan Tahsin Al-Qur’an Bagi Mahasiswa Ilmu Alquran dan Tafsir STAIN Meulaboh Faisal, Muhammad; Fisa, Triansyah; Mairizal, T.; SH, Hendra
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (Desember 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i2.2884

Abstract

Every Muslim is required to worship by reading the Qur'an, making it obligatory for them to adhere to the rules of tajweed when doing so. Failure to understand these rules correctly may lead to errors in recitation. The Qur'an and Tafsir Study Program at STAIN Meulaboh emphasizes the Qur'an as a primary learning source, placing a high demand on students to read it properly. However, some students in the program struggle with accurate recitation, highlighting the need for additional Tahsin training to enhance their skills. Throughout the implementation of these activities, students displayed great enthusiasm, with many actively participating. Furthermore, their eagerness extended beyond merely reading accurately; many expressed a strong desire to memorize the Qur'an as well.
PENYULUHAN ANTI NARKOBA DI SEKOLAH: MEMBANGUN GENERASI BEBAS NARKOBA SEJAK DINI Bukhari, Bukhari; Setiawan, Setiawan; Taufiq, Taufiq; Hatta, M.; Zulfikar, Zulfikar; Anwar, Anwar
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (Desember 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i2.3355

Abstract

Anti-drug counseling in schools is a strategic step in preventing drug abuse among teenagers. This activity aims to increase students' awareness of the dangers of drugs, build anti-drug attitudes, and develop social skills to deal with environmental pressure. Evaluation showed a significant increase in knowledge and changes in students' attitudes towards drug use. The implementation of methods such as presentations, discussions, simulations, and role plays proved effective in conveying the anti-drug message. Active support from the school and parents strengthened the impact of the counseling. The development of additional materials such as brochures and posters also expanded the reach of information. The results of this activity emphasize the importance of program sustainability and collaboration with various parties to shape a drug-free young generation. With a holistic approach, this activity contributes to efforts to create a safe and healthy school environment.
Sosialisasi Moderasi Beragama Bagi Mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Inayatillah, Inayatillah; Efendi, Sumardi; Jamal, Anton; Ramli, Ramli
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (Desember 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i2.3492

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan moderasi beragama kepada mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh sebagai upaya meningkatkan pemahaman tentang pentingnya sikap moderat dalam beragama di tengah keberagaman sosial dan budaya. Moderasi beragama merupakan konsep penting dalam menjaga keseimbangan antara keyakinan pribadi dan toleransi terhadap perbedaan, serta mencegah munculnya sikap ekstremisme dan radikalisme. Kegiatan ini dilaksanakan melalui ceramah, diskusi interaktif, studi kasus, dan lokakarya yang melibatkan dosen serta tokoh masyarakat setempat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman mahasiswa tentang konsep moderasi beragama, di mana sekitar 85% peserta melaporkan pemahaman yang lebih baik setelah mengikuti sosialisasi. Mahasiswa juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih terbuka dan toleran terhadap perbedaan keyakinan, serta mampu mengidentifikasi potensi konflik yang dapat timbul dari sikap intoleran. Kolaborasi dengan tokoh masyarakat memperkuat relevansi materi yang disampaikan, sehingga mahasiswa dapat lebih memahami penerapan moderasi beragama dalam konteks lokal Aceh. Kesimpulannya, sosialisasi ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman mahasiswa mengenai moderasi beragama, serta mendorong mereka untuk menjadi agen perubahan yang mempromosikan sikap toleran dan inklusif dalam kehidupan bermasyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi kegiatan berkelanjutan untuk mendukung perdamaian sosial.