cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
jepk@unkhair.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun Ternate Kampus II Unkhair, Jl. Jusuf Abdulrahman Kelurahan Gambesi Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Khairun
Published by Universitas Khairun
ISSN : 29618231     EISSN : 29618231     DOI : https://doi.org/10.33387/jpk.v2i1.6789
Pendidikan, pelatihan, dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan potensi desa, potensi alam di masyarakat. Permberdayaan masyarakat desa dalam pemanfaatan sumber daya desa. Pembandidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. Peningkatan Industri Kreatif Masyarakat. Pengembangan dan Pemanfaatan Nilai Berkearifan LokalPengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, dan UMKMPengembangan dan Pemanfaatan IPTEK Kehutanan dan Lingkungan Pembangunan Sumber Daya Manusia Pengembangan Pendidikan Peningkatan Kesehatan Masyarakat Pengabdian Masyarakat, Kemasyarakatan, Ketahanan Pangan Lokal, Gizi dan Kesehatan Masyarakat; Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; Pengabdian Masyarakat Mahasiswa; Daerah Perbatasan, Daerah Tertinggal
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 52 Documents
Sosialisasi Dan Edukasi Keselamatan Transportasi Laut Kecamatan Pulau Makian Umar, Sudirman Hi; Shandy, Sary
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v3i2.9104

Abstract

Kondisi Provinsi Maluku Utara yang sebagian besar terdiri dari pulau-pulau yang tersebar di sepanjang Kepulauan Maluku Utara menjadikan sistem transportasi laut menjadi sangat penting untuk menunjang berbagai kegiatan, Desa Dauri, Desa Gurua dan Desa Wailoa merupakan salah satu pulau yang terletak di Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan, secara administrasi Pulau Makian memiliki luas wilayah 55,50 Km2. Dikutip dari berbagai sumber selama rentang waktu 2019 – 2022 terdapat 885 orang mengalami korban akibat kecelakaan transportasi laut di yang terjadi di perairan Maluku Utara dan Kabupaten Halmahera Selatan. Tujun dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat Desa Dauri Kecamatan Pulau Makian tentang keselamatan transportasi laut. Permasalah mitra terdiri dari 8 (delapan) aspek dan berdasarkan hasil wawancara kepada masyarakat desa Dauri diperoleh jumlah masukan tertinggi berdasarkan IPTEKS pada aspek perbaikan darana dan prasarana transportasi laut dan pengawasan sistem ticketing untuk pelayaran rakyat dengan jumlah masukan sebanyak 20 orang atau 22,99 % dan terendah terdapat pada aspek mematuhi klausul layak laut dengan jumlah masukan sebanyak 5 orang atau 5,75 %.
Pelatihan Pemasangan Saklar Berbasis Mikrokontroler Pada Instalasi Listrik Untuk Pemuda Di Desa Bukit Durian Kota Tidore Kepulauan Rasyid, Ramly; Muhammad, Mifta; Saifuddin, Hafid
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v3i2.9055

Abstract

Pelatih (trainer) memastikan bahwa setiap individu dapat secara efektif menggunakan teknologi-teknologi baru termasuk implementasi mikrokontroler pada instalasi listrik khususnya pada pemutus aliran listrik. Identifikasi masalah yang ditemukan adalah kurangnya sarana dalam memahami implementasi mikrokontroler dan keterbatasan pemuda desa dalam mengembangkan kreatifitas dan kemampuan diri, maka solusinya harus ada pelatihan yang bias menggabungkan pengetahuan yang didapatkan disekolah dengan keterampilan yang lain sehingga bisa membekali para pemuda menjadi seorang yang lebih trampil. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dilakuka dengan ceramah singkat selanjutnya dilakukan tanya jawab dan demonstrasi untuk memperlihatkan langkah kerja setiap materi yang diberikan, kemudian dilakukan evaluasi agar dapat mengetahui apakah ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan materi pelatihan yang diberikan. Kegiatan pengabdian ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan yang hasilnya yaitu para pemuda di Desa Bukit Durian Kota Tidore Kepulauan  dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam memasang saklar pada instalasi listrik berbasis mikrokontroker.Kata kunci: Pelatihan, Saklar, Instalasi listrik, mikrokontroler
Pemanfaatan Limbah Batu Bara (bottom Ash) Sebagai Agregat Halus Pada Perkerasan Jalan Hakim, Raudha; Gaus, Abdul; M. Saleh, Muhammad Fauzan; M. Saleh, Nur Rifqah
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v3i2.9334

