cover
Contact Name
Azis
Contact Email
azis.nasam@gmail.com
Phone
+6285241915730
Journal Mail Official
journal.kambampu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sultan Dayanu Ikhsanuddin, No. 124, Baubau, Sulawesi Tenggara
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 29883695     EISSN : 29882915     DOI : https://doi.org/10.55340/kambampu
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat memuat artikel hasil pengabdian kepada masyarakat yang termasuk dalam pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, kewirausahaan sosial, pendidikan keluarga baik nonformal dan informal, serta kegiatan pengabdian lainnya. Kamba Mpu diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dayanu Ikhsanuddin.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Bimbingan Teknis Penggunaan Aplikasi Analisis Data Penelitian Menggunakan Uji Beda Rerata (statistik parametrik & non parametrik) Rasmuin, Rasmuin; Rahmatia, Rahmatia; Lestari, Dian; Sardiana, Sardiana; Syafitri, Nining
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, Nomor 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v2i1.1641

Abstract

Pengujian secara statistikal memegang peranan yang sangat penting dalam sejumlah pengambilan keputusan, terutama dalam pengambilan kesimpulan penelitian ilmiah, baik dalam bentuk statistik parametrik maupun statistik non parametrik. Dalam kaidah statistik parametrik, beberapa jenis pengujian yang digunakan untuk memperoleh kesimpulan mengenai populasi dari pengamatan yang dilakukan terhadap sampel. Salah satunya adalah uji beda rata-rata atau beda rerata dua populasi data penelitian dengan menggunakan statistik Uji-t atau t-student. Uji-t pertama kali dikembangkan oleh William Seely Gosset pada 1915. William Seely Gosset menggunakan nama samaran Student sehingga kemudian metode pengujiannya dikenal juga dengan uji-t student, dimana huruf t diambil dari huruf terakhir namanya. Bebarapa model analisis data penelitian yang menggunakan uji-t diantaranya, adalah uji t sampel tunggal (one-samples t test), uji t dua sampel saling bebas (Independent-samples t test), dan Uji t data sampel berpasangan (Paired-samples t test). Kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi Uji Beda Rerata ini dilaksanakan pada hari kamis tanggal 18 April 2024 di ruang kuliah Program Studi Pendidikan Matematika dan dihadiri oleh Mahasiswa semester VIII Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Dayanu Ikhsanuddin yang saat ini sedang melaksanakan penelitian dalam rangka penyelesaian tugas akhir skripsi. Secara keseluruhan kegiatan implementasi aplikasi Uji Beda Rerata (statistik parametric dan non parametric) berjalan dengan sangat lancer. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mempermudah mahasiswa dalam melakukan analisis data hasil penelitian, karena selain menggunakan bahasa Indonesia, semua out put dari aplikasi ini diuraikan dengan sangat jelas, serta terdapat kesimpulan dari setiap hasil analisis. Respon peserta PkM terhadap aplikasi Uji beda rerata ini umumnya menyatakan bahwa aplikasi ini sangat baik dan memudahkan mahasiswa program studi pendidikan matematika yang sedang melakukan penelitian dalam melakukan analisis data hasil penelitiannya.
Edukasi Pentingnya Belajar Bahasa Inggris dan Matematika di Tingkat Sekolah Menengah Pertama dalam Menghadapi Era Globalisasi Nurlita, Maya; Syafitri, Nining; Hanafiah, Wa Ode; Rahmatia, Rahmatia; Lestari, Dian; Azis, Azis; Herlawan, Herlawan; Maneba, Sanaria; Adu, Baharudin; Wahyuni B., Asti
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, Nomor 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v2i1.1643

Abstract

Di tengah kemajuan teknologi dan konektivitas global yang semakin berkembang pesat, pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era globalisasi. Bahasa Inggris dan Matematika adalah dua mata pelajaran yang mendominasi dalam kurikulum pendidikan. Bahasa Inggris menjadi bahasa global yang digunakan dalam berbagai konteks, termasuk komunikasi bisnis, teknologi, sains, dan budaya. Sementara itu, Matematika adalah bahasa universal yang digunakan untuk memecahkan masalah, menganalisis data, dan memahami fenomena alam serta teknologi. Kegiatan edukasi pentingnya belajar bahasa Inggris dan Matematika di tingkat sekolah menengah pertama dalam menghadapi era globalisasi di MTsN 1 Buton Selatan telah dilaksanakan pada tanggal 7 September 2023. Kegiatan PkM dihadiri oleh 15 siswa-siswi dan 1 guru kelas. Pelaksanaan kegiatan ini dibuka oleh kepala sekolah mitra yakni kepala MTsN 1 Buton Selatan, dilanjutkan dengan penjelasan materi tentang pentingnya belajar bahasa Inggris dan Matematika. Materi ini diberikan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar sehingga mereka dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang tersebut untuk bekal di masa depan. Setelah penyampaian materi, kemudian dibuka sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta terlihat antusias dan aktif selama mengikuti kegiatan hingga akhir kegiatan. Pada akhir kegiatan, peserta mengisi angket yang berisi penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan PkM. Berdasarkan hasil analisis terhadap angket tersebut, diperoleh bahwa sebagian besar peserta menyatakan setuju bahwa pentingya belajar bahasa Inggris dan Matematika dalam menghadapai era globalisasi.
Kampanye Anti-Bullying di SMA: Pendekatan melalui Media Sosial Syafitri, Nining; Hanafiah, Wa Ode; Rahmatia, Rahmatia; Baharudin, Baharudin; Maneba, Sanaria; Wahyuni B., Asti; Lestari, Dian; Adu, Baharudin; Sardiana, Sardiana; Amiruddin, Esa Penilta; Saifullah, Saifullah
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, Nomor 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v2i1.1649

