cover
Contact Name
GUNARDI
Contact Email
goenhadis@gmail.com
Phone
+6289666121865
Journal Mail Official
goenhadis@gmail.com
Editorial Address
ABISATYA DINAMIKA ISWARA PUBLISHING Jl. Cemara F No.52, Adipura Rancabolang, Kec. Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat 40295
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA)
ISSN : -     EISSN : 29885965     DOI : https://doi.org/10.58268/jagaddhita.v1i2.40
Journal Scope : LINGUISTICS, LANGUAGE, LITERATURE, EDUCATION, AND SOCIAL SCIENCES Jurnal Humaniora merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas HKBP Nommensen yang bertujuan sebagai sarana komunikasi ilmiah dan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian kepada praktisi dan pengamat ilmu pengetahuan. Focus dan Scope Jurnal Humaniora mencakup berbagai bidang kajian ilmu pengetahuan yang bersifat multidisiplin ilmu. Seperti Ekonomi, Ilmu Hukum, Bahasa Inggris dan ilmu-ilmu lainnya.
Articles 36 Documents
KEPERCAYAAN PUBLIK TERHADAP PAJAK TERKIKIS: DAMPAK KASUS GAYUS TAMBUNAN Akhriman Ahmad Ahsanudin, Akhriman; Rifadz Kamaludin, Rifadz; Nadia Rizky Amelia, Nadia; Gunardi, Gunardi; Kesumah, Priatna
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) Vol 2 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA)
Publisher : ABISATYA DINAMIKA ISWARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/jg.v2i2.128

Abstract

Kepercayaan publik terhadap Direktorat Jenderal Pajak (DJP) semakin menurun dengan adanya kasus Gayus Tambunan yang mengungkap serius kelemahan sistem perpajakan dan hukum di Indonesia. Gayus Tambunan menyebabkan negara mengalami kerugian miliaran rupiah akibat korupsi, pemalsuan data pajak dan pencucian uang, serta penyalahgunaan kekuasaan. Praktik tersebut mencakup manipulasi data perpajakan dan penyuapan untuk meminimalkan tanggungan perpajakan perusahaan, sehingga mempengaruhi moral masyarakat dan menurunkan tingkat kepatuhan perpajakan. Temuan-temuan ini menggarisbawahi perlunya tata kelola yang lebih adil dan dapat diandalkan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan efektivitas perpajakan di Indonesia. Kajian terhadap literatur reformasi dan studi kasus mengungkapkan pentingnya birokrasi, pengawasan ketat, dan penggunaan teknologi kontemporer seperti blockchain dalam meningkatkan transparansi perpajakan, selain pentingnya pengawasan masyarakat dan pendidikan publik dalam mencegah korupsi serupa.
PERAN MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA DI ERA DIGITAL Nur Fadillah, Listiana; Jumrah, Jumrah; Kamarullah, Pratiwi; Veranita, Mira
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) Vol 3 No 2 (2025): Vol. 3 No. 2 Maret 2025
Publisher : ABISATYA DINAMIKA ISWARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/jg.v3i2.151

Abstract

Human Resource Management (HRM) plays a crucial role in helping organizations manage their workforce effectively to achieve their goals. In digital era, the role of HRM has expanded far beyond traditional administrative tasks. It has become a strategic partner focused on driving innovation, managing data, and building employees’ digital skills. Organizations are now expected to integrate digital technologies—such as Human Resource Information Systems (HRIS), artificial intelligence (AI), and various digital platforms—into key HR functions like recruitment, training, performance evaluation, and talent retention. This article explores the meaning and evolving role of HRM in the digital age through a qualitative, literature-based approach. The findings highlight that the success of HRM depends on how well organizations can adapt to technological change and foster a work culture that is flexible, collaborative, and data-driven. In this fast-paced, ever-changing environment, HRM plays a vital role in shaping resilient and competitive organizations
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA Asrini, Nani; Ni Luh Putu, Adinda Tasya Saraswati; Ayundha, Dara; Veranita, Mira
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) Vol 2 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA)
Publisher : ABISATYA DINAMIKA ISWARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/jg.v2i2.154

