cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,745 Documents
Analisis Persepsi Konsumen terhadap Saus Indofood dan Saus ABC Pada Konsumsi Sehari-hari Eka Fuji Sulistiawati; Anisa Nurmaulida Insan Putri; Nurul Dwi Lestari; Arti Yoesdiarti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penilaian konsumen terhadap dua produk pelengkap yang umum digunakan dalam konsumsi sehari-hari, yaitu saus Indofood dan saus ABC. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 30 responden yang merupakan masyarakat Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, khususnya RT 05 RW 04, yang meliputi ibu rumah tangga, mahasiswa, pelajar, dan pekerja yang telah mencoba dan mengonsumsi saus Indofood dan saus ABC. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria pernah mengonsumsi produk saus Indofood dan saus ABC. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup sebagai instrumen penelitian. Analisis data menggunakan model multiatribut Fishbein untuk mengukur sikap konsumen berdasarkan tingkat kepentingan dan tingkat kepercayaan terhadap berbagai atribut produk, meliputi cita rasa, tingkat kepedasan, tekstur, kemasan, serta kemudahan memperoleh produk. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh atribut dinilai penting dan berkontribusi positif dalam membentuk sikap konsumen. Perhitungan sikap total mengindikasikan adanya perbedaan penilaian antar produk, di mana salah satu merek memperoleh skor yang lebih tinggi, yang mencerminkan tingkat penerimaan konsumen yang lebih baik secara keseluruhan. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek sensori dan fungsional berperan dominan dalam memengaruhi preferensi konsumen terhadap produk saus sebagai pelengkap makanan.
Dampak Penggunaan Aplikasi Akses Layanan Instan (ASINAN) terhadap Kepuasan Masyarakat Heri Wansyah Laia; Rita Rahmawati; Berry Sastrawan
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan aplikasi akses layanan instan (ASINAN) terhadap kepuasan masyarakat di kecamatan bogor timur, kota bogor. Aplikasi ASINAN dirancang untuk mempermudah pelayanan administrasi secara online, namun masih dihadapkan pada sejumlah kendala seperti rendahnya literasi digital serta adanya ketidak tanggapan terhadap pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, kuesioner, dan wawancara, yang melibatkan 53 orang responden. Teknik analisis yang diterapkan meliputi Weight Mean Score (WMS), uji validitas, uji reliabilitas, regresi linier sederhana, analisis koefisien determinasi, serta uji T. Sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi ASINAN di Kecamatan Bogor Timur dinilai “Baik”, dengan nilai rata-rata 4,05, baik dari segi efektivitas maupun kepuasan masyarakat. Aplikasi ini mendapatkan penilaian positif terkait kesiapan infrastruktur, komitmen pemerintah, keterlibatan masyarakat, dan kompetensi SDM. Meskipun memberikan manfaat signifikan dalam hal efisiensi, transparansi, dan kemudahan layanan publik, masih terdapat hambatan seperti kesenjangan digital dan keterbatasan dukungan teknis.
Studi Komparatif Perilaku Konsumen terhadap Teh Celup Merek Sosro dan Sariwangi sebagai Produk Olahan Komoditas Pertanian Nirbita Anindya Arifin; Restu Winanda Rahman; Rumaisha Kultsum Qurani; Arti Yoesdiarti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen yang melakukan pembelian Teh Celup Sosro dan Teh Celup Sariwangi di desa Ciawi, untuk Mengidentifikasi tingkat kepentingan dan kepercayaan konsumen terhadap atribut-atribut yang dimiliki Teh Celup Sosro dan Teh Celup Sariwangi. Responden yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 35 orang, yaitu mereka yang tinggal di sekitaran Desa Ciawi RT 05 RW 04 Kecamatan Ciawi yang pernah mengkonsumsi Teh Celup Sosro dan Teh Celup Sariwangi dan meminum teh setidaknya satu kali dalam seminggu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif multiatribut Fishbein. Atribut yang memiliki skor kepentingan tertinggi yaitu kualitas teh. Hasil perhitungan fishbein dari 35 responden menunjukkan bahwa Teh Celup Sariwangi memiliki skor sikap lebih tinggi dibandingkan dengan Teh Celup Sosro yaitu sebesar 156,49 dan 153,19. Hal ini mengindikasikan bahwa secara keseluruhan Teh Celup Sariwangi lebih disukai responden.
Analisis Preferensi Konsumen terhadap Produk Kopi di Kedai Falsafah Ngopi Zulkipli; Putri Ariesta Al Jannah; M Hamzah At Baetulloh; Arti Yoesdiarti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24144

