cover
Contact Name
Aji Jumiono
Contact Email
ajijumiono@unida.ac.id
Phone
+6281315212037
Journal Mail Official
mtp.unida@unida.ac.id
Editorial Address
Magister Teknologi Pangan - Universitas Djuanda Jl. Tol Jagorawi No.1, Ciawi, Kec. Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16720
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pangan Halal
ISSN : 27154874     EISSN : 30249988     DOI : https://doi.org/10.30997/jiph
Jurnal Ilmiah Pangan Halal (JIPH) or Journal of Halal Food Science focuses on publishing original and important research manuscripts or invited review manuscripts dealing with halal management of food, food science, food technology, food nutrition, and its application.
Articles 148 Documents
Analisis Pengendalian Mutu Kemasan Produk Mi Instan X dengan Metode Six Sigma di PT. Y Kusumaningrum, Julia; Haris, Helmi; Fanani, Muhammad Zainal; Jumiono, Aji; Amalia, Lia
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v6i2.15808

Abstract

PT. Y merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan yang memproduksi mi instan yang dikemas dengan kemasan plastik dan ditambah dengan bumbu sesuai jenis rasa.  Selama proses produksi berjalan, ditemukan adanya produk yang cacat atau kerusakan pada kemasannya.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis cacat/ defect, melakukan analisis faktor-faktor penyebab cacat/defect dari produk yang sering terjadi dan menyusun upaya perbaikan dengan menggunakan metode Six Sigma yang terdiri atas tahap Define, Measure, Analyze, Improve dan Control (DMAIC).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan Y memiliki nilai sigma sebesar 4,06. Melalui hasil analisis yang dilakukan diketahui bahwa terdapat 3 cacat/defect yang dominan terjadi pada pengemasan produk mi instan merk X yaitu kemasan berlubang tertusuk mi sebesar 39,464%, mi tertekan seal kemasan/gencet mi sebesar 24,138% dan kemasan meletus sebesar 16,475%.  Faktor penyebab kerusakan kemasan produk berasal dari faktor manusia, metode, bahan dan mesin.  Usulan perbaikan yang direkomendasikan yaitu pembentukan tim Quality Improvement, adanya penambahan Instruksi Kerja (IK) untuk pengecekan tekanan conveyor busa di mesin packing dan IK untuk penyortiran mi, mencari bahan kemas dan busa penekan yang lebih tepat, maintenance dan perbaikan untuk mesin slitter, perbaikan thermocontrol dan pengadaan singkron untuk conveyor busa penekan dan conveyor mi.
Aneka Olahan Produk Pangan dari Rempah Pala (Myristica fragrans houtt) yang Memiliki Nilai Ekonomis dan Multiguna Iznilillah, Wilna; Jumiono, Aji
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v6i2.15813

Abstract

Buah pala adalah salah satu jenis rempah-rempah yang terkenal dan digunakan sebagai bahan tambahan masakan. Pala merupakan salah satu rempah yang memiliki nilai ekonomis dan multiguna, karena setiap bagian dari pala mulai dari daging, biji, hingga tempurung pala dapat dimanfaatkan untuk industri makanan, minuman maupun kosmetika. Rempah pala selain berguna untuk bahan tambahan masakan tetpi juga berpotensi untuk diolah menjadi berbagai produk pangan, antara lain dapat diproses menjadi manisan pala, sirup pala, selai pala, selai lembar pala, permen keras atau hard candy pala, permen jelly pala atau jelly candy pala, dodol pala, serta mengandung minyak atsiri pala dan Oleoresin. Oleoresin biji pala dapat dimanfaatkan sebagai bumbu masak, komponen penyusun parfum, kosmetika dan sebagai bahan baku obat-obatan.
Glikosida Steviol Sebagai Pemanis Rendah Kalori Berbasis Ekstrak Stevia Sembiring, Bagem Br; Mardiah, Mardiah; Fanani, Muhammad Zainal
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v6i2.15857

