cover
Contact Name
Ahmad Andry Budianto
Contact Email
andry.ukan@gmail.com
Phone
+6282264964597
Journal Mail Official
jurnalbkpi@gmail.com
Editorial Address
Jl Raya Palengaan no 2 (Palduding) Pamekasan
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Konseling Pendidikan Islam
ISSN : 26559692     EISSN : 27465977     DOI : https://doi.org/10.32806/jkpi.v2i2
Core Subject : Education,
Al Khairat Journal of Islamic Education Counseling (JKPI-Al Khairat) is a scientific journal in the field of Guidance and Counseling in Islamic Education and Education in general which is published regularly twice a year. This journal was published by departmen Islamic Guidance and Counseling at the Tarbiyah Faculty of the Islamic Institute Al-Khairat Pamekasan. Manuscripts published in the form of scientific papers relating to: a. Scientific research in the field of guidance and counseling, psychology, and the world of education. b. Problem Solving, conceptual and methodological fields related to guidance and counseling, education psychology and general education, c. Media Guidance and Counseling, d. Guidance and Counseling Management, e. Cyber ​​Counseling, f. Multicultural Counseling, and/ or, g. Study of theories about guidance and counseling, educational psychology and the world of education.
Articles 301 Documents
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN METODE BIMBINGAN KLASIKAL BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM : LITERATUR REVIEW Ghufron, Moh.; Santosa, Hardi; Sumiyem, Sumiyem
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.31

Abstract

Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan formal memiliki tujuan yang sama dengan tujuan pendidikan nasional. Mencapai tujuan tersebut tidak selalu berjalan dengan lancar karena penyelenggaraan pendidikan bukan suatu yang sederhana tetapi bersifat kompleks. Salah satu faktor yang berasal dari diri peserta didik yaitu Motivasi yang rendah. Oleh karena itu untuk mencapai tujuan pendidikan salah satunya dengan meningkatkan motivasi pada peserta didik. Bimbingan konseling memiliki berbagai layanan untuk siswa yang mengalami masalah dalam sekolah atau kegiatan belajarnya disekolah. Guru harus melakukan inovasi untuk tetap memberikan layanan sebaik mungkin. Sedangkan layanan bimbingan konseling dibagi menjadi empat layanan yakni layanan bimbingan klasikal bimbingan kelompok, konseling kelompok dan layanan konseling individu. Layanan klasikal adalah layanan yang diberikan guru bimbingan konseling kepada siswa dalam jumlah satuan kelas atau bisa diartikan sebagai suatu layanan bimbingan yang diberikan oleh guru bimbingan dan konseling/konselor kepada sejumlah peserta didik dalam satuan kelas yang dilaksanakan di ruang kelas. Layanan ini juga dapat digunakan menggunakan media tertentu. Dan dengan layanan ini waktu yang digunakan lebih efisien dalam memotivasi siswa dalam hal belajar. Penelitian tindakan kelas ini merupakan studi literatur review dimana peneliti melaksanakan pengkajian terhadap penelitian-penelitian sebelumnya. Hasil dari penelitian ini yaitu setelah pemberian layanan bimbingan klasikal berbasis audio visual menjadi kategori sangat tinggi.
UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK HOME ROOM PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 BOJA Rohmaniah, Nur; Santosa, Hardi; Sumiyem, Sumiyem
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.32

Abstract

Kemandirian belajar merupakan sikap yang wajib dimiliki oleh siswa sebagai peserta didik. Berdasarkan pengamatan siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Boja memiliki kemandirian belajar yang rendah. Bedasarkan Nilai PTS (Penilaian Tengah semester) secara daring/ online yang masih dibawah KKM. Banyak siswa kelas VII yang menunda-nunda dalam mengerjakan tugas di google classroom bahkan tidak mengerjakan tugas sama sekali. Dan cara belajar siswa kelas VII masih tergantung terhadap orang tuanya. Hal ini berarti siswa kelas VII dalam kemandirian belajarnya masih kurang dan siswa yang mandiri dalam belajar akan mampu mengatasi masalah belajarnya sendiri dan mampu mengatur dirinya sendiri. Pelaksanaan bimbingan kelompok melalui Teknik home room pada siklus I selasa, 19 April 2022 dan selasa 26 April 2022 dengan hasil pencapaian kemandirian siswa 20% kategori kurang mandiri, 10% kategori cukup mandiri dan 70% kategori madiri. Dan untuk perbaikan pada Siklus II pada selasa, 24 Mei 2022 dan 31 Mei 2022 menunjukkan peningkatan yang signifikan yaitu 20% siswa kategori cukup mandiri 10% siswa kategori mandiri dan 70% kategori sangat mandiri. Berdasarkan data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok Teknik home room dapat meningkatkan kemandirian belajar pada siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Boja.
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN ANAK SELAMA PANDEMI COVID 19 DI DUSUN SALAMREJO KABUPATEN TULUNGAGUNG Mutiara, Dennis; ‘Alam, Nafisa; Yardho , Mohammad
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.33

