cover
Contact Name
Iwan Rumalean
Contact Email
rumaleaniwansa@gmail.com
Phone
+6285228918677
Journal Mail Official
rumaleaniwansa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. M. Putuhena Poka Ambon
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
JENDELA PENGETAHUAN
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 19797842     EISSN : 30218314     DOI : https://doi.org/10.30598/jp16iss1pp1-12
Core Subject : Education,
JENDELA PENGETAHUAN was first published in April 2007 (Print ISSN 2979-7842) and is published by the Alumni of the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pattimura in collaboration with LP2M-Maluku. JENDELA PENGETAHUAN serves as a medium of scientific information and communication for the development and professionalism that contributes to the expansion of knowledge in the field of education, particularly through the application of curriculum, instruction, learning, policy, and teacher preparation, with the goal of advancing the understanding of educational theory and practice. This journal is published twice a year in April and October, and it accepts manuscripts or articles from academics and researchers both from within and outside the country.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 103 Documents
Optimalisasi Sanitasi Lingkungan di Pasar Mardika Kota Ambon Mane, Sundari; Riry, Robert Berthy; Manakane, Susan Evelin
JENDELA PENGETAHUAN Vol 19 No 1 (2026): JENDELA PENGETAHUAN
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jp19iss1pp35-46

Abstract

Market sanitation is a crucial aspect of public health and urban community welfare. The Mardika Market in Ambon City faces major challenges in hygiene management due to limited facilities, low hygienic awareness, and weak institutional coordination. This study aims to analyze the market’s sanitation conditions, identify inhibiting factors, and formulate optimization strategies based on community participation and local public policy. A qualitative descriptive approach was employed through observations, in-depth interviews, and documentation with traders, visitors, and market managers. Findings show that only 46% of sanitation facilities function properly, 62% of drainage systems are blocked, and only 36% of traders regularly maintain cleanliness. Community-based and institutional strengthening strategies were effective in improving sanitation management. Integrating Maluku’s socio-cultural values such as mutual cooperation becomes essential for building a sustainable sanitation system. This study enhances understanding of eco-social public policy.
Tanjung Burung Maleo dalam Tatanan Adat Negeri Kailolo Kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku Tuanany, Nurlaila; Tetelepta, Edward Gland; Lasaiba, Mohammad Amin
JENDELA PENGETAHUAN Vol 19 No 1 (2026): JENDELA PENGETAHUAN
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jp19iss1pp63-73

Abstract

Dalam konteks pelestarian keanekaragaman hayati di kawasan kepulauan, kearifan lokal berbasis adat masih menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan sosial-ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan, makna simbolik, dan praktik adat masyarakat Negeri Kailolo dalam menjaga burung Maleo (Macrocephalon maleo), satwa endemik yang memiliki nilai ekologis dan spiritual tinggi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burung Maleo diposisikan sebagai pusaka leluhur yang sakral, merepresentasikan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan spiritualitas. Sistem adat seperti sasi, lembaga kewang, serta ritual di Baileo berperan sebagai instrumen konservasi yang efektif dan adaptif terhadap modernisasi. Temuan ini juga menunjukkan bahwa legitimasi adat lebih kuat daripada regulasi formal dalam membangun kepatuhan ekologis masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa kekuatan adat tidak hanya mempertahankan identitas budaya, tetapi juga menyediakan model konservasi.
Peningkatan Motivasi Belajar Ips Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Siswa Kelas Vii Smp Negeri 31 Seram Bagian Timur Rumida, Sarjono; Salakory, Melianus; Leuwol, Ferdinand Salomo
JENDELA PENGETAHUAN Vol 19 No 1 (2026): JENDELA PENGETAHUAN
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jp19iss1pp74-86

