cover
Contact Name
Rudi Purwanto
Contact Email
multiple@institercom-edu.org
Phone
+6281905310334
Journal Mail Official
multiple@institercom-edu.org
Editorial Address
Soekarno Hatta Street, Moyot Village, Sakra Sub-district, East Lombok Regency, NTB Province, Indonesia
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary
ISSN : -     EISSN : 29887828     DOI : -
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary is a peer-reviewed journal that aims to provide a platform for scholars, researchers, academics, and practitioners from diverse fields of study to contribute and exchange their knowledge, insights, and research findings. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary is published by the Institute of Educational, Research, and Community Service. The journal seeks to promote interdisciplinary collaboration by accepting submissions from various disciplines, including but not limited to: Social Sciences: Sociology, Anthropology, Political Science, Psychology, Communication Studies, and Cultural Studies. Humanities: Literature, Linguistics, Philosophy, History, Arts, and Cultural Heritage. Business and Economics: Management, Marketing, Finance, Entrepreneurship, and International Business. Education: Educational Research, Curriculum Development, Teaching Methods, Islamic Studies, and Educational Technology. Health Sciences: Medicine, Nursing, Public Health, Nutrition, and Healthcare Management. Natural Sciences: Biology, Chemistry, Physics, Environmental Science, and Geology. Engineering and Technology: Computer Science, Information Technology, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, and Civil Engineering. Applied Sciences: Agriculture, Environmental Management, Food Science, and Biotechnology. And other disciplines not mentioned. The journal welcomes original research articles, review papers, case studies, and theoretical perspectives that contribute to the advancement of knowledge in their respective fields and foster a holistic understanding of global challenges and solutions. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary focuses on the exploration of contemporary issues, emerging trends, and innovative practices in various disciplines. The journal emphasizes the significance of a multidisciplinary approach to address complex problems and encourages discussions on their social, economic, environmental, and cultural implications. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary aims to facilitate the dissemination of research findings that have practical applications and societal relevance, contributing to sustainable development and progress of global communities. By promoting interdisciplinary research, the journal seeks to create a collaborative and dynamic space for scholars and professionals to bridge gaps between disciplines and contribute to a more comprehensive understanding of our interconnected world. Submission to MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary is open to researchers and scholars from around the globe, who are committed to advancing knowledge, promoting diversity of perspectives, and contributing to the betterment of societies worldwide.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 605 Documents
Optimalisasi Edukasi Pasien untuk Mencegah Komplikasi Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap Dewi Kania Purnamaalam; Dewi, Siti Utami; Hanifa Fitriyani Haneif; Amelia Oktavia
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i84
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara optimal. Kurangnya pengetahuan mengenai pencegahan komplikasi menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko terjadi komplikasi. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan pasien diabetes melitus. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan pada kedua subjek yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Intervensi pendidikan kesehatan tentang pencegahan komplikasi meliputi lima pilar penatalaksanaan diabetes dan perawatan kaki. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner DKQ-24 sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan subjek I memperoleh skor pre-test 12 (sedang) dan skor post-test 20 (tinggi), sementara subjek II skor pre-test 10 (sedang) dan skor post-test 17 (tinggi). Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien mengenai pencegahan komplikasi. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah pelaksanaan pendidikan kesehatan secara sistematis dan berkelanjutan berperan penting dalam peningkatan pengetahuan pasien mengenai pencegahan komplikasi. Pendidikan kesehatan diharapkan dapat tetap dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif sehingga mendorong perubahan perilaku yang lebih sehat serta dapat mencegah terjadinya komplikasi
Revitalisasi Kawasan Heritage Benteng Marlborough Sebagai Penguatan Identitas Kota Bengkulu Rizqiyah Safitri Juwito; Pretty Maggiesty Rosantika; Geby Fatona; Mariska Pratimi; Evandry Ramadhan; Anggi Yudha Pratama; Renitha Sari
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i84
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan heritage Benteng Marlborough di Kota Bengkulu memiliki peranan strategis sebagai simbol identitas kota, namun saat ini mengalami degradasi fisik dan keterbatasan aktivitas sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan merancang strategi revitalisasi kawasan heritage sebagai upaya penguatan identitas kota melalui pendekatan perencanaan kota berkelanjutan. Metode studi kasus kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis spasial berbasis GIS untuk memetakan kondisi dan potensi kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan memiliki potensi besar untuk pengembangan ruang terbuka publik, jalur pedestrian, serta ekonomi kreatif lokal yang didukung partisipasi masyarakat. Strategi revitalisasi yang diusulkan meliputi konservasi fisik bangunan heritage, pengembangan ruang publik yang nyaman, peningkatan fungsi sosial-ekonomi, dan pelibatan aktif masyarakat sebagai pemangku kepentingan. Pendekatan holistik ini diharapkan tidak hanya melestarikan nilai sejarah tetapi juga meningkatkan keberlanjutan sosial dan ekonomi kawasan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengelolaan kawasan heritage dan menjadi referensi penting dalam pengembangan identitas kota Bengkulu yang berkelanjutan.
