cover
Contact Name
Taufik Ampera
Contact Email
taufik.ampeera@gmail.com
Phone
+6282320798484
Journal Mail Official
ejournalmidang@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.unpad.ac.id/midang/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Midang
ISSN : -     EISSN : 2986657X     DOI : https://10.24198/midang
Midang adalah jurnal yang mencakup kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS, maka jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 56 Documents
EDUKASI DECLUTTERING DENGAN METODE KONMARI PADA IBU-IBU PKK JATINANGOR (ANALISIS SITUASIONAL DAN RENCANA SOLUSI) Handayani, Vincentia Tri; hasanah, ferli; Saefullah, Nurul Hikmayaty
Midang Vol 2, No 3 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58122

Abstract

Artikel ini membincangkan analisis situsional metode berbenah KonMari yang disarankan oleh Marie Kondo, pakar decluttering dari Jepang, kepada para ibu rumah tangga di wilayah Jatinangor Kabupaten Sumedang. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang pola hidup rapi dan sehat, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengurangan barang yang tidak diperlukan. Peserta diajak untuk memahami bahwa hidup teratur bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan sampah yang berdampak positif bagi lingkungan. Prinsip ini sejalan dengan gerakan minim sampah, di mana setiap keputusan untuk menyimpan atau membuang barang didasarkan pada kesadaran akan keberlanjutan dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam. Kegiatan PKM dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap per-siapan, tahap penyelenggaraan, dan tahap evaluasi dan pelaporan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini direncanakan untuk dilaksanakan pada awal tahun 2025. Hasil kajian sementara menunjukkan bahwa metode KonMari dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan menciptakan lingkungan rumah yang lebih rapi dan mengurangi stres akibat kekacauan. Metode ini juga membantu memperkuat hubungan keluarga dan mendorong gaya hidup yang lebih sederhana dan efisien.
KOMUNITAS MUDA PENCINTA SENI KOROMONG DI DUSUN CIKUBANG, DESA SUKAHAYU, RANCAKALONG, SUMEDANG, JAWA BARAT Sopian, Rahmat; Meganova Lyra, Hera; Ruhimat, Mamat
Midang Vol 2, No 3 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58696

Abstract

Seni Koromong adalah sejenis kesenian tradisional dengan alat musik utama gamelan Koromong. Kesenian ini telah ada sejak lama dan masih eksis sampai dengan hari ini. Dalam perkembangannnya, seni Koromong tidak hanya dimainkan oleh para pemain senior, namun dimainkan pula oleh para generasi muda. Sebagai bentuk dukungan untuk komunitas muda pencinta seni Koromong tim PPM FIB Unpad bekerjasama dengan tim Mahasiswa KKN-PPM 2024 Universitas Padjadjaran kelompok 19 membuat program dokumentasi dalam bentuk pembuatan artikel feature dan booklet mengenai seni Koromong.
PENCEGAHAN ANEMIA PADA PEREMPUAN USIA SUBUR DI KECAMATAN CIMENYAN KABUPATEN BANDUNG Yuliawati, Susi; Ekawati, Dian; Machdalena, Susi; Nafhanda, Alyssa Myrelia
Midang Vol 2, No 3 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58320