Abstract

Pandemi memberi banyak dampak pada segala sektor dan membawa pengaruh pada perubahan tingkat disiplin anak. Terlebih anak- anak yang masih butuh pengawasan orang tua dalam kegiatannya. Penerapan pola asuh oleh orang tua merupakan sebuah admisi dalam penanaman kedisiplinan pada anak. Terdapat dua teori mengenai pola asuh orang tua yakni pola asuh positif dan demokratif. Teori- teori yang diterapkan oleh orang tua akan membentuk tingkat disiplin anak yang berbeda- beda. Tingkat disiplin anak juga tergantung pada beberapa faktor lain, seperti lingkungan tempat mereka berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pola asuh orang tua di Dusun Salamrejo dalam membentuk disiplin anak pada masa pandemi covid- 19. Sedangkan, metode yang digunakan adalah kualiltatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Seluruh data yang diperoleh pada penelitian ini mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya, tipe pola asuh yang diterapkan oleh para orang tua di Dusun Salamrejo adalah pola demokratif dan otoriter tergantung dengan kondisi anak- anak mereka untuk membentuk kedisiplinan anak selama pandemic.
KONSEP DIKLAT DALAM PANDANGAN NOTOATMODJO Karimah, Saidatul; Fauzi Sayuti, Akhmad
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.34

Abstract

Bahwa pendidikan dan pelatihan merupakan bagian terpenting dalam memberikan penguatan pembejaran dan percepatan pemahaman pendidikan terutama peningkatan SDM dalam satuan pendidikan/ organisasi dan institusi. Diklat menempatkan diri sebagai pembelajaran yang spesifik dengan waktu yang lebih pendek dari pada pendidikan formal di sekolah dengan pendekatan praktek dari pada penguasaan teori. Dan dengan menejmen pengelolaan tertentu yang telah dijabarkan di atas.Kemudian ruang lingkup diklat meliputi semua aspek aspek pendidikan dengan tujuan menguatkan dan penguasaan serta pembentukan SDM yang professional.
UPAYA MEREDUKSI PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 LENGKONG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Arnani, Rizky Muji Sih; Santosa, Hardi; Sumiyem, Sumiyem
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.35

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Lokasi penelitian adalah SMP Negeri 2 Lengkong , dengan subyek berjumlah 8 siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Lengkong Semester II Tahun Pelajaran 2021/2022. Subyek merupakan siswa yang mengalami masalah prokrastinasi akademik yaitu perilaku menunda-nunda pekerjaan sekolah. Rumusan masalah dalam PTBK ini adalah: apakah bimbingan kelompok dengan teknik role play dapat mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa?. Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) 2 siklus. Alat (instrumen) yang digunakan adalah angket prokrastinasi akademik siswa, soal angket penilaian segera (format 1: layseg), lembar observasi, dan daftar pertanyaan untuk didiskusikan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif dengan persentase (%) dan mean, serta deskriptif kualitatif dengan kategori-kategori dan kalimat-kalimat. Simpulan penelitian ini adalah: Masalah prokrastinasi akademik siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Lengkong dapat dientaskan melalui bimbingan kelompok dengan teknik role playing , yang ditunjukkan dengan bukti-bukti adanya peningkatan nilai pada semua aspek yang diobservasi berikut: 1). Nilai tingkat prokrastinasi akademik siswa pada studi awal sebesar 3.6 menurun pada siklus 1 menjadi sebesar 2.9 menurun pada siklus 2 menjadi 2.3 dengan nilai penurunan sebesar -0.6 pada kategori ringan; 2)Nilai persentase terentaskannya masalah pada studi awal sebesar 48% meningkat pada siklus 1 menjadi sebesar 70 % meningkat lagi pada siklus 2 menjadi 80 % dengan nilai peningkatan sebesar 10% dengan kategori terentaskan dengan baik; 3) Nilai aktivitas siswa dalam kegiatan bimbingan kelompok pada studi awal diketahui sebesar 2.5 meningkat pada siklus 1 sebesar 3.1 meningkat pada siklus 2 menjadi sebesar 3.9 dengan peningkatan sebesar 0.8 dengan kategori baik; 4) Nilai aktifitas guru pada siklus 1 sebesar 3.2 dan meningkat pada siklus 2 menjadi 3.7 dengan peningkatan sebesar 0.5 dengan kategori baik.
URGENSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEDIA SOSIAL Shiflana Habiba, Iefone; Arum Sari, Khalidah Fitri; Lutfiyan, Dwi Aknan
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.36