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi pelanggan serta kesesuaian antara tingkat kepentingan dan kinerja atribut di Kedai Falsafah Ngopi sebagai dasar pengukuran kepuasan pelanggan dan penentuan prioritas peningkatan atribut layanan. Penelitian dilaksanakan di Desa Ciherang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor pada 26 Januari 2026. Data diperoleh melalui survei dan wawancara menggunakan kepada 30 responden yang dipilih dengan metode accidental sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan melalui metode data Analisis Kinerja Kepentingan (IPA) yang dipetakan pada diagram Kartesius. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kinerja 3,77, dan rata-rata kepentingan sebesar 4,33. Hal ini menunjukkan bahwa ekspektasi konsumen lebih tinggi daripada kinerja yang mereka rasakan Atribut pada Kuadran I yang menjadi prioritas perbaikan adalah kenyamanan tempat, kecepatan pelayanan, dan informasi promosi. Kuadran II berisi atribut yang perlu dipertahankan, yaitu rasa, aroma, penyajian, keterjangkauan harga, kebersihan kedai, kemudahan akses lokasi, kesopanan karyawan, kemudahan pemesanan, serta fasilitas. Kuadran III mencakup kesesuaian harga dengan kualitas, keramahan karyawan, serta desain dan suasana, sedangkan Kuadran IV menunjukkan tekstur. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan perlunya peningkatan pada atribut prioritas agar kepuasan konsumen meningkat.
Analisis Persepsi Konsumen dalam Mengkonsumsi Produk Olahan Kedelai (Studi Kasus Tahu dan Tempe) Neng Ani; Nurmasita; M. Fikri Askolani; Refacha Nadila; Arti Yoesdiarti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24156

Abstract

Mahasiswa yang tinggal di rumah kontrakan (kos) memiliki pola konsumsi pangan yang dipengaruhi oleh keterbatasan anggaran, waktu, dan fasilitas memasak, sehingga cenderung memilih bahan pangan yang praktis dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan sikap konsumen anak kos terhadap produk tahu dan tempe, mengidentifikasi atribut produk yang dianggap penting, menilai tingkat kepercayaan konsumen, serta membandingkan sikap konsumen terhadap kedua produk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 39 responden yang dipilih secara purposive dengan kriteria : mahasiswa Universitas Djuanda yang tinggal di rumah kontrakan (kos) di Desa Ciawi Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor dan sering membeli, mengolah dan mengonsumsi tahu dan tempe setidaknya 1 kali seminggu. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis dengan metode Multiatribut Fishbein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh atribut produk dinilai penting, dengan tiga atribut utama terpenting yaitu rasa, kemudahan dalam memperoleh dan kemudahan dalam mengolah. Atribut yang memperoleh skor tertinggi pada tahu adalah mudah diolah, tekstur tahu dan harga yang terjangkau, sementara atribut yang memperoleh skor tertinggi pada tempe yaitu kandungan gizi, harga terjangkau, dan mudah diperoleh. Tingkat kepercayaan dan nilai sikap konsumen secara umum lebih tinggi pada tempe dibandingkan tahu. Dengan demikian, tempe merupakan produk olahan kedelai yang lebih disukai oleh konsumen anak kos dibandingkan tahu.
Pendidikan Bahasa Inggris dan Pemberdayaan Komunitas di Kalangan Mahasiswa Gita Sekar Jelita Laeli; Gita Salwa Nisrina Amani
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.24201