Abstract

Bullying di sekolah menengah atas (SMA) telah menjadi masalah sosial serius yang berdampak negatif terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan mental siswa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai bullying melalui kampanye anti-bullying berbasis media sosial. Metode yang digunakan adalah pembuatan konten edukatif dan interaktif di platform seperti Instagram dan TikTok. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang bullying serta partisipasi aktif dalam kampanye. Kampanye ini berhasil membangun solidaritas siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Kesimpulannya, media sosial efektif sebagai platform kampanye untuk mengurangi bullying di kalangan remaja.
Pendampingan dan Penjurian Kegiatan Lomba UNESCO VIII (Unidayan English Competition) dalam peningkatan kompetensi bahasa Inggris siswa se-Kepulauan Buton Saifullah, Saifullah; Baharudin, Baharudin; Mido, La; Amiruddin, Esa Penilta
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, Nomor 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v2i2.1789

Abstract

Lomba UNESCO VIII (Unidayan English Competition) se-Kepulauan Buton tahun 2024 merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasisawa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Kompetensi ini melibatkan siswa pada tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kepulauan Buton untuk mengukur keterampilan bahasa Inggris mereka dan berfungsi sebagai seleksi untuk menemukan siswa-siswi terbaik yang akan mewakili kabupaten/kota di tingkat provinsi Sulawesi Tenggara. Sebagai bagian dari Pengabdian kepada masyarakat dan dukungan terhadap perkembangan Pendidikan bahasa inggris di kepulauan Buton, Universitas Dayanu Ikhsanuddin melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berperan aktif dalam kegiatan ini dengan Dosen bertindak sebagai koordinator dan juri lomba dalam menkordinasikan teknikal lomba dan menilai kemampuan peserta. Lomba terdiri dari empat kategori, yakni Poetry (30 peserta, SD), Storytelling (23 peserta, SMP), Ranking I (19 peserta, SMP), dan Public Speaking (10 peserta, SMA). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Baruga La Ode Malim, Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau, dengan standar dan pedoman lomba yang telah disepakati bersama pihak sekolah. Evaluasi keberhasilan dilakukan dengan meninjau tingkat partisipasi, kualitas penampilan berdasarkan rubrik penilaian standar, serta umpan balik dari peserta dan guru pendamping. Hasil lomba menunjukkan bahwa juara pertama bidang Poetry diraih oleh Aswatun Husna (SDN 3 Nganganaumala) dengan nilai 280, sementara Public Speaking dimenangkan oleh Nahla Fuadi (SMA Negeri 2 Baubau) dengan skor 90,2. Untuk lomba Ranking I, sistem gugur diterapkan hingga tersisa tiga peserta terbaik, dengan Yasmin Aninda Dayani (SMPN 1 Baubau) sebagai pemenang utama. Seluruh pemenang telah dipilih melalui proses penjurian yang transparan dan objektif. Lomba ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, memotivasi mereka dalam pembelajaran bahasa Inggris, serta memperkuat jejaring akademik antar sekolah. Para pemenang akan mewakili Kepulauan Buton di tingkat yang lebih tinggi, sehingga kompetisi ini diharapkan terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Menjadi Generasi Emas: Pentingnya Pendidikan di Era Digital Rahmatia, Rahmatia; Hanafiah, Wa Ode; Syafitri, Nining; Adu, Baharudin; Maneba, Sanaria; Lestari, Dian; Baharudin, Baharudin; Sardiana, Sardiana; Amiruddin, Esa Penilta; Saifullah, Saifullah
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, Nomor 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v2i2.1790

Abstract

Perkembangan era digital yang masif menuntut generasi muda memiliki literasi pendidikan dan teknologi untuk bersaing secara global. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya pendidikan sebagai fondasi meraih peluang yang baik di era digital. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi melalui presentasi power point interaktif, dilanjutkan sesi tanya jawab untuk mendiskusikan tantangan dan solusi penerapan pendidikan berbasis digital. Hasil evaluasi menunjukkan antusiasme peserta dalam menyimak materi, ditandai partisipasi aktif selama diskusi serta peningkatan kesadaran akan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Kesimpulannya, pendidikan di era digital tidak hanya memerlukan penguasaan teknis, tetapi juga pembentukan karakter kritis, kreatif, dan adaptif sebagai pondasi Generasi Emas 2045. Kegiatan ini menjadi stimulus awal bagi siswa untuk memanfaatkan kemajuan digital secara positif guna mendukung keberhasilan pendidikan berkelanjutan.
Melek Media di Era Digital Waode Hanafiah; Rahmatia; Nining Syafitri; Baharudin Adu; Sanaria Maneba; Dian Lestari; Baharudin; Sardiana; Amiruddin, Esa Penilta; Saifullah
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3, Nomor 1, Juni 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v3i1.1791

Abstract

Di era digital ini, segala informasi yang berada di kehidupan kita telah menjadi suatu hal yang dapat diakses di mana dan kapan saja sehingga menimbulkan banjir informasi dan maraknya berita palsu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan literasi media digital siswa SMKN 4 Buton dalam menghadapi tantangan era informasi. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi melalui presentasi power point interaktif, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk mendiskusikan strategi mengakses, menganalisis, dan menciptakan konten media secara bertanggung jawab. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya verifikasi informasi dan keterampilan berpikir kritis, serta antusiasme tinggi dalam sesi diskusi. Kesimpulannya, melek media digital adalah keterampilan hidup esensial yang perlu terus dikembangkan melalui pendidikan dan kolaborasi multipihak. Kegiatan ini menjadi langkah awal membekali siswa dengan kemampuan literasi media yang relevan di era digital.

Page 2 of 2 | Total Record : 16