cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,745 Documents
Persepsi Mahasiswa Universitas Djuanda Mengenai Keaktifan Berorganisasi dan Dampaknya Terhadap Pengelolaan Waktu Haifa Hana Panji Awalin
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23566

Abstract

Aktivitas organisasi mahasiswa merupakan salah satu bentuk keterlibatan aktif mahasiswa dalam pengembangan diri di lingkungan perguruan tinggi. Keikutsertaan dalam organisasi kemahasiswaan diyakini mampu mengembangkan berbagai kemampuan nonakademik, namun di sisi lain juga menuntut kemampuan pengelolaan waktu agar tidak mengganggu kewajiban akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Djuanda mengenai keaktifan berorganisasi serta dampaknya terhadap pengelolaan waktu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap mahasiswa Universitas Djuanda yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan, baik intra maupun ekstra kampus, dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang keaktifan berorganisasi sebagai sarana pengembangan diri dan media pembelajaran nonformal yang melengkapi proses akademik. Keaktifan organisasi berkontribusi terhadap peningkatan soft skills, khususnya kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan. Namun, keaktifan tersebut juga menimbulkan tantangan dalam pengelolaan waktu, seperti kelelahan dan benturan jadwal dengan kegiatan akademik. Mahasiswa mengatasi tantangan tersebut melalui strategi manajemen waktu, penentuan prioritas, dan disiplin diri dengan menempatkan akademik sebagai prioritas utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dampak keaktifan berorganisasi terhadap pengelolaan waktu sangat dipengaruhi oleh persepsi dan kemampuan regulasi diri mahasiswa.
Literatur Review: Proses Kristalisasi Serta Faktor Pengendali dan Dampak Terhadap Kualitas Produk Gula Semut Melda Putri Rahayu; Ashila Maziyya Fairuz Firdaus; Arlita Nada Putri; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.23568

Abstract

Gula semut secara umum biasa disebut sebagai palm sugar. Gula semut terbuat dari nira dengan bentuk kristal atau serbuk dengan warna kuning kecoklatan, berbentuk granula (butiran kecil) dengan diameter sekitar 0,8-1,2 mm. Berdasarkan uraian tersebut, penulisan ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme kristalisasi, faktor pengendali, dan dampaknya terhadap kualitas produk gula semut. Teknik studi pustaka merupakan pencarian literatur atau sumber yang berbentuk data primer dari beberapa data jurnal nasional dengan rentan waktu sepuluh tahun terakhir yaitu (2016-2026). Dalam proses pembuatan gula dari nira aren, kristalisasi dapat terjadi secara spontan, kristalisasi ini terjadi pada larutan yang memiliki kandungan gula yang tinggi. Faktor Pengendalian Kristalisasi dan dampaknya Terhadap Gula Semut yaitu, pH gula semut, pengaruh lama penyimpanan gula semut, pengaruh kadar air gula semut, dan pengaruh sistem pengadukan gula semut. pH 6-7 merupakan pH ideal yang harus dimiliki gula nira selama proses pemasakan berlangsung. Jika gula aren telah disimpan, gula aren akan dihidrolisis menjadi gula pereduksi yang akan menyulitkan proses pengkristalan gula semut. Kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap ukuran kristal, di mana gula semut dengan kadar air tinggi umumnya memiliki kristal yang lebih kasar dibandingkan gula semut dengan kadar air yang lebih rendah. Proses kristalisasi ini sangat dipengaruhi oleh teknik pengadukan yang diterapkan selama pemasakan.
Pengembangan Bisnis Produk Pudding Jelly Berbasis Serai (Cymbopogon citratus) dan Lemon sebagai Pangan Fungsional Beraroma Alami dengan Pendekatan Metode Business Model Canvas (BMC) Delfitriani; Saphira Aulia Effendi; Dinar Siti Maulida; Ratu Destri Fitria Nur Fadilah; Muhammad Ajriya Fadhullah; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23571