Abstract

Pemilihan agregat dalam konstruksi perkerasn jalan umumnya menggunakan material yang berasal dari lokasi setempat. Hal ini dilakukan untuk efisiensi dalam segi pembiayaan dan meningkatkan potensi penggunaan material sekitar. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan karakteristik campuran perkerasan HRS-WC dengan bottom ash sebagai pengganti agregat halus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di laboratorium. Komposisi bottom ash yang digunakan dalam campuran aspal sebesar 0%, 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Penelitian menggunakan variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5% dan 7 %. Setiap kadar aspal dengan variasi bottom ash dibuat dua benda uji, sehingga total benda uji berjumlah 60 buah. Selanjutnya dilakukan uji kuat tarik tidak langsung pada tiap benda uji dan dilakukan analisis dengan metode deskriptif analitis dan korelasi. Hasil pengujian menunjukkan nilai stabilitas 1686,74 kg pada kadar aspal 6%  dengan variasi bottom ash 20%. Nilai flow 8,49 mm pada kadar aspal 7% dengan variasi bottom ash 100%. Nilai VIM 8,82 pada kadar aspal 5% denan variasi bottom ash 100%. Nilai VMA 18,22 pada kadar aspal 7% dengan variasi bottom ash 100%. Nilai VFB 72,82 pada kadar aspal 7% dengan variasi bottom ash 0%. Dan nilai Marshall Quetient 363,93 kg/mm pada kadar aspal 6% dengan variasi bottom ash 0%.  Kata Kunci: Perkerasan Aspal, HRS-WC, Limbah Bottom Ash
PENYULUHAN APLIKASI SOLAR CELL PADA BANGUNAN Quraisy, Sayyid; Rahim, Mustamin; Tayeb, Muhammad; ', Iswan
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v4i1.9982

Abstract

Bangunan memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan konsumsi energi. Energi yang digunakan oleh sektor bangunan terus meningkat akibat semakin banyaknya berdiri bangunan baru yang membutuhkan energi. Pemakaian Listrik pada sektor bangunan komersial dua kali lipat antara tahun 1980 dan 2000 dan diperkirakan akan meningkat 50 % pada tahun 2025. Dampak negatif dari produksi dan konsumsi energi dapat dikurangi dengan penghematan dan efisiensi konsumsi energi. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada Masyarakat tentang pentingnya penghematan energi dan Teknik Aplikasi solar cell pada bangunanKata Kunci: Energi, Solar Cell, Bangunan, Kepulauan
Penanaman Mangrove Untuk Melestarikan Ekosistem Pesisir Di Pantai Cemara, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur widhi, raut nugrahening; paluphi, raut wahyuning; azis, muh aksa; findra, muhammad nur; abubakar, salim; rina, rina; sunarti, sunarti
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v4i1.10064

Abstract

Upaya penanaman mangrove menjadi sangat penting bagi kelestarian ekosistem pesisir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mangrove dan melibatkan mereka dalam upaya pelestarian lingkungan. Melalui penanaman mangrove, diharapkan masyarakat dapat memahami peran penting mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan penanaman mangrove dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar serta menjadi langkah awal dalam upaya pelestarian ekosistem mangrove. Penanaman mangrove efektif untuk menstabilkan pesisir dari erosi dan sedimentasi serta meningkatan keanekaragan hayati. Mangrove yang baru ditanam berfungsi sebagai habitat bagi berbagai jenis biota laut dan satwa liar. Penanaman mangrove memberikan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat diantaranya peningkatan pendapatan dari hasil perikanan dan pengembangan ekowisata.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN SABUN AROMATIK MENGGUNAKAN MINYAK JELANTAH DI KELURAHAN SANGAJI KECAMATAN TERNATE UTARA Madjid, Ilham; Taher, Dharmawaty Muhammad; ., Sundari; Bahri, Syamsul
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v4i1.10002

