cover
Contact Name
Safni Elivia
Contact Email
safni@iphorr.com
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
mail@iphorr.com
Editorial Address
Jl. Karet, Sumber Rejo, Kec. Kemiling, Kota Bandar Lampung, Lampung 35155
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports
ISSN : 28079094     EISSN : 28078489     DOI : 10.56922
Core Subject : Health,
Jurnal penelitian kualitatif di bidang kesehatan berkaitan dengan penjelasan narasi atau cerita di balik suatu fakta atau kejadian. Disamping itu memuat laporan kegiatan penerapan asuhan keperawatan dibidang kesehatan meliputi kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada semua tingkat usia. Terbit 2 kali dalam satu tahun bulan Juli dan Desember
Articles 309 Documents
Asuhan keperawatan pasien skizofrenia dengan resiko perilaku kekerasan Darajat, Agus Miraj; Fadilah, Muhammad Rizxy; Muslim, Dede Nur Aziz
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 3 (2025): July Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i3.1191

Abstract

Background: Schizophrenia affects approximately 24 million people worldwide, or 1 in 300. This figure represents one in 222 adults with schizophrenia. The prevalence of major mental health disorders (psychosis/schizophrenia) in Indonesia's population under 15 years of age has increased to 9.8%, or 7.0 percent per million, of a population of approximately 200 million. West Java has a case rate of 5 per thousand cases of severe mental disorders, or schizophrenia (psychotics), which means that 5 cases out of 1,000 thousand cases suffer from severe mental disorders (psychotics or schizophrenia). Purpose: To explore the problems or phenomena of schizophrenic patients at risk for violent behavior. Method: This case study explores the problem or phenomenon with detailed limitations. This case study was conducted on two schizophrenic patients with nursing problems at risk for violent behavior. Results: After 3x24 hours of nursing care with nursing interventions in the form of controlling violent behavior verbally by apologizing well without getting angry, refusing well, expressing feelings of annoyance to client 1, and controlling violent behavior spiritually (praying and practicing) in client 2. Conclusion: Based on the results of nursing interventions, the nursing problem of the risk of violent behavior in clients 1 and 2 can be resolved.   Keywords: Care; Risk of Violent Behavior.   Pendahuluan: Skizofrenia menyerang sekitar 24 juta orang di seluruh dunia atau 1 dari 300 orang. Angka tersebut merupakan satu dari 222 orang dari dewasa penderita skizofrenia. Gangguan kesehatan mental utama (psikosis/ skizofrenia) pada penduduk Indonesia yang berusia di bawah 15 tahun meningkat menjadi 9,8% atau 7,0 persen per juta dengan populasi sekitar 200 juta orang di Indonesia. Jawa Barat mempunyai kasus gangguan jiwa berat atau skizofrenia (psikotik) sebesar 5 per mil yang berarti 5 kasus dari 1.000 mil penduduk menderita gangguan jiwa berat (psikotik atau skizofrenia) Tujuan: Untuk mengeksplorasi masalah atau fenomena pasien skizofrenia dengan resiko perilaku kekerasan. Metode: Penelitian studi kasus tentang eksplorasi masalah atau fenomena dengan batasan terperinci. Studi kasus ini dilakukan pada dua orang pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan 3x24 jam dengan pemberian intervensi keperawatan berupa pengontrolan perilaku kekerasan secara verbal dengan cara meminta maaf dengan baik tanpa marah, menolak dengan baik, mengungkapkan perasaan kesal pada klien 1, dan mengendalikan perilaku kekerasan secara spiritual (latihan beribadah dan berdo’a) pada klien 2. Simpulan: Berdasarkan hasil intervensi keperawatan, masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan pada klien 1 dan klien 2 dapat teratasi.   Kata Kunci: Asuhan; Resiko Perilaku Kekerasan
Asuhan gizi pada penderita hipertensi di layanan primer: Literatur review Syamsu, Rachmat Faisal; Abdullah, A. Adila Permata; Mubarok, Rizqi; Nurdin, Abbas Zavey; Dahlia, Dahlia; Nasruddin, Hermiaty
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1069

