cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30257999     EISSN : 30257980     DOI : https://doi.org/10.57235
JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary dengan nomor ISSN terdaftar 3025-7999 (Cetak) dan 3025-7980 (Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup bidang pendidikan, agama, multidfisiplin. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 644 Documents
Peran Abdul Haris Nasution dalam Penumpasan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (1958-1961) Muhammad Naufal Asyraf; Eko Ribawati; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8908

Abstract

Pergolakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) pada 15 Februari 1958 menjadi ancaman disintegrasi serius akibat ketimpangan pusat-daerah dan polarisasi militer. Penelitian ini bertujuan menganalisis latar belakang PRRI, dinamika kehidupan Mayor Jenderal A.H. Nasution, serta peran kepemimpinannya selaku Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam merancang operasi penumpasan periode 1958–1961. Metode penelitian menggunakan metode sejarah (historis) melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi dengan memanfaatkan autobiografi Nasution serta arsip surat kabar Belanda sezaman. Hasil penelitian membuktikan Mayor Jenderal A.H. Nasution berperan krusial menyelamatkan NKRI. Ia berhasil mengonsolidasi internal militer dan menginisiasi operasi gabungan antarmatra, seperti Operasi Tegas dan Operasi 17 Agustus. Nasution juga memadukan tindakan koersif dengan strategi rekonsiliasi politik melalui pemberian amnesti-abolisi bagi mantan pengikut PRRI. Keberhasilan operasi ini meredam pergolakan pada 1961 serta meletakkan dasar konsep Perang Rakyat Semesta.
Pemanfaatan Museum Sejarah Jakarta Sebagai Ruang Wisata Edukasi Bagi Pengunjung Kawasan Kota Tua Aqila Zahra Fadilah; Eko Ribawati; Yuni Maryuni
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8909

Abstract

Museum Sejarah Jakarta merupakan salah satu museum utama di kawasan Kota Tua memiliki peran penting dalam dalam membangun kesadaran historis masyarakat sekaligus menjadi media edukasi publik yang bersifat informal. Secara ideal, museum diharapkan dapat berfungsi sebagai ruang wisata edukatif yang mampu memberikan pengalaman belajar sejarah yang bermakna bagi pengunjung, namun dalam realitasnya, pemanfaatan museum oleh pengunjung masih cenderung berorientasi pada aspek rekreasi semata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk pemanfaatan museum sebagai ruang wisata bagi pengunjung dan usaha yang telah dilakukan museum dalam memenuhi peran sebagai ruang edukasi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan merupakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan manfaat museum Sejarah Jakart sebagai ruang wisata edukatif dinilai berhasil bagi siswa dengan aktivitas yang diselenggarakan pihak museum. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa kunjungan secara langsung ke museum Sejarah Jakarta dapat memberikan pemahaman lebih mendalam dan diingat secara baik oleh siswa dengan berinteraksi secara langsung dengan koleksi museum.
Gaya Visual Iklan Rokok Sebagai Simbol Gaya Hidup Modern Pada Surat Kabar Pikiran Rakyat Tahun 1974-1979 Fajar Darajat; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana; Yuni Maryuni
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8915

Abstract

Penelitian ini membahas ragam gaya visual iklan rokok sebagai representasi gaya hidup modern dalam surat kabar Pikiran Rakyat tahun 1974–1979. Periode tersebut merupakan masa perkembangan ekonomi dan industrialisasi pada era Orde Baru yang ditandai dengan munculnya berbagai simbol modernitas dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Surat kabar sebagai salah satu media massa tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi ruang bagi industri rokok untuk membangun citra produk melalui strategi visual yang menarik perhatian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk gaya visual yang digunakan dalam iklan rokok serta bagaimana unsur-unsur visual tersebut merepresentasikan konsep gaya hidup modern. Metode yang digunakan adalah metode sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan rokok pada surat kabar Pikiran Rakyat periode tersebut menampilkan beragam gaya visual melalui penggunaan figur manusia, pakaian modern, kendaraan, lingkungan perkotaan, aktivitas rekreasi, serta penggunaan bahasa persuasif. Unsur-unsur tersebut membangun citra modernitas yang berkaitan dengan keberhasilan, kebebasan, kemapanan, maskulinitas, dan status sosial. Dengan demikian, iklan rokok tidak hanya berperan sebagai media promosi produk, tetapi juga menjadi sarana pembentukan simbol dan imajinasi mengenai gaya hidup modern masyarakat Indonesia pada dekade 1970-an.
Strategi Optimalisasi Sistem Informasi Manajemen Keuangan untuk Kesejahteraan Personel TNI AD di Denmabesad Hendra Prawira MS; Thomas Gabriel; Sigit Purwanto
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8916

