cover
Contact Name
Nasrudin
Contact Email
anazhaitami@stai-siliwangi.ac.id
Phone
+6282240015474
Journal Mail Official
jurnal@stai-siliwangi.ac.id
Editorial Address
Jl. Terusan Jenderal Sudirman - Kebon Rumput Cimahi
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
ISLAMICA : Jurnal Ilmu-Ilmu Agama Islam
ISSN : 20855982     EISSN : 29864836     DOI : https://doi.org/10.59908/Islamica
ISLAMICA is a scientific journal which discusses Islamic Sciences published by Sekolah Tinggi Agama Islam Siliwangi Bandung. This journal is published twice a year: in June and December. Authors should submit only papers that have been carefully proofread and polished. Before submission please make sure that your paper is prepared using the journal paper template. The authors must refer to journal writing format and style Please download and use as a template for initial manuscript submission. This will ensure fast processing and publication. Any papers not fulfilling the requirements based on the guideline to authors will not be processed. We strongly prefer to receive manuscripts via our online submission system. Using this system, authors can upload manuscript files (text, figures, and supplementary information, including video) directly to our office and check on the status of their manuscripts during the review process. First, kindly please register as an author, and then you should login to submit your papers. Please don´t forget to tick the author when you make a registration. We strongly prefer to receive manuscripts via our online submission system. By using our system, authors can upload manuscript files (text, figures, and supplementary information) directly to our office and check on the status of Reviews their manuscripts during the review process.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 135 Documents
Quranic Interpretation Of Halal Food and Its Implementation In The Economic Development Of Sharia Nasrudin, Nasrudin; Ruhendi, Ateng; Nursari, Nina; Jamaludin, Jujun
ISLAMICA Vol 7 No 1 (2023): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v7i1.72

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of halal food described in the Quran for the fulfillment of basic human needs which ultimately intersect with economic activities, one of which is in the development of the sharia economy. This research uses a descriptive qualitative approach, with a review of documents. The results of this paper are more focused on the interpretation of Q.S. al-Baqarah Verse 168 and al-Maidah Verse 88 in the tafsir al-Maraghy and al-Misbah. So that in the explanation describes the extent to which the implementation of this verse can move humans in conducting the economy based on the teachings practiced by the Prophet SAW, especially those related to the development of the sharia economy.Keywords: sharia economics, halal food, qur'anic interpretation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran makanan halal yang dijabarkan dalam al-Quran untuk pemenuhan kebutuhan pokok manusia yang pada akhirnya bersinggungan dengan kegiatan ekonomi, salah satunya dalam pengembangan ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan penelaahan dokumen. Hasil penelitian dari tulisan ini lebih difokuskan pada penafsiran Q.S. al-Baqarah Ayat 168 dan al-Maidah Ayat 88 dalam tafsir al-Maraghy dan al-Misbah. Sehingga dalam penjelasannya menjabarkan sejauh mana implementasi ayat ini dapat menggerakkan manusia dalam melakukan perekonomian dengan berlandaskan ajaran yang dipraktikkan oleh Rasulullah SAW terutama yang berhubungan dengan pengembangan ekonomi syariah.
Problematika Penerjemahan Teks Berbahasa Arab Ke Dalam Bahasa Indonesia Rifa'i, Ilyas; Heryana, Firman; Wahyudin, Dedih
ISLAMICA Vol 7 No 1 (2023): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v7i1.73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan peserta didik dalam penerjemahan teks berbahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia. Di mana bahasa Arab berperan sebagai bahasa kedua bagi peserta didik yang tinggal di Indonesia setelah Bahasa Indonesia. Sehingga, penerjemahan menggunakan kamus Arab-Indonesia diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran bahasa Arab di kelas. Hal tersebut menjadi problematika dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan penelaahan dokumen dan pengumpulan data melalui observasi, tes dan wawancara, sedangkan subyek penelitiannya adalah peserta didik kelas VIII K T.P. 2022-2023 MTs Husnul Khotimah Kuningan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ditemukan enam problematika penerjemahan Bahasa Arab ke dalam Bahasa Indonesia bagi peserta didik. Keenam temuan tersebut berhubungan dengan problematika linguistik, yaitu: siswa kurang menguasai kosa kata; siswa tidak memahami tata bahasa dengan baik; dan permasalahan semantik.
Ingkar Sunnah Dan Konsekuensinya Bagi Muslim Sucipto, Imam; Mukhlas, Oyo Sunaryo; Solehudin, Ending; Shauma Raffi’u, Aliyya
ISLAMICA Vol 7 No 1 (2023): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v7i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah perkembangan golongan yang ingkar sunnah sampai dengan ajaran-ajaran yang dikembangkan dan didakwahkan kepada masyarakat serta konsikuensi penganut paham ingkar sunnah terkhususnya bagi muslim itu sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan penelaahan dokumen. Penelitian ini menyimpulkan, bahwa ingkar sunnah merupakan bentuk kegagalan dalam memahami sunnah dan pemahaman ini juga sudah ada pada masa kenabian. Sehingga beberapa ulama menerangkan bahwa konsikuensi terhadap penganut paham ini dikategorikan kafir.
Nasikh Wa Al-Mansukh Dan Korelasinya Dengan Al-Qur’an Ziarahah, Lena Ishelmiani; Aen, I. Nurul; Anwar, Syahrul
ISLAMICA Vol 7 No 1 (2023): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v7i1.84