Abstract

Background: Hypertension is one of the most common chronic medical conditions characterized by persistently elevated arterial pressure. Hypertension has been one of the most studied topics in the past century and has become a significant comorbidity contributing to the development of stroke, myocardial infarction, heart failure, and kidney failure. Purpose: To determine nutritional care for patients with hypertension in primary care. Method: This literature review was conducted by searching, summarizing, and drawing conclusions from various previous studies. The search was limited to the period 2020 to 2025 using databases such as Sinta. The literature obtained was searched using the keywords "Gynamic Status" and "Hypertension" in both English and Indonesian. Results: A total of 10 journals were reviewed that discussed nutritional care for patients with hypertension. Conclusion: The majority of the reviewed journals showed a relationship between nutritional intake and hypertension.   Keywords: Hypertension; Nutritional Status.   Pendahuluan: Hipertensi termasuk dalam kondisi medis kronis yang paling umum yang ditandai dengan peningkatan tekanan arteri yang terus-menerus. Hipertensi telah menjadi salah satu topik yang paling banyak dipelajari pada abad sebelumnya dan telah menjadi salah satu komorbiditas paling signifikan yang berkontribusi terhadap perkembangan stroke, infark miokard, gagal jantung, dan gagal ginjal. Tujuan: Untuk mengetahui asuhan gizi pada penderita hipertensi pada layanan primer. Metode: Penelitian tinjauan pustaka dengan mencari, merangkum, dan menarik kesimpulan dari berbagai studi literatur terdahulu yang dicari dan dibatasi dari tahun 2020 hingga 2025 dengan menggunakan database seperti Sinta. Literatur yang didapatkan dicari dengan menggunakan kata kunci “Status Gizi”, “Hipertensi”, baik dalam Bahasa Inggris maupun Bahasa Indonesia. Hasil: Sebanyak 10 jurnal yang telah direview yang membahas mengenai asuhan gizi pada penderita hipertensi Simpulan: Mayoritas dari jurnal yang telah direview menunjukan bahwa terdapat hubungan pada asupan gizi dengan penderita hipertensi   Kata Kunci : Hipertensi; Status Gizi.
Analisis risiko keselamatan kerja menggunakan metode event tree analysis (ETA) pada pekerjaan blasting quarry Abdurrahman, Tri Novita Jihan K.; Jusuf, Herlina; Nurfadillah, Ayu Rofiah
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1136

Abstract

Background: Occupational accident risk assessment is a step taken to prevent potential workplace accidents. This can be done by conducting an assessment based on the methods established in the Occupational Health and Safety Management System (OHSMS). Purpose: To analyze the occupational safety risks in blasting work in Quarry I of the Bulango Ulu Dam project Package I by Hutama–Basuki–Lestari, KSO, using the Event Tree Analysis (ETA) method. Method: This research is qualitative research. The informants in this study were 7 people, with 1 key informant, namely the Project Manager, and 6 key informants consisting of 1 Safety Officer, 2 Safety Patrols, and 3 Workers. Results: Based on the identification, four main risks were identified in blasting work: flying rock, misfire, dust, and premature blast. The highest risk, with a probability value of 0.99, was for flying rock and dust, and the lowest risk, with a probability of 0.5, was for premature blast. The analysis showed that adherence to mitigation procedures such as the use of PPE and safe distancing significantly influenced the final outcome of the risk scenario. Conclusion: The implemented mitigation scheme can significantly reduce the probability of a hazardous event if implemented correctly. Suggestion: Further research is needed into the use of the Event Tree Analysis (ETA) method in collaboration with other methods for more effective results.   Keywords: Blasting; ETA; Risk; Work Safety.   Pendahuluan: Risiko kecelakaan kerja merupakan langkah untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat terjadi. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan penilaian berdasarkan metode-metode yang ada dalam Sistem Manajemen K3 (SMK3). Tujuan: Untuk menganalisis risiko keselamatan kerja pada pekerjaan blasting di Quarry I proyek Bendungan Bulango Ulu Paket I oleh Hutama–Basuki–Lestari, KSO, dengan menggunakan metode Event Tree Analysis (ETA). Metode: Jenis penelitian kualitatif. Informan dari penelitian ini berjumlah 7 orang dengan 1 orang informan kunci yaitu Project Manager dan 6 orang informan utama yang terdiri dari 1 orang Safety Officer, 2 orang Safety Patrol dan 3 Pekerja. Hasil: Berdasarkan identifikasi, ditemukan empat risiko utama dalam pekerjaan blasting, yaitu flying rock, misfire, debu, dan premature blast. Risiko tertinggi dengan nilai probabilitas 0,99 terdapat pada bahaya flying rock dan debu, risiko terendah dengan probabilitas 0,5 terdapat pada premature blast. Analisis menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap prosedur mitigasi seperti penggunaan APD dan jarak aman sangat mempengaruhi hasil akhir dari skenario risiko. Simpulan: Skema mitigasi yang diterapkan dapat menurunkan probabilitas kejadian berbahaya secara signifikan jika dijalankan dengan benar. Saran: Penelitian lanjutan perlu dilakukan dalam penggunaan metode Event Tree Analysis (ETA) dengan kolaborasi dari metode lainnya untuk hasil yang lebih efektif.   Kata Kunci: Blasting; ETA; Keselamatan Kerja; Risiko.
Hubungan gaya hidup dengan gejala gastritis pada mahasiswa tingkat akhir Putri, Revania Aprilia; Aryani, Atik; Widiyono, Widiyono
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1158