Abstract

ABSTRAK Sektor pelayanan kesehatan global menghadapi tantangan yang kompleks, menuntut rumah sakit untuk mengoptimalkan setiap aspek operasionalnya. Sumber daya manusia merupakan elemen fundamental yang menggerakkan roda organisasi, khususnya dalam kompleksitas ekosistem rumah sakit. Sumber daya manusia menjadi aset terpenting dalam organisasi rumah sakit yang secara langsung mempengaruhi kualitas pelayanan dan efisiensi operasional. Sumber daya manusia tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana tugas operasional, melainkan sebagai pilar utama yang menopang dan mewujudkan visi serta misi pelayanan kesehatan. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengelaborasi peran krusial identifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja rumah sakit dan kualitas pelayanan pasien. Pembahasan mencakup definisi pelatihan dan pengembangan, eksplorasi berbagai metodologi identifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, serta analisis-analisis yang diperlukan dalam identifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan strategis terhadap manajemen sumber daya manusia, yang melibatkan identifikasi kebutuhan pelatihan yang akurat dan program pengembangan berkelanjutan merupakan prasyarat fundamental untuk mencapai keunggulan organisasi dan pelayanan pasien yang superior. Kata kunci : identifikasi, kebutuhan, pelatihan, pengembangan, sumber daya manusia ABSTRACT The global health care sector faces complex challenges, requiring hospitals to optimize every aspect of their operations. Human resources are the fundamental elements that drive the wheels of organization, particularly in the complexity of hospital ecosystems. Human resources are the most important asset in hospital organizations that directly affect service quality and operational efficiency. Human resources not only serve as operational tasks, but as the main pillar that supports and realizes the vision and mission of health services. This scientific article aims to elaborate on the crucial role of identifying training needs and human resource development in improving hospital performance and patient service quality. Discussions include the definition of training and development, the exploration of various methodologies for identifying training needs and human resource development, and the analysis required in identifying training needs and human resource development. The findings suggest that a strategic approach to human resource management, involving accurate identification of training needs and sustainable development programs, is a fundamental prerequisite for achieving superior organizational excellence and patient. Keywords: identification, needs, training, development,human resources
KOMPETENSI BUDAYA DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA: TINJAUAN SISTEMATIS TREN DAN TANTANGAN Septia, Nindirah; Nurhaliza, Sabilla; Nursanty, Oktamia; Veranita, Mira
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) Vol 3 No 2 (2025): Vol. 3 No. 2 Maret 2025
Publisher : ABISATYA DINAMIKA ISWARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/jg.v3i2.156

Abstract

Dalam era globalisasi yang ditandai oleh keragaman budaya dan mobilitas tenaga kerja yang tinggi, kompetensi budaya menjadi aspek krusial dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kompetensi budaya tidak hanya mencakup pemahaman tentang berbagai budaya, tetapi juga kemampuan untuk berinteraksi secara efektif dengan individu dari latar belakang yang berbeda. Organisasi harus mampu mengelola keragaman budaya untuk mencapai kinerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan sistematis terhadap tren dan tantangan dalam pengembangan kompetensi budaya di tempat kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan sistematis dengan mengumpulkan dan menganalisis literatur yang relevan. Dilakukan pencarian di google sholar terdapat total 150 makalah yang relevan, setelah diterapkan kriteria inklusi dan eksklusi, jumlah makalah yang memenuhi syarat menjadi 45 makalah.Banyak organisasi telah mengadopsi praktik pelatihan untuk meningkatkan kompetensi budaya, tetapi masih banyak tantangan yang terdapat di tempat kerja seperti resistensi terhadap perubahan dan kurangnya evaluasi.Untuk meningkatkan kompetensi budaya dalam pengembangan SDM, organisasi perlu mengadopsi pendekatan yang lebih terintegrasi dan melibatkan semua level dalam organisasi.
EVALUASI HASIL PENDIDIKAN DAN PELATIHAN EMPAT ELEMEN DASAR DALAM RANGKA PERSIAPAN AKREDITASI RUMAH SAKIT DI RUMAH SAKIT TMC TASIKMALAYA Yanuarti, Lita; Devina, Livia; Krishna, Mahesa; Veranita, Mira
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) Vol 2 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA)
Publisher : ABISATYA DINAMIKA ISWARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/jg.v2i1.159

