cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalihsan@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalihsan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30259150     EISSN : 29871298     DOI : https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2
Fokus dan Ruang Lingkup Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam menerima naskah asli yang tidak diterbitkan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berdasarkan penelitian dari metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, campuran, atau metodologi apa pun yang terkait dengan pendidikan
Articles 250 Documents
Identifikasi Penyebab Dan Strategi Pendekatan Dalam Pengelolaan Konflik Pada Lembaga Pendidikan Islam Kumala Sari, Frisca Nur; Aliyyah, Siti Najmiyyatul; Zaukia, Hilda; Mu’alimin
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.368

Abstract

Mengelola konflik dengan baik memerlukan upaya dan proses yang kompleks. Meskipun konflik dapat berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan komunikasi, produktivitas, dan kualitas kerja, jika tidak ditangani dengan tepat, konflik juga bisa berdampak buruk pada kinerja individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang penyebab dan strategi dalam pengelolaan konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca dan mencatat, serta mengelola data penelitian secara objektif, sistematis, analitis, dan kritis, dengan sumber yang berasal dari buku, jurnal, artikel, situs internet, dan materi relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya, ada beberapa penyebab konflik yakni kepemimpinan yang lemah, komunikasi yang kurang baik, dan adanya kepentingan yang berbeda. Adapun strategi yang digunakan dalam pengelolaan konflik ada beberapa yakni: pertama yakni Pengenalan, kedua yakni Diagnosis, ketiga yakni Menyepakati suatu Solusi, keempat yakni Pelaksanaan, kelima yakni Evaluasi. Maka dari itu perlu untuk mengkaji tentang penyebab dan strategi pendekatan dalam pengelolaan konflik, agar konflik-konflik yang terjadi bisa diminimalisir dan ditemukan jalan keluarnya.
Harmoni antara Pemikiran Pendidikan KH. Dewantara dan Kewajiban Belajar dalam Perspektif Hadits: Fondasi Pendidikan Islam di Indonesia Freddy Hermansyah lbs
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.371

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia telah menjadi fokus utama dalam pengembangan sistem pendidikan, dipengaruhi oleh tokoh-tokoh berpengaruh seperti KH. Dewantara, yang diakui sebagai bapak pendidikan Indonesia. Pendidikan Islam, sebagaimana ditekankan oleh ajaran agama, menggaris bawahi pentingnya menuntut ilmu tanpa batasan waktu dan tempat, sebagaimana disampaikan dalam beberapa hadits Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi pemikiran Pendidikan KH. Dewantara dengan Kewajiban belajar dalam perspektif Hadits. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan analisis data kualitatif deskriptif, mengumpulkan data dari literatur-literatur relevan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami konsep pemikiran KH. Dewantara, kewajiban menuntut ilmu dalam Islam, dan relevansi pemikiran Dewantara dengan hadits tentang kewajiban menuntut ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relevansi pemikiran Dewantara dengan hadits kewajiban belajar erat kaitannya, menggarisbawahi pentingnya ilmu dalam mempermudah urusan dunia dan mencapai tujuan manusia di dunia ini, sejalan dengan tujuan pendidikan menurut Dewantara dan ajaran Islam yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.
Urgensi Pembelajaran Enterpreneurship Pada Anak Usia Sekolah Dasar Novi Suryawati
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 3 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i3.372

Abstract

Pendidikan entrepreneurship sebaiknya dikembangkan pada usia awal atau paling tidak pada masa usia Sekolah Dasar. Pada usia ini merupakan tahap yang paling ideal dalam memperkenalkan entrepreneurship untuk mempersiapkan masa depan anak. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan urgensi pembelajaran entrepreneurship pada anak usia Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakian adalah library research. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa urgensi pembelajaran entrepreneurship di Sekolah Dasar. yaitu: melatih kemandirian dan keberanian anak, pembelajaran entrepreneurship merupakan praktik langsung setiap program dan dapat juga disesuaikan dengan tema, evaluasi penerapan pembelajaran entrepreneurship dirangkum menjadi rapot. Urgensi pembelajaran entrepreneurship menjadi hal yang penting dikembangkan di Sekolah Dasar. Selain membuat anak belajar mandiri dan berani, entrepreneurship yang dikenalkan sejak dini akan memberikan pengalaman yang penting untuk masa depan anak nantinya.
Peran Lingkungan Keluarga Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa PAI UIN K.H. Abdrurrahman Wahid Risma, Nafisatur; Mamun Hanif
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.377