Abstract

Background: Gastritis, or stomach ulcers, is an inflammation of the gastric mucosa caused by irritation and infection caused by continuous compression, resulting in abrasions and wounds. Students in the productive age group (15-25) are known to be more susceptible to gastritis due to their busy schedules, stress levels, poor diet, poor meal frequency, and poor food intake. Purpose: To determine the relationship between lifestyle and gastritis symptoms in final year students. Method: This descriptive correlative study used a cross-sectional design. The sampling technique used was proportional random sampling with a sample size of 142. Data analysis used a gamma statistical test with a questionnaire as the research instrument. Results: Most respondents' lifestyles were in the fairly good category, and their gastritis symptoms were in the moderate category. The gamma statistical test yielded a p-value of 0.001 < 0.05. Conclusion: There is a relationship between lifestyle and symptoms of gastritis in final year students.   Keywords: Gastritis Symptoms; Lifestyle; Students.   Pendahuluan: Gastritis atau penyakit maag merupakan peradangan dari mukosa lambung yang terjadi akibat iritasi dan infeksi karena proses peremasan yang terjadi secara terus- menerus sehingga lecet dan luka. Mahasiswa yang termasuk dalam kategori usia produktif dengan rentang 15-25 tahun diketahui lebih mudah untuk terkena penyakit gastritis karena memiliki aktivitas fisik yang padat dengan tingkat kesibukan, tingkat stress, pola makan yang kurang baiki, frekuensi makan, serta asupan makanan yang tidak baik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan gejala gastritis pada mahasiswa tingkat akhir. Metode: Penelitian deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu proportional random sampling dengan jumlah sampel 142. Analisis data menggunakan uji statistic gamma dengan Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil: Sebagian besar gaya hidup responden dalam kategori cukup baik dan gejala gastritis dalam kategori sedang. Hasil uji statistic gamma didapatkan nilai p value sebesar 0.001< 0.05. Simpulan: Terdapat hubungan gaya hidup dengan gejala gastritis pada mahasiswa tingkat akhir.   Kata Kunci: Gastritis; Gaya Hidup; Gejala; Mahasiswa.
Analisis potensi hazard pada pekerja bagian pemeliharaan gardu distribusi PLN menggunakan metode failure mode and effect analysis (FMEA) Usman, Tasya Nuranda; Jusuf, Herlina; Maksum, Tri Septian
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1166