Abstract

Pengelolaan keuangan di satuan kerja Detasemen Markas Besar TNI AD (Denmabesad) memiliki karakteristik tersendiri dibanding satker TNI AD pada umumnya yaitu memiliki banyak sub satuan kerja, personel dalam jumlah besar dengan mutasi tinggi, seringnya revisi pagu anggaran oleh Eselon I TNI AD, dan adanya titipan anggaran Unit Organisasi (U.O) TNI AD. Kondisi ini berdampak pada permasalahan kesejahteraan personel, seperti kerawanan anomali Tunjangan Kinerja, kurang transparansi pembayaran Gaji dan tunjangan, belum adanya pengawasan anggaran hingga level sub satuan kerja, pelaporan rutin Keaungan Satker masih manual, dan pengajuan dana pensiun ke Asabri serta pengembalian Iuran TWP AD secara manual (belum otomatis). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan tersebut serta menganalisis fungsi aplikasi digitalisasi yang dikembangkan oleh Paku Denmabesad yang dikenal dengan SIMPAKU (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Terpadu) sebagai strategi optimalisasi aplikasi keuangan eksisting. Penelitian dilakukan di Denmabesad menggunakan metode kualitatif deskriptif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan disintegrasi antara My GPP, Sisfopers, dan SAKTI menjadi akar permasalahan kesejahteraan personel. Optimalisasi SIMPAKU disimpulkan mampu meningkatkan ketepatan pembayaran hak keuangan, transparansi, kecepatan layanan kesejahteraan, kualitas perencanaan anggaran, serta kesiapan administrasi masa purna tugas Prajurit.
Strategi Pemberdayaan Perwira Keuangan Dalam Mendukung Profesionalisme Kinerja Keuangan Satker (Ku Satker) pada Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad) Herawati; Resmanto Widodo; Sigit Purwanto
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8918

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemberdayaan Perwira Keuangan dalam mendukung profesionalisme kinerja Keuangan Satuan Kerja (Ku Satker) pada Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad). Penelitian dilaksanakan di Dispenad Jakarta Pusat dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pemberdayaan yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan, sertifikasi PPSPM, penguasaan aplikasi keuangan, serta dukungan organisasi dan pemanfaatan teknologi informasi berperan penting dalam meningkatkan profesionalisme pengelolaan keuangan. Strategi yang dihasilkan meliputi penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan kompetensi teknis, optimalisasi pemanfaatan teknologi, serta pengembangan program pembinaan berkelanjutan guna mewujudkan pengelolaan keuangan yang profesional, akuntabel, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Strategi Optimalisasi Dukungan Pesawat Angkut Berat C-130 Skadron Udara 32 Dalam Operasi Logistik Satgas TNI AD Kodam V/Brawijaya di Wilayah Pegunungan Papua Andang Rohiman; Sigit Purwanto; Jimmy Veni Tokio Tiwow
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8920

Abstract

Operasi logistik militer di wilayah Pegunungan Papua memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena dipengaruhi oleh kondisi geografis pegunungan, keterbatasan akses darat, keterbatasan infrastruktur penerbangan, dinamika cuaca, serta kebutuhan distribusi logistik yang cepat dan aman bagi satuan tugas TNI AD. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dukungan pesawat angkut berat C-130 Skadron Udara 32 saat ini, mengidentifikasi hambatan operasi logistik di wilayah Pegunungan Papua, serta merumuskan optimalisasi strategi dukungan C-130 ke depan bagi Satgas TNI AD Kodam V/Brawijaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan, analisis dokumen, dan matriks SWOT/TOWS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan C-130 masih dominan bertumpu pada pola air landing ke bandara atau pangkalan yang memenuhi syarat operasi, sementara kemampuan air dropping, evakuasi medis udara, dan integrasi logistik lintas matra belum sepenuhnya optimal. Hambatan utama mencakup medan pegunungan, cuaca, keterbatasan bandara, kesiapan pesawat, keterbatasan alat penerjunan, kekurangan kualifikasi air crew tertentu, serta belum optimalnya SOP dan koordinasi lintas matra. Strategi optimalisasi yang direkomendasikan meliputi pembentukan Joint Air Logistics Cell, penyusunan SOP logistik udara lintas matra, peningkatan kesiapan pesawat dan CDS/LCLA, penguatan latihan terpadu TNI AU-TNI AD, pengembangan hub logistik udara berlapis, dan penerapan prioritas logistik berbasis kebutuhan operasi.
Implementasi Konsep Keberlanjutan Dalam Pengelolaan Wisata Gastronomi di Bhumi Bhuvana Yogyakarta Windy Wulandari; Pipin Kusumawati; Amin Kiswantoro
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi konsep keberlanjutan dalam pengelolaan wisata gastronomi di Bhumi Bhuvana Yogyakarta. Pengelolaan wisata gastronomi yang berkelanjutan menjadi penting karena tidak hanya berfokus pada pengalaman kuliner wisatawan, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi masyarakat lokal. Penerapan prinsip keberlanjutan di destinasi wisata gastronomi diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara kebutuhan wisatawan, pelestarian sumber daya lokal dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui sumber primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola Bhumi Bhuvana, serta observasi terhadap aktivitas wisata gastronomi yang berlangsung. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari dokumen, laporan, publikasi, media sosial dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bhumi Bhuvana telah menerapkan konsep keberlanjutan dalam pengelolaan wisata gastronomi melalui aspek lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi. Implementasi tersebut dilakukan melalui penggunaan bahan pangan lokal, pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab, pelestarian pengetahuan kuliner Nusantara, serta pemberdayaan pelaku lokal. Sebagai ruang pengalaman gastronomi, Bhumi Bhuvana mampu menghadirkan pengalaman wisata yang edukatif dan autentik, meskipun masih terdapat tantangan dalam meningkatkan pemahaman wisatawan terhadap konsep wisata gastronomi berbasis pengalaman.
Workshop Keshigomu Hanko sebagai Media Pengenalan Budaya Jepang dan Pengembangan Kreativitas Siswa SMA di Kabupaten Bekasi Muhammad Irsan; Intan Hapsari; Diwana Fikri Aghniya
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8922

