cover
Contact Name
Azis
Contact Email
azis.nasam@gmail.com
Phone
+6285241915730
Journal Mail Official
journal.kambampu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sultan Dayanu Ikhsanuddin, No. 124, Baubau, Sulawesi Tenggara
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 29883695     EISSN : 29882915     DOI : https://doi.org/10.55340/kambampu
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat memuat artikel hasil pengabdian kepada masyarakat yang termasuk dalam pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, kewirausahaan sosial, pendidikan keluarga baik nonformal dan informal, serta kegiatan pengabdian lainnya. Kamba Mpu diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dayanu Ikhsanuddin.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 41 Documents
Penggunaan Aplikasi Quizizz sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Matematika pada Kegiatan PLP Jais, Ernawati; Fatimah, Intan Nur; Risky, Dina Silvana; Febyola, Febyola; Tullah, Hamrina; Aulia, Nur
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v3i2.2026

Abstract

Evaluasi pembelajaran matematika di sekolah menengah atas masih sering dilakukan secara konvensional, sehingga kurang menarik bagi siswa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan aplikasi Quizizz sebagai media evaluasi pembelajaran matematika pada kegiatan Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP). Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Univesitas Dayanu Ikhsanuddin dengan melibatkan siswa kelas XI sebagai subjek kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, penyusunan instrumen evaluasi berbasis Quizizz, pelaksanaan evaluasi pembelajaran, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Quizizz mampu meningkatkan antusiasme dan keaktifan siswa serta,  mempermudah guru dan mahasiswa PLP dalam memperoleh hasil evaluasi secara cepat dan efisien.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning di SMA Negeri 4 Baubau Iriana, Artati; Armin, Rismayani; Usa, Suwarni La; Herlawan, Herlawan; Askois, Abdurahman; Fadhilatin, Elok; Sapragus, Amin
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v3i2.2027

Abstract

Kegiatan Pengenalan Lingkungan Persekolah (PLP) merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberi ruang bagi mahasiswa kependidikan untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. Observasi awal di SMA Negeri 4 Baubau menunjukan bahwa Pembelajaran matematika masih didominasi metode ceramah sehingga keaktifan siswa rendah dan pemahaman konsep bersifat procedural. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika serta respons siswa terhadap pembelajaran berbasis masalah. Metode yang di gunakan Adalah deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara selama pelaksanaan PLP. Problem Based Learning (PBL) diterapkan pada materi barisan dan deret menggunakan masalah kontekstual, seperti susunan kursi di kelas dan kemampuan pemecahan masalah matematis, serta keaktifan dan kolaborasi siswa. Dengan demikian, penerapan PBL berpotensi mendukung pembelajaran matematika yang berpusat pada siswa di SMA Negeri 4 Baubau.
Perencanaan Pembuatan Bak Reservoir Desa Wakeakea Haryati, Nina; Hartini, Hartini; Prihartini, Wa Ode Zuliah
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v3i2.2069

Abstract

Desa Wakeakea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, merupakan salah satu desa yang secara geografis memiliki topografi berbukit dan belum terjangkau sistem jaringan air bersih dan PDAM. Selama ini masyarakat desa menggantungkan kebutuhan airnya dari sumur gali, sumber mata air kecil atau tadah hujan yang tidak mampu mencukupi seluruh kebutuhan harian terutama ketika musim kemarau tiba. Dalam kondisi tersebut masyarakat harus menempuh jarak cukup jauh untuk mengambil air atau bahkan membeli air dari luar desa yang tentu membebani dari sisi waktu dan biaya. Minimnya infrastruktur penampungan air menjadi salah satu kendala utama yang memperburuk ketahanan air di desa wakeakea. Salah satu solusi strategis untuk mengatasi masalah ini adalah pembangunan bak reservoir, yaitu struktur penampungan air berkapasitas sedang yang dirancang untuk menyimpan air hujan, air sumur atau air kiriman yang nantinya dapat digunakan secara efesien oleh masyarakat. Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, timpelaksana ingin memberikan kontribusi nyata dalam bentuk desain perencanaan pembangunan bak reservoir yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi geografis setempat.
Pemanfaatan Artificial Intelligence Secara Bijak dalam Penulisan Artikel Ilmiah bagi Mahasiswa Tingkat Akhir Azis, Azis; Rahmatia, Rahmatia; Hanafiah, Wa Ode; Baharudin, Baharudin; Iriana, Artati; Nety, Nety; Syafitri, Nining; Hidayat, Hidayat
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v3i2.2070