Abstract

Background: Occupational safety and health (OHS) is a crucial aspect in creating a safe work environment, particularly in high-risk jobs such as distribution substation maintenance. Purpose: To analyze potential hazards for PLN distribution substation maintenance workers using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method. Method: This quantitative research used a descriptive approach. The sample size for this study was 35 workers selected using exhaustive sampling. Data collection instruments included risk identification observation sheets, interviews, and documentation. Data analysis techniques used univariate analysis and the FMEA method. Results: Thirty-one potential risks were identified, 10 of which had RPN values ​​above the average (RPN>26), categorized as the highest risk. The highest risk was found in the coordination of outage requests, with an RPN of 100. Risk control is recommended based on the hierarchy of controls: elimination, substitution, engineering, administrative control, and personal protective equipment (PPE). Conclusion: The potential hazards in the PLN distribution substation maintenance work area using the FMEA method found that each stage has the potential for significant hazards and work safety risks.   Keywords: Hazard Potential, FMEA, Distribution Substation.   Pendahuluan: Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, khususnya pada pekerjaan berisiko tinggi seperti pemeliharaan gardu distribusi. Tujuan: Untuk menganalisis potensi bahaya (hazard) pada pekerja bagian pemeliharaan gardu distribusi PLN menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 orang pekerja yang dipilih menggunakan teknik exhaustive sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi lembar observasi identifikasi risiko, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan metode FMEA. Hasil: Ada 31 potensi risiko yang ditemukan dan 10 di antaranya memiliki nilai RPN di atas nilai rata-rata (RPN> 26) yang dikategorikan sebagai risiko paling berisiko terjadi. Risiko tertinggi ditemukan pada kegiatan koordinasi minta padam dengan nilai RPN sebesar 100. Pengendalian risiko direkomendasikan berdasarkan hirarki pengendalian yaitu eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan APD. Simpulan: Potensi bahaya yang ada di area  pekerjaan pemeliharaan gardu distribusi PLN menggunakan metode FMEA ditemukan bahwa setiap tahap memiliki potensi bahaya dan risiko keselamatan kerja yang signifikan.   Kata Kunci: FMEA, Gardu Distribusi, Potensi Hazard.
Faktor-faktor penyebab terjadinya hipertensi: Literatur Review Handa, Ita Handayani; Ariski, Deska Ramadani; Nasution, Zulkarnain Ashar; Nursafira, Titania; Triyani, Yuli; Herlinawati, Nanda Arum; Puspitasari, Intan; Fitriani, Fitriani; Selvia, Wahyu; Anggraini, Olivia Zahwa; Retno, Dewi Madu; Safrudin, Bachtiar
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1182

Abstract

Background: Hypertension is a common degenerative disease in the elderly and is frequently found in both developing and developed countries, and is a leading cause of death from cardiovascular disease. This condition increases the risk of heart, brain, kidney, and other complications. Undetected and prolonged high blood pressure without proper treatment can lead to coronary heart disease, kidney failure, or stroke. Purpose: To strengthen understanding of the importance of a holistic approach in managing hypertension in the elderly group, both through medical interventions and lifestyle changes supported by a positive social environment. Method: This literature review was conducted using PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. Based on the selection process, eight articles met the criteria, including eight articles from Google Scholar. These articles were then systematically analyzed. Results: A total of 10,000 articles were retrieved from Google Scholar and selected based on the year and inclusion criteria. This resulted in eight articles for use in the author's literature review. Conclusion: Hypertension can affect not only the elderly but also younger people. Therefore, several factors are needed to prevent hypertension in both young and old.   Keywords: Degenerative Blood Pressure; Hypertension.   Pendahuluan: Hipertensi adalah penyakit degeneratif yang umum pada lansia dan sering ditemui dinegara berkembang dan maju sebagai penyebab utama kematian akibat penyakit kardiovaskuler. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal, dan komplikasi lainnya. Peningkatan tekanan darah yang tidak terdeteksi sedini mungkin dan berlangsung lama jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat menyebabkan penyakit jantung koroner, gagal ginjal, atau stroke di otak. Tujuan: Untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya pendekatan holistik dalam menangani hipertensi pada kelompok usia lanjut, baik melalui intervensi medis maupun perubahan gaya hidup yang didukung oleh lingkungan sosial yang positif. Metode: Penelitian literature review dengan pengumpulan data dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Berdasarkan proses seleksi yang telah dilakukan, diperoleh 8 artikel yang memenuhi kriteria, terdiri atas 8 artikel dari Google Scholar. Selanjutnya, analisis terhadap artikel-artikel tersebut dilakukan secara sistematis. Hasil: Artikel yang di dapatkan pada sumber google shcholer sebanyak 10.000 dan di seleksi berdasarkan tahun dan sesuai kriteria inklusi yang di tentukan, sehingga di dapatkan sebanyak 8 artikel yang akan di gunakan untuk literature riview penulis. Simpulan: Hipertensi tidak hanya dapat menyerang pada orang dengan usia lansia, namun juga dapat menyerang orang dengan usia muda. Sehingga diperlukan beberapa faktor-faktor untuk mencegah terjadinya hipertensi di usia muda dan usia tua.   Kata Kunci: Degeneratif Tekanan darah; Hipertensi.
Analisis bakteri escherichia coli dan bakteri salmonella sp pada pentol Saleh, M Sahrul A; Kadir, Sunarto; Nakoe, Moh. Rivai; Kadir, Laksmyn
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1190

