cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30257999     EISSN : 30257980     DOI : https://doi.org/10.57235
JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary dengan nomor ISSN terdaftar 3025-7999 (Cetak) dan 3025-7980 (Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup bidang pendidikan, agama, multidfisiplin. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 644 Documents
Strategi Milobs TNI Menangani Konflik Komunal dan Interkomunal dalam Misi UNISFA Abyei Barlian Prabowo; Ahmad G Dohamid; Gentio Harsono
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8958

Abstract

Konflik komunal dan interkomunal di Abyei, wilayah yang disengketakan antara Sudan dan Sudan Selatan, bersumber dari sengketa batas wilayah, identitas etnis, dan perebutan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan fungsi Military Observers (Milobs) TNI dalam misi United Nations Interim Security Force for Abyei (UNISFA), strategi dialog kepada masyarakat setempat, serta faktor penghambatnya selama 2023–2024. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan, dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan Milobs TNI telah menjalankan fungsi observasi, patroli, monitoring, verifikasi, dan pelaporan sesuai mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta membangun dialog melalui pelibatan tokoh adat, tokoh agama, dan pemimpin masyarakat guna mencegah eskalasi konflik, meskipun masih menghadapi kendala bahasa, kepercayaan, keamanan, budaya, dan keterbatasan waktu. Efektivitas strategi ditentukan oleh integrasi fungsi observasi, diplomasi militer, komunikasi lintas budaya, dan pelibatan tokoh lokal.
Optimalisasi Manajemen Latihan Kesiapan Operasi Satuan Infanteri Guna Mendukung Tugas Operasi Thohir Ilyas; Resmanto Widodo Putro; Thomas Gabriel
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8959

Abstract

TNI Angkatan Darat (TNI AD) mengemban tanggung jawab menjaga kedaulatan wilayah darat, termasuk daerah rawan konflik seperti Papua, sehingga membutuhkan personel yang siap secara operasional. Kesiapan tersebut sangat bergantung pada optimalnya program latihan, namun di lapangan masih ditemukan kendala pada aspek manajemen latihan, penerapan materi latihan, dan kemampuan pelatih. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen latihan, penerapan materi latihan, serta kemampuan pelatih dalam menyiapkan kesiapan satuan Infanteri untuk melaksanakan tugas operasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis SWOT, dilaksanakan di Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Papua, melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan kunci di lingkungan Kodam tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi program latihan kesiapan operasi guna mendukung tugas operasi masih belum berjalan optimal, terutama akibat terbatasnya tenaga ahli yang berdampak pada lemahnya pengawasan latihan sehingga masih ditemukan kelalaian prajurit selama proses latihan. Penguatan manajemen latihan, penyempurnaan penerapan materi latihan, dan peningkatan kompetensi pelatih menjadi kunci keberhasilan kesiapan operasi satuan Infanteri.
Pengaruh Kompetensi dan Dorongan Motivasional Terhadap Efektifitas Kinerja Prajurit Ajen Divif 2 Kostrad Dalam Mendukung Pelaksanaan Tugas Pokok Gideon MP; Resmanto Widodo Putro; Thomas Gabriel J
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8960

Abstract

Ajen Divif 2 Kostrad adalah Satuan Bantuan Administrasi di bawah Komando Divif 2 Kostrad, yang berfokus pada pencapaian tugas utama dalam administrasi personel, administrasi umum, dan pemeliharaan kesejahteraan moril. Agar dapat mendukung operasi pertempuran secara efektif, diperlukan desain peran yang tepat berdasarkan standar ideal, sehingga tercapai "Kemampuan dukungan Ajen yang efektif" yang mampu mendukung tugas operasi militer. Dalam pelaksanaannya, tugas Ajudan Jenderal harus terintegrasi dan bersinergi dengan satuan lainnya. Namun, pada masa damai, terdapat indikasi bahwa beberapa prajurit memiliki kinerja yang rendah akibat kurangnya kompetensi dan menurunnya motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan motivasi terhadap kinerja prajurit. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis deskriptif, melibatkan 53 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin dan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan motivasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja prajurit, baik secara langsung maupun tidak langsung..
Strategi Pemberdayaan Perwira Keuangan Dalam Mendukung Profesionalisme Kinerja Keuangan Satker pada Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Herawati; Resmanto Widodo Putro; Sigit Purwanto
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8961

Abstract

Strategi merupakan proses perencanaan jangka panjang dalam membuat keputusan dan tindakan perubahan dalam mewujudkan tujuan satuan kerja TNI Angkatan Darat yang adaptif, professional dan modern. Sedangkan pemberdayaan merupakan suatu proses yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kapasitas, kemampuan, akses terhadap sumber daya, kemauan, hingga tercapai tujuan untuk dapat memecahkan permasalahan dan dapat meningkatkan kesejahteraan yang berkelanjutan. Perkembangan saat ini mewajibkan sertifikasi bagi pejabat perbendaharaan, diwajibkan oleh Kementerian Keuangan melalui serangkaian Peraturan Menteri Keuangan (PMK), baik Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Penandatanganan Surat Perintah Membayar (PPSPM), maupun Bendahara Penerimaan/Bendahara Pengeluaran (BP). Perwira Keuangan (Paku) selaku PPSPM diwajibkan memiliki sertifikasi PPSPM, yang diatur dalam PMK Nomor 211/PMK.05/2019. Jenis sertifikasi bagi PPSPM yakni SNT (PPSPM Negara Tersertifikasi). Masa berlaku sertifikasi 5 tahun dan dapat diajukan perpanjangan. Pengajuan sertifikasi PPSPM tersebut dapat dilakukan pada aplikasi SIMAS PATEN (Sistem Informasi Penilaian Kompetensi). Selain harus memiliki sertifikasi, Perwira Keuangan sebagai PPSPM harus mengerti dan paham mengenai Aplikasi SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi). Dengan terlebih dahulu menginput TTE (Tanda Tangan Elektronik), sehingga dapat melaksanakan validasi dan OTP (One Time Password). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis suatu fenomena secara studi kasus tentang pengembangan kapasitas suatu organisasi dalam mencapai tujuannya. Dalam hal ini penggunaan metode kualitatif dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi pemberdayaan Perwira Keuangan guna mendukung tugas pokok Keuangan Satker (Ku Satker) pada Satuan Kerja Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad). Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif berdasarkan pada hasil data dan informasi yang di peroleh baik dari hasil wawancara maupun dokumentasi. Analisa selanjutnya menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Treats) sebagai alat analisis untuk merumuskan strategi pemberdayaan Perwira Keuangan dalam mendukung profesionalisme kinerja Ku Satker Dispenad. Berdasarkan hasil penelitian mengenai strategi pemberdayaan Perwira Keuangan dalam mendukung profesionalisme Ku Satker pada Satker Dispenad, dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan Perwira Keuangan merupakan faktor penting dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang profesional, akuntabel, transfaran, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.