Abstract

Rendahnya motivasi belajar IPS di kalangan siswa kelas VII SMP Negeri 31 Seram Bagian Timur menjadi perhatian penting dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan mengetahui dampaknya terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada motivasi belajar siswa yang tercermin dalam partisipasi aktif, ketekunan, dan tanggung jawab terhadap pembelajaran. Kesimpulan menunjukkan bahwa model Jigsaw mampu menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan, sehingga siswa lebih terlibat dan antusias dalam proses pembelajaran. Hal ini memperkuat posisi pendekatan kooperatif sebagai solusi strategis dalam konteks pembelajaran IPS. Implikasi dari temuan ini mendorong guru untuk mengadopsi model pembelajaran yang lebih partisipatif.
Pengembangan Wisata Pantai Namasua di Negeri Naku Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon Labery, Cornelia M; Osok, Rafael Marthinus; Riry, Robert Berthy
JENDELA PENGETAHUAN Vol 19 No 1 (2026): JENDELA PENGETAHUAN
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jp19iss1pp47-62

Abstract

Dalam konteks pembangunan pariwisata berkelanjutan di wilayah kepulauan, integrasi antara potensi ekologis dan partisipasi masyarakat lokal menjadi prasyarat utama terciptanya destinasi wisata yang berdaya saing. Kajian ini bertujuan menganalisis potensi, tantangan, dan merumuskan model konseptual pengembangan wisata Pantai Namasua berbasis pemberdayaan masyarakat di Negeri Naku, Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan 30 responden dari unsur masyarakat, wisatawan, dan pemerintah negeri. Data dianalisis menggunakan skala Likert dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman destinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Namasua memiliki potensi tinggi pada aspek keindahan lanskap dan kebersihan lingkungan, namun terkendala oleh minimnya fasilitas dasar, kelembagaan pengelola, serta promosi digital. Partisipasi masyarakat telah terbentuk, tetapi belum terstruktur dalam model tata kelola berbasis komunitas. Model konseptual yang dihasilkan menekankan sinergi pentahelix antara pemerintah, akademisi, dunia usaha dan komunitas
Peran dan Statregi Guru dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa di Sma Negeri 10 Seram Bagian Timur Desa Miran Kecamatan Gorom Timur Kabupaten Seram Bagian Timur Rumodar, Ida Royani; Lasaiba, Mohammad Amin; Tetelepta, Edward Gland
JENDELA PENGETAHUAN Vol 19 No 1 (2026): JENDELA PENGETAHUAN
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jp19iss1pp87-99

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam mengembangkan literasi digital siswa di wilayah terpencil seperti SMA Negeri 10 Seram Bagian Timur. Kondisi geografis yang menantang, terbatasnya infrastruktur, serta minimnya pelatihan guru menjadi hambatan serius dalam penerapan pembelajaran digital. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan bagaimana peran dan strategi guru dalam meningkatkan literasi digital siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa. Temuan menunjukkan bahwa guru mampu berperan sebagai fasilitator, motivator, dan teladan etika digital, meskipun dalam keterbatasan perangkat dan jaringan. Strategi seperti Project-Based Learning dan penggunaan WhatsApp untuk distribusi materi secara offline terbukti efektif. Kesimpulan menunjukkan bahwa guru tetap mampu berinovasi dalam membentuk keterampilan digital siswa. Penelitian ini mendorong penguatan pelatihan guru dan penyediaan infrastruktur pendidikan yang lebih adaptif bagi sekolah di daerah tertinggal.
Pengembangan Karya Lokal Kain Tenun untuk Pemenuhan Kebutuhan Rumah Tangga di Desa Atubul Dol Kecamatan Wertambrian Kabupaten Kepulauan Tanimbar Ngoranmele, Maria M.; Pinoa, Wiclif Sephnath; Riry, Robert Berthy
JENDELA PENGETAHUAN Vol 19 No 1 (2026): JENDELA PENGETAHUAN
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jp19iss1pp100-109

Abstract

Penelitian ini menelaah keberlanjutan industri kain tenun di Desa Atubul Dol, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sebagai bentuk ekonomi kreatif berbasis budaya lokal yang memiliki nilai sosial dan ekonomi penting bagi masyarakat kepulauan. Tujuannya adalah untuk memahami keterkaitan antara ketersediaan bahan baku, modal usaha mandiri, serta strategi pemasaran dalam mendukung kesejahteraan pengrajin dan pelestarian tradisi menenun. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan bahan baku dan modal pribadi merupakan kendala utama yang menghambat produksi, namun inovasi melalui kolaborasi komunitas dan penggunaan media digital membuka peluang pengembangan yang lebih luas. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi.
Aktivitas Nelayan dan Kondisi Ekonomi di Desa Sesar Kecamatan Bula Kabupaten Seram Bagian Timur Kocal, Yati; Pinoa, Wiclif Sephnath; Sihasale, Daniel Anthoni
JENDELA PENGETAHUAN Vol 19 No 1 (2026): JENDELA PENGETAHUAN
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jp19iss1pp110-119

