cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,745 Documents
Analisis Kurikulum Kebijakan Medeka Belajar dalam Pengembangan Kurikulum Lokal dan Implementasinya di SMK Wikrama kota Bogor Dede Sultan; Agus Priyatno; Helmia Tasti Adri
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24640

Abstract

Kebijakan Merdeka Belajar memberikan otonomi kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan peserta didik serta dunia industri. Namun, implementasinya di SMK masih menghadapi tantangan dalam menyelaraskan kurikulum lokal dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kebijakan Merdeka Belajar, proses pengembangan kurikulum lokal, serta dampaknya terhadap kesesuaian kompetensi lulusan di SMK Wikrama Kota Bogor, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru produktif dan perwakilan DUDI. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif serta diuji keabsahannya melalui triangulasi, Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kebijakan Merdeka Belajar berjalan cukup efektif melalui pengembangan kurikulum lokal berbasis kebutuhan industri. Prosesnya dilakukan secara kolaboratif antara sekolah dan DUDI sehingga menghasilkan kurikulum yang kontekstual dan aplikatif. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, Simpulan penelitian ini adalah Kebijakan Merdeka Belajar berkontribusi positif dalam meningkatkan relevansi kurikulum dan kompetensi lulusan SMK, dengan catatan perlunya penguatan kemitraan dan evaluasi berkelanjutan.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas III di SDN Langkob Pasca-Pandemi Rismatu Sa'diah; Teguh Prasetyo; Rosna Wati
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25704

Abstract

Membaca permulaan merupakan kemampuan dasar yang penting dikuasai oleh siswa sekolah dasar sebagai landasan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Namun, setelah pandemi COVID-18, masih dijumpai siswa yang mengalami kesulitan membaca, salah satunya dipengaruhi oleh kurang efektifnya pelaksanaan pembelajaran secara daring. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas III di SDN Langkob pasca-pandemi COVID-19 yang meliputi jenis kesulitan membaca permulaan, tingkat kesulitan membaca permulaan antar siswa, dan faktor-faktor penyebabnya. Pendekatan yang dugunakan pada penelitian ini adalah kualitatir dengan metode studi kasus guna memperoleh pemahaman mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Informan penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru kelas III, dan siswa kelas III yang menunjukkan kesulitan dalam membaca permulaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan siswa masih ditemukan pada berbagai aspek kemampuan membaca dasar, seperti kesulitan mengenal huruf tertentu, membaca terbata-bata, kesulitan menggabungkan suku kata menjadi kata, belum lancar membaca kata sederhana, dan rendahnya pemahaman terhadap bacaan sederhana. Tingkat kesulitan membaca siswa terbagi kedalam kategori ringan, sedang, dan berat. Kesulitan membaca permulaan juga dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi motivasi belajar siswa, minat membaca, konsentrasi, dan kemampuan belajar siswa, sedangkan faktor eksternal berupa dampak pembelajaran daring, lingkungan keluarga, pendampingan orang tua, dan keterbatasan sarana pembelajaran. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, sekolah dan guru melakukan berbagai upaya melalui program literasi, pembiasaan membaca, dan pendampingan membaca guna membantu perkembangan kemampuan membaca permulaan siswa secara bertahap juga meningkatkan kesiapan belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
Literasi Media Generasi Z terhadap Konten Judi Online di Media Sosial Edwards Ayubi Nudiawan; Ruhimat; Robby Firliandoko
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25872

Abstract

Generasi Z menghadapi maraknya konten judi online di media sosial yang dikemas sebagai hiburan dengan narasi keuntungan instan, namun literasi media mereka dalam menyikapi fenomena ini belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mengetahui literasi media Generasi Z terhadap konten judi online di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sembilan informan yang terdiri atas mahasiswa Generasi Z, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan literasi media Generasi Z terhadap konten judi online berada pada kategori cukup baik. Seluruh informan telah menerapkan verifikasi informasi sebelum mempercayainya. Informan mampu mengenali konten judi online sebagai pesan persuasif yang mengeksploitasi keinginan keuntungan instan, serta mengidentifikasi peran figur publik dan strategi pemasaran terselubung. Informan menilai konten judi online berdampak negatif secara ekonomi, psikologis, dan sosial, serta memahami bahwa paparan berulang berpotensi menormalisasi perjudian. Namun, terdapat variasi kedalaman pemahaman, dengan informan berlatar belakang Sains Komunikasi menunjukkan analisis lebih sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi media dan digital tetap diperlukan mengingat variasi pemahaman dan potensi normalisasi judi online di ruang digital.
Pendekatan Pembiasaan sebagai Strategi Penguatan Karakter Kedisiplinan Siswa di Sekolah Dasar Dinda Siti Yasmin; Gugun Gunadi; Didin Syamsudin
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25912