Abstract

Pendidikan multikultural adalah pendidikan yang mempelajari tentang berbagai keberagaman kebudayaan sebagai bentuk merespon perubahan demografi serta kultur yang ada di lingkungan masyarakat tertentu, yang bahkan dengan secara keseluruhan. Media sosial merupakan suatu media yang dilakukan secara online yang dimana dapat mempermudah para penggunanya untuk dapat berintraksi serta berpartisipasi dalam berbagai hal, dapat membagikan tips dan trik yang bemanfaat untuk para pengguna dan yang melihatnya, yang mana penciptaan dari hal tersebut meliputi jejaring sosial, forum, dunia virtual, wiki, dan juga blog. Dalam pembelajaran untuk pendidikan multikultural ini, guru dapat memanfaatkan suatu patfprm di media sosial yang mana dengan harap agar siswa dapat mengerti dan memahami seperti apa dari kegunaan media sosial tersebut dengan baik serta dapat mengedepankan suatu sikap yang memiliki rasa menghargai satu sama lainnya. Pendidikan multikultural dirancang untuk memberikan pemahaman secara komperhensif kepada masyarakat indonesia tentang betapa pentingnya sikap saling menghargai, sikap saling meghormati serta sikap toleransi atas perbedaan yang ada.
LAYANAN BIMBINGAN KONSELING ISLAM DALAM MENGURANGI KECEMASAN BAGI KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA Rahmawati, Heny Kristiana; Nafi, Ahmad
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan bimbingan konseling islam yang diterapkan di Institusi Penerima Wajib Panti Rehabilitasi Sosial Maunatul Mubarok Sayung Demak, Proses kegiatan yang diberikan dalam mengurangi kecemasan bagi korban penyalahgunaan NAPZA di Institusi Penerima Wajib Lapor Panti Rehabilitasi Sosial Maunatul Mubarok Sayung Demak, Faktor pendukung dan penghambat yang ada di Institusi Penerima Wajib Lapor Panti Rehabilitasi Sosial Maunatul Mubarok Sayung Demak dalam mengurangi kecemasan korban penyalahgunaan NAPZA. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Data-data yang diperoleh tentang layanan bimbingan konseling islam dalam mengurangi kecemasan korban penyalahgunaan NAPZA dengan menggunakan teknik non probabilty sampling dan purposive sampling. Adapun subyek dalam penelitian ini meliputi pengasuh yayasan, pengurus, konselor dan pasien korban penyalahgunaan NAPZA. Dari hasil penelitian ini memperoleh beberapa temuan, yaitu: 1) Layanan bimbingan konseling islam dalam mengurangi kecemasan korban penyalahgunaan NAPZA yang di terapkan di Institusi Penerima Wajib Lapor Panti Rehabilitasi Sosial Maunatul Mubarok Sayung Demak yaitu mulai dari pendataan (administrasi), pemberian layanan konseling, pengorganisasian kegiatan selama rehabilitasi, dan pengawasan terhadap pasien/klien korban penyalahgunaan NAPZA pra maupun pasca rehab 2) kegiatan spritual yang diberikan untuk mengurasi kecemasan dengan membaca Al-Qur’an, sholat wajib berjama’ah, qiyammul lail (sholat malam), dan kegiatan amaliyyah keagamaan 3) Faktor pendukung meliputi support (dukungan) dari pihak lembaga negara, daerah terkait yang ikut serta dalam membantu dan mengawasi kegiatan di Institusi Penerima Wajib Lapor Panti Rehabilitasi Sosial Maunatul Mubarok Sayung Demak. Adapun faktor penghambatnya yaitu kurangnya tenaga konselor yang sesuai dalam bidangnya, dan selalu full time dilokasi yayasan.
MEMBANGUN IKLIM INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM YANG BERORIENTASI ETOS KERJA Mustajab, Mustajab; Yahya, M. Slamet
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.38