Abstract

Menurut data WHO, anemia defisiensi besi diperkirakan menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian pada perempuan usia subur, terutama saat mereka hamil dan melahirkan. Selain itu, perempuan usia subur yang menderita anemia menjadi kurang produktif dan memiliki kemampuan akademik yang kurang. Di Indonesia 30% perempuan berusia antara 15-24 tahun menderita anemia. Sedangkan di Jawa Barat yang berpenduduk lebih dari 47 juta jiwa,  lebih dari 50% perempuan usia SMP menderita anemia (Roche dkk., 2018) Melihat situasi ini, pemerintah Indonesia mengacu kepada WHO memberikan tablet suplemen penambah darah bagi perempuan usia subur di Indonesia. Namun, pemberian tablet ini tidak dimanfaatkan dengan baik, karena banyak faktor yang melatarbelakanginya. Faktor sosial budaya seperti adanya mitos bahwa perempuan yang sedang menstruasi tidak boleh makan ikan atau daging karena dapat mengakibatkan darahnya menjadi bau anyir, menjadi salah satu penyebab banyak perempuan usia subur kekurangan zat besi. Pemahaman yang rancu antara darah rendah dan kurang darah pun masih ada, sehingga perempuan tidak mau diberi tablet tambah darah karena takut membuatnya menderita tekanan darah tinggi (Roche dkk., 2018). Padahal anemia ini dapat dicegah dari awal dengan menerapkan pola hidup sehat serta mengonsumsi makanan dengan nutrisi lengkap. Menyikapi situasi dan kondisi di atas, pengabdian kepada masyarakat ini mengusung tema “Pencegahan Anemia pada Perempuan Usia Subur di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung”. Peserta penyuluhan ini adalah para perempuan berusia subur anggota majelis taklim Al Amanah di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para perempuan usia subur lebih memperhatikan kondisi kesehatan dirinya, terutama yang berkaitan dengan anemia, sehingga mereka dapat mengoptimalkan dirinya dan juga dapat melahirkan generasi yang sehat.
POJOK BACA SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN BUDAYA LITERASI DAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI CITENGAH DI ERA DIGITAL Dewi, Anggraeni Purnama; Hodijah, Ooh; Delisma, Onny; Karyaningsih, Tri Yulianty
Midang Vol 2, No 3 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58425

Abstract

Kecanggihan teknologi yang semakin pesat tentu saja sangat berdampak terhadap kehidupan manusia. Dengan adanya teknologi, tentu diharapkan dapat membantu pekerjaan manusia menjadi lebih cepat dan produktif. Namun semua itu tidak lepas dari sikap bijak setiap pengguna hasil teknologi. Salah satu hasil kecanggihan teknologi tersebut adalah gadget. Gadget saat ini sudah tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Hampir setiap waktu manusia bersentuhan dengan yang namanya gadget, tidak terkecuali anak-anak usia sekolah dasar. Hal ini sangat berdampak terhadap pola belajar dan komunikasi dari anak tersebut. Dengan ketergantungan terhadap gadget, dapat dilihat betapa banyak anak usia sekolah dasar yang menjadi sangat fokus terhadap gadget dan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Mereka tidak lagi mengenal pola bermain dan komunikasi yang seharusnya. Tidak jarang orang tua dan guru bersikap keras terhadap anak untuk menghentikannya dari bermain gadget. Untuk mengatasi hal tersebut, maka salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah adalah dengan mendirikan pojok baca di setiap kelas. Dengan adanya pojok baca yang menyediakan beragam buku, dari mulai buku pelajaran hingga buku cerita bergambar, hal ini merupakan upaya yang diselenggarakan oleh pihak sekolah sebagai upaya mengajak siswa untuk kembali mengenal buku – buku bacaan sebagai pengembangan budaya literasi.
INVENTARISASI TRADISI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN MASYARAKAT KECAMATAN LEMAHABANG KABUPATEN KARAWANG Septiani, Ayu; Afsari, Asri Soraya
Midang Vol 2, No 3 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58182

Abstract

Artikel ini berjudul Inventarisasi Tradisi dalam siklus kehidupan Masyarakat Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang Jawa Barat. Tradisi yang dimaksud dalam tulisan ini meliputi kelahiran, pernikahan, khitanan, dan kematian, Adapun siklus kehidupan yang dimaksud meliputi lahir, masa kanak-kanak, dan dewasa. Tujuan penulisan yaitu untuk mengetahui tradisi yang masih bertahan pada Masyarakat kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang Jawa Barat karena Masyarakat tersebut sudah heterogen. Tradisi-tradisi apa yang masih bertahan dan hilang. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan obsevasi mendalam sebagai teknik pengumpulan data. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Masyarakat kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang mengalami hibridisasi karena tradisi saat remaja sudah tidak digunakan lagi. Hal tersebut diduga karena Masyarakat yang homogen. Selain itu, wilayah Kecamatan Lemahabang banyak pabrik yang menjadi faktor penarik pendatang datang berbagai daerah di Indonesia untuk bekerja. 
PERSIAPAN AWAL PENGEMBANGAN DESA RAMAH ANAK BERBASIS LITERASI DIGITAL DI DESA CITENGAH KABUPATEN SUMEDANG SELATAN Zulkifli Mahmud, Erlina; Sobarna, Cece; Soraya Afsari, Asri
Midang Vol 2, No 3 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58527

