cover
Contact Name
HERMANSYAH
Contact Email
hermansyah.fis92@gmail.com
Phone
+6285338681373
Journal Mail Official
hermansyah.fis92@gmail.com
Editorial Address
FKIP, Universitas Samawa. Jl. Bypass Sering, Kerato, Kec. Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Bar. 84316
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia
Published by Universitas Samawa
ISSN : 28285417     EISSN : 28285247     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia (JLPI) adalah wadah publikasi bagi mahasiswa, guru, dosen, praktisi maupun peneliti pada bidang literasi dan pembelajaran. JLPI menerima tulisan dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel review tentang isu yang berkaitan dengan: Literasi Membaca, Menulis, Menghitung, Berbicara, Digital, dan Pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
Analisis Implementasi Pendidikan Karakter Di Pondok Pesantren Aisyah Samawa, Sumbawa Besar, NTB Walidain, Sri Nurul; Fitriyanto, Syarif; Ardianti, Suji
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Various new problems that are growing in the world of education are certainly a challenge for education experts and education activists to find patterns of superior character education. This study aims to analyze the implementation of character education as an effort to prevent the moral disruption of students in Islamic boarding schools. The cultivation of spiritual values ​​that are in line with the teachings of Islam is very fundamental in building the character and civilization of a nation. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. This research was conducted at the Aisyah Samawa Islamic Boarding School. Collecting data using interview and observation techniques. Data analysis using interactive analysis techniques. The results of the research and data analysis show that the success of educational activities in building a character (morals) must be integrated from several essential components, namely curriculum, learning methods, and strengthening learning activity programs in strengthening Islamic character. Aisyah Samawa Islamic Boarding School tries to present a fun learning model based on the Al-Quran and as-Sunnah. This Islamic boarding school offers an educational concept that has implications for improving the character of students.
Pengembangan Bahan Ajar E-Flipbook Berbantuan Aplikasi Flip PDF Corporate Edition Muatan IPS Kelas IV SDN 48 Cakranegara Usman, Aulia; Dewi, Nurul Kemala; Indraswati, Dyah
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to produce valid and practical IPS content flipbook electronic teaching materials. This type of research is a 4-D model development research which consists of 4 stages, namely: define, design, develop and disseminate. The results of the eligibility validation of the media were 82.6% in the appropriate category and the results of the feasibility validation of teaching materials were 86.4% very feasible. The results of the teacher's response questionnaire were 90.27% very practical, the results of the student response questionnaire obtained an average of 88.8% in the very practical category. Thus it can be concluded that the development of social studies content flipbook electronic teaching materials for class IV SDN 48 Cakranegara is declared feasible and practical to use.
Assesmen dalam Kurikulum Merdeka Belajar Ardiansyah, Ardiansyah; Sagita, Fitri; Juanda, Juanda
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum unik (kurikulum merdeka) yang merupakan evolusi dari kurikulum 2013 ini dirancang untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa. Rancangan pembelajaran sesuai dengan hasil evaluasi di awal, tengah, dan akhir pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penilaian yang biasa digunakan dalam kurikulum mandiri (merdeka). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptifkualitatif melalui pengumpulan data pustaka, pembacaan, pencatatan bahan penelitian dan mengolah bahan belajar. Penelitian telah menunjukkan bahwa ada berbagai jenis penilaian dalam kurikulum mandiri: penilaian awal pembelajaran atau diagnostik, penilaian formatif, dan penilaian sumatif. Ada dua jenis penilaian diagnostik: penilaian diagnostik kognitif dan penilaian diagnostik non-kognitif.
Analisis Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013 Aulia, Nadira; Sarinah, Sarinah; Juanda, Juanda
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) pada Kurikulum Merdeka. Ketiga hal tersebut selanjutnya akan diperbandingkan dengan Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), Silabus, dan RPP pada Kurikulum 2013. Kurikulum mardeka mulai diberlakukan pada tahun 2022.Dalam keseluruhan, perbedaan-perbedaan ini menggaris bawahi fokus, orientasi, dan konten dari masing-masing elemen kurikulum, serta bagaimana mereka berkontribusi dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran siswa.