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkenalkan budaya Jepang melalui workshop keshigomu hanko, yaitu seni ukir stempel berbahan dasar penghapus, kepada siswa-siswi SMA se-Kabupaten Bekasi dalam rangkaian kegiatan Takumi Matsuri 2026 di Politeknik Takumi pada 23 Mei 2026. Permasalahan yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai budaya Jepang secara mendalam, di luar aspek budaya populer seperti anime dan manga. Metode yang diterapkan adalah experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman langsung yang mencakup tiga tahap utama: pengenalan budaya hanko Jepang, praktik pembuatan karya secara mandiri, serta apresiasi dan refleksi hasil karya. Melalui proses pembuatan stempel ukir, peserta memperoleh pemahaman terhadap nilai-nilai budaya Jepang seperti teineisa (ketelitian), nintai (kesabaran), shūchūryoku (konsentrasi), sōzōryoku (kreativitas), serta monozukuri seishin (semangat menciptakan karya berkualitas). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu menyelesaikan karya dengan baik, antusiasme peserta tinggi, dan pembelajaran budaya melalui aktivitas praktik terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman lintas budaya dibandingkan metode ceramah semata. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran budaya asing berbasis praktik yang berkelanjutan dalam program PKM Politeknik Takumi.
Mitigasi Bencana Tanah Longsor Berbasis Kearifan Lokal dan Penguatan Kapasitas Masyarakat Guna Mewujudkan Desa Tangguh Bencana Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna Dwiki Hermawan; Mohammad Ikhwan Syahtaria; Dody Ruswandi
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8928

Abstract

Bencana tanah longsor merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Kabupaten Natuna, khususnya Kecamatan Serasan, merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana longsor. Peristiwa longsor pada 6 Maret 2023 di Desa Pangkalan menunjukkan pentingnya upaya mitigasi yang tidak hanya berorientasi pada aspek struktural, tetapi juga melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pemanfaatan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mitigasi tanah longsor berbasis kearifan lokal dalam memperkuat kapasitas masyarakat guna mewujudkan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini diharapkan menghasilkan strategi mitigasi yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan program DESTANA sehingga mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, mengurangi risiko bencana, serta memperkuat ketahanan wilayah secara berkelanjutan.
Ancaman Fatherless dan Motherless: Peran Kunci Pendidikan Keluarga Dalam Membentuk Generasi Emas 2045 Aisyah Izdihar Windani; Almuchalif Suryo; Totok Imam Santoso
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8929

Abstract

Artikel penelitian ini membahas mengenai bagaimana mengatasi ancaman fatherless dan motherless dalam peran kunci pendidikan keluarga untuk membentuk generasi Emas 2045. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaiamana Indonesia dapat mencapai targetnya pada tahun 2045 menjadi negara yang maju dan unggul. Penelitian ini menggunakan wawancara, studi litelatur review atau tinjauan Pustaka, yang mana peneliti melakukan analisis setiap data yang didapatkan dari berbagai sumber seperti artikel jurnal, dokumen pemerintahan, dan web site yang berkaitan dengan penelitian serta peneliti melakukan wawancara mendalam. Hasilnya, peran keluarga sangatlah penting terutama peran orangtua dalam membentuk karakter dan moral bagi generasi muda bangsa Indonesia. Keluarga adalah ruang lingkup kecil namun memiliki dampak yang sangat besar bagi generasi penerus bangsa. Kesimpulannya, dalam Mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045 langkah awal yang harus dilalui yakni menyadari bahwa pentingnya pendidikan dan peran orangtua pada generasi muda serta mengatasi Fatherless dan Motherless sebagai bentuk ancaman bagi tumbuh kembang generasi muda bangsa Indonesia.