Abstract

Background: Meatballs (Pentol) are a commonly consumed food that are often susceptible to bacterial contamination. They are popular among students. However, the food safety of meatballs is a concern due to the potential for contamination with pathogenic bacteria. Purpose: To analyze the presence of Escherichia coli and Salmonella sp. in meatballs sold around the UNG campus. Method: This quantitative descriptive study involved five fish meatball vendors, both on and off campus. The sample size was the same as the population, with each sample weighing 25 grams, equivalent to three meatballs. Data analysis used the Most Probable Number (MPN) method. Results: A total of five samples were examined, and all tested positive for Escherichia coli and Salmonella sp. in fish meatballs using Salmonella Shigela Agar (SSA) media. Conclusion: Escherichia coli bacteria were present in fish meatballs using the Most Probable Number (MPN) method in five meatball samples from fish meatball vendors. The results of this study did not meet the requirements of SNI No. 7388:2009. Of the five samples tested, five tested positive for Salmonella sp.   Keywords: Escherichia Coli; Pentol; Salmonella sp.   Pendahuluan: Pentol merupakan salah satu jajanan yang sering di konsumsi oleh Masyarakat yang tidak luput dari adanya kontaminasi bakteri. Pentol adalah makanan yang populer di kalangan mahasiswa. Namun, keamanan pangan pentol menjadi perhatian karena potensi kontaminasi bakteri patogen. Tujuan: Untuk menganalisis keberadaan bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp pada pentol yang ada di sekitaran kampus UNG. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi dalam penelitian ini adalah 5 orang pedagang pentol ikan di dalam kampus maupun diluar kampus. Jumlah sampel sama dengan populasi yaitu 5 pedagang pentol ikan dengan berat setiap satu sampel yaitu 25 gram atau setara tiga biji pentol. Analisis data menggunakan metode Most Probable Number (MPN). Hasil: Sebanyak 5 sampel yang diperiksa, semua sampel positif mengandung bakteri Escherichia coli dan bakteri Salmonella sp pada pentol ikan menggunakan media Salmonella Shigella Agar (SSA). Simpulan: Terdapat bakteri Escherichia coli pada pentol ikan menggunakan metode Most Probable Number (MPN) pada 5 sampel pentol dari pedagang pentol ikan. Hasil pada penelitian ini tidak memenuhi syarat sesuai dengan standar SNI No.7388:2009, dari 5 sampel yang diperiksa terdapat 5 sampel positif Salmonella sp.   Kata Kunci: Escherichia Coli; Pentol; Salmonella sp.
Pengaruh e-marketing mix dan mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien di rumah sakit Febrina, Dara Meutia Ayu; Pusparani, Kinanti Vionanda; Kusyanto, Fahmi Abdullah; Mubarok, Rizqi; Redjeki, Finny
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1215