Abstract

Abstract: This study aims to analyze two different sides of views about the Qur'an, where the Qur'an is a book for Muslims in which there is no dispute (ikhtilaf), while on the other hand there is a Qur'anic verse that recites the pronunciation of nasakh as found in Q.S. al-Baqarah verse 106. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. The results showed that there are different points of view of the scholars, namely: First, those who accept at once and give support to nasakh which means in the Qur'an there is cancellation. These scholars include Ibn Kasir and Ahmad Mustafa al-Maragi. Second, they do not accept nasakh in the sense of nullifying the law that Allah directly revealed and they interpret as nasakh equals takhsis or more to specification. These scholars include 'Abd al-Muta'al al-Jabri and Muhammad al-Bahi. So it is not surprising that the discussion related to Nasikh Wa al-Mansukh is an interesting topic to be studied. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dua sisi pandangan berbeda tentang al-Qur’an, di mana al-Qur’an merupakan kitab bagi umat Islam yang di dalamnya tidak ada perselisihan (ikhtilaf), sedangkan di sisi lain terdapat ayat al-Qur’an yang melafadzkan lafal nasakh sebagaimana terdapat pada Q.S. al-Baqarah ayat 106. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sudut pandang para ulama, yaitu: Pertama, mereka yang menerima sekaligus dan memberi dukungan atas nasakh yang berarti dalam al-Qur’an terdapat pembatalan. Ulama tersebut di antaranya ialah Ibnu Kasir dan Ahmad Mustafa al-Maragi. Kedua, mereka tidak menerima nasakh dalam artian pembatalan hukum yang secara langsung Allah turunkan dan mereka artikan sebagai nasakh sama dengan takhsis atau lebih ke pengkhususan. Ulama tersebut di antaranya ‘Abd al-Muta’al al-Jabri juga Muhammad al-Bahi. Maka tidak heran apabila pembahasan terkait Nasikh Wa al-Mansukh merupakan topik yang menarik untuk ditelaah.
Qsoft dan Quran Code sebagai Alat Bantu Penelusuran Pola Simetri Data Al-Quran Fitri, Muhammad Zein
ISLAMICA Vol 7 No 1 (2023): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v7i1.122

