cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalihsan@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalihsan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30259150     EISSN : 29871298     DOI : https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2
Fokus dan Ruang Lingkup Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam menerima naskah asli yang tidak diterbitkan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berdasarkan penelitian dari metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, campuran, atau metodologi apa pun yang terkait dengan pendidikan
Articles 250 Documents
Model Kepemimpinan Profetik Rasulullah dalam Konteks Kepemimpinan Transformasional Modern Firda Amalia Thoyibah; Hajizah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1100

Abstract

Kepemimpinan Rasulullah Muhammad SAW merupakan model kepemimpinan profetik yang berakar pada nilai-nilai luhur Islam, seperti Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah. Nilai-nilai ini tidak hanya mencerminkan dimensi spiritual, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap praktik kepemimpinan yang efektif dan etis dalam berbagai konteks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik kepemimpinan profetik Rasulullah SAW serta relevansi dan konvergensinya dengan model kepemimpinan transformasional modern, khususnya dalam bidang pendidikan, organisasi sosial, dan pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka, yang dianalisis secara tematik untuk menemukan hubungan antara nilai-nilai profetik dan dimensi kepemimpinan transformasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan Rasulullah SAW memiliki kesesuaian konseptual dengan prinsip-prinsip kepemimpinan transformasional modern seperti pengaruh ideal, motivasi inspiratif, stimulasi intelektual, dan perhatian individual. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan model kepemimpinan Islam yang kontekstual dan aplikatif di era kontemporer, serta mendorong integrasi nilai-nilai profetik dalam pelatihan kepemimpinan dan kurikulum pendidikan Islam
Integrasi Media Digital Interaktif Dalam Pengajaran Materi Qur’an dan Hadist Abdul Hakim
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1122

Abstract

Transformasi digital telah membuka peluang besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pengajaran Qur’an dan Hadist. Media digital interaktif hadir sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pendekatan yang menarik, partisipatif, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model integrasi media digital interaktif dalam pembelajaran Qur’an dan Hadist, serta meninjau kesiapan guru dan siswa dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif-tematik terhadap berbagai sumber ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital seperti aplikasi mobile, video animasi, dan platform e-learning mampu meningkatkan pemahaman, minat, dan keterlibatan siswa secara signifikan. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan kurangnya keterampilan guru masih menjadi hambatan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital, pelatihan guru, dan dukungan kebijakan sekolah sebagai strategi penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Qur’an dan Hadist secara berkelanjutan.
Menimbang Ulang Kebijakan Seragam Sekolah: Regulasi, Tantangan, dan Dampaknya bagi Peserta Didik Eka Elviana Batubara; Suparto
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1183

Abstract

Kebijakan seragam sekolah di Indonesia merupakan bagian dari sistem pendidikan yang bertujuan menanamkan nilai kesetaraan, kedisiplinan, dan identitas kolektif peserta didik. Meskipun telah diatur melalui Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022, pelaksanaan kebijakan ini masih memunculkan berbagai persoalan, mulai dari beban ekonomi, resistensi sosial, hingga tekanan psikologis bagi siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan seragam sekolah berdasarkan regulasi yang berlaku serta mengevaluasi dampaknya dari aspek sosial, ekonomi, dan psikologis. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis isi terhadap dokumen regulasi dan literatur relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa regulasi baru memberikan fleksibilitas dan penghargaan terhadap keragaman, namun implementasinya belum merata dan masih menyisakan persoalan di lapangan, seperti komersialisasi seragam dan ketimpangan bantuan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya formulasi kebijakan yang lebih inklusif, adaptif, dan berpihak pada kesejahteraan peserta didik, serta perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjamin keadilan dalam pendidikan
Model Manajemen Kelas Virtual Reality (VR): Studi Pustaka dalam Perspektif Teknopedagogi Masa Depan Rohana
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i2.1208

