cover
Contact Name
Gusma Harfiana Abbas
Contact Email
gusma.harfiana@unm.ac.id
Phone
+6289694990900
Journal Mail Official
chemedu@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kimia FMIPA, Universitas Negeri Makassar, Jl. Daeng Tata Raya, Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemedu: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia
ISSN : 28081226     EISSN : 28081218     DOI : https://doi.org/10.35580/chemedu.v4i2
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Chemedu merupakan wadah untuk bertukar informasi ilmiah mengenai ilmu pendidikan kimia yang meliputi perkembangan teori, media dan metode pembelajaran dari hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis dan kajian buku.
Articles 175 Documents
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XI MIA 5 MAN 1 Makassar (Studi pada Materi Pokok Termokimia) Lethe, Maryella Oktafrilly; Herawati, Netti; Anwar, Muhammad
ChemEdu Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v2i3.26609

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui cara menerapkan langkah-langkah discovery learning sehingga dapat meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi termokimia. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi aktivitas belajar dan tes kemampuan berpikir kritis setiap akhir siklus. Aktivitas dan kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat setelah menerapkan model discovery learning dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) memberikan fenomena yang berkaitan dengan materi pembelajaran seperti memperlihatkan gambar yang menarik perhatian peserta didik, 2) meminta kepada peserta didik untuk mengemukakan pertanyaan dan gagasan mereka untuk membuat rumusan masalah dan hipotesis yang relevan dengan materi pembelajaran, 3) menuntut peserta didik untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan materi melalui cara saling bertukar pendapat dan dari berbagai sumber belajar, 4) membimbing peserta didik untuk memproses data dan informasi yang diperoleh untuk menyelesaikan rumusan masalah, 5) memberikan kesempatan kepada setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi dan menanggapi jawaban dari kelompok lain, 6) memberikan kesempatan kepada peserta didik mengajukan gagasan untuk menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan. Rata-rata aktivitas belajar peserta didik pada siklus I sebesar 53,52% dengan kategori kurang aktif dan kemampuan berpikir kritis peserta didik sebesar 57,90 dengan kategori cukup kritis. Sedangkan pada siklus II rata-rata aktivitas belajar peserta didik meningkat menjadi 76,84% dengan kategori aktif dan kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat menjadi 74,90 dengan kategori kritis.
Pengaruh Pembuatan Mind Mapping di Akhir Pembelajaran dalam Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA Kristen Gamaliel Makassar (Studi pada Materi Pokok Laju reaksi) Rampean, Betzy Ayu Omega; Sulatry, Taty; Sudding, Sudding
ChemEdu Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v2i2.22400

Abstract

The research is a quasi-experimental that aimed to know the effect of making mind mapping at the end of learning in guided inkuiri learning model toward students’ learning outcome in XI IPA class of SMA Kristen Gamaliel Makassar. The independent variable in this experiment is making mind mapping at the end of lerning with use inquiri learning model. The dependent variable was the students’ learning outcome on the subject matter of reaction rate. The population was XI IPA with 4 classes of SMA Kristen Gamaliel Makassar and sample classes consisted of two classes, namely XI IPA1 class as an experiment class and XI IPA2 class as a control class with 33 students in each classes. Taking technique of sample was a simple random sampling. The research data was gathered by learning outcome test of reaction rate subject matter for post-test which was analyzed by using Mann-Whitney test. The result of hypothesis with Mann-Whitney test was Zcalculated = 1.70 at α = 0.05 obtained Ztable = 1.64. Therefore, Zcalculated > Ztable, which the H1 accepted and H0 rejected. It showed that there is an effect of making mind mapping at the end of learning in guided inkuiri learning model toward students’ learning outcome in XI IPA class of SMA Kristen Gamaliel Makassar on reaction subject matter.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievment Division) untuk Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA 4 SMA Negeri 14 Makassar (Studi pada Materi Pokok Larutan Asam Basa) Muslim, Irayanti; Salempa, Pince; Husain, Halimah
ChemEdu Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v2i3.26616