Abstract

Pendidikan bahasa Inggris memainkan peran penting dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi yang diperlukan untuk berpartisipasi aktif dalam pemberdayaan komunitas dan pengembangan literasi global. Di era globalisasi ini, mahasiswa sebagai agen perubahan sering kali menghadapi tantangan dalam mengakses informasi dan berkolaborasi lintas budaya, sehingga pendidikan bahasa Inggris yang efektif dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan kesadaran sosial dan kemampuan advokasi. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kurikulum bahasa Inggris di universitas dapat diintegrasikan dengan inisiatif pemberdayaan komunitas, seperti program pendidikan inklusif dan kampanye lingkungan, untuk membangun literasi global yang lebih luas. Melalui survei dan wawancara dengan mahasiswa, temuan menunjukkan bahwa keterampilan bahasa inggris tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri, tetapi juga mendorong partisipasi dalam kegiatan sosial yang berdampak positif pada komunitas local dan internasional. Implikasinya meliputi kebutuhan reformasi kurikulum untuk menekankan aspek praktis literasi global, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, artikel ini menekankan pentingnya pendidikan bahasa Inggris sebagai alat pemberdayaan bagi mahasiswa dalam konteks global yang semakin kompleks.  
Tantangan dan Faktor Penghambatan Pemahaman dalam Bahasa Inggris pada Mahasiswa di Era Digital Fiersa Yulianti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24220

Abstract

Kemampuan dalam memahami bahasa Inggris dianggap sebagai unsur yang sangat penting bagi siswa guna berkomunikasi secara efektif di era digital serta memperluas wawasan mereka agar mampu mengikuti perkembangan terkini dalam bidang teknologi dan informasi di zaman digital, sehingga bahasa Inggris dapat dikatakan bersifat universal. Namun demikian, pada kenyataannya, masih banyak siswa menghadapi kesulitan dalam memahami pola kalimat selama proses pembelajaran di lingkungan digital. Penelitian ini mengkaji tantangan dan faktor penghambat tersebut serta menawarkan solusi berupa peningkatan metode pembelajaran interaktif dan pelatihan literasi digital untuk mendukung kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa di era digital seperti sekarang.
Efektivitas Aplikasi Mondly Arabic dalam Meningkatkan Keterampilan Menyimak Kosakata Bahasa Arab Kelas X SMA Darul Faizin Caringin Muhammad Fahri Harizona; Radif Khotamir Rusli; Agung Muttaqien
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24247

Abstract

Tujuannya dari penelitian ini guna mengetahui apakah penggunaan aplikasi Mondly Arabic dapat membantu siswa kelas X di SMA Darul Faizin Caringin dalam meningkatkan pemahaman kosakata bahasa Arab (mufradat). Eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest adalah metodologi yang digunakan dalam penelitian ini. Dua kelas, kelas X.1 sebagai kelompok eksperimen maupun kelas X.2 menjadi kelompok kontrol, terbagi atas peserta penelitian. Setiap kelas terdiri dari 27 siswa, dengan total 54 responden. Ujian mendengarkan kosakata bahasa Arab digunakan sebagai alat penelitian, dan diberikan sebelum maupun sesudah perlakuan. Sementara kelompok kontrol menggunakan teknik pengajaran tradisional, kelompok eksperimen menggunakan aplikasi Mondly Arabic sebagai materi pembelajaran. Temuan dari uji-t sampel berpasangan menunjukkan adanya peningkatan substansial dalam hasil pembelajaran pada kelompok eksperimen, dengan nilai sig. 0,000 < 0,05. Selain itu, temuan uji-t sampel independen memperlihatkan sig. 0,012 < 0,05, yang berarti ada perbedaan penting dalam hasil pembelajaran antara kelompok eksperimen maupun kontrol. Sehingga, dikatakan bahwasanya aplikasi Mondly Arabic sebagai cara yang baik guna memberikan bantuan bagi siswa menjadi lebih baik dalam mendengarkan bahasa Arab.Bagian latar belakang harus menjadi bagian terpendek dari abstrak dan secara singkat menguraikan informasi berikut: Apa yang sudah diketahui tentang subjek, terkait dengan makalah yang bersangkutan? Apa yang tidak diketahui tentang subjek dan karenanya apa yang ingin diteliti oleh penelitian (atau apa yang coba disajikan makalah ini – sebagai tujuan). Dalam kebanyakan kasus, latar belakang dapat dibingkai hanya dalam 2–3 kalimat, dengan setiap kalimat menggambarkan aspek berbeda dari informasi yang dirujuk di atas. Tujuan penelitian, seperti yang diindikasikan oleh kata-kata untuk memberikan latar belakang penelitian kepada pembaca, dengan demikian akan mengarah pada deskripsi metode yang digunakan dalam penelitian secara tersusun. Bagian metodologi biasanya merupakan bagian terpanjang kedua dalam abstrak. Ini harus berisi informasi yang cukup untuk memungkinkan pembaca memahami apa yang telah dilakukan, dan pertanyaan penting yang harus diberikan jawaban singkat pada bagian metode penelitian, termasuk pengumpulan data, dana analisis data. Bagian temuan adalah bagian terpenting dari abstrak dan tidak harus mengetepikan jangkauan dan kualitasnya. Oleh karena itu, bagian hasil temuan harus menjadi bagian terpanjang dari abstrak dan harus berisi detail sebanyak mungkin tentang temuan-temuan yang peroleh agar dapat dilanjutkan pada tahap penyerahan jurnal. Batasan-batasan tersebut biasanya menjelaskan tentang batasan-batasan penelitian yang disadari dan dapat diperbaiki di masa mendatang. Kesimpulan dan implikasi penelitian.
Epistemologi Pangan Islami: Integrasi Nilai - Nilai Wahyu dalam Akselerasi Inovasi Teknologi Pangan Modern Septa Sopiatun; Suri Handayani; Aji Jumiono
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24269