Abstract

Artikel ini ditulis sebagai luaran kegiatan pelaksanaan program Pengabdian pada Masyarakat terkait Pengembangan Desa Ramah Anak Berbasis Literasi Digital pada tahap awal. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat dilakukan di Desa Citengah, Sumedang Selatan di bawah payung tema besar “Unpad Bermanfaat”. Pada tahap ini dilakukan inventarisasi kebutuhan di lapangan sebagai persiapan pengembangan Desa Ramah Anak berbasis literasi digital bekerjasama dengan mahasiswa KKNM. Hasil observasi menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Sunda sudah langka di Desa Citengah. Melalui metode penyuluhan, lalu dilakukan pemberian beberapa materi antara lain materi bahasa Sunda untuk mempertahankan budaya lokal dan pemberian materi bahasa Inggris untuk persiapan literasi digital. Metode yang dilakukan ada beberapa tahap yaitu observasi lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan dasar menuju pengembangan desa Ramah Anak berbasis literasi digital. Metode berikutnya terkait hasil observasi yaitu penyuluhan antara lain dalam bentuk pemberian materi bahasa Sunda dan bahasa Inggris. Metode terakhir yaitu pemberian materi pendidikan sehubungan dengan mitra PPM ini adalah guru-guru PAUD, guru-guru Taman Kanak-Kanak (TK), guru-guru Sekolah Dasar, dan para orang tua yang memiliki anak usia sekolah. Hasil kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat pada tahap awal ini berupa pembekalan bahasa dipersiapkan untuk melakukan Pengabdian pada tahap berikutnya yaitu Pengembangan Desa Ramah Anak Berbasis Literasi Digital.
UPAYA PENINGKATAN MINAT BACA GENERASI MILENIAL DENGAN PENYEDIAAN FASILITAS DI PERPUSTAKAAN RIYADLUL JANNAH DESA CIKERUH JATINANGOR Herlina, Nina; Skober, Tanti Restiasih; Adyawardhina, Rina
Midang Vol 2, No 3 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58168

Abstract

Topik kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah “Upaya Peningkatan Minat Baca Generasi Milenial Dengan Penyediaan Fasilitas di Perpustakaan Riyadlul Jannah Desa Cikeruh Jatinangor”. Pada masa sekarang ini, minat baca generasi millenial sangat rendah. Tidak bisa dipungkiri, kemajuan teknologi informasi yang memberikan kemudahan dalam mengakses informasi secara real-time, nyatanya juga mempengaruhi sikap dan perilaku generasi muda.  Mereka lebih senang membaca informasi-informasi secara singkat dan instan sehingga cenderung mengabaikan sumber-sumber informasi berupa buku atau sumber tertulis lainnya. Untuk menyiasati fenomena ini, Perpustakaan Riyadlul Jannah di Desa Cikeruh, Jatinangor, menerapkan beberapa metode berupa: 1) katalogisasi koleksi terbaru dari Perpustakaan Riyadlul Jannah;  2) menyediakan fasilitas ruang baca yang memadai; 3) menyediakan masjid untuk sholat, dan lain-lain. Selain itu, dilakukan pula strategi-strategi tertentu untuk meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memicu dan memacu minat baca generasi muda milenial untuk masa depan yang lebih baik.
REINVENTARISASI POTENSI DESA MARGAMEKAR: STUDI KASUS PENDAMPINGAN KARANG TARUNA PAMEKAR Gumilar, Trisna; Abdul Malik, Muhammad Zulfi; Subekti, Mega; Septriani, Hilda
Midang Vol 2, No 3 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan reinventarisasi potensi Desa Margamekar melalui pendampingan Karang Taruna Pamekar sebagai upaya pemberdayaan masyarakat lokal. Pendampingan ini melibatkan identifikasi potensi ekonomi, sosial, dan budaya desa yang belum terkelola secara optimal. Metode yang digunakan dalam studi ini meliputi pendekatan partisipatif, wawancara mendalam dengan masyarakat, observasi langsung, dan diskusi kelompok terarah dengan anggota Karang Taruna Pamekar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Margamekar memiliki potensi besar di sektor pertanian, seni budaya, serta wisata alam yang dapat dikembangkan lebih lanjut dengan dukungan komunitas pemuda desa. Pengembangan potensi Desa Margamekar membutuhkan pendekatan holistik yang mencakup perencanaan strategis, keterlibatan komunitas, pemahaman pasar, serta pemasaran yang efektif.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMPERKENALKAN SENI KOROMONG Sopian, Rahmat; Meganova Lyra, Hera; Ruhimat, Mamat
Midang Vol 3, No 1 (2025): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i1.61549