Abstract

Background: The rapid development of information technology has encouraged hospitals to adopt the E-Marketing Mix to enhance patient access, personalization, and trust. However, service quality remains the key factor in shaping patient satisfaction. Integrating these two aspects is essential to remain competitive in the digital era. Purpose: To analyze the effect of the E-Marketing Mix and healthcare service quality on patient satisfaction and to evaluate the mediating role of patient satisfaction in fostering patient loyalty. Method: This study employed an observational design with a systematic literature review approach. Secondary data were collected from PubMed, Embase, and manual searches (2015–2025) and screened according to inclusion criteria, resulting in 10 eligible articles. A comparative analysis was performed, including synthesis of findings, identification of similarities, and drawing conclusions from the literature. Results: A total of 113 articles were initially identified and screened based on publication year and inclusion criteria, resulting in 10 articles that were included in this literature review. Conclusion: The integration of the E-Marketing Mix with structured service quality improvement programs is a key strategy to create an optimal patient experience, enhance satisfaction and loyalty, and strengthen hospital competitiveness in the digital era.   Keywords: E-Marketing Mix; Hospital; Loyalty; Patient Satisfaction; Service Quality.   Pendahuluan: Perkembangan teknologi informasi mendorong rumah sakit menerapkan E-Marketing Mix untuk meningkatkan akses, personalisasi, dan kepercayaan pasien, namun mutu pelayanan tetap menjadi kunci utama pembentuk kepuasan. Integrasi keduanya penting untuk menghadapi persaingan di era digital. Tujuan: Menganalisis pengaruh E-Marketing Mix dan mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien, serta mengevaluasi peran kepuasan pasien sebagai mediator terhadap loyalitas pasien. Metode: Penelitian menggunakan desain observasional dengan tinjauan pustaka sistematis. Data sekunder dikumpulkan dari PubMed, Embase, dan pencarian manual (2015–2025), disaring sesuai kriteria inklusi, menghasilkan 10 artikel yang dianalisis secara komparatif. Analisis mencakup sintesis temuan, identifikasi kesamaan, dan penarikan kesimpulan berdasarkan literatur. Hasil: Artikel  yang  didapatkan  pada  sumber  sebanyak  113  dan  diseleksi berdasarkan tahun dan sesuai kriteria inklusi yang ditentukan, sehingga didapatkan sebanyak 10 artikel yang akan digunakan untuk literature review penulis. Simpulan: Integrasi E-Marketing Mix dengan program peningkatan mutu pelayanan merupakan strategi kunci untuk menciptakan pengalaman pasien yang optimal, meningkatkan kepuasan dan loyalitas, serta memperkuat daya saing rumah sakit di era digital.   Kata Kunci: E-Marketing Mix; Kepuasan Pasien; Loyalitas; Mutu Pelayanan; Rumah Sakit.
Pengaruh substitusi tepung daun kelor (moringa oleifera) terhadap daya terima, tekstur, daya simpan, dan jumlah total kapang pada snack bar cadelo Suryani, Dian; Kustiani, Ai; Adyas, Atikah
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1276