Abstract

Gula sebagai salah satu bahan aditif yang dapat menambah rasa manis atau nikmat pada makanan ataupun minuman. Kebutuhan terhadap gula cukup tinggi karena merupakan kebutuhan sehar-hari. Untuk memenuhi permintaan, pemerintah melakukan impor dan ada beberapa perusahaan menciptakan gula buatan tetapi dapat berdampak negatif terhadap kesehatan manusia. Daun stevia mengandung glikosida steviol pemberi rasa manis rendah kalori dan dapat diperoleh melalui proses ekstraksi. Stevia dapat diolah menjadi berbagai jenis bentuk produk, seperti simplisia,ekstrak kering, tablet, teh. Selain sebagai pemanis, daun stevia bermanfaat untuk kesehatan.  Mutu simplisia dipengaruhi oleh proses pengeringan dan mutu ekstrak dipengaruhi oleh mutu simplisia sebagai bahan baku ekstraksi. Kualitas ekstrak berhubungan dengan senyawa metabolit sekunder dipengaruhi oleh jenis pelarut dan konsentrasi pelarut, lama ekstraksi, suhu, kehalusan bahan, perbandingan bahan dengan pelarut dan metode ekstraksi. Jenis pelarut yang efektif untuk mengekstrak stevioside adalah air dan etanol. Ekstrak stevia rasanya lebih manis dibandngkan gula tebu teapi memiliki rasa sedikit pahit.
Kajian Potensi Tepung Umbi Uwi Ungu (Dioscorea alata) Asal Kalimantan Barat sebagai Kandidat Bahan Baku Pembuatan Bioplastik Permatasari, Nelsy Dian; Naisali, Hyldegardis; Utoro, Panggulu Ahmad Ramadhani; Witoyo, Jatmiko Eko
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i1.16099

Abstract

Umbi uwi ungu (Dioscorea alata), dikenal sebagai keribang di Kalimantan Barat, memiliki potensi besar sebagai bahan baku bioplastik ramah lingkungan. Artikel ini bertujuan mengkaji potensi tepung umbi uwi ungu berdasarkan kandungan kimia, bioaktif, dan prospek aplikasinya. Tepung ini kaya akan pati dan polisakarida larut air yang penting untuk membentuk bioplastik. Selain itu, senyawa bioaktif seperti antosianin dan fenolik memberikan kapasitas antioksidan tinggi, meningkatkan stabilitas termal dan sifat fungsional lainnya. Kajian ini dilakukan dengan metode studi pustaka, menganalisis literatur dari tahun 2004 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung umbi uwi ungu memiliki potensi sebagai bahan baku bioplastik, namun diprediksi memiliki sifat mekanik kurang baik, seperti ketahanan terhadap air dan fleksibilitas. Untuk meningkatkan sifat mekaniknya perlu ditambahkan bahan lain, seperti plasticizer, polisakarida, atau zat aktif, baik zat aktif sintetis maupun alami. . Meskipun demikian, bahan ini berpotensi besar untuk mendukung keberlanjutan dengan mengurangi limbah plastik. Dengan penelitian lebih lanjut, tepung umbi uwi ungu dapat dikembangkan menjadi solusi inovatif untuk bahan kemasan ramah lingkungan di masa depan.
Pengaruh Penambahan Sari Buah Albedo Semangka (Citrullus lanatus) pada Sifat Kimia Marshmallow dengan Pemanis Sorbitol Lestari, Tiara Amanda; Distya Riski Hapsari; Iznilillah, Wilna; Aprilia, Sapira; Rahma, Anisa Aulia
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i1.16236

Abstract

Albedo of watermelon contains quite high pectin, so it has the potential to be used as a substitute for gelling ingredients in marshmallow products. Sorbitol is used as an alternative to sucrose in marshmallows. This research aims to obtain the best comparison between albedo watermelon juice and gelatin to making marshmallows with sorbitol sweetener based on their chemical properties. This research used a completely randomized design with one factor, namely the comparison of watermelon albedo juice and gelatin (A) with 4 treatment levels, namely A1= 0%; 100% ; A2= 10% ; 90% ; A3= 20% ; 80% ; and A4= 30% ; 70% with two repetitions for each level. Data analysis in this study used the SPSS 25 program with statistical tests, namely the variance test (ANOVA) and then continue with the Duncan test at a 95% confidence interval (level ɑ = 0.05). The research results showed that different concentrations of added albedo watermelon juice and gelatin did not have a significant effect on the response of water content, ash and crude fiber of marshmallows, but had a significant effect on the response of reducing sugar. The resulting marshmallows have a water content ranging from 27.866% - 38.958%, ash content 1.111% - 1.357%, crude fiber content 2.889% - 5.997% and reducing sugar 12.559% - 29.500%. Based on the results obtained, it can be concluded that watermelon albedo has the potential to be used as a substitute for gelatin as a gelling agent in making marshmallows
Profil Sensori Marshmallow dengan Penambahan Sari Buah Kecombrang (Etlingera elatior) Menggunakan Metode RATA Nurlaela, Raden Siti; Pertiwi, Sri Rejeki Retna; Maulidi, Muhammad Riham
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i1.16774