Abstract

ABSTRAKPengelolaan limbah minyak jelantah yang baik dapat membantu masyarakat memanfaatkan bahan yang sudah tidak terpakai menjadi produk bernilai ekonomis seperti sabun aromatik. Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2024 dan diikuti oleh 20 orang ibu-ibu PKK di Kelurahan Sangaji, Kota Ternate Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga, mengurangi dampak lingkungan, dan menciptakan peluang ekonomi baru melalui produksi sabun.Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif tentang bahaya penggunaan minyak goreng berulang dan praktik langsung pembuatan sabun aromatik menggunakan bubuk cengkeh dan soda api (NaOH). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 95% peserta berhasil mengaplikasikan teknik pembuatan sabun secara mandiri. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran peserta terhadap pengelolaan limbah, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui produk bernilai jual yang ramah lingkungan. Kata kunci: aromatik; PKK; Sabun; Sangaji ABSTRACTGood management of used cooking oil waste can help people utilize unused materials into products with economic value, such as aromatic soap. This community service was carried out on July 20, 2024, and was attended by 20 PKK mothers in Sangaji Village, North Ternate City. This activity aims to increase public awareness of the importance of household waste management, reduce environmental impacts, and create new economic opportunities through soap production. The activity method includes interactive counseling about the dangers of repeated use of cooking oil and direct practice of making aromatic soap using clove powder and caustic soda (NaOH). The evaluation results showed that 95% of participants succeeded in applying soap-making techniques independently. This program not only increases participants' awareness of waste management but also encourages community economic independence through environmentally friendly products with selling value. Keyword: aromatic; PKK; Soap; Sangaji
PKM PEMBUATAN KERTAS TURMERIC DARI RIMPANG KUNYIT SEBAGAI BIOINDIKATOR BORAKS PADA PRODUK JAJANAN Bahri, Syamsul; Masuku, Mustamin A.; Saleh, Erna Rusliana M.; Taher, Dharmawaty M.
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v4i1.10003

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan salah satu daerah yang banyak menanam tanaman kunyit (Curcuma longa). Para peneliti telah membuktikan bahwa ekstrak rimpang kunyit dapat mendeteksi keberadaan bahan berbahaya seperti boraks dalam makanan. Konsentrasi ekstrak rimpang kunyit 50% dalam kertas kunyit (kertas turmeric) dapat mendeteksi kadar boraks hingga 2%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang cara pembuatan kertas kunyit dan penerapannya sebagai bioindikator produk jajanan. Kegiatan ini dilaksanakan secara partisipatif dalam tiga tahap kegiatan. Tahap pertama adalah sosialisasi mengenai bahan berbahaya dalam makanan dan pentingnya penggunaan bioindikator sederhana, seperti kertas kunyit. Tahap kedua adalah pelatihan pembuatan kertas kunyit, mulai dari penyiapan bahan dan proses ekstraksi rimpang kunyit hingga pembuatan kertas kunyit dengan konsentrasi yang tepat. Pada tahap ketiga, peserta dilatih untuk menggunakan kertas kunyit sebagai alat pendeteksi boraks dalam makanan dan diberikan arahan tentang potensi pemasaran produk ini. Untuk mendukung keberlanjutan kegiatan, disediakan pula video tutorial pembuatan kertas kunyit. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat partisipasi peserta sangat tinggi, dengan 25% menyatakan tertarik dan 75% menyatakan sangat tertarik dengan kegiatan ini. Seluruh peserta (100%) menyatakan kegiatan ini bermanfaat dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan di masa mendatang. Kata Kunci: PKM, boraks, kunyit, kertas turmeric  ABSTRACTIndonesia is one of the regions that grows a lot of turmeric (Curcuma longa). Researchers have proven that turmeric rhizome extract can detect the presence of hazardous materials such as borax in food. A concentration of 50% turmeric rhizome extract in turmeric paper can detect borax levels of up to 2%. This community service activity aims to provide knowledge and skills to the community about how to make turmeric paper and its application as a bioindicator for snack products. This activity is carried out in a participatory manner in three stages of activity. The first stage is socialization regarding hazardous materials in food and the importance of using simple bioindicators, such as turmeric paper. The second stage is training in making turmeric paper, starting from preparing materials and the process of extracting turmeric rhizomes to making turmeric paper with the right concentration. In the third stage, participants are trained to use turmeric paper as a tool for detecting borax in food and are given directions on the marketing potential of this product. To support the sustainability of the activity, a video tutorial on making turmeric paper is also provided. The evaluation results showed a very high level of participant participation, with 25% stating that they were interested and 75% stating that they were very interested in this activity. All participants (100%) stated that this activity was useful and hoped that similar activities could be carried out in the future. Keyword: PKM, borax, turmeric, turmeric paper
Kajian Rumah Sehat Di Ternate Mustamin, Tayeb; Quraisy, Sayyid; Nasrullah, Nasrullah; aksal, aksal
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v3i2.5839