Abstract

Pendidikan karakter menjadi salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah dasar karena berperan dalam membentuk karakter disiplin peserta didik sebagai bekal untuk berinteraksi dan berperilaku di lingkungan masyarakat. Meskipun demikian, berbagai bentuk pelanggaran disiplin masih dijumpai di sekolah, di antaranya kurangnya kepatuhan terhadap tata tertib, kebiasaan datang terlambat, serta rendahnya tanggung jawab siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya yang sistematis untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis peran guru dalam mendukung pelaksanaan pembiasaan disiplin serta mengidentifikasi strategi pembiasaan yang diterapkan sekolah untuk memperkuat karakter disiplin peserta didik di SDN Ibu Jenab 3 Kabupaten Cianjur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, tiga orang guru, dan dua puluh peserta didik kelas IV, V, dan VI yang dipilih sesuai dengan kebutuhan penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lalu, data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Untuk memastikan kredibilitas hasil penelitian, keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan berbagai peran, yaitu sebagai pembimbing, teladan, pengawas perilaku, pemberi penguatan melalui penerapan reward dan punishment, serta pelaksana kegiatan pembiasaan secara berkesinambungan. Adapun strategi pembiasaan diwujudkan melalui berbagai aktivitas rutin sekolah, seperti upacara bendera, senam bersama, kegiatan literasi, latihan pencak silat, pembiasaan keagamaan, penegakan tata tertib, serta evaluasi yang dilaksanakan secara berkala. Implementasi strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepatuhan siswa terhadap peraturan sekolah, kedisiplinan waktu, tanggung jawab dalam belajar, dan partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan sekolah. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pembiasaan yang diterapkan secara konsisten, didukung oleh peran aktif guru dan budaya sekolah yang kondusif, berkontribusi dalam memperkuat karakter disiplin peserta didik sejak jenjang pendidikan dasar.
Pendampingan Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Ali Zaenal Abidin; Kamsidik; Taswanda Taryo
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.26199

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar utama perekonomian nasional yang memiliki kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek kualitas sumber daya manusia (SDM), seperti rendahnya kompetensi manajerial, keterampilan digital, literasi keuangan, serta kemampuan dalam menghadapi perubahan teknologi dan dinamika pasar. Kondisi tersebut mengakibatkan daya saing UMKM belum optimal sehingga diperlukan upaya pengembangan kapasitas SDM secara berkelanjutan. Kegiatan pengembangan kualitas SDM UMKM bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi pelaku usaha melalui pelatihan, pendampingan, serta penguatan kapasitas dalam bidang kewirausahaan, manajemen usaha, pemasaran digital, pengelolaan keuangan, dan pemanfaatan teknologi informasi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan interaktif, diskusi kelompok, praktik langsung, serta evaluasi terhadap tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya pengelolaan usaha yang profesional, penerapan strategi pemasaran berbasis digital, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung produktivitas dan daya saing usaha. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan motivasi peserta dalam mengembangkan inovasi produk, memperluas jaringan pemasaran, serta membangun usaha yang adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis. Dengan demikian, pengembangan kualitas sumber daya manusia merupakan faktor strategis dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM. Program peningkatan kapasitas SDM yang dilaksanakan secara berkesinambungan diharapkan mampu mendorong terciptanya UMKM yang lebih profesional, inovatif, mandiri, dan berdaya saing tinggi sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.
Kajian Yuridis Pembentukan Peraturan Desa sebagai Implementasi Otonomi Daerah Menurut Undang–Undang Nomor 12 Tahun 2011 Burhanudin; Nurwati; Danu Suryani
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.23808