Analisis Asesmen Kurikulum 2013 Utami, Novita Riski; Wulandari, Wulandari; Juanda, Juanda
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis Asesmen Kurikulum 2013. Pada sistem pendidikan merumuskan tujuan pendidikan baik tujuan kulikuler dan intraulikuler mengunakan hasil belajar, dari Benyamin Bloom tentang penerapan ranah kognitif, afektif, dan psikomotor, serta alat evaluasi melalui teknik tes dan non tes kemudian dilakukan asesmen formatif dan sumatif, penilaian unjuk kerja penugasan, hasil kerja produk dan fortofolio. Serta beberapa model pembelajaran yang biasa digunakan oleh guru yaitu metode yang digunakan dalam kurikulum 2013 adalah model pembelajaran berbasis inkuiri (inquiri), model pembelajaran penemuan (discovery learning), model pembelajaran berbasis proyek (project based learning), dan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning).  Dan mengunakan  model pembelajaran sesuai dengan materi yang di ajarkan.
Analisis Struktur Kurikulum K13 dan Struktur Kurikulum Merdeka Fase E untuk Kelas X dan Fase F untuk Kelas XII Susilawati, Susilawati; Octasari, Aan; Juanda, Juanda
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dasar di Indonesia telah mengalami berbagai perkembangan kurikulum. Saat ini, Kurikulum 2013 tengah menjadi kurikulum utama yang diterapkan di sekolah-sekolah. Namun, ada beberapa Sekolah Penggerak yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang dibina untuk mengimplementasikan kurikulum khusus, yaitu Kurikulum Merdeka. Tujuan dari metode pembelajaran ini adalah (1) mengetahui perbbedaan struktur kulikulum 2013 Fase E (2) dan struktur Kurikulum Merdeka F kelas XII di jenjang SMA/MA.Adapun hasil metode pemebelajaran ini menunjukan bahwa struktur kulikulum 2013 dan struktr kulikulum mardeka, memilki strutur yang baik dalam proses pendidikan Akan tetapi, implementasi di lapangan tidak berjalan sebagaimanamestinya. Sementara, implementasi Kurikulum Merdeka di beberapa Sekolah Penggerak dilaksanakan di tahun pertama dengan cukup baik, kemudian dikembangkan di banyak sekolah tahun sekarang. Beberapa sekolah masih merancang formula yang tepat dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka ini. Berdasarkan uraian tersebut, maka implemetasi Kurikulum Merdeka setelah dianalisis lebih baik dan sesuai dengan kultur pendidikan Indonesia daripada Kurikulum 2013. Namun demikian, beberapa hal haruslah menjadi pertimbangan pemangku kebijakan dan pelaksana pendidikan, sehingga Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan dengan tepat serta menyempurnakan Kurikulum 2013, bukan sekadar program yang dipaksa diterapkan dalam pendidikan di sekolah dasar jenjang SD Fase A,B,C, dab fase D jenjang SMP khususnya di Kabupaten Sumbawa.
