cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalihsan@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalihsan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30259150     EISSN : 29871298     DOI : https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2
Fokus dan Ruang Lingkup Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam menerima naskah asli yang tidak diterbitkan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berdasarkan penelitian dari metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, campuran, atau metodologi apa pun yang terkait dengan pendidikan
Articles 250 Documents
Analisis Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti di Sekolah Dasar Hj Isriati Baiturrahman 2 Semarang Iin Wahyu Mahmudah; M. Rikza Chamami
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.431

Abstract

Pendidikan pada hakikatnya adalah milik setiap manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning, pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti di Sekolah Dasar Hj.Isriati Baiturrahman 2 Semarang. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang mengambarkan tentang penerapan model pembelajaran CTL pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan model CTL sudah berjalan dengan baik, hal ini bisa dilihat dari penerapan komponen-komponen model pembelajaran kontekstual yang ada yaitu: kontruktifisme, inquiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik. Kendala yang dihadapi oleh guru PAI dalam megimplementasikan model ini adalah dari segi sarana dan prasarana, motivasi belajar, minat belajar, sikap dan perilaku. Solusi yang dilakukan oleh guru PAI yaitu dengan memberikan pemahaman-pemahaman yang nyata yang ada dikehidupan sehari-hari sehingga siswa bukan hanya mendengar ucapan melainkan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pengembangan Media Pembelajaran Kreatif Dan Interaktif Melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dalam Pendidikan Dewi Fitriah Khusnul Khotimah; Hafidz
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.433

Abstract

Pendidikan sangat penting bagi kemajuan suatu bangsa karena memberikan masyarakat nilai-nilai, pengetahuan, dan kemampuan yang mereka butuhkan untuk menghadapi kesulitan-kesulitan zaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran kreatif dan interaktif melalui teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian, teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa inovasi media pembelajaran berbasis TIK sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan menggunakan berbagai alat dan teknologi, seperti platform e-learning, video pembelajaran, gamifikasi, dan AR/VR, proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif dan menarik. Pendekatan ini membantu siswa meningkatkan keterampilan digital mereka sekaligus memungkinkan pembelajaran yang lebih fleksibel. Hasilnya, penggunaan TIK dalam pendidikan dapat berkontribusi pada pengembangan lingkungan belajar yang lebih efisien dan kontemporer.
Integrasi Teknologi Informasi Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Indonesia; Pendekatan Teori Difusi Inovasi M.Rogers Ardha Zahro Nareswari; Hafidz
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.437

Abstract

Pendidikan tidak dapat dipisahkan dari aktivitas manusia dan pelaksanaannya akan selalu berdampak pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan integrasi teknologi informasi dalam kurikulum pendidikan agama Islam di Indonesia dengan menggunakan pendekatan teori difusi inovasi M. Rogers. Melalui pendekatan kualitatif dan studi kepustakaan (library research), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana teknologi informasi dapat diadopsi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia. Teori difusi inovasi digunakan untuk memahami proses penyebaran dan penerimaan teknologi dalam pendidikan agama, dengan fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi adopsi teknologi oleh guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi informasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, tantangan seperti kesesuaian materi dengan nilai-nilai Islam, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi terhadap perubahan perlu diatasi. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran guru dalam memfasilitasi adopsi teknologi dan memastikan penerapannya sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam.
Aktualisasi Adab Pembelajar di Era Digital Dalam Kajian Surat Al-Kahfi Ayat 66 Firyala Meitsa Mona; Nurul Awwaliyatus Sa’adah; Vina Oktavia Arriza; Mohammad Syaifuddin
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.462

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai permasalahan adab pembelajar di era digital, dengan fokus pada aktualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam Surat Al-Kahfi ayat 66. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep adab dalam menuntut ilmu dan merumuskan strategi pembelajaran yang dapat menjaga etika dalam interaksi antara peserta didik dan pendidik. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang melibatkan analisis berbagai sumber literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan adab, seperti sikap rendah hati, kesabaran, dan penghormatan kepada guru, sangat penting dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan kompetensi teknologi bagi pendidik dan pemberdayaan peserta didik dalam pembelajaran mandiri. Dengan demikian, penerapan nilai-nilai adab dalam pendidikan di era digital dapat menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana.
Eksistensi Dan Moralitas Pendidikan Islam di Indonesia Andrial Fatoni; Siti Khamim; M.Isron
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.467