Abstract

Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi motivasi belajar seseorang. Penelitian ini membahas peran lingkungan keluarga dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Negeri Gusdur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi untuk mengidentifikasi bagaimana aspek-aspek lingkungan keluarga berkontribusi dalam pembentukan sikap belajar yang positif pada mahasiswa PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran lingkungan keluarga mencakup empat aspek utama: (1) Pemberian apresiasi, di mana orang tua memberikan penghargaan atas usaha dan prestasi yang diraih mahasiswa, sehingga meningkatkan rasa percaya diri dan semangat belajar mereka; (2) Membangun komunikasi yang terbuka, yang memungkinkan mahasiswa untuk berbagi tantangan dan mendapatkan dukungan emosional dari keluarga; (3) Menciptakan suasana belajar yang kondusif, yaitu menyediakan ruang dan waktu yang nyaman bagi mahasiswa untuk belajar di rumah; serta (4) Membantu mengatur waktu, di mana keluarga membantu mahasiswa dalam mengelola waktu antara belajar, ibadah, dan aktivitas lainnya. Dengan demikian, lingkungan keluarga memiliki peran signifikan dalam memotivasi mahasiswa PAI untuk meningkatkan prestasi akademik dan pengembangan diri. Lingkungan keluarga yang harmonis dan peduli memberikan dorongan emosional yang kuat, serta meningkatkan disiplin belajar dan komitmen mahasiswa dalam mengejar keberhasilan akademik.
Peran Guru Dalam Pengembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Pada TK Aisyiyah Muhammadiyah Wangandowo Ris Dwi Yuliani; Mamun Hanif
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.384

Abstract

Salah satu program pembinaan yang membantu anak-anak dipersiapkan untuk masuk sekolah adalah PAUD. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran guru dalam pengembangan motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, teknis analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan wawancara dari narasumber serta observasi dan dokumentasi adalah sebagai berikut; Motorik kasar Anak Usia Dini, Seni dan Kreativitas, Senam Irama, Menghadapi mood dan Mengidentifikasi Anak, evaluasiDi TK Aisyiyah dalam kegiatan sentra seni kreativitas anak diasah di luar ruangan, biasanya diajak bermain mainan yang ada di sekolah seperti jembatan pelangi. setiap hari kamis anak-anak diajak senam irama sebelum bel berbunyi tujuannya agar fresh ketika proses pembelajaran. Dalam senam irama, berbagai gerakan digabungkan untuk mengikuti irama musik.
Perjanjian Hudaibiyah Dan Pendidikan Karakter; Membina Akhlak Mulia Siswa Sejak Dini Nazaruddin; Siti Mariyah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.385

Abstract

Perjanjian Hudaibiyah merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang mengandung nilai-nilai karakter luhur seperti kesabaran, toleransi, dan komitmen terhadap kesepakatan. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi kuat dalam pendidikan karakter, khususnya dalam pembinaan akhlak siswa sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai yang terkandung dalam Perjanjian Hudaibiyah dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan karakter di sekolah dasar. Melalui pendekatan analisis kualitatif, artikel ini mengeksplorasi pentingnya mengajarkan nilai-nilai seperti kesabaran, musyawarah, dan penghormatan terhadap perbedaan dalam konteks pendidikan dasar untuk membentuk akhlak mulia sejak dini. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam Perjanjian Hudaibiyah dapat membantu siswa dalam mengembangkan sikap toleransi, menghargai kesepakatan, serta memperkuat komitmen moral dan sosial. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam yang terinspirasi dari peristiwa bersejarah seperti Perjanjian Hudaibiyah dapat berperan penting dalam membina akhlak siswa dan memperkokoh pondasi moral generasi muda sejak dini
Hikmah Dan Nilai Pendidikan Adanya Ayat-Ayat Muhkamat Dan Mutasyabihat Bagi Umat Islam Yus, Sulhan; Syabuddin
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.398