Abstract

Pengembangan produk pangan fungsional berbasis bahan lokal merupakan upaya strategis dalam meningkatkan nilai tambah pangan sekaligus mendukung pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan produk puding atau jelly berbahan dasar serai (Cymbopogon citratus) dan lemon sebagai produk pangan inovatif berbasis bahan lokal, dengan meninjau karakteristik sensori, tingkat penerimaan konsumen, potensi nilai fungsional, serta perancangan model bisnisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan Business Model Canvas (BMC) sebagai alat analisis pengembangan model bisnis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pasar, survei atau kuesioner konsumen, uji organoleptik, serta studi literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kombinasi serai dan lemon mampu menghasilkan produk puding/jelly dengan karakteristik sensori yang khas, berupa aroma herbal dan rasa citrus yang menyegarkan, serta berpotensi sebagai pangan fungsional karena kandungan senyawa bioaktif dan vitamin. Analisis menggunakan BMC menunjukkan bahwa produk ini memiliki proposisi nilai yang jelas, segmen pasar yang spesifik, serta peluang pengembangan usaha yang menjanjikan, khususnya bagi pelaku UMKM pangan. Dengan demikian, pengembangan puding atau jelly berbasis serai dan lemon berpotensi menjadi produk pangan fungsional bernilai tambah yang kompetitif dan berkelanjutan.
Pendampingan Terarah untuk Menguatkan Sikap Tanggung Jawab dan Kemandirian Siswa Kelas 1 yang Mengalami Kesulitan Belajar: Studi Kasus Empat Siswa Adisa Fatyra; Zahra Khusnul Lathifah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23576

Abstract

Sekolah dasar merupakan fase penting dalam membentuk sikap dasar siswa, khususnya tanggung jawab dan kemandirian, yang menjadi fondasi keberhasilan belajar jangka panjang. Namun, siswa dengan kesulitan belajar sering menghadapi hambatan dalam mengelola fokus dan menyelesaikan tugas, sehingga diperlukan strategi pendampingan terarah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pendampingan terarah dapat meningkatkan fokus, kemandirian, dan tanggung jawab siswa kelas 1 yang mengalami kesulitan belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan empat siswa yang dipilih secara purposive berdasarkan karakteristik kesulitan belajar. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif harian selama 10 hari, wawancara semi-terstruktur dengan siswa dan guru, serta dokumentasi catatan harian dan hasil tugas, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi, penyajian, dan triangulasi data. Hasil menunjukkan bahwa pendampingan terarah memberikan dampak positif signifikan, dengan peningkatan fokus Siswa 1 dari 30% menjadi 70%, Siswa 2 dari 20% menjadi 80%, Siswa 3 dari 25% menjadi 75%, dan Siswa 4 dari 40% menjadi 80%, serta peningkatan kemandirian dan tanggung jawab terlihat melalui perilaku seperti menyelesaikan tugas tanpa bantuan, lebih tenang, menulis lebih cepat, dan mengontrol distraksi. Penelitian terbatas pada empat siswa dan observasi singkat, sehingga generalisasi harus hati-hati. Temuan menegaskan pentingnya pendampingan individual, rutin, dan terarah sebagai strategi efektif untuk mendukung perkembangan perilaku dan social emosional siswa kelas rendah.
Peran dan Aplikasi Polisakarida Non-Pati (Serat Pangan) dalam Pengembangan Makanan Fungsional: Sebuah Tinjauan Naura Nadhzifatul Bilbina; Raden Siti Nurlaela; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23583

Abstract

Peningkatan angka kejadian penyakit tidak menular seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung mendorong kemunculan makanan fungsional yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi dasar tetapi juga memberikan keuntungan kesehatan lebih. Polisakarida non-pati atau serat makanan adalah elemen bioaktif yang sangat penting dalam makanan fungsional. Artikel ini bertujuan untuk menilai fungsi fisiologis dan penggunaan polisakarida non-pati dalam pengembangan makanan fungsional berdasar jurnal nasional terakreditasi yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur terhadap jurnal nasional yang tersedia secara online. Hasil analisis menunjukkan bahwa polisakarida non-pati seperti selulosa, hemiselulosa, pektin, beta-glukan, dan inulin memiliki peranan penting dalam mempertahankan kesehatan pencernaan, mengatur kadar glukosa dan kolesterol dalam darah, serta mendukung keseimbangan mikrobiota usus. Selain itu, polisakarida non-pati banyak diterapkan dalam industri makanan sebagai bahan pengental, penstabil, pencipta tekstur, dan bahan tambahan pada berbagai produk makanan fungsional. Oleh karena itu, penggunaan polisakarida non-pati memiliki potensi yang besar dalam pengembangan makanan fungsional yang berfokus pada kesehatan.
Game Online sebagai Fakta Sosial: Pengaruh Mobile Legends terhadap Perilaku dan Tutur Kata Remaja Muhammad Ilham Wira Jatnika
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.23584