Pengelolaan Arsitektur Lanskap Berbasis Zonasi di Kampung Batik Trusmi, Kabupaten Cirebon Rosantika, Pretty Maggiesty; Rizqiyah Safitri Juwito; Geby Fatona; Mariska Pratimi; Anggi Yudha Pratama; Evandry Ramadhan; Renitha Sari
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Batik Trusmi di Kabupaten Cirebon merupakan kawasan sentra batik dengan nilai budaya dan sejarah tinggi, serta potensi besar sebagai destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan merumuskan arahan pengelolaan arsitektur lanskap berbasis zonasi yang memadukan pelestarian warisan budaya dengan pengembangan pariwisata. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara, dan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menilai kelayakan wisata pada lima desa. Penilaian dilakukan dengan metode skoring berbobot menggunakan empat parameter utama: aksesibilitas (30%), kualitas visual (25%), atraksi budaya (25%), dan fasilitas pendukung (20%). Hasil menunjukkan Desa Weru Lor (skor 253) dan Trusmi Kulon (skor 230) memiliki tingkat kelayakan tertinggi sebagai zona inti pengembangan, sedangkan tiga desa lainnya masuk kategori zona pendukung. Rekomendasi meliputi pembagian zona, peningkatan fasilitas, promosi digital, dan pemberdayaan masyarakat. Model ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan kawasan wisata budaya di Indonesia.
Hubungan Merokok Dengan Status Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Remaja Di Desa Kuta Ateuh Kota Sabang Laiya sarah; Intan Liana; Elfi Zahara
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka perokok aktif di kalangan remaja menjadi masalah kesehatan yang berdampak serius terhadap kesehatan gigi dan mulut, termasuk risiko gingivitis dan periodontitis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan merokok dengan status kebersihan gigi dan mulut pada remaja di Desa Kuta Ateuh, Kota Sabang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 66 remaja perokok laki-laki berusia 12–19 tahun yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai kebiasaan merokok serta pemeriksaan langsung status kebersihan gigi menggunakan indeks OHIS, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,1% responden tergolong perokok berat, dengan mayoritas memiliki status kebersihan gigi dan mulut kategori sedang (48,5%) dan buruk (27,3%). Uji statistik mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara tingkat kebiasaan merokok dengan status kebersihan gigi dan mulut (p = 0,041). Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi kebiasaan merokok, semakin rendah tingkat kebersihan gigi dan mulut remaja. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut, peran aktif orang tua, serta program sekolah seperti UKS dalam upaya mencegah peningkatan prevalensi perokok pemula di kalangan remaja.