Abstract

Permasalahan timbul ketika dalam penyusunan Perdes masih sering ditemukan ketidaksesuaian dengan prinsip-prinsip yang diatur dalam Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2011, seperti tidak adanya partisipasi masyarakat Partisipasi masyarakat ialah keterlibatan aktif masyarakat atau pihak berkepentingan (stakeholders) dalam proses penyusunan peraturan perundang - undangan atau kebijakan hukum lainnya, Ketika proses legal drafting tidak melibatkan masyarakat, maka substansi aturan tersebut Cenderung bersifat elitis (dibuat oleh segelintir kelompok), Kurang mencerminkan realitas sosial, Sulit diterapkan secara efektif di lapangan. Peneltiian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan peraturan desa sebagai bentuk implementasi otonomi daerah. Metode yang digunakan ialah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, asas, teori dan pendapat ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dari hasil dan pembahasan dalam penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa pembentukan peraturan desa kewenangan pemerintah desa sebagai bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022 perubahan kedua atas UU No. 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Desa merupakan bagian dari pelaksana otonomi daerah yang memiliki hak untuk membentuk peraturan desa sesuai dengan kebutuhan desa dan masyarakat.
Pengaruh Penggunaan Sourdough terhadap Sifat Reologi dan Umur Simpan Roti (Tinjauan Komprehensif) Syaharani Fauzia; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.24817

Abstract

Teknologi sourdough dikenal luas mampu meningkatkan kualitas reologi dan karakteristik sensoris roti melalui fermentasi alami bakteri asam laktat (BAL) dan khamir. Namun, pengaruh spesifik interaksi mikrobioma dan manajemen teknis terhadap stabilitas komunitas dan biopreservasi produk belum sepenuhnya dipetakan secara global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana parameter proses dan faktor lingkungan menentukan identitas mikrobiologis serta kualitas fungsional produk akhir. Metodologi dilakukan melalui studi meta-analisis dan eksperimen kompetisi berpasangan inokulasi 1:1 antara berbagai spesies BAL dan khamir selama enam siklus pemindahan (48 jam/siklus) untuk menguji konsistensi komunitas. Pengumpulan data mencakup profil pH, identifikasi taksonomi menggunakan amplicon sequencing, dan analisis jaringan ko-oksistensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik fungsional roti sangat ditentukan oleh manajemen teknis, seperti suhu penyimpanan dan usia starter. Spesies Lactobacillus sanfranciscensis teridentifikasi sebagai indikator utama pada starter tua, sementara Lactobacillus brevis menunjukkan daya saing tertinggi dalam mempertahankan ketersediaan asam organik untuk biopreservasi alami tanpa pengawet sintetis. Interaksi antagonisme alami ditemukan efektif menghambat kontaminan biologis. Meskipun demikian, variabilitas akibat fluktuasi iklim lokal tetap menjadi batasan dalam standardisasi produk. Penelitian ini mengimplikasikan pentingnya pemilihan strain kompetitif untuk pengembangan produk clean label di industri pangan fungsional.
Review Teknologi Serealia dan Bakery: Fermentasi Sourdough, Enzim, dan Serat Pangan untuk Peningkatan Mutu Roti Salman Septira; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.24854

Abstract

Teknologi serealia dan bakery berkembang untuk menjawab kebutuhan produk roti yang lebih bermutu, sehat, stabil, dan sesuai dengan tren clean label. Artikel ini bertujuan menelaah peran fermentasi sourdough, aplikasi enzim, dan pemanfaatan serat pangan dalam peningkatan mutu roti berbasis serealia. Metode yang digunakan adalah literature review naratif terhadap artikel jurnal 2019-2025 yang diperoleh dari ScienceDirect, Springer, Wiley, Google Scholar, dan jurnal terbuka yang relevan. Hasil review menunjukkan bahwa sourdough memperbaiki cita rasa, aroma, daya cerna, ketersediaan mineral, dan umur simpan melalui aktivitas bakteri asam laktat serta ragi. Enzim seperti amilase, protease, xilanase, lipase, dan oksidase membantu mengatur reologi adonan, struktur crumb, volume, kelembutan, dan perlambatan staling. Pada produk gluten-free, enzim berperan sebagai pengganti sebagian fungsi gluten, meskipun formulasi tetap memerlukan penyesuaian bahan pengikat dan kadar air. Serat pangan dari wholegrain, triticale, beras cokelat berkecambah, dan inulin meningkatkan nilai fungsional, tetapi dapat menurunkan volume bila tidak dikontrol. Kesimpulannya, kombinasi sourdough, enzim, dan serat pangan dapat menjadi strategi teknologi bakery yang efektif bila dosis, jenis tepung, starter, waktu fermentasi, dan proses pemanggangan dioptimalkan.
Pengendalian Mutu Produksi Susu Pasteurisasi untuk Menjamin Keamanan Produk Chantyka Meisa Nurul Putri; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25138