Abstract

Pendidikan islam di indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan seiring berjalannya waktu, yang dipengaruhi oleh peristiwa sejarah serta kebijakan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki eksistensi pendidikan Islam di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Systematic Literature Review (SLR), yang memungkinkan identifikasi, peninjauan, evaluasi, dan interpretasi seluruh penelitian yang relevan dengan topik fenomena yang menarik, khususnya terkait dengan pertanyaan penelitian yang telah ditetapkan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan Islam di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan seiring berjalannya waktu, dipengaruhi oleh sejarah, kebijakan pemerintah, serta tantangan dan peluang yang ada. Perkembangan ini mencakup evolusi dari pendidikan informal awal di tempat-tempat ibadah menjadi lembagalembaga pendidikan formal seperti madrasah, pesantren, dan sekolah Islam modern. Meskipun telah ada upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam, masih terdapat tantangan besar yang perlu diatasi, seperti kesesuaian kurikulum, perubahan sosial dan politik, serta kebutuhan akan reformasi dalam pendekatan pembelajaran dan manajemen lembaga pendidikan Islam. Rekomendasi konkret telah diajukan untuk mengatasi tantangan ini, termasuk pembaruan kurikulum, peningkatan profesionalisme guru, dan penanggulangan masalah manajemen.
Wonogiri Mengaji: Studi Living Qur'an di SMP Negeri 1 Wuryantoro Zahra Alifah; Amalia Surya Adinda; Rizqi Nur Abdillah; Raditya Eka Pratama; Indriyani Ma'rifah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.474

Abstract

Banyak umat Muslim, termasuk siswa SMP, belum mahir membaca Al-Qur'an yang merupakan keterampilan dasar seorang muslim. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji program “Wonogiri Mengaji” sebagai upaya meningkatkan keterampilan membacaekaligus menghidupkan Al-Qur’an pada siswa di SMP Negeri 1 Wuryantoro. Penelitian ini adalah kajian kualitatif dengan fenomenologi sebagai pendekatannya. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program “Wonogiri Mengaji” di SMP Negeri 1 Wuryantoro tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan bacaan dan hafalan siswa, tetapi juga mendorong aktualisasi ayat-ayat Al-Qur'an dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini ditandai dengan adanya peningkatan hasil evaluasi bacaan siswa setelah mengikuti program. Melalui metode  takrir, yakni kombinasi dari metde talqin dan sima’an yang efektif, seluruh siswa yang diwawancarai menilai bahwa Wonogiri Mengaji menjadi wadah bagi mereka dalam meningkatkan hafalan dan sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt. Penelitian ini menunjukkan bahwa SMP Negeri 1 Wuryantoro berkontribusi mengembangkan kompetensi keagamaan siswa
Implementasi Teknologi Digital Dalam Pengelolaan Kelas Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Putri Alfiah Aulia Rahma; Vika Nurul Mufidah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.488

Abstract

Transformasi digital yang pesat telah menciptakan urgensi untuk mengadopsi solusi teknologi dalam pembelajaran pendidikan agama islam guna mengoptimalkan manajemen kelas dan pemahaman peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi teknologi digital dalam pengelolaan kelas pada pembelajaran pendidikan agama islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan tiga narasumber kunci, observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan empat aspek signifikan: (1) optimalisasi keterlibatan siswa melalui pemanfaatan platform digital seperti Google Classroom dan Kahoot, (2) dampak positif media pembelajaran interaktif terhadap pemahaman aspek keagamaan, (3) keunggulan pembelajaran kolaboratif dengan metode Eduinnova, dan (4) peningkatan efisiensi dalam aspek manajerial dan evaluatif pembelajaran. Namun, pengintegrasian teknologi digital masih dihadapkan pada beberapa kendala seperti kebutuhan pengembangan literasi digital pendidik, kualitas infrastruktur, serta harmonisasi konten digital dengan prinsip-prinsip Islam. Pengintegrasian teknologi digital dalam pembelajaran PAI terbukti menghadirkan perubahan konstruktif dengan terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis dan responsif, meski tetap membutuhkan keselarasan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai keislaman fundamental.
Analisis Perbandingan Modul Ajar Dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Dalam Kurikulum Merdeka Dian Nur Hikmah; Nor Azmah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.494