Abstract

Pengelolaan kelas dalam lingkungan pembelajaran digital menjadi tantangan baru seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, khususnya Virtual Reality (VR), yang menghadirkan pengalaman belajar imersif namun memerlukan pendekatan manajerial yang berbeda dari kelas konvensional. Meskipun banyak penelitian menyoroti potensi pedagogis VR, masih terdapat kesenjangan antara pemanfaatan teknologi ini dengan praktik manajemen kelas yang efektif, serta belum tersedia model konseptual yang mengintegrasikan prinsip teknopedagogi secara utuh. Studi ini bertujuan untuk merumuskan model manajemen kelas berbasis VR dengan perspektif teknopedagogi melalui pendekatan studi pustaka terhadap 37 literatur ilmiah terbitan 2010–2023. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi pola-pola konseptual dalam perencanaan pembelajaran, pengelolaan interaksi, dan evaluasi keterlibatan siswa dalam ruang virtual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model VR-Class Management Technopedagogic Framework mampu menjawab kebutuhan pengelolaan kelas yang fleksibel, kolaboratif, dan berbasis data digital, serta memperluas implementasi kerangka TPACK ke dalam ranah manajerial. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi VR dan teknopedagogi berpotensi besar dalam membentuk sistem pembelajaran masa depan yang responsif terhadap tantangan era digital, meskipun dibutuhkan verifikasi empiris lebih lanjut melalui studi lapangan
Implementasi Dualisme Kurikulum: Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka Laili Zumrotul Qoiriyyah; Mahmud Yunus Mustofa
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1227

Abstract

Implementasi dualisme kurikulum, yaitu Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, di MI Miftahul Akhlakiyah mencerminkan dinamika transisi pendidikan nasional yang menuntut strategi adaptif dan kontekstual di tingkat satuan pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi, tantangan, serta dampak penerapan dua kurikulum secara simultan terhadap kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, waka kurikulum, dan guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah menjalankan K13 pada kelas 3 dan 6, dan Kurikulum Merdeka pada kelas 1, 2, 4, dan 5 berdasarkan kesiapan guru, struktur asesmen, dan kebutuhan siswa. Meskipun terdapat beban kerja ganda dan ketimpangan pemahaman antarguru, dualisme kurikulum justru membuka ruang inovasi pedagogis, kolaborasi profesional, dan refleksi kelembagaan yang memperkuat mutu pendidikan Islam. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pendampingan, pelatihan berkelanjutan, serta pedoman implementasi kurikulum yang kontekstual sebagai kunci keberhasilan transisi kurikulum di madrasah ibtidaiyah.
Peran Akreditasi dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Tinggi: Kajian Kebijakan di Indonesia Irma, Dedeh; Suparto
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1264

Abstract

Akreditasi memiliki peran strategis dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, terutama di tengah tuntutan Revolusi Industri 4.0 dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akreditasi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, menelaah regulasi terbaru, mengidentifikasi tantangan implementasi, serta mengeksplorasi peluang inovatif dalam memperkuat sistem akreditasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengkaji dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan publikasi resmi terkait akreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pendekatan akreditasi dari compliance-based menjadi outcome-based telah mendorong institusi pendidikan tinggi untuk lebih fokus pada hasil pembelajaran, kontribusi terhadap masyarakat, dan budaya mutu internal. Digitalisasi proses akreditasi serta hadirnya Lembaga Akreditasi Mandiri turut memperkuat fleksibilitas dan efisiensi penjaminan mutu. Implikasinya, strategi penguatan akreditasi perlu dirancang secara holistik dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun pendidikan tinggi yang adaptif, unggul, dan berdaya saing global  
Perbandingan Kurikulum Pendidikan di Indonesia dan Australia: Kajian Literatur Lima Aspek Utama Ika Kurnia Sofiani; Novia Ulfa; Sukma Ningsih; Elfi Nur Amira
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1266