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui cara menerapkan langkah - langkah model pembelajaran STAD untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa Kelas XI IPA 4 SMA Negeri 14 Makassar. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi yang terdiri atas lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan tes hasil belajar. Data hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 45,32% dengan predikat cukup dan siklus II sebesar 71.62% dengan predikat aktif dan ketuntasan kelas sebesar 42,85% dengan kategori belum tuntas pada siklus I dan 85,71% dengan kategori tuntas pada siklus II. Data hasil penelitian menunjukkan langkah-langkah pembelajaran STAD yang diterapkan sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa Kelas XI IPA 4 SMA Negeri 14 Makassar yaitu: (1) fase pendahuluan dengan memberikan apersepsi mengenai materi, motivasi dan tujuan pembelajaran, (2) fase penyajian materi dengan menyajian materi menggunakan objek amatan sehingga menimbulkan pertanyaan , (3) fase mengorganisasi ke dalam kelompok dengan membagi siswa secara heterogen, (4) fase pembimbingan dengan mengarahkan siswa untuk bekerjasama menyelesaikan LKS, presentase, berdiskusi, dan menarik kesimpulan, (5), fase evaluasi dengan memberikan tes individu kepada siswa yang hasilnya akan menjadi penentu kelompok yang berhak menjadi kelompok terbaik, dan (6) fase penghargaan dengan memberikan pujian dan hadiah bagi kelompok terbaik.
Pengaruh Media Audiovisual pada Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XII MIA SMA Negeri 2 Makassar (Studi pada Materi Pokok Reaksi Redoks dan Sel Elektrokimia) Damayanti, Risdah; Muharram, Muharram; Auliah, Army
ChemEdu Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v2i2.22401

Abstract

This study aims to know the influence of audiovisual media in PBL model towards learning outcomes of XII MIA students SMA Negeri 2 Makassar on subject matter redox reaction and electrochemistry cell. Pretest-posttest control group design was used for all of XII MIA class SMA Negeri 2 Makassar with a total of 351 students as the study population. The study sample that was determined randomly are XII MIA3 as experimental class was taught through PBL model with audiovisual media and XII MIA4 as control class was taught without audiovisual media on PBL model, while as a dependent variable is learning outcomes of students. Non-parametric test (Mann-Whitney test) used on data that are not normally distributed with ∝=0.05 and dk=1.64 was done with Zcalculated > Ztable (4,659>1,64) which means that H0 unaccepted and H1 accepted, it can be concluded there is influence of audiovisual media in PBL model towards learning outcomes of XII MIA students SMA Negeri 2 Makassar on subject matter redox reaction and electrochemistry cell.
Pengaruh Metode Talking Stick pada Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Koloid Peserta Didik Kelas XI MIPA di SMA Negeri 8 Makassar Wulan, Dwi; Herawati, Netti; Djangi, Muhammad Jasri
ChemEdu Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v6i1.38725

Abstract

Penelitian ekperimen semu ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode talking stick pada model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 8 Makassar pada materi pokok koloid. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design dengan populasi yaitu peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 8 Makassar. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan diperoleh kelas XI MIPA 6 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik 34 orang dan kelas XI MIPA 1 sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik 34 orang. Teknik pengumpulan data adalah pemberian tes hasil belajar pada kelas ekperimen dan kelas kontrol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol secara berturut-turut sebesar 77,53 dan 77,38. Hasil analisis statitstik inferensial terhadap hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa data kelas ekperimen terdistribusi normal, data kelas kontrol tidak terdistribusi normal dan keduanya memiliki varians yang tidak homogen, sehingga uji hipotesis yang digunakan adalah Uji Mann-Whitney. Hasil analisis diperoleh Zhitung = 2,37 > Ztabel = 1,64. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat dismpulkan bahwa metode talking stick pada model discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 8 Makassar pada materi pokok koloid.
Pengaruh Metode Everyone Is A Teacher Here dalam Model Pembelajaran Discovery Learningterhadap Hasil Belajar Kimia Peserta Didik Kelas XI IA SMA Negeri 2 Makassar (Studi pada Materi Pokok Kesetimbangan Kimia) Wahyuni, Wahyuni; Husain, Halimah; Anwar, Muhammad
ChemEdu Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v6i1.72146