Abstract

This study aims to explore the use of Qsoft and Quran Code software as tools for tracing symmetrical patterns in the Quranic data. Using a descriptive case study approach, the research evaluates how these software applications assist in analyzing numerical patterns and symmetry within the structure of Quranic verses and chapters. The findings reveal that Qsoft and Quran Code effectively identify complex mathematical patterns, accelerate verse data analysis, and support numerically-based Quranic interpretation research. The novelty of this research lies in integrating computational technology into Quranic studies, which were previously text-based. This study contributes by providing a technological approach to Quranic analysis, supporting tafsir studies and numerical research in Islamic scholarship. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan perangkat lunak Qsoft dan Quran Code sebagai alat bantu dalam penelusuran pola simetri data Al-Qur'an. Dengan pendekatan penelitian deskriptif berbasis studi kasus, penelitian ini mengevaluasi bagaimana perangkat lunak tersebut membantu menganalisis pola numerik dan simetri yang tersembunyi dalam struktur ayat dan surat Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qsoft dan Quran Code mampu secara efektif mengidentifikasi pola matematis yang kompleks, mempercepat analisis data ayat, dan mendukung penelitian tafsir berbasis numerik. Kebaruan penelitian ini adalah integrasi teknologi komputasi dalam kajian Al-Qur'an yang sebelumnya dominan berbasis teks. Penelitian ini berkontribusi dengan menyediakan pendekatan analisis Al-Qur'an berbasis teknologi untuk mendukung studi tafsir dan penelitian numerik dalam Islam.
Transformasi Paradigma Auditing Syariah di Era Digital melalui Integrasi Sharia Governance, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan Nina Nursari; Innez Assyffa Andien; Nandang Ihwanudin
ISLAMICA Vol 9 No 2 (2025): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v9i2.75

Abstract

Transformasi digital telah mengubah praktik auditing syariah dari pendekatan konvensional menuju audit berbasis teknologi, namun perkembangan tersebut belum sepenuhnya diimbangi oleh penguatan landasan filosofis yang mengintegrasikan tata kelola syariah (Sharia Governance), akuntabilitas, dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi paradigma auditing syariah yang adaptif terhadap era digital dengan tetap berlandaskan nilai-nilai syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara konseptual dan filosofis untuk mengkaji transformasi paradigma auditing syariah dalam perspektif tata kelola syariah (Sharia Governance), akuntabilitas, dan keberlanjutan di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi paradigma auditing syariah tidak hanya menuntut pemanfaatan teknologi digital seperti artificial intelligence, big data analytics, dan continuous auditing, tetapi juga memerlukan penguatan prinsip amanah, keadilan, transparansi, independensi, dan kepatuhan syariah sebagai fondasi utama tata kelola lembaga syariah. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan kerangka konseptual yang mengintegrasikan dimensi filosofis auditing syariah dengan transformasi digital, Sharia Governance, akuntabilitas, dan keberlanjutan dalam satu paradigma yang utuh. Kontribusi penelitian ini diharapkan menjadi landasan pengembangan teori auditing syariah sekaligus referensi bagi regulator, akademisi, auditor, dan lembaga keuangan syariah dalam membangun sistem audit yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Penguatan Regulasi Perlindungan Konsumen dalam Transaksi Jual Beli Online Berdasarkan Hukum Islam dan Hukum Nasional Nasrudin Nasrudin; Clara Vidhia; Rian Maulana
ISLAMICA Vol 9 No 2 (2025): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v9i2.85

Abstract

Perkembangan transaksi jual beli online melalui platform digital telah memberikan kemudahan bagi masyarakat, namun juga menghadirkan berbagai persoalan hukum, seperti ketidakseimbangan posisi antara pelaku usaha dan konsumen, ketidakjelasan informasi produk, serta lemahnya mekanisme perlindungan hak konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan regulasi perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli online berdasarkan perspektif hukum Islam dan hukum nasional di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode deskriptif-analitis. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji bahan hukum primer dan sekunder yang relevan. Selanjutnya, data dianalisis secara kualitatif melalui pendekatan konseptual dengan menggunakan prinsip-prinsip hukum Islam, khususnya maqāṣid al-syarī‘ah, nilai keadilan, amanah, dan larangan praktik gharar, sebagai dasar analisis untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi perlindungan konsumen dalam transaksi digital telah memiliki dasar hukum melalui Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan regulasi transaksi elektronik, namun masih membutuhkan penguatan dalam aspek tanggung jawab pelaku usaha, transparansi informasi, penyelesaian sengketa digital, serta kepatuhan terhadap prinsip etika bisnis Islam. Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi model penguatan regulasi perlindungan konsumen digital melalui harmonisasi prinsip hukum Islam dan hukum nasional yang berorientasi pada terciptanya transaksi elektronik yang berkeadilan dan bermaṣlahat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan hukum ekonomi digital yang responsif terhadap perkembangan teknologi serta nilai-nilai syariah.
Inovasi Skema Pembiayaan Rumah melalui Akad Istishna Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Ni'mawati Ni'mawati; Putri Lestari
ISLAMICA Vol 9 No 2 (2025): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v9i2.96