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menjadikan game online sebagai elemen penting dalam kehidupan sosial anak muda. Salah satu permainan yang sangat digemari remaja adalah Mobile Legends, yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber hiburan, tetapi juga membentuk cara berinteraksi, bahasa, dan tingkah laku para pemainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Mobile Legends terhadap perilaku serta cara berbicara remaja dari sudut pandang fakta sosial menurut Émile Durkheim. Dalam perspektif Durkheim, fakta sosial merupakan cara berperilaku, berpikir, dan merasakan yang ada di luar individu dan memiliki kekuatan untuk mempengaruhi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi yang dilakukan terhadap remaja yang memainkan Mobile Legends. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa frekuensi bermain game memengaruhi cara berbicara yang cenderung lebih kasar, ekspresif, dan kompetitif, serta membentuk perilaku emosional seperti mudah marah, agresif secara verbal, dan kebiasaan menggunakan istilah-istilah dari game dalam komunikasi sehari-hari. Fenomena ini mengindikasikan bahwa Mobile Legends berfungsi sebagai struktur sosial yang baru dalam mengatur cara remaja berkomunikasi dan bersikap. Dengan demikian, Mobile Legends seharusnya tidak hanya dianggap sebagai sebuah permainan, melainkan juga sebagai fakta sosial yang memberikan dampak signifikan dalam pembentukan karakter dan pola komunikasi remaja di era digital.
Analisis Implementasi Pendidikan Karakter Cinta Lingkungan dan Sikap Tanggung Jawab terhadap Alam dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Sania Ayu Lestari; Helmia Tasti Adri
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.23587

Abstract

Pendidikan karakter cinta lingkungan dan sikap tanggung jawab terhadap alam merupakan aspek penting dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar karena berperan dalam membentuk kesadaran ekologis peserta didik sejak dini. Meskipun nilai-nilai tersebut telah banyak diperkenalkan, efektivitas integrasinya dalam praktik pembelajaran masih memerlukan kajian empiris yang mendalam. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menelaah bagaimana pendidikan karakter cinta lingkungan dan sikap tanggung jawab terhadap alam diimplementasikan melalui pembelajaran IPAS. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan partisipasi guru sebagai subjek penelitian serta peserta didik kelas IV SD Negeri Pagelaran 1. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan pengamatan langsung pembelajaran, wawancara semi-terstruktur serta telaah dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis secara sistematis melalui proses reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa proses pembelajaran IPAS telah mengintegrasikan nilai kepedulian terhadap lingkungan dan sikap tanggung jawab terhadap alam melalui proses pembelajaran kontekstual, pembiasaan, dan keteladanan guru. Peserta didik menunjukkan perilaku dasar peduli lingkungan dan tanggung jawab terhadap fasilitas sekolah, namun konsistensi perilaku tersebut belum sepenuhnya terbentuk secara mandiri dan masih dipengaruhi oleh pengawasan guru. Budaya sekolah dan ketersediaan sarana prasarana menjadi faktor pendukung utama, sementara keterbatasan waktu pembelajaran dan perbedaan kebiasaan peserta didik menjadi kendala. Penelitian ini terbatas pada satu konteks sekolah. Temuan ini mengimplikasikan perlunya penguatan integrasi nilai karakter secara reflektif dan berkelanjutan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan internalisasi kesadaran ekologis peserta didik.
Pengaruh Fakta Sosial terhadap Pembentukan Cara Pandang dan Identitas Diri Individu dalam kehidupan Sosial di Lingkungan Baru Bonifatius Betrandyo Duta Moricha Sempak
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.23588