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Everyone is a teacher here dalam model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar kimia peserta didik kelompok XI IA SMA Negeri 2 Makassar pada materi pokok Kesetimbangan Kimia. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode everyone is a teacher heredan tanpa metode everyone is a teacher here dalam model pembelajaran discovery learning. Variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik pada materi pokok Kesetimbangan Kimia. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelompok XIIA SMA Negeri 2 Makassar yang terdiri dari lima kelompok. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan asumsi bahwa populasi bersifat homogen. Kelompok yang terpilih sebagai sampel yaitu kelompok XIIA5 sebagai kelompok eksperimen yang terdiri dari 32 peserta didik dan kelompok XIIA3 sebagai kelompok kontrol yang terdiri dari 28 peserta didik.Teknik pengumpulan data diperoleh dari tes hasil belajar peserta didik yang terdiri atas 20 butir soal pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh nilai rata-rata untuk kelompok eksperimen sebesar 77,19 sedangkan untuk kelompok kontrol sebesar 65,21. Pengujian hipotesis yang dilakukan dengan uji t menghasilkan thitung> ttabel = 4,4725 > 1,6716 pada α = 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima berarti ada pengaruh metode everyone is a teacher here dalam model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar kimia peserta didik kelompok XI IA SMA Negeri 2 Makassar (studi pada materi pokok kesetimbangan kimia). ABSTRACT This research as a quasi-experimental that aimed to find out the effect ofeveryone is a teacher heremethod in discovery learning model toward the student’s learning achievement class XI IA SMA Negeri 2 Makassar on chemical equilibrium subject matter. The independent variable in this research is everyone is a teacher here method and without everyone is a teacher here method in discovery learning model. The dependent variable is student’s learning achievement on chemical equilibrium subject matter. The population of this research is the students of group XI IA SMA Negeri 2 Makassar that was consist of five group. The sampling technique was conducted randomly with the assumption that the population is homogeneous. The class chosen as the sample is group XI IA 5 as the experimental class consisting of 32 students and group XI IA 3 was the control class consisting of 28 students. Data collection techniques obtained from the test results of student learning consisting of 20 items of multiple choice questions. Analysis data technique used descriptive and inferential analysis. Based on the results of descriptive analysis, the average value for experiment class is 77,19 while for control class is 65,21. Testing of hypothesis used t-test, produce tcalculate> ttable = 4,4725> 1,6716 on α =0,05. So was concluded that H0 rejected and H1 accepted which means that there was an effect of the everyone is a teacher heremethod in discovery learning model toward the student’s learning achievement group XI IA SMA Negeri 2 Makassar on chemical equilibrium subject matter.
Pengembangan E-Modul Berbasis Learning Cycle 7E Pada Materi Laju Reaksi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Panggabean, Indah Tripena; Dalimunthe, Makharany
ChemEdu Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v6i1.71778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul berbasis Learning Cycle 7E pada materi laju reaksi untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMA Negeri 11 Medan. Penelitian dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 dengan melibatkan siswa kelas XI sebagai subjek penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Sampel penelitian terdiri dari 35 siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan E-Modul yang telah dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dengan rata-rata penilaian dari validator ahli mencapai 90%, yang termasuk dalam kategori sangat valid. Selain itu, terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 36,17 dan posttest sebesar 78,97, serta N-Gain sebesar 0,66 yang menunjukkan kategori sedang. Seta respon siswa dengan tingkat kepuasan mencapai 86,82%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah E-Modul berbasis Learning Cycle 7E dapat meningkatkan hasil belajar siswa terhadap materi laju reaksi.
Pengaruh MMedia Google Slide dalam Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X SMAN 9 Bulukumba (Studi Pokok Materi Struktur Atom) Sari, Retni Nadiya; Yunus, Muh.; Salempa, Pince
ChemEdu Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v6i1.59716