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi telah membawa perubahan signifikan terhadap praktik penulisan ilmiah mahasiswa, khususnya dalam penyusunan kerangka artikel, pengembangan ide, serta penyempurnaan struktur bahasa akademik. Meskipun demikian, penggunaan AI yang tidak disertai pemahaman konseptual dan kesadaran etika akademik berpotensi menimbulkan pelanggaran integritas ilmiah serta melemahkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi AI dan kesadaran integritas akademik mahasiswa tingkat akhir Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Oktober 2025 dengan melibatkan 20 mahasiswa sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyadaran mengenai konsep dan batasan AI dalam konteks akademik, pelatihan praktik penggunaan AI sebagai alat bantu penulisan, serta refleksi kritis terhadap hasil yang dihasilkan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai fungsi AI sebagai alat pendukung, bukan pengganti proses intelektual, serta meningkatnya kesadaran untuk melakukan verifikasi dan evaluasi terhadap setiap output yang digunakan dalam karya ilmiah. Kegiatan ini berkontribusi dalam membangun budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital tanpa mengabaikan prinsip kejujuran ilmiah dan kemandirian berpikir.
Perkembangan Teknologi dan Internet Terhadap Kemampuan Berbahasa Generasi Muda Di Desa Poogalampa Kabupaten Buton Selatan Nurhayati Nurhayati; Wa Ode Arsyiah; La Ode Zulfikar Hibali; Laode Muhammad Arsal; La Parasit; La Ode Dwiyan Pramono Darmin; Femi Fadila Samsu; Sitti Salsabila Suufi; Dea Aprilia
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v4i1.2043

Abstract

Perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat, khususnya melalui media digital dan platform media sosial, telah membawa dampak yang signifikan terhadap kemampuan berbahasa generasi muda dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perkembangan teknologi dan internet terhadap kemampuan berbahasa generasi muda di Desa Poogalampa, Kabupaten Buton Selatan. Fokus kajian diarahkan pada perubahan pola penggunaan bahasa Indonesia, baik dalam konteks informal maupun formal, serta implikasinya terhadap kemampuan berbahasa yang sesuai dengan kaidah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi diskusi, serta pendampingan kepada generasi muda dalam penggunaan teknologi digital secara bijak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intensitas penggunaan gawai, media sosial, dan aplikasi pesan instan mendorong munculnya kebiasaan berbahasa yang singkat, tidak baku, serta ditandai dengan penggunaan singkatan, emoji, dan campuran bahasa asing maupun bahasa daerah. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kemampuan generasi muda dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam konteks formal dan akademik. Namun demikian, teknologi dan internet juga memberikan peluang positif, seperti kemudahan akses terhadap sumber pembelajaran bahasa, peningkatan literasi digital, serta perkembangan kreativitas berbahasa melalui berbagai konten digital edukatif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital dan kebahasaan melalui pendampingan berkelanjutan, sinergi antara pendidikan formal, keluarga, dan masyarakat, agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana perkembangan dan pelestarian bahasa Indonesia di kalangan generasi muda.
Peningkatan Kemampuan Penulisan Tugas Akhir melalui Pendampingan Metodologi Penelitian Kuantitatif: Uji Prasyarat, Komparatif, dan Ex Post Facto bagi Mahasiswa Akhir Pendidikan Bahasa Inggris Azis Azis; Rahmatia Rahmatia; Baharudin Baharudin; Sanaria Maneba; Saifullah Saifullah; Esa Penilta Amiruddin
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v4i1.2082

Abstract

Kemampuan mahasiswa tingkat akhir dalam memahami dan mengaplikasikan metodologi penelitian kuantitatif masih menjadi tantangan serius di berbagai perguruan tinggi, termasuk di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam menentukan jenis penelitian yang tepat, memilih uji statistik yang sesuai, serta menginterpretasikan hasil analisis data secara akurat dalam konteks penulisan tugas akhir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa akhir Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam penulisan tugas akhir, khususnya pada aspek metodologi penelitian kuantitatif yang mencakup uji prasyarat analisis, penelitian komparatif, dan penelitian ex post facto. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2026 dengan dihadiri oleh sekitar 20 mahasiswa semester akhir. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan langsung (workshop) dengan pendekatan berbasis praktik. Materi yang disampaikan mencakup perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif, jenis-jenis desain penelitian kuantitatif, uji normalitas, uji homogenitas, uji linieritas sebagai uji prasyarat, serta penerapan analisis komparatif dan ex post facto. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan mahasiswa terhadap metodologi penelitian kuantitatif. Mahasiswa mampu mengidentifikasi jenis penelitian yang sesuai dengan variabel yang diteliti dan memahami prosedur analisis data secara lebih sistematis. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pendampingan berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan literasi penelitian mahasiswa akhir di bidang pendidikan bahasa Inggris.
Pengembangan Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Poogalampa Kabupaten Buton Selatan Kuflia Muak Hara; Wa Ode Arsyiah; La Didi; Nurfitra Nurfitra; Siti Fanysya Juliya Asnur; Ririn Kurnianti; Dela Dela; Murti Ningsih; La Ode Dwiyan Pramono Darmin
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v4i1.2089