Abstract

WHO dalam laporannya mengenai Kesehatan dan lingkungan mendefenisikan rumah adalah struktur fisik atau bangunan untuk tempat berlindung, dimana lingkungan berguna untuk kesehatan jasmani dan rohani serta keadaan sosialnya baik demi kesehatan keluarga dan individu. Rata – rata mata pencaharian masyarakat adalah pecaharian lepas harian. Selain itu, masyarakat juga berprofesi sebagai pedagang, pegawai negeri, buruh, dsb. Masyarakat di Ternate merupakan masyarakat yang mempunyai keinginan tinggi untuk memajukan kelurahannya, hal ini dapat dibuktikan pada kemauan warga dalam berkerja sama dan bergotong – royong untuk pembangunan sarana dan prasarana publik.Kehidupan masyarakat di beberapa kelurahan yang masih sangat sederhana berpengaruh juga dalam kesadaran masyarakatnya mengenai kesehatan lingkungan terutama dalam pengelolaan rumah warga oleh warga sendiri. Banyaknya sampah dan kurangnya kesadaran masyarakatnya untuk membuang sampah pada tempatnya sehingga menyebabkan tidak bersihnya lingkungan rumah.
Pemanfaatan Lahan Pekarangan dalam Upaya Membudidayakan Tanaman Hortikultura dengan Teknik Vertikulture di Desa Faudu Kecamatan Pulau Hiri Arifin, Tuti Handayani; Darmawan, M.; Melati, Rima; Andi Mahmud, Shubzan
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v2i2.7372

Abstract

Lokasi padat penduduk membuat Desa Faudu kekurangan lahan untuk dapat digunakan sebagai lahan budidaya tanaman sehingga pemanfaatan lahan pekarangan dengan teknik vertikulture adalah salah satu cara yang dapat diterapkan oleh masyarakat.  Vertikulture merupakan Teknik budidaya tanaman secara vertikal, dimana penanamannya dilakukan secara bertingkat sehingga memungkinkan untuk berkebun dengan memanfaatkan tempat secara efisien. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Faudu Kecamatan Pulau Hiri dengan menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan yang dihadiri oleh masyarakat umumnya ibu-ibu rumah tangga dengan tujuan dapat menjadi solusi dalam penyediaan bahan pangan bagi keluarga. Capaian dari kegiatan ini adalah masyarakat sangat tertarik untuk memulai budidaya tanaman dengan memanfaatkan pekarangan mereka dengan harapan dapat menikmati hasil budidaya tanaman bersama keluarga.
Sosialisasi Pemanfaatan Dan Perlindungan Kawasan Karst Bokimaruru Madi, Almun; ', Firman; Belly Sahetapy, George; Bundang, Syarifullah; Delila, Alifianty
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v3i2.9478

Abstract

Karst Bokimaruru adalah salah satu objek wisata dengan ekosistem karst yang kompleks. Terletak di desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah. Ekosistem karst yang terdapat di Bokimaruru sangat beragam dan unik yang berpotensi sebagai salah satu kawasan geopark. Sampai saat ini kawasan karst Bokimaruru yang memiliki gua, dan sungai sangat ramai di kunjungi oleh para wisatawan. Tetapi informasi dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan dan perlindungan karst Bokimaruru belum tersampaikan secara baik. Selain itu, saat ini Karst Bokimaruru merupakan wilyah terdampak aktivitas pertambangan. Dengan demikian, sangat diperlukan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), terutama kepada masyarakat desa Sagea dan komunitas pengelolah wisata karst Bokimaruru. PKM ini bertujuan memberikan informasi dan pengetahuan ilmiah terkait pentingnya perlindungan karst Bokimaruru. Kegiatan PKM ini melibatkan masyarakat dan komunitas pengelola Bokimaruru. Kegiatan dalam bentuk sosialisasi terkait ekosistem karst yang harus dilindungi. Metode dan tahapan pelaksanan kegiatan PKM ini diawali dengan studi literatur terkait ekosistem karst, selanjutnya menyusun materi dan panduan kegiatan, kemudian melakukan sosialisasi disertai dialog interaktif yang melibatkan komunitas pengelola Bokimaruru secara langsung di lokasi wisata Bokimaruru, selain itu juga dilakukan penyebaran stiker yang berisikan ajakan melindungi Bokimaruru di rumah-rumah warga desa Sagea.