Abstract

Seni Koromong adalah sebuah seni pertunjukkan yang ada di Dusun Cikubang, Desa Sukahayu, Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. Seni ini merupakan warisan budaya yang syarat dengan nilai-nilai luhung. Kesenian ini muncul dan tumbuh bersama masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah yang telah diberikan oleh Sang Maha Pencipta khususnya kepada warga Dusun Cikubang. Sebagai upaya edukasi kepada masyarakat luas dan pelestarian seni Koromong, tim PPM FIB Unpad bekerjasama dengan tim Mahasiswa KKN-PPM 2024 Universitas Padjadjaran kelompok 19 membuat program pemanfaatan media sosial untuk memperkenalkan seni Koromong. Media sosial yang digunakan adalah Instagram dan TikTok yang menampilkan video-video pendek dan poster terkait seni Koromong. Dalam waktu satu bulan, konten-konten yang ditampilkan telah ditayangkan lebih dari sembilan ribu tayangan.
MEWARISKAN INGATAN BENCANA Partisipasi Peneliti Ilmu Sejarah Unpad dalam Penelitian dan Peringatan Bencana Sangiang 1980 di Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka Gustaman, Budi; Jaelani, Gani A.; Rahman, Fadly
Midang Vol 3, No 1 (2025): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i1.61267

Abstract

Pada 26 Desember 1981, lima kampung di Desa Sangiang Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka dilanda banjir bandang yang menewaskan sebanyak 139 orang tewas, 124 luka-luka, dan 14 orang dinyatakan hilang. Bencana banjir bandang yang didahului longsor di perbukitan tersebut menjadi suatu bencana nasional yang membuat Presiden Soeharto datang langsung ke lokasi bencana untuk upaya relokasi. Bencana yang terjadi pada 44 tahun lalu tersebut hingga sekarang masih terekam dalam memori kolektif masyarakat Desa Sangiang, dengan suatu persoalan perihal pewarisan ingatan bencana kepada generasi muda yang semakin tereduksi oleh waktu dan perkembangan zaman. Untuk itu, kegiatan PPM ini berfokus pada partisipasi terhadap upaya pewarisan ingatan bencana melalui riset dan peringatan bencana pada 26 Desember 2024 lalu. Ada tiga temuan penting yang didapat dari kegiatan tersebut. Pertama, kegiatan PPM ini didahului oleh kegiatan riset sejarah bencana Sangiang yang dilakukan tim peneliti dari Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, yang dalam pelaksanannya memberikan sumbangsih berupa penyediaan data tentang bencana katastropik tersebut. Suatu kondisi yang sebelumnya tidak dimiliki oleh masyarakat Desa Sangiang. Kedua, berdasarkan riset tim peneliti, masyarakat mendapatkan informasi yang komprehensif perihal bencana yang pernah terjadi di wilayahnya sehingga menjadi bahan kajian masyarakat dalam upaya pewarisan ingatan yang berkontinuitas. Ketiga, pada 26 Desember 2024 lalu, masyarakat Desa Sangiang mencoba untuk mengemas peringatan bencana dengan pemberian edukasi serta informasi yang aktual dan faktual, dengan menggandeng tim peneliti Unpad, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Majalengka, pegiatan budaya, dan masyarakat umum, baik para saksi hidup maupun para generasi muda. Kegiatan PPM ini menjadi sumbangsih nyata bagi masyarakat Desa Sangiang yang memiliki visi dalam pewarisan ingatan bencana yang terarah dan berkelanjutan.