Abstract

Akreditasi rumah sakit merupakan penilaian terhadap suatu rumah sakit supaya rumah sakit mempunyai standar pelayanan yang sesuai sehingga dapat memberikan pelayanan yang mengutamakan mutu dan keselamatan pasien. Standar penilaian akreditasi yang paling penting meliputi empat elemen dasar penilaian rumah sakit yaitu Bantuan Hidup Dasar (BHD), Keselamatan dan Kesehatan Karyawan Rumah Sakit (K3RS), Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), dan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Sehingga empat elemen dasar penilaian tersebut mampu dipahami oleh seluruh karyawan rumah sakit baik medis ataupun non medis. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi hasil pelatihan empat elemen dasar yang telah dilakukan di  rumah sakit TMC Tasikmalaya dengan jumlah peserta berjumlah 50 orang. Metode yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan membandingkan nilai pre-test dan post-test serta metode wawancara. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan nilai yang signifikan dari 58,2% nilai pre-test menjadi 90,4% pada nilai post-test sehingga bisa dinilai pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta. Meskipun ada beberapa kendala yang dapat diperbaiki untuk pelatihan selanjutnya.
PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PELAYANAN PERAWAT DI RUMAH SAKIT MILIK PEMERINTAH Darmayani, Dina; Pramagistra Nurshabrina, Latesia; Veranita, Mira
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) Vol 2 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA)
Publisher : ABISATYA DINAMIKA ISWARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/jg.v2i2.162

Abstract

The enactment of Law No. 11 of 2020 on Job Creation (Omnibus Law) has intensified competition within the hospital sector. Government-owned hospitals face increasing competition from private hospitals that possess more flexible and abundant resources. Additionally, the implementation of the National Health Insurance (JKN) has resulted in a continual rise in BPJS patient visits. However, delayed BPJS Health claim reimbursements have caused severe liquidity crises in government hospitals, where BPJS patients constitute 80-95% of total hospital admissions. This financial uncertainty, specifically regarding income and work compensation, has led to diminished work motivation, increased stress levels, and heightened internal conflict among staff members, ultimately hindering human resource development programs under already high workloads. This study aims to analyze the effect of compensation and work motivation on nurses' service performance in government hospitals. A quantitative descriptive-analytic design was employed using a cross-sectional approach. Data were collected through structured interviews and questionnaires, and analyzed using content analysis by comparing findings from two prior research studies. The results demonstrate that the independent variables—compensation (X1) and work motivation (X2)—significantly influence nurses' service performance (Y) in government hospitals.
PENGEMBANGAN SOFT SKILL DAN HARD SKILL DI ERA DIGITAL: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS Setyako, Stevani Dewi; Rahma, Sitta; Rizal, Yul; Veranita, Mira
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 September 2024
Publisher : ABISATYA DINAMIKA ISWARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/jg.v3i1.168

Abstract

Background: The rapid development of digital technology has intensified the need for mastering both soft and hard skills to improve individual competitiveness in today’s workforce. Both skill sets play a critical role in determining individual performance and job readiness. Objective: This study aims to systematically review the impact of soft skill and hard skill development on performance in the digital era. Methods: A systematic review was conducted using relevant keywords to search online scientific databases for articles published between 2020 and 2025. After applying inclusion and exclusion criteria, 9 studies were selected from an initial pool of 129 publications. Results: The analysis revealed that the development of soft skills such as self-awareness, empathy, and relationship management, along with hard skills such as technical proficiency, significantly influences employee performance, student job readiness, and the formation of self-efficacy. Conclusion: A balanced development of both soft and hard skills is essential for individual success in both academic and professional settings. In the digital era, these competencies are vital for adaptability and continuous learning. Suggestion: Integration into educational curriculum, collaboration between academia and industry, enhancing hr roles in the workplace, development of interactive digital modules. Keywords: soft skill, hard skill, performance, digital era
KONSEP DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DI ERA DIGITAL Haryati, Risna
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) Vol 3 No 2 (2025): Vol. 3 No. 2 Maret 2025
Publisher : ABISATYA DINAMIKA ISWARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/jg.v3i2.169