Abstract

Background: Anemia among adolescent girls remains a nutritional problem that needs to be addressed. Anemia is a condition characterized by a decrease in red blood cell mass, characterized by decreased hemoglobin levels, hematocrit levels, and the number of red blood cells in the bloodstream. Purpose: To analyze the effect of Moringa oleifera leaf flour substitution on the acceptability, texture, shelf life, and total mold count of Cadelo snack bars. Method: The study used a Completely Randomized Design (CRD) with four treatment levels (F0 = 0%, F1 = 5%, F2 = 10%, F3 = 15%) and two replications. Organoleptic assessments were conducted by 25 panelists using a hedonic scale of 1–5. Texture was measured using a CT-3 Texture Analyzer, while total mold analysis was conducted on days 0 and 15 of room temperature storage. Results: Formulation F1 (5% moringa) obtained the highest score (p < 0.001) for all sensory attributes. The hardness of F1 increased significantly compared to F0 (p < 0.05), but remained within the acceptable limits for consumption. The total mold count in F1 was lower than the control on day 0 (p < 0.05) and remained stable until day 15. Conclusion: The addition of 5% moringa leaf flour has been shown to improve sensory and textural quality and has the potential to suppress mold growth during storage.   Keywords: Moringa Leaf Flour; Shelf Life; Substitution.   Pendahuluan: Kondisi anemia terhadap remaja putri masih menjadi permasalahan gizi yang perlu diatasi. Anemia merupakan suatu kondisi ketika terjadi penurunan jumlah massa eritrosit yang ditandai oleh menurunnya kadar hemoglobin, hematokrit, dan jumlah eritrosit dalam sirkulasi darah. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap tingkat penerimaan, tekstur, daya simpan, dan jumlah total kapang pada produk snack bar Cadelo Metode: Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat tingkat perlakuan (F0 = 0%, F1 = 5%, F2 = 10%, F3 = 15%) dan dua kali ulangan. Penilaian organoleptik dilakukan oleh 25 panelis menggunakan skala hedonik 1–5. Tekstur diukur dengan alat Texture Analyzer CT-3, sedangkan analisis total kapang dilakukan pada hari ke-0 dan ke-15 penyimpanan suhu ruang. Hasil: Formula F1 (5% kelor) memperoleh skor tertinggi (p < 0.001) untuk seluruh atribut sensoris den. Kekerasan pada F1 meningkat secara signifikan dibandingkan F0 (p < 0.05), namun masih dalam batas kenyamanan konsumsi. Total kapang pada F1 lebih rendah daripada kontrol pada hari ke-0 (p < 0.05) dan tetap stabil hingga hari ke-15. Simpulan: Penambahan 5% tepung daun kelor terbukti dapat meningkatkan kualitas sensoris dan tekstur, serta berpotensi menekan pertumbuhan kapang selama masa penyimpanan.   Kata Kunci: Daya Simpan; Subtitusi; Tepung Daun Kelor.
Pendidikan kesehatan dengan media pop-up meningkatkan pengetahuan gizi seimbang siswa sekolah dasar Permatasari, Firlya Sanafa; Rahmawati, Agustina; Isnaeni, Yuli
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1279

Abstract

Background: Elementary school children are in a growth and development phase and require balanced nutrition. Lack of knowledge can lead to nutritional problems such as undernutrition and overnutrition. Health education using engaging media can improve children's knowledge of balanced nutrition. Purpose: To determine the effect of health education using the "Giziku" pop-up media on elementary school students' knowledge of balanced nutrition. Method: This quantitative, quasi-experimental study used a pretest-posttest control group design. Fifty-seven students were recruited using a total sampling technique. Data were collected using a knowledge questionnaire and tested using the Mann-Whitney test. Results: This study found a difference in knowledge levels between the treatment and control groups with a p-value (0.000 < 0.05). Conclusion: There is an effect of health education using the "Giziku" pop-up media on elementary school students' knowledge.   Keywords: Balanced Nutrition; Health Education; Knowledge; Pop-Up Media.   Pendahuluan: Anak sekolah dasar merupakan anak yang sedang berada pada tahap tumbuh kembang dan memerlukan kebutuhan gizi yang seimbang. Kurangnya pengetahuan dapat menyebabkan masalah gizi seperti gizi kurang dan kelebihan gizi. Pendidikan kesehatan dengan media yang menarik dapat meningkatkan pengetahuan gizi seimbang pada anak. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media pop-up “Giziku” terhadap pengetahuan gizi seimbang siswa sekolah dasar. Metode: Penelitian kuantitatif quasi experiment dengan rancangan with control group pretest-posttest. Responden terdiri dari 57 siswa dan diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan serta di uji menggunakan uji Mann Whitney. Hasil: penelitian ini terdapat perbedaan tingkat pengetahuan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan p-value (0,000 < 0,05). Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media pop-up “Giziku” terhadap pengetahuan siswa sekolah dasar.   Kata Kunci: Gizi Seimbang; Media Pop-Up; Pendidikan Kesehatan; Pengetahuan.