Abstract

Ayat muhkamat dan mutasyabihat adalah bagian dari keilmuan Al-Qur’an yang menarik untuk dipelajari. Ayat muhkamat adalah ayat yang sangat tegas maksud dan tujuannya. Sedangkan ayat mutasyabihat adalah ayat yang memiliki makna yang samar-samar dan perlu diperjelas maksud yang sebenarnya oleh para Ulama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hikmah nilai pendidikan adanya ayat-ayat muhkamat dan mutasyabihat bagi umat Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Pengumpulan data dengan cara, mengoleksi, mengurai, meringkas dan menyuguhkan buku, jurnal dan literatur yang berhubungan dengan tema penelitian sebagai sumber rujukan dalam bentuk hasil kepustakaan. Adapun hasil penelitian yang penulis dapatkan, ialah; ayat muhkamat dan mutasyabihat memiliki hikmah yang sangat banyak. Salah satu hikmah ayat muhkamat yaitu; menjadi rahmat bagi orang-orang yang kemampuan berpikir yang lemah. Dan salah satu hikmah ayat mutasyabihat yaitu, menampakkan kelemahan dan keterbatasan akal manusia.
Keperluan Media Games Quiz Box Wordwall Pada Materi Meyakini Kitab-Kitab Allah dikelas VIII SMP NU Palangkaraya Nadia Saputri; Putri Anggalia Puspita Sari; Hadma
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media games quiz box Wordwall dalam pembelajaran materi meyakini kitab-kitab Allah di kelas VIII SMP NU. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui survei online menggunakan angket.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa media games quiz box Wordwall efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman siswa terhadap materi.  Siswa merasa terbantu dengan adanya visualisasi dan interaksi yang menarik dalam media Wordwall.  Analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar siswa membutuhkan penggunaan teknologi dan media pembelajaran interaktif dalam proses pembelajaran, terutama untuk materi agama yang relevan dengan kehidupan mereka.  Wordwall merupakan salah satu pilihan media yang potensial untuk meningkatkan pembelajaran materi meyakini kitab-kitab Allah. Media pembelajaran Wordwall dapat dijadikan sebagai salah satu media yang digunakan dalam pembelajaran daring maupun tatap muka.  Media ini mudah digunakan, murah, dan memiliki beragam pilihan dalam menyajikan materi dan soal.
Peran Pengembangan Kompetensi Sosial Guru Dalam Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Inklusif Bagi Peserta Didik di SD Al-Ulum Islamic School Fahrullah Agustinus; Ramanda Aryan Febriadi; Ade Irma
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.412

Abstract

Kompetensi sosial yang dimiliki guru sangat berpengaruh terhadap kemampuan guru dalam mendukung keberagaman dan menciptakan suasana belajar yang aman bagi semua peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kompetensi sosial guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif di SD Al-Ulum Islamic School. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan berbagai strategi, seperti pengelolaan kelas yang inklusif, komunikasi yang efektif, serta kolaborasi dengan orang tua dan komunitas. Namun, terdapat tantangan dalam hal sumber daya dan pelatihan yang perlu diatasi. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan kompetensi sosial guru untuk memperkuat pendidikan inklusif dan perlunya dukungan yang lebih besar dari pihak sekolah dan pemerintah.
Peran Guru Penggerak Dalam Menciptakan Iklim Supervisi Klinis di Sekolah Afriani; Yolanda Amirah Naudal
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.424

Abstract

Dalam Kurikulum Merdeka pemerintah mempunyai inovasi untuk meningkatkan kualitas guru yaitu melalui program guru penggerak. Artikel  ini  mengulas  dan  merangkum literatur  yang  ada  tentang  apa  yang  diketahui  dari  peran guru penggerak dalam menciptakan supervisi klinis disekolah. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur review. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam melakukan supervisi, Kepala Sekolah diperbolehkan untuk membentuk Tim Kerja yang akan menjadi perpanjang tangan dari Kepala Sekolah. Tim Kerja ini biasanya dikoordinatori oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum bersama beberapa orang guru yang memiliki pengalaman dan pemahaman yang baik dalam proses pembelajaran di kelas. Dan jika di sekolah tersebut telah ada guru yang menjalankan Program Pendidikan Guru Penggerak, baiknya dilibatkan untuk menjadi salah satu Tim Kerja Kepala sekolah untuk membantu kegiatan supervisi pembelajaran di kelas. Guru penggerak diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk supervisi klinis dengan membangun budaya keterbukaan, kerja sama, dan evaluasi yang konstruktif.

Page 9 of 25 | Total Record : 250