Abstract

Susu pasteurisasi merupakan produk pangan yang mudah mengalami kerusakan akibat kandungan nutrisi yang tinggi sehingga memerlukan pengendalian mutu yang baik untuk menjamin keamanan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengendalian mutu produksi susu pasteurisasi dalam menjaga keamanan produk pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dari berbagai jurnal nasional Indonesia yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengendalian mutu pada produksi susu pasteurisasi dilakukan mulai dari penerimaan bahan baku, proses pasteurisasi, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi produk akhir. Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), Standard Sanitation Operational Procedure (SSOP), dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) berperan penting dalam menjaga keamanan produk dan mencegah kontaminasi mikrobiologis selama proses produksi. Faktor yang mempengaruhi keamanan produk susu pasteurisasi meliputi kualitas bahan baku, sanitasi peralatan, higiene pekerja, suhu penyimpanan, dan kondisi kemasan produk. Kerusakan kemasan dan sanitasi yang kurang optimal menjadi penyebab utama kerusakan produk susu pasteurisasi. Oleh karena itu, penerapan sistem pengendalian mutu secara menyeluruh dan konsisten sangat diperlukan agar produk susu pasteurisasi aman dikonsumsi serta memenuhi standar keamanan pangan.
Optimasi Sistem Pengambilan Contoh Berbasis Risiko dalam Pengendalian Mutu Produksi Pangan: Pendekatan Statistikal dan Titik Kendali Kritis Nazwa Khaerul Nissa; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25149

Abstract

Pengendalian mutu produksi pangan secara konvensional masih banyak mengandalkan pengambilan contoh acak tanpa mempertimbangkan tingkat risiko pada setiap titik proses, sehingga potensi kecacatan dan bahaya pangan kerap tidak terdeteksi secara dini. Belum banyak kajian yang secara spesifik mengintegrasikan pendekatan pengambilan contoh berbasis risiko dengan konsep titik kendali kritis (Critical Control Points/CCP) dalam satu kerangka pengendalian mutu yang utuh. Kajian ini bertujuan menganalisis bagaimana optimasi sistem pengambilan contoh berbasis risiko dapat memperkuat pengendalian mutu produksi pangan melalui pendekatan statistikal dan identifikasi CCP. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap 15 artikel ilmiah terindeks Sinta dan Scopus yang diterbitkan antara 2019–2024, dengan tahapan identifikasi, skrining, kelayakan, dan sintesis sesuai prinsip PRISMA. Data diekstrak berdasarkan tiga dimensi: metode pengambilan contoh yang digunakan, instrumen statistikal yang diterapkan, dan kaitannya dengan titik kendali kritis dalam proses produksi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan risk-based sampling yang dikombinasikan dengan Statistical Process Control (SPC) dan acceptance sampling pada CCP terbukti mampu menekan tingkat kecacatan produk hingga lebih efisien dibandingkan pengambilan contoh konvensional. Peta kendali (control chart) berbasis data sampel dari titik-titik berisiko tinggi memberikan sinyal peringatan dini yang lebih akurat terhadap penyimpangan proses. Integrasi sistem pengambilan contoh berbasis risiko dengan kerangka HACCP menghasilkan sistem pengendalian mutu yang lebih responsif, efisien secara biaya, dan sesuai standar keamanan pangan internasional. Keterbatasan kajian ini terletak pada terbatasnya studi empiris yang secara eksplisit mengukur dampak kuantitatif risk-based sampling di industri pangan Indonesia. Temuan ini mengimplikasikan perlunya standarisasi protokol pengambilan contoh berbasis risiko sebagai bagian integral dari sistem manajemen mutu industri pangan nasional.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress) Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 3 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 6 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 3 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 2 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 1 (2023): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 6 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 5 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 4 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 3 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 2 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 1 (2022): Karimah Tauhid More Issue