Abstract

Diversifikasi marshmallow melalui penambahan sari buah kecombrang, dapat meningkatkan nutrisi Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan sari buah kecombrang (Etlingera elatior) terhadap atribut sensori marshmallow. Uji sensori dilakukan pada lima variasi konsentrasi sari buah kecombrang, yaitu A0 (0:100), A1 (25:75), A2(50:50), A3(75:25), dan A4 (100:0), dengan parameter warna putih, warna pink keunguan, aroma asam, aroma khas kecombrang, gumminess, cohesiveness, meltiness, rasa manis, rasa asam, flavor fruity, flavor citrusy, flavor floral, aftertaste manis, aftertaste asam. Evaluasi dilakukan menggunakan metode RATA (Rate-All-That-Apply) dan analisis data dilakukan dengan uji Friedman, uji lanjut Nemenyi, Principal Component Analysis (PCA) dan Preference Mapping menggunakan perangkat lunak XLSTAT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sari buah kecombrang memberikan pengaruh pada karakteristik sensoris marshmallow, meningkatkan intensitas atribut warna pink keunguan, aroma asam, aroma khas kecombrang, rasa asam, flavor fruity, flavor citrusy, flavor floral, dan aftertaste asam, sementara menurunkan intensitas warna putih, rasa manis, dan aftertaste manis. Berdasarkan analisis preference mapping, sampel A1 menunjukkan tingkat kesukaan tertinggi yaitu 66% panelis memberikan nilai kesukaan di atas rata-rata. Warna kuning pada contour plot mengindikasikan bahwa sampel ini sangat disukai oleh konsumen.
Identifikasi Kadar Alkohol dalam Air Nabeez Kurma Tunisia (Phoenix dactylifera L.) dengan Variasi Waktu dan Suhu Penyimpanan Menggunakan Kromatografi Gas Nurlaela, Raden Siti; Hastuti, Arti; Aminah, Siti; Rosmayanti, Dewi; Juniar, Vitri Heriana
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i1.16874

Abstract

Air nabeez berpotensi berubah menjadi khamr atau minuman yang memabukan dengan kadar alkohol lebih dari 0.5%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui waktu perendaman kurma serta pengaruh suhu dan waktu penyimpanan terhadap kadar alkohol air nabeez. Penelitian ini terdiri atas dua tahap, tahap pertama yaitu eksperimental dengan satu faktor yaitu mengetahui waktu perendaman terhadap kadar alkohol dan tahap dua menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yaitu faktor A (suhu penyimpanan) dengan 2 taraf perlakuan A1: 4oC dan A2: 25oC dan faktor B (lama penyimpanan) dengan 3 taraf perlakuan B1: 24 jam, B2: 48 jam, B3: 72 jam. Analisis yang digunakan yaitu kadar gula kurma Tunisia menggunakan metode Luff Schoorl dan kadar alkohol menggunakan kromatografi gas. Hasil penelitian menunjukkan kadar gula kurma Tunisia yang di gunakan adalah 48.58 ±1.39%. Air nabeez yang berasal dari perendaman kurma dengan waktu perendaman 48 jam pada suhu dingin (4oC) kadar alkoholnya adalah 0.36%. Kondisi perendaman ini digunakan untuk memproduksi air nabeez untuk penelitian tahap kedua yaitu tahap penyimpanan air nabeez. Berdasarkan hasil uji ANOVA pada penelitian tahap kedua, suhu dan waktu penyimpanan serta interaksi keduanya pada air nabeez memberikan pengaruh nyata pada kadar alkohol. Air nabeez yang disimpan pada suhu 4oC selama 24 jam kadar alkoholnya 0.475%, sehingga pada kondisi penyimpanan tersebut air nabeez belum terkategori khamr dan masih aman untuk dikonsumsi.
Analisis Pengaruh Ketebalan, Kuat Tarik dan Pemanjangan pada Edible Film Pati Tapioka Ramadhani, Salsabila Trivia; Aulia, Zahra; Nurpratiwi, Putri Aprilya; Syamsuddin, A'thirah Barkhani; Setianingrum, Aufa Athaillah; Maulani, Syifa Fajar
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i1.16885