Abstract

Salah satu faktor yang paling berpengaruh dalam pembentukan konsep diri seorang individu adalah lingkungan sosialnya. Fakta sosial yang terdapat pada lingkungan sekitar individu menjadi faktor yang memengaruhi pendefinsian diri seorang individu baik secara langsung maupun tidak langsung. Fakta sosial sebagai konsep dasar sosiologi menjelaskan keterkaitan antara pengaruh eksternal yang mempengaruhi internal seorang individu dan mempengaruhi cara pandang serta perilaku individu itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami fakta sosial sebagai konsep dasar sosiologi yang dikemukakan oleh Emile Durkheim tersebut dan ragam penerapannya pada individu di lingkungan sosial masyarakatnya. Fakta sosial sebagai realitas sosial masyarakat telah berhasil mengikat dan mengatur pola perilaku individu, baik secara langsung maupun tidak langsung pada lingkungan barunya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, fakta sosial hadir sebagai realitas yang bersifat objektif dan secara nyata memengaruhi individu ketika individu memasuki atau mencoba menjadi bagian dari lingkungan sosial baru. Lebih lanjut, penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh fakta sosial tidak hanya berhenti pada cakupan eksternal saja, tetapi juga mencakup bagian internal yang berkaitan dengan pembentukan cara pandang dan pendefinsian identitas diri individu. Kesimpulan utama yang didapat adalah fakta sosial hadir sebagai realitas yang bersifat objektif dan secara nyata memengaruhi individu ketika individu memasuki atau mencoba menjadi bagian dari lingkungan sosial baru. Fakta sosial bekerja melalui nilai-nilai kebiasaan, norma-norma, serta sistem kontrol sosial yang sejak awal baik secara langsung maupun tidak langsung membentuk batas-batas bagi individu untuk berperilaku.
Pengaruh Collaborative Governance terhadap Efektivitas Pengelolaan Geopark Bogor Halimun Salak Kevin Ginaldo; Rita Rahmawati; R. Akhmad Munjin
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.23614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh collaborative governance terhadap efektivitas pengelolaan Geopark Bogor Halimun Salak di Kabupaten Bogor. Collaborative governance merupakan pendekatan tata kelola yang menekankan kolaborasi berbagai aktor seperti pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan akademisi dalam pengelolaan sumber daya publik secara partisipatif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang terlibat dalam pengelolaan Geopark, dan dilakukan uji instrumen melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengelolaan Geopark, yang ditunjukkan melalui hasil uji t dan uji F. Nilai koefisien determinasi (R²) juga memperlihatkan bahwa collaborative governance memberikan kontribusi dalam menjelaskan variasi efektivitas pengelolaan. Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa sinergi antar pemangku kepentingan, transparansi, komunikasi, dan pengambilan keputusan bersama merupakan faktor penting untuk mencapai tata kelola pengelolaan Geopark yang efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Metode Gamifikasi terhadap Motivasi Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur Berbasis Model ARCS Rahmi Khoerur Rizki; Helmia Tasti Adri
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23644

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu aspek fundamental yang menentukan keberhasilan pembelajaran siswa sekolah dasar, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang menuntut keterlibatan aktif serta ketekunan dalam belajar. Salah satu pendekatan pembelajaran inovatif yang dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar siswa adalah metode gamifikasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan gamifikasi terhadap motivasi belajar IPAS siswa sekolah dasar dengan menggunakan kerangka model motivasi ARCS yang meliputi Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan topik gamifikasi, motivasi belajar, model ARCS, serta pembelajaran IPAS pada jenjang sekolah dasar yang dipublikasikan dalam rentang waktu lima hingga tujuh tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dengan mengelompokkan temuan penelitian berdasarkan komponen motivasi dalam model ARCS. Hasil kajian menunjukkan bahwa gamifikasi memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan perhatian, relevansi pembelajaran, kepercayaan diri, dan kepuasan belajar siswa. Dengan demikian, gamifikasi memiliki potensi yang kuat sebagai strategi pembelajaran yang efektif dan kontekstual untuk meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa sekolah dasar.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress) Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 3 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 6 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 3 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 2 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 1 (2023): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 6 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 5 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 4 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 3 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 2 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 1 (2022): Karimah Tauhid More Issue