Abstract

Penelitian ini merumuskan landasan epistemologi pangan Islami serta menganalisis integrasi nilai-nilai wahyu (Al-Qur’an dan Sunnah) dalam akselerasi inovasi teknologi pangan modern agar tidak semata berorientasi pada efisiensi, produktivitas, dan profitabilitas, tetapi tetap berada dalam koridor halalan thayyiban. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis; data bersumber dari Al-Qur’an dan hadis terkait halal–thayyib serta literatur ilmiah, regulasi, dan sejarah sertifikasi halal periode 2015–2025, penelusuran sistematis pada Google Scholar dan Scopus, dan repositori perguruan tinggi Islam, kemudian dianalisis melalui content analysis dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa wahyu berfungsi sebagai rujukan normatif yang mengarahkan tujuan, batas etik, dan pemaknaan pengetahuan tanpa menggantikan metode ilmiah, dengan iqra’ sebagai basis riset yang bertanggung jawab serta halal–thayyib dan anjuran “memperhatikan makanan” sebagai standar evaluatif yang menyatukan kepatuhan syariat dan kelayakan ilmiah. Implikasinya, inovasi pangan diarahkan untuk menjamin mutu–keamanan dan kemanfaatan, memanfaatkan bioproses secara bertanggung jawab, serta mengarusutamakan keberlanjutan melalui pengurangan pemborosan dan penguatan tata kelola ketahanan pangan berbasis perencanaan.
Manajemen Layanan Bimbingan Karir dalam Meningkatkan Mutu Lulusan di SMX School of Maker Tiara Tri Wulandari; R. Siti Pupu Fauziah; Sobrul Laeli
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.24378

Abstract

kesenjangan antara tujuan pendidikan dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dengan realitas tingginya pengangguran lulusan SMA/SMK. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya manajemen layanan bimbingan karir yang sistematis untuk meningkatkan mutu lulusan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen layanan bimbingan karir dalam meningkatkan mutu lulusan di SMX School of Maker. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi non-partisipan, wawancara terstruktur dengan kepala sekolah, mentor, dan coach, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen layanan bimbingan karir di SMX dilaksanakan melalui perencanaan berbasis project menggunakan design thinking dan design sprint, pengorganisasian dengan struktur yang jelas dan kolaboratif, pelaksanaan bertahap melalui program project (mentality to mindset, product to brand, service to market), serta evaluasi rutin melalui presentasi, boot cell, dan Comma Fest. Implementasi manajemen tersebut mampu membentuk lulusan berakhlak, bermental kuat, memiliki mindset entrepreneur, serta memiliki produk dan portofolio nyata, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan mutu lulusan.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress) Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 3 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 6 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 3 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 2 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 1 (2023): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 6 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 5 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 4 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 3 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 2 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 1 (2022): Karimah Tauhid More Issue