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Google Slide dalam Model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X SMAN 9 Bulukumba pada materi struktur atom. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMAN 9 Bulukumba yang terdiri dari 9 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Kelompok eksperimen yaitu kelas X.A dan kelompok kontrol adalah kelas X.C. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tes kemampuan berpikir kritis sebanyak 7 item soal uraian. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis untuk kelompok eksperimen 72,38 lebih tinggi dari rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis kelompok kontrol yaitu 67,53. Hasil analisis statistik inferensial terhadap hasil tes kemampuan berpikir kritis peserta didik menunjukkan bahwa data kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berasal dari populasi yang homogen dan terdistribusi normal sehingga uji hipotesis yang digunakan adalah uji statistik parametrik, uji-t dengan hasil tes kemampuan berpikir kritis peserta didik diperoleh nilai thitung = 1,9 pada taraf kepercayaan 0,05 diperoleh ttabel = 1,66. Oleh karena itu thitung > ttabel artinya H1 diterima dan H0 ditolak. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh media Google Slide dalam Model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X SMAN 9 Bulukumba pada materi struktur atom.
Pengaruh Pemberian Kuis Di Awal Pertemuan Pada Model Discovery Learning Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XII MIPA SMA Negeri 6 Makassar (Studi Pada Materi Pokok Reaksi Redoks dan Elektrokimia) Rosnawati, Rosnawati; Ramdani, Ramdani; Danial, Muhammad
ChemEdu Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v6i1.72180

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kuis di awal pertemuan pada model discovery learning terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas XII MIPA SMA Negeri 6 Makassar pada materi pokok reaksi redoks dan elektrokimia. Pemberian kuis di awal pertemuan dimulai pada pertemuan pertama dimana soal kuis memuat materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya. Dengan mengetahui akan diadakannya kuis, maka siswa akan mempersiapkan diri dengan belajar di rumah. Model discovery learning merupakan suatu model yang menuntut peserta didik untuk aktif dalam proses pembelajaran. Variabel bebas dari penelitian ini yaitu pemberian kuis di awal pertemuan pada model discovery learning dan model discovery learning tanpa menggunakan pemberian kuis awal pertemuan. Variabel terikatnya yaitu motivasi dan hasil belajar peserta didik pada materi pokok reaksi redoks dan elektrokimia. Populasi dari penelitian ini yaitu peserta didik kelas XII MIPA SMA Negeri 6 Makassar yang terdiri dari 6 kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan asumsi bahwa populasi bersifat homogen. Kelas yang terpilih menjadi sampel yaitu peserta didik kelas XII MIPA 2 sebagai kelompok eksperimen yang terdiri dari 32 orang dan kelas XII MIPA 6 sebagai kelompok kontrol yang terdiri dari 36 orang. Teknik pengumpulan data diperoleh dari tes hasil belajar pesrta didik yang terdiri atas 20 butir soal pilihan ganda dan angket motivasi yang terdiri atas 20 butir pernyataan dengan 6 kriteria. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Nilai rata-rata motivasi belajar siswa kelompok eksperimen yaitu 83,25 dan nilai rata-rata kelompok kontrol 73,72. Pengujian hipotesis 1 dengan uji Mann Whitney menghasilkan z_hitung (6,86)> z_tabel (1,67) dan hipotesis 2 menghasilkan zhitung>ztabel = 3,57>1,64 pada α = 0,05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif pemberian kuis awal pertemuan pada model discovery learning terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas XII MIPA SMA Negeri 6 Makassar pada materi pokok reaksi redoks dan elektrokimia. Pengujian hipotesis 3 menggunakan analisis korelasi product moment menghasilkan nilai rxy = 0,12, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas XII MIPA SMA Negeri 6 Makassar pada materi pokok reaksi redoks dan elektrokimia ABSTRACT This research was a quasi-experimental that aimed to find out the effect of Quiz at the Beginning of Meeting in Discovery Learning Model toward Motivation and learning Achievement of student of Class XII MIPA SMA Negeri 6 Makassar. Quiz at the Beginning of Meeting started at the first meeting where the quiz questions contained material that had been learned at the previous meeting. By knowing the quiz will be held, students will prepare themselves by studying at home. Discovery Learning Model is a model that requires students to be active in the learning process. The independent variables of this study are the provision of Quiz at the Beginning of Meeting Discovery Learning model and Discovery Learning model without using Quiz at the Beginning of Meeting. The dependent variable are the students' motivation and learning achievement in redox and eletrochemical reactions subject matter. The population is student of class XII MIPA SMA Negeri 6 Makassar consisting of 6 classes. The sampling technique was conducted randomly with the assumption that the population is homogeneous. The selected classes are the students of class XII MIPA 2 as the experimental class consisting of 32 students and students of grade XII MIPA 6 as a control class consisting of 36 students. Data was obtained from the test results of student learning consisting of 20 items multiple choice questions and motivation questionnaire consisting of 20 items of statement with 6 criteria. Data analysis techniques used descriptive and inferential analysis. The average of students learning motivation are 83,25 and 73,72 resvectively for experiment and control class. Testing of hypothesis 1 with t test yield t count (8,23) > t table (1,67) and 2 hypothesis yield t count > t table = 3,57 > 1,67 at α = 0,05, hence it can be concluded that there is positive influence in giving quiz at the beginning of meeting in discovery learning model toward student’s learning achievement class XII MIPA SMA Negeri 6 Makassar on redox and chemical reaction subject matter subject matter. Testing of 3 hypothesis using product moment correlation analysis yields rxy = 0,12, so it can be concluded that there is positive correlation between motivation and student’s learning achievement class XII MIPA SMA Negeri 6 Makassar on redox and chemical reaction subject matter
Pengembangan Liveworksheet Sistem Koloid Berbasis Discovery Learning untuk meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik SMAN 1 Pamboang Nurlinda, Nurlinda; Auliah, Army; Hardin, Hardin
ChemEdu Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v6i1.60618