Abstract

Kurikulum pendidikan merupakan elemen strategis dalam mengarahkan proses pembelajaran dan menentukan kualitas sumber daya manusia suatu bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kurikulum pendidikan di Indonesia dan Australia secara menyeluruh pada lima aspek: tujuan pendidikan, isi kurikulum, struktur dan jenjang pendidikan, sistem evaluasi pembelajaran, serta kualifikasi dan kompetensi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, yang mengkaji sumber-sumber seperti jurnal ilmiah, dokumen kebijakan nasional, laporan lembaga internasional, serta referensi akademik terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum Indonesia lebih menekankan nilai religius, karakter, dan nasionalisme, sementara Australia menekankan fleksibilitas, pendekatan saintifik, dan hasil belajar berbasis kompetensi. Dari sisi evaluasi, Indonesia masih fokus pada penilaian sumatif dan ujian nasional, sedangkan Australia mengedepankan asesmen formatif yang berkelanjutan. Perbedaan juga terlihat dalam struktur kurikulum dan kualifikasi guru yang lebih terstandar di Australia. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya penyempurnaan kurikulum nasional di Indonesia dengan mempertimbangkan praktik baik dari sistem pendidikan Australia, terutama dalam hal fleksibilitas kurikulum, asesmen berkelanjutan, dan profesionalisme guru, agar lebih adaptif terhadap kebutuhan abad 21.
lmplementasi Pendidikan Karakter dalam Menumbuhkan Kepedulian Sosial Siswa Madrasah Tsanawiyah Faelasup; Rizky Handayani
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1298

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali makna dan pemahaman mendalam mengenai implementasi pendidikan karakter, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian sosial siswa sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan pisau analisis fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif siswa, guru, dan pihak sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Temuan menunjukkan pendidikan karakter diterapkan secara menyeluruh melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang tidak hanya menyentuh aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik siswa. Sekolah secara aktif mengembangkan kegiatan penumbuh kepedulian sosial, seperti bakti sosial, Jumat Berkah, kunjungan panti asuhan, dan gotong royong yang berperan dalam membentuk karakter dan kepekaan sosial siswa. Pendidikan karakter ini berdampak pada pembentukan pribadi siswa yang berakhlak mulia, empati tinggi, dan bertanggung jawab sosial, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan dan berintegritas
Peran Kedewasaan Religius terhadap Ketahanan Mental Mahasiswa Pascapandemi COVID-19 Winahyu Fajar Pamungkas; Muhammad Najwan Abdillah Azzam; Fikri Husaini; Yuminah Rohmatullah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1299

Abstract

Pandemi COVID-19 membawa dampak yang kompleks terhadap kondisi psikologis mahasiswa, memunculkan kebutuhan akan daya lenting mental yang kuat dalam menghadapi masa pascapandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kedewasaan religius dan ketahanan mental mahasiswa sebagai respons terhadap tantangan adaptasi pascapandemi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain korelasional, data diperoleh dari 10 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi skala kedewasaan religius dan skala ketahanan mental yang telah tervalidasi. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara kedewasaan religius dan ketahanan mental (r = 0,67; p < 0,01). Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan tingkat religiusitas yang tinggi cenderung lebih mampu menghadapi tekanan psikologis dan menunjukkan resiliensi yang kuat. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai religius dalam pembinaan karakter mahasiswa menjadi strategi penting dalam memperkuat ketahanan mental mereka
Analisis Pembelajaran PAI pada Platform Alif Iqra Semarang Berbasis Fun Based Learning Rasyailendrawi Hayyun; Umi Zakiyatu Lutfi; Mahmud Yunus Mustofa; Arfian Hidayat
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1308

Abstract

Transformasi digital telah mengubah paradigma pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), yang sebelumnya bersifat konvensional menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Pendekatan fun based learning menjadi solusi untuk menanggulangi kejenuhan siswa dalam mempelajari materi keagamaan dengan menghadirkan suasana belajar yang kontekstual dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur materi ajar dan strategi penyampaian PAI berbasis fun based learning pada platform Alif Iqra Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis, melalui teknik observasi dokumen digital dan wawancara mendalam dengan mentor aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi PAI pada Alif Iqra disusun berdasarkan tahap perkembangan anak, disampaikan melalui media audio-visual, permainan edukatif, dan teknik bercerita yang komunikatif. Proses pembelajaran tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif, tetapi juga memperkuat internalisasi nilai-nilai keislaman secara alami. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kurikulum PAI digital yang lebih adaptif, menyenangkan, dan relevan dengan karakteristik peserta didik di era teknologi.