Abstract

Pengembangan ekowisata berbasis kearifan lokal merupakan salah satu strategi penting dalam mendukung pariwisata berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Desa Poogalampa terletak di Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, memiliki potensi budaya dan sumber daya alam yang besar, seperti tradisi Pilumeano We’e, kelapa sebagai agro-ekowisata, jagung, perikanan, dan rumput laut. Namun hal ini belum dikelola secara optimal sebagai destinasi ekowisata. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemerintah desa dan masyarakat tentang pemanfaatan potensi lokal sebagai basi pengembangan ekowisata. Metode yang dilakukan meliputi penyampain materi interaktif melalui kegiatan Sharing Session, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi partisipasi yang melibatkan pemerintah dan masyarakat desa yang hadir. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap konsep ekowisata berbasis kearifan lokal, serta perubahan perspektif dalam melihat tradisi dan sumber daya alam sebagai peluang pengembangan desa wisata. Masyarakat mulai memahami bahwa tradisi budaya dan potensi alam yang ada dapat dikembangkan menjadi wisata berbasis pengalaman yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Kegiatan PkM ini juga mendorong partisipasi pemerintah dan masyarakat desa dalam perencangaan pengembangan desa wisata. Dengan demikian, pengembangan ekowisata berbasis kearifan lokal di Desa Poogalampa terbukti relevan sebaga strategi pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi desa, serta pelestrarian budaya dan lingkungan secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Ekonomi Lokal, Kabupaten Buton Selatan, Kecamatan Batauga, Desa Poogalampa Rahmawati Rahmawati; La Didi; Wa Ode Arsyiah; La Ode Dwiyan Pramono Darmin; Farah Safriani; Alsah Miftah Shalih; Si Inda; Putri Widya Ningsi; Ilham Nur Irama
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v4i1.2100

Abstract

Indonesia sebagai Negara kepulauan memiliki potensi sumber daya kelautan yang sangat besar, namun pemanfaatannya, khususnya pada sektor perikanan, belum oktimal dan masih dihadapkan pada persoalan kesejahteraan masyarakat pesisir. Desa Poogalampa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, merupakan wilayah pesisir denga pontensi ekonomi lokal berupa hasil tanggakapan ikan yang selama ini masih dipasarkan dalam bentuk segara tanpa pengolahan lanjutan. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pemberdayaan ekonomi lokal melalui pemanfaatan hasil perikanan, metode yang digunakan meliputi seminar pemberdyaan ekonomi local, diskusi interaktif, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatakan pemahaman masyarakat mengenai konsep pemberdayaan lokal, khusunya pentingnya pengelolaan hasil tangkapan ikan menjadi produk bernilai tambah seperti abon ikan. Kegiatan ini juga menumbuhkan keasadaran akan pentingnya kerja sama dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal sebagai upaya meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Urgensi Pelestarian Kawasan Cagar Budaya Benteng Wolio La Ode Abdul Munafi
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v4i1.2133

Abstract

Benteng Wolio adalah salah satu kawasan cagar budaya peringkat nasional yang memiliki nilai penting sejarah, arsitektural, dan identitas budaya yang tinggi di Indonesia. Namun, keberadaannya kini dihadapkan dengan sejumlah tantangan kelestarian seperti tampak pada perubahan fungsi ruang tradisional, perubahan konstruksi bangunan dalam kawasan, serta kerusakan sebagian properti cagar budaya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian kawasan cagar budaya Benteng Wolio. Metode yang digunakan adalah ceramah tentang urgensi pelestarian kawasan cagar budaya Benteng Wolio, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan tingginya atensi peserta dalam menyimak materi yang disampaikan, serta partisipasi aktif saat sesi tanya jawab berlangsung. Kegiatan ini menjadi sarana sosialisasi dan edukasi dalam upaya meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian Benteng Wolio sebagai kawasan cagar budaya secara berkelanjutan.
Revitalisasi Pola Hidup Harmoni dan Relasi yang Assosiatif Berdasarkan Nilai Kultural Religius pada Komunitas Transisi Ashari Ashari; Risma Niswaty; Besse Wulandari Aziz; Mubarak Mubarak
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v4i1.2137

Abstract

Komunitas yang menjadi sasaran pengabdian ini, adalah komunitas Tandara, di Desa Kaili, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Komunitas ini, komunitas transisi, plural dan mengalami sejumlah poblematik sosial, seperti konflik terselubung, judi dan minuman keras, krisis akhlak dan sudah mulai kontaminasi paham materialisme. Pengabdian ini, berupaya untuk memberikan solusi dari problematik komunitas, melalui pendekatan cerama keagamaan aplikatif. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah diawali dengan observasi, memahami/identifikasi problematik, setelah itu kemudian dengan cerama keagamaan. Hasil bimbingan menunjukan adanya upaya komunitas Tandara, untuk sadar dan memahami problematik. Subyek pengabdian cukup memahami bahwa persoalan yang mereka alami, adalah hal yang bisa direvitalisasi, mengubah relasi assosiatif berdasarkan nilai religiustas dan kultural dalam komunitas Tandara. Problematik disharmoni, dan relasi dissosiatif, adalah hal yang bisa dikonstruk menjadi relasi assossiatif – yang harmoni, dalam tatanan komunitas yang harmoni, walaupun perubahan tidak bisa dihindari.