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan Liveworksheet yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan Liveworksheet ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis (analysis), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), tahap implementasi (implementation), dan tahap evaluasi (evaluate). Sumber data pada penelitian ini ada empat, yaitu ahli media dan ahli materi sebagai uji kevalidan, guru mata pelajaran kimia sebagai uji kepraktisan serta peserta didik kelas XI 5 berjumlah 25 orang sebagai uji kepraktisan dan keefektifan. Instrumen yang digunakan untuk kevalidan yaitu lembar validasi oleh ahli media dan ahli materi, kepraktisan yaitu lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran Liveworksheet, angket respon guru dan peserta didik, serta keefektifan yaitu angket motivasi belajar dan tes hasil belajar. Hasil penelitian ini adalah: (1) rata-rata validitas Liveworksheet dari ahli materi sebesar 3,63 dan ahli media sebesar 3,66 yang berada pada kategori valid dengan uji konsistensi antar validator sebesar 1,0 yang berada pada kriteria sangat tinggi, (2) rata-rata persentase kepraktisan Liveworksheet berdasarkan keterlaksanaan media adalah 100%, dan rata-rata kepraktisan berdasarkan angket respon peserta didik dan guru terhadap Liveworksheet berturut-turut sebesar 4,31 dan 4,43 dengan kategori tinggi, 3) Liveworksheet memenuhi kriteria efektif (≥85%) berdasarkan pencapaian ketuntasan kelas dengan persentase 88%, dan berdasarkan motivasi belajar dengan pemberian angket awal dan angket akhir didapatkan hasil nilai N-Gain sebesar 0,55 (kategori sedang). Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa Liveworksheet Sistem Koloid berbasis Discovery Learning yang dikembangkan dengan model ADDIE bersifat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.