Hubungan Kehilangan Gigi Dengan Status Gizi Pada Lansia Di Gampong Keutapang Mesjid Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie Serriyati; Intan Liana
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehilangan gigi pada lansia dapat menurunkan fungsi pengunyahan yang berdampak pada keterbatasan asupan nutrisi sehingga berisiko menimbulkan masalah gizi, karena lansia cenderung memilih makanan lunak yang mudah dikunyah. Kondisi ini mendorong dilakukannya penelitian untuk mengetahui hubungan kehilangan gigi dengan status gizi pada lansia di Gampong Keutapang Mesjid, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dengan desain potong lintang (cross sectional) dan melibatkan 35 lansia berusia 60–74 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan pada tanggal 27 April–5 Mei 2025 menggunakan kuesioner, wawancara, serta pemeriksaan status gigi dan penilaian status gizi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia dengan kehilangan gigi cenderung memiliki status gizi kurang (76%), sedangkan lansia tanpa kehilangan gigi sebagian besar memiliki status gizi baik (90%). Uji statistik memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara kehilangan gigi dengan status gizi (p = 0,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kehilangan gigi berpengaruh terhadap status gizi lansia, sehingga diperlukan perhatian lebih dalam pemenuhan gizi seimbang dan pemanfaatan gigi tiruan sebagai upaya menjaga kualitas hidup dan kesehatan lansia.
Hubungan Peran Orang Tua Dan Guru Terhadap Status Karies Gigi Pada Program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) Di SDN 24 Kota Banda Aceh Tahun 2025 Fitriah; Herry Imran
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih tinggi di Indonesia, termasuk di Kota Banda Aceh yang mencatat 21.704 kasus dan menempati peringkat ketiga tertinggi di Provinsi Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran orang tua dan guru dengan status karies gigi pada siswa di SDN 24 Kota Banda Aceh tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 90 siswa yang dipilih secara random sampling, 90 orang tua, serta 40 guru yang diambil dengan total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dengan teknik analisis data meliputi analisis univariat untuk menggambarkan distribusi variabel dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara peran orang tua dengan status karies gigi siswa, di mana 74,2% anak dengan dukungan orang tua yang baik memiliki status karies rendah (p=0,000). Selain itu, peran guru juga berhubungan signifikan dengan status karies, dengan 80,0% anak yang mendapat dukungan guru baik berada pada kategori karies rendah (p=0,003). Secara keseluruhan, 57,8% siswa memiliki status karies rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran orang tua dan guru berkontribusi penting dalam menurunkan prevalensi karies gigi siswa serta dapat menjadi dasar pengembangan program edukasi berbasis sekolah dan keluarga.
Pengaruh Penggunaan Siwak Terhadap Status Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Siswa Kelas 10 Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa Talitha Yusriah; Eka Sri Rahayu
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum, namun sering kali diabaikan meskipun memiliki peran sebagai pintu masuk utama mikroorganisme penyebab penyakit sistemik. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan siwak (Salvadora persica) terhadap status kebersihan gigi dan mulut siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan siwak dalam meningkatkan kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas 10 Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa. Metode penelitian menggunakan quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 76 siswa yang terbagi menjadi kelompok intervensi sebanyak 38 siswa dan kelompok kontrol sebanyak 38 siswa. Instrumen pengukuran menggunakan indeks OHI-S, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yaitu penurunan skor OHI-S dari 2,255 menjadi 1,189 setelah diberikan intervensi siwak, sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan. Kesimpulannya, penggunaan siwak terbukti efektif dalam meningkatkan status kebersihan gigi dan mulut siswa, sehingga disarankan untuk meningkatkan edukasi serta membiasakan penggunaan siwak sebagai alternatif alami dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Hubungan Pengetahuan Orang Tua Dalam Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Terjadinya Karies Rampan Pada Anak Di TK Mon Kuta Kota Banda Aceh Fitria Ramadhana; Amiruddin
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies rampan merupakan salah satu bentuk kerusakan gigi yang umum dijumpai pada anak usia dini, ditandai dengan laju progresi yang cepat dan penyebaran luas pada gigi susu. Pengetahuan orang tua memegang peranan penting dalam upaya preventif terhadap gangguan kesehatan gigi dan mulut pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan orang tua dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies rampan pada anak di TK Mon Kuta Lambhuk, Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 63 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan klinis gigi anak. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81% orang tua memiliki tingkat pengetahuan yang kurang baik mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak. Adapun 58,7% anak mengalami karies rampan dalam kategori sedang, dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan kejadian karies rampan pada anak (p = 0,015). Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies rampan pada anak. Edukasi kesehatan gigi kepada orang tua sangat penting dalam upaya pencegahan karies rampan pada anak usia dini.