Abstract

Persoalan yang sering muncul dalam masalah dalam produktivitas lembaga pendidikan yakni salah satunya disebabkan oleh iklim dan budaya institusi yang kurang menunjang. Produktivitas institusi pendidikan, hakikatnya untuk memperoleh berbagai keuntungan baik yang bersifat material maupun non material. Institusi pendidikan merupakan institusi non profit, namun untuk mencapai tujuan pendidikan diperlukan adanya produktivitas seluruh komponen atau personil dalam lingkungannya. Penerapan iklim dan budaya institusi dapat mempengaruhi perilaku institusi secara positif, maka pengaruh iklim institusi terhadap perilaku institusi mengarah pada sifat positif dan dapat bersifat negatif, misalnya hubungan atasan dan bawahan, kebijakan lembaga, ruangan yang nyaman dan bersih, etos kerja, serta motivasi kinerja. Hal tersebut menimbulkan kepuasan kinerja baik personal maupun institusi. Kemudian dari iklim/ budaya institusi pendidikan, apabila nilai dan budaya yang ada sudah diinternalisasi dalam pribadi masing-masing untuk membangun etos kerja. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator sebagai tolok ukur etos kerja antara lain: yakni motivasi, produktivitas, disiplin dan efesiensi.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN INTERNET OF THINGS (IoT) DI DUNIA PENDIDIKAN SELAMA MASA PENDEMI COVID-19 Mufid, Zainal; Musafa, Musafa
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.39

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji implementasi penggunaan IoT di Dunia pendidikan selama masa pandemic covid-19. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini ada metode penelitian kualitatif dengan jenis atau pendekatan studi pustaka dengan langkah-langkah penelitian a. Menentukan topik yang diteliti dan membatasi ruang lingkup topik tersebut, b. Mencari sumber literatur terkait topik yang diteliti, seperti buku, artikel, jurnal, atau dokumen-dokumen lainnya, c. Membaca dan memahami isi dari sumber literatur yang telah ditemukan, d. Menyusun dan menganalisis data yang telah dikumpulkan dari sumber literature, e. Menarik kesimpulan dalam penelitian. Hasil temuan dan kesimpulan dari penelitian ini bahwa Internet of Things (IoT) didunia pendidikan selama pandemic covid 19 memberikan penguatan bagi dunia pendidikan untuk melakukan transformasi pembelajaran menuju arah digitalisasi. Digitalisasi dunia pendidikan melibatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan aksesibilitas, fleksibilitas, dan efektivitas pembelajaran. Dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang digitalisasi, penting untuk memastikan akses yang merata, pelatihan kepada guru, perlindungan privasi data, dan inklusi bagi semua siswa. Dengan mengadopsi digitalisasi dalam pendidikan, dapat dibangun sistem pembelajaran yang lebih adaptif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
PEMIKIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM: MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI KEISLAMAN DALAM KONTEKS PENDIDIKAN HOLISTIK Suparjo, Suparjo
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.40

Abstract

Pemikiran Filsafat Pendidikan Islam: Mengintegrasikan Nilai-Nilai Keislaman dalam Konteks Pendidikan Holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemikiran filsafat pendidikan Islam dalam pendekatan holistik dan menggali konsep yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dan etnografi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemikiran filsafat pendidikan Islam dapat diintegrasikan dalam pendekatan holistik dengan memperhatikan keberagaman interpretasi, konteks sosial dan budaya, pendekatan interdisipliner, serta pengukuran dan evaluasi yang tepat. Kesimpulannya, implementasi pemikiran filsafat pendidikan Islam dalam pendekatan holistik dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk pendidikan yang berlandaskan pada nilai-nilai keislaman dan menghasilkan individu yang seimbang, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif pada masyarakat.

Page 4 of 31 | Total Record : 301