Abstract

Penelitian ini berfokus untuk menganalisis pengaruh ketebalan, kuat tarik, dan pemanjangan pada edible film yang terbuat dari pati tapioka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis dan konsentrasi plasticizer mempengaruhi kualitas edible film, di mana keseimbangan optimal antara ketebalan, kuat tarik, dan pemanjangan sangat penting untuk melindungi produk atau makanan yang dikemas. Edible film yang ideal harus memiliki kombinasi yang tepat dari ketiga faktor tersebut untuk memastikan efektivitasnya. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pemilihan plasticizer yang sesuai dan pengendalian parameter pembentukan edible film untuk mencapai sifat yang diinginkan pada edible film yang berbahan baku pati tapioka.
Penilaian Uji Organoleptik dan Kimia pada Produk Pengembangan Minuman Fungsional di Perusahaan Milky Way Lestari, Nami; Mardiah, Mardiah; Fanani, Muhammad Zainal
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i1.17047

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji daya terima secara sensori dan karakteristik fungsional (analisis proksimat, serat pangan dan nutrition fact) pure greek yogurt plain dan fruity greek yogurt dari kombinasi pure greek yogurt plain berbahan susu sapi segar dan fruit jam dari mixberry, mangga dan markisa apel sebagai alternatif minuman fungsional. Pembuatan pure greek yogurt plain terdiri dari 2 tahap, yaitu tahap pertama adalah pembuatan yogurt biasa dan tahap ke dua adalah penyaringan yogurt biasa menjadi pure greek yogurt plain. Hasil analisis nutrition fact produk Pure Fruity Greek Yogurt Plain dan Fruity Greek Yogurt, diperoleh kandungan karbohidrat cukup tinggi (2 – 14%), kadar lemak (10 – 18%), Protein (12 – 19%), gula (0 – 30 g) dan serat pangan (2,95 – 3,86%), serta energi total yang cukup tinggi (180 – 290 kkal). Nilai-nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan nilai-nilai produk es yogurt komersial merk A produksi Perusahaan Milky Way. Berdasarkan hal ini produk Fruity Greek Yogurt merupakan minuman fungsional yang kaya gizi. Produk Greek Yogurt memiliki tekstur yang cenderung lebih padat dan creamy dibandingkan dengan yogurt biasa, dan mempunyai efek lebih mengenyangkan. Dari hasil uji organoleptik (tektur, aroma, rasa dan warna) produk, diperoleh skor tertinggi didapat pada produk Fruity Greek Yogurt Varian Mixberry.
Penerapan Sistem HACCP di Hotel T & Y: Pengaruh Cara Penanganan Produk Terhadap Kualitas Keamanan Pangan Irmawati, Irmawati; Jumiono, Aji; Amalia, Lia
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i1.17048

Abstract

The Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) Food Safety System has become an important foundation in ensuring food safety in various industrial sectors, including the hotel industry. The aim of this internship was to evaluate the level of compliance of the hotel industry with the implementation of the HACCP standards as an effort to prevent and control food safety risks. The analysis of documentation was carried out to identify the potential deviations and obstacles facing a hotel industry of achieving compliance with HACCP standards. The results showed that the compliance levels of HACCP standards at hotel T & Y still facing certain challenges. Factors influencing the compliance with the HACCP standards are the management commitment, resources, and consistency in system implementation. The findings of this internship provide better understanding on the hotel compliance with HACCP standards to improve the implementation of the food safety systems. The compliance of HACCP standards was analyzed to contribute to the basis of the food safety practices for stakeholders and industry players of hospitality sector leading to increased food safety implementation in the future.

Page 10 of 15 | Total Record : 148