Analisis Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka Salsabilla, Irmaliya Izzah; Jannah, Erisya; Juanda, Juanda
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini dilakukan untuk menganalisis isi modul ajar berbasis kurikulum merdeka untuk membahas dan mengkaji lebih dalam mengenai modul ajar berbasis kurikulum merdeka, sehingga guru tidak akan kebingungan lagi saat menyusun modul ajar. Studi ini dirancang dengan metode analisis deskripsi dan kajian kepustakaan. Data yang dianalisis tidak untuk menolak atau menerima hipotesis, melainkan hasil analisis itu berbentuk deskripsi dari data yang diamati dan tidak harus berupa angka-angka atau koefisien antar variabel. Analisis deskriptif dilakukan dengan cara mengumpulkan data utama berupa modul ajar isi modul ajar tersebut dianalisis dan dijabarkan untuk dapat memberikan gambaran mengenai modul ajar. Berdasarkan analisis terdapat beberapa komponen yang terdapat dalam modul ajar. Komponen yang terdapat dalam modul ajar yaitu informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Point of view dari modul ajar kurikulum merdeka terdapat pada komponen profil pelajar pancasila dan pembuatan modul yang dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan peserta didik, guru, dan sekolah.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila Tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” Kelas X SMAN 2 Sumbawa Besar Komala, Cahyatul; Nurjannah, Nelly; Juanda, Juanda
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-5) dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan di Kelas X SMAN 2 Sumbawa Besar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara bersama 3 narasumber yaitu wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan 2 peserta didik kelas X sebagai peserta kegiatan P-5. Dalam penerapan P-5, peserta didik dituntut untuk membuat atau melaksanakan suatu proyek. Dalam pelaksanaannya, terdapat 2 tahapan, yaitu tahap konseptual dan tahap kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan di kelas X SMAN 2 Sumbawa Besar dilaksanakan dengan baik dan memperoleh antusias yang tinggi dari peserta didik. Melalui kegiatan P-5 ini, dapat menumbuhkan dan menguatkan dimensi-dimensi karakter profil pelajar Pancasila pada peserta didik, terutama beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, bergotong royong, mandiri, berkebhinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif. Tidak hanya itu, peserta didik juga menjadi melek dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika dalam Pembelajaran Diferensiasi Walidain, Sri Nurul; Haris, Andi; Fitriyanto, Syarif
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan memecahkan masalah Fisika melalui pembelajaran diferensiasi peserta didik kelas X IPA SMA Plus Aisyah Samawa dan secara khusus mengetahui gambaran langkah-langkah pemecahan masalah Fisika peserta didik. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan memecahkan masalah Fisika yang telah valid untuk digunakan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat kemampuan memecahkan masalah Fisika melalui pembelajaran diferensiasi hanya 17,00% peserta didik yang berada pada kategori “mampu” memecahkan masalah Fisika melalui kegiatan praktikum dan 83,00% peserta didik masih berada dalam kategori “tidak mampu” memecahkan masalah Fisika dalam pembelajaran diferensiasi. Adapun untuk masing-masing indikator kemampuan memecahkan masalah Fisika, secara umum peserta didik mampu menyelesaikan 3 indikator memecahkan masalah yaitu kemampuan memahami masalah, kemampuan mendeskripsikan masalah, dan kemampuan merancang solusi masalah. Sedangkan untuk indikator lainnya, peserta didik belum mampu menyelesaikannya dengan baik. Hal tersebut dilihat dari kecilnya persentase peserta didik yang masuk dalam kategori “mampu” memecahkan masalah Fisika.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Kelas X Mia 1 SMA Negeri 8 Mataram Hijrati, Irfa; Khairuddin, Khairuddin; Rohayuni, Rohayuni
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 8 Mataram dapat menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) Kolaboratif dimana pelaksanaannya dilakukan dalam 2 siklus dalam 4 kali pertemuan dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang. Pelaksanaan dilaksanakan menggunakan metode Lesson Study yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Data penelitian berupa hasil belajar siswa yang diambil dengan menggunakan soal-soal pilihan ganda dan essay. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pada siklus 1 ketuntasan hasil belajar siswa ada pada angka 68% dengan rerata nilai sebesar 77, 2) data pada siklus 2 menunjukkan ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 86% dengan rerata nilai sebesar 79. Berdasarkan data yang disajikan, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam penelitian ini. Hasil peningkatan kelengkapan hasil belajar dari siklus 1 ke siklus 2 menunjukkan bahwa Model Pembelajaran PBL dapat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.