Abstract

The development of digital technology has transformed the way organizations design and implement management control systems (MCS). This article aims to examine the fundamental concepts of MCS and explore its implementation in the digital era through a literature review. The method used is a review of current academic and practical sources. The findings indicate that information technology, business process automation, and real-time data-based systems have enhanced the effectiveness of MCS, but they also pose new challenges such as data security and resistance to organizational cultural change. The article concludes with strategic recommendations for organizations seeking to develop adaptive MCS in the digital era.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN PANCASILA SEBAGAI FONDASI NILAI KEBANGSAAN DAN MORAL GENERASI MUDA MENUJU INDONESIA EMAS 2045: The Role of Islamic Religious Education and Pancasila as the Foundation of National and Moral Values of the Young Generation Towards a Golden Indonesia 2045 Mantri, Yaya; Caniago, Fauzi
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) Vol 4 No 1 (2025): Vol. 4 No. 1 September 2025
Publisher : ABISATYA DINAMIKA ISWARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/jg.v4i1.173

Abstract

Islamic Religious Education and Pancasila Education play pivotal roles as the foundation of national values and morality for Indonesian youth in facing the challenges towards Golden Indonesia 2045. This study examines how the integration of these two value systems shapes the character of young generations to be religious, virtuous, and strongly rooted in national identity. Islamic Religious Education emphasizes moral development through divine values and social values, while Pancasila strengthens national consciousness with principles of unity, justice, and democracy. The research employs qualitative methods with library research. Findings reveal that the synergy between these educational systems creates a young generation capable of balancing global progress with local values, resisting radicalism, and actively contributing to national development. The study implies the importance of strengthening the integration of religious and national values in education curricula to prepare a superior and virtuous golden generation for 2045.
PERUBAHAN PARADIGMA PEMASARAN RUMAH SAKIT: PENDEKATAN TRADISIONAL VS KONTEMPORER: Hospital Marketing Paradigm Shift: Traditional vs Contemporary Approaches Wijaya, Erick Juniyantho; Famila; Puspitasari, Dina Darmayani; Yeuwun, Arie Piet; Subekti, Bambang; A. Rohendi
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) Vol 4 No 1 (2025): Vol. 4 No. 1 September 2025
Publisher : ABISATYA DINAMIKA ISWARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/jg.v4i1.198

Abstract

Paradigma pemasaran rumah sakit telah mengalami transformasi signifikan dalam beberapa dekade terakhir, dari pendekatan tradisional yang berfokus pada penawaran layanan medis dan promosi konvensional menuju pendekatan kontemporer yang menekankan pengalaman pasien dan strategi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontroversi seputar perubahan paradigma tersebut, mengidentifikasi perbedaan fundamental antara kedua pendekatan, serta mengevaluasi implikasinya terhadap manajemen rumah sakit di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic review dengan pencarian literatur menggunakan kata kunci yang relevan dan kriteria inklusi-eksklusi yang ketat. Sebanyak 12 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis secara mendalam menggunakan pendekatan tematik. Hasil kajian menunjukkan adanya lima area kontroversi utama: (1) komersialisasi layanan kesehatan versus orientasi nilai sosial, (2) standardisasi layanan versus personalisasi, (3) pemasaran massal versus pemasaran berbasis data, (4) komunikasi satu arah versus interaktif, dan (5) ketergantungan pada reputasi versus manajemen pengalaman pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan integratif yang mengadopsi elemen-elemen kontemporer dengan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional menawarkan keseimbangan optimal untuk rumah sakit di Indonesia. Implikasi praktis meliputi pengembangan strategi pemasaran digital yang tetap mempertahankan sentuhan personal dan nilai kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan.

Page 3 of 4 | Total Record : 36