Abstract

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) diselaraskan dengan kompetensi dasar tertentu pada kurikulum. Adapun modul ajar juga memiliki peran penting dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan Modul ajar dan RPP dalam kurikulum Merdeka Adapun modul ajar sebagai penganti RPP pada kurikulum Merdeka ini memiliki perbedaan yang sangat siginfikan. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan degan tema penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam pendidikan pondasi utama nya yang dikenal yaitu kurikulum. Kurikulum sendiri merupakan rancangan untuk mengatur semua didalam proses pembelajaran. Namun, seiring berkembangnya waktu Kurikulum sering mengalami perubahan dan hal ini juga berdampak pada perubahan rancangan pelaksanaan pembelajaran yaitu RPP yang berubah menjadi Modul ajar. Modul juga bisa dikatakan sebagai petunjuk belajar siswa yang akan dicapai yang berisi materi, soal, serta petunjuk kerja guru. RPP memiliki makna yang sama tapi pembuatan yang berbeda. Yang mana pembuatan RPP harus terformat sesuai aturan pemerintah Pendidikan sedangkan Modul ajar adalah rancan pelaksanaan pembelajaran yang dapat di modifikasi oleh guru dan dapat dikembangakan sesuai fase dan karakteristik peserta didik.
Analisis Kebutuhan APK Quizz Sebagai Media Pembelajaran Pada Materi Khalifah Abu Bakar di Kelas VII SMP NU Palangkaraya Devi Haryani; Sofieta Ria; Hadma Yuliani
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.495

Abstract

Dalam era digital saat ini, penggunaan teknologi dalam pendidikan menjadi sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan aplikasi Quizz sebagai media pembelajaran mengenai Khalifah Abu Bakar di SMP NU Palangkaraya. Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi dan kuesioner untuk mengevaluasi bagaimana aplikasi ini dapat memenuhi kebutuhan siswa dalam memahami materi tentang Khalifah Abu Bakar. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan Quizz dapat meningkatkan antusias siswa, memfasilitasi pembelajaran mandiri, dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Selain itu, aplikasi ini juga membantu siswa dalam mengelola waktu dan meningkatkan ketelitian dalam menjawab soal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pendidik di SMP NU Palangkaraya untuk memanfaatkan aplikasi Quizz sebagai media pembelajaran yang efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan Kuantitatif dengan model 3D (define, design, development). Namun penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap define (definisi). Metode pengumpulan data dengan angket secara online kepada siswa kelas VII di SMP NU Palangka Raya yang berjumlah 24 orang.
Transformasi Manajemen Peserta Didik di Lembaga Pendidikan Islam Pada Era Society 5.0 Mutiara Ariska; Opik Taupik Kurahman; Dadan Rusmana; Arjuna
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.500

Abstract

Transformasi manajemen peserta didik di lembaga pendidikan Islam sangat diperlukan dalam menyongsong era Society 5.0 yang ditandai dengan integrasi teknologi canggih, seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Internet of Things (IoT), dan big data, yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk pendidikan untuk menghadapi tantangan utama yakni minimnya adaptasi teknologi dalam manajemen peserta didik serta pendekatan pembelajaran yang masih konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi inovatif dalam mengoptimalkan pengelolaan peserta didik guna meningkatkan kualitas pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang mengumpulkan data melalui analisis berbagai sumber literatur, termasuk jurnal, artikel, dan buku, yang relevan dengan transformasi pendidikan Islam dan teknologi di era Society 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas layanan pendidikan. Penggunaan teknologi memungkinkan pengelolaan data peserta didik yang lebih baik, personalisasi pembelajaran, serta pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, pemanfaatan alat analitik dan platform digital mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Namun, transformasi ini memerlukan dukungan kuat dari tenaga pendidik yang kompeten, fasilitas memadai, dan pendekatan yang seimbang antara teknologi modern dan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menekankan pentingnya inovasi dalam manajemen peserta didik untuk menghadapi tantangan Society 5.0 tanpa kehilangan identitas pendidikan Islam. Diharapkan, implementasi strategi berbasis teknologi dapat meningkatkan mutu pendidikan Islam sekaligus membentuk generasi yang adaptif, kompeten, dan berakhlak mulia.

Page 10 of 25 | Total Record : 250