Abstract

Peningkatan kebutuhan masyarakat akan pembiayaan rumah syariah menuntut hadirnya skema pembiayaan yang tidak hanya memenuhi prinsip syariah, tetapi juga adaptif terhadap dinamika industri keuangan modern. Akad istishna memiliki potensi sebagai alternatif pembiayaan rumah, namun implementasinya masih menghadapi berbagai persoalan, terutama terkait kesesuaian praktik dengan ketentuan fikih muamalah dan regulasi hukum ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi skema pembiayaan rumah melalui akad istishna dari perspektif hukum ekonomi syariah dan merumuskan model implementasi yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode deskriptif-analitis. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji bahan hukum primer dan sekunder yang relevan. Selanjutnya, data dianalisis secara kualitatif melalui pendekatan konseptual dan komparatif dengan menganalisis literatur, fatwa DSN-MUI, regulasi, dan praktik lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi skema pembiayaan rumah berbasis akad istishna dapat meningkatkan fleksibilitas transaksi, kepastian hukum, perlindungan para pihak, serta kepatuhan terhadap prinsip syariah apabila didukung oleh tata kelola yang akuntabel. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model implementasi akad istishna yang mengintegrasikan aspek kepatuhan syariah, mitigasi risiko, dan perlindungan konsumen sebagai landasan penguatan praktik pembiayaan rumah syariah yang berkelanjutan.
Aktualisasi Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Perkembangan Ilmu dan Teknologi sebagai Instrumen Peningkatan Kualitas Kehidupan Manusia M. Rifqi Al-Ghifari; Nur Tahiyat; Ending Solehudin
ISLAMICA Vol 9 No 2 (2025): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v9i2.107

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Namun, kemajuan tersebut membutuhkan landasan nilai agar tetap berorientasi pada kemaslahatan dan keseimbangan kehidupan. Al-Qur’an sebagai sumber nilai memiliki prinsip-prinsip fundamental yang relevan untuk mengarahkan pemanfaatan ilmu dan teknologi secara etis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktualisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam perkembangan ilmu dan teknologi serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas kehidupan manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan metode deskriptif-analitis. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an, literatur keislaman, serta kajian kontemporer tentang sains dan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an, seperti konsep khalifah, pengembangan akal, tanggung jawab moral, keseimbangan, dan kemaslahatan, menjadi prinsip utama dalam pemanfaatan teknologi. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian mengenai aktualisasi nilai-nilai Al-Qur’an sebagai prinsip pengendali perkembangan ilmu dan teknologi agar tetap selaras dengan tanggung jawab moral dan tujuan kemaslahatan manusia. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pendekatan Qur’ani terhadap transformasi teknologi yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup manusia.
Sertifikasi Halal sebagai Instrumen Strategis dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Pangan Halal Perspektif Ekonomi Islam Nuralika Yepsi; Ahmad Hasan Ridwan; Ahmad Farikhin
ISLAMICA Vol 9 No 2 (2025): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v9i2.132

Abstract

Industri pangan halal mengalami perkembangan signifikan seiring meningkatnya kesadaran konsumen Muslim terhadap jaminan kehalalan produk serta tuntutan pasar global yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sertifikasi halal sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing industri pangan halal dari perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode deskriptif-analitis. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji bahan hukum primer dan sekunder yang relevan. Selanjutnya, data dianalisis secara kualitatif melalui pendekatan konseptual dan analisis literatur terhadap regulasi jaminan produk halal serta prinsip-prinsip ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pencegahan produk haram, tetapi juga sebagai instrumen untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing industri. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemaknaan sertifikasi halal sebagai strategi ekonomi berbasis maqāṣid al-syarī‘ah yang mengintegrasikan aspek kepatuhan syariah, perlindungan konsumen, dan keberlanjutan industri halal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model penguatan industri pangan halal yang berorientasi pada kemaslahatan.