Hubungan Penerapan Komunikasi Terapeutik Dengan Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan Gigi Dan Mulut Di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh Tahun 2025 Natasya Ryanda; Amiruddin
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi terapeutik merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan kesehatan, karena kualitas komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien sangat memengaruhi kepuasan serta kenyamanan pasien. Permasalahan yang muncul adalah masih adanya variasi dalam penerapan komunikasi terapeutik oleh tenaga kesehatan, khususnya perawat gigi, yang berpotensi berdampak pada tingkat kepuasan pasien. Kajian terdahulu menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik yang efektif dapat mengurangi risiko kesalahpahaman, meningkatkan kualitas interaksi, serta memperbaiki pengalaman pasien dalam menerima pelayanan kesehatan. Secara teoritik, komunikasi terapeutik berakar pada konsep hubungan interpersonal yang menekankan empati, kepercayaan, dan keterbukaan dalam proses interaksi. Penelitian ini memiliki kebaruan karena secara spesifik menelaah keterkaitan antara penerapan komunikasi terapeutik perawat gigi dengan tingkat kepuasan pasien pada layanan kesehatan primer, yakni di Poli Gigi Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh, yang belum banyak dikaji pada konteks lokal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan penerapan komunikasi terapeutik perawat gigi dengan tingkat kepuasan pasien, menggunakan desain penelitian cross sectional dengan sampel 30 pasien yang diperoleh melalui accidental sampling. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar checklist serta wawancara dengan kuesioner, dan dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat gigi telah menerapkan komunikasi terapeutik dengan baik (80,0%), sementara tingkat kepuasan pasien mencapai 83,3%. Analisis statistik menghasilkan nilai p-value = 0,000 (< 0,05), yang menegaskan adanya hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik perawat gigi dengan tingkat kepuasan pasien di Poli Gigi Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Flipchart Terhadap Pengetahuan Makanan Kariogenik Bagi Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Murid SDN 62 Cot Mesjidlueng Bata Banda Aceh Wirda Syakira; Eka Sri Rahayu
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Aceh memiliki angka kejadian masalah gigi dan mulut yang tinggi sebesar 56%. Salah satu faktor yang dapat merusak gigi adalah kebiasaan mengosumsi makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat dan pemanis buatan,anak sekolah dasar merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi mulut. Upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut dengan melakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut kepada anak Sekolah Dasar, media flipchart Mampu menyajikan pesan pembelajaran secara ringkas dan praktis.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media flipchart terhadap pengetahuan makanan kariogenik bagi kesehatan gigi dan mulut pada murid kelas v di SDN 62  Banda Aceh. Metode: Quasi exsperiment dengan rancangan pre test and post test Non equivalent Control grup Desain. Populasi yang digunakan Siswa Kelas V. Menggunakan Teknik Total Sampling,yaitu seluruh Siswa Kelas V SDN 62 Banda Aceh dan SDN 2 Lamcot. Berjumlah 60 orang 34 kelompok eksperimen dan 26 kelompok kontrol. Hasil penelitian: nilai rata-rata pre-test kelompok eksperimen 64.7%,nilai rata-rata post-test eksperimen 88.2%, selisi nilai mean 29.76%. Nilai rata-rata pre-test kelompok kontrol 53.8%,dan nilai rata-rata post test kontrol 69.2%,selisih nilai mean 17.38%. Berdasarkan uji paired T-test diketahui nilai signifikan variable Skor Pre Test dengan Skor Post Test sebesar 0,001<0,05. Kesimpulan: Adanya pengaruh penyuluhan menggunakan media flipchart terhadap pengetahuan makanan kariogenik bagi kesehatan gigi dan mulut pada siswa SD Negeri 62 Banda Aceh dengan nilai p value =0,001. Saran: bagi sekolah dan institusi kesehatan untuk memanfaatkan flipchart dalam penyuluhan kesehatan gigi. Penggunaan media ini dapat membantu anak-anak lebih mudah memahami infomasi yang disampaikan.