Abstract

Penelitian ini menelaah aktivitas nelayan dan kondisi ekonomi masyarakat pesisir di Desa Sesar, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur. Tujuan utama penelitian adalah untuk memahami keterkaitan antara faktor sosial-ekonomi, pola aktivitas melaut, serta strategi bertahan hidup masyarakat nelayan dalam menghadapi dinamika lingkungan dan keterbatasan sumber daya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas nelayan dipengaruhi oleh modal usaha, cuaca, dan jarak tempuh ke lokasi penangkapan. Jenis ikan yang dominan ditangkap meliputi samandar, bobara, dan tuna, dengan pendapatan rata-rata berkisar Rp1.000.000–Rp2.500.000 per bulan. Sebagian nelayan juga memiliki pekerjaan tambahan seperti berdagang dan berkebun untuk menambah penghasilan. Secara keseluruhan, kondisi ekonomi nelayan bergantung pada faktor alam, diversifikasi pekerjaan, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan, yang secara langsung memengaruhi kesejahteraan sosial mereka
Peranan Soa di Negeri Assilulu Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Madero, Miftahul Maryam; Matitaputty, Jenny Koce; Touwe, Sem Touwe
JENDELA PENGETAHUAN Vol 18 No 2 (2025): JENDELA PENGETAHUAN
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jp18iss2pp374-383

Abstract

Masyarakat di Maluku Tengah mengenal istilah Soa, yang merupakan bagian dari pembentukan suatu negeri yang luas dalam pola organisasi adat di Maluku. Unit ini terdiri dari sejumlah mata rumah (rumah tangga) atau marga, yang merupakan bagian dari administrasi domestik. Setiap soa memiliki perannya masing-masing, dan permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran Soa di Tanah Assilulu. Hal penting adalah soa saat ini kurang dipahami oleh generasi muda Assilulu, padahal soa memiliki hubungan yang sangat erat dan memainkan peran penting di negeri Assilulu terlebih lagi perananannya dalam kehidupan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan untuk memperoleh penjelasan tentang peran soa di Desa Assilulu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, yang dilakukan dengan mengambil sampel dari populasi berdasarkan kriteria tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 7 Soa di Tanah Asilulu dan masing-masing soa memegang peranan penting di Tanah Asilulu, baik dalam bidang agama, adat, maupun pemerintahan.
Strategi Pengelolaan Lahan Pertanian untuk Meningkatkan Produksi Tanaman di Desa Kufar Kecamatan Tutuk Tolu Kabupaten Seram Bagian Timur Sindi Boufakar; Johan Riry; Ferdinand Salomo Leuwol
JENDELA PENGETAHUAN Vol 19 No 1 (2026): JENDELA PENGETAHUAN
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jp19iss1pp132-146

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan lahan pertanian yang berkelanjutan dalam meningkatkan produksi tanaman di Desa Kufar, Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur. Meskipun wilayah ini memiliki potensi sumber daya lahan yang cukup besar, produktivitas pertanian masih menghadapi berbagai kendala, seperti penurunan kesuburan tanah, keterbatasan teknologi budidaya, dan rendahnya penerapan rotasi tanam. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pengelolaan lahan pertanian yang diterapkan petani serta mengidentifikasi strategi peningkatan produksi tanaman secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan produksi tanaman dipengaruhi oleh keterpaduan pengelolaan lahan yang mencakup pengolahan tanah, pemupukan, pengelolaan air, rotasi tanam, dan pemeliharaan tanaman. Namun, penerapan rotasi tanam, konservasi lahan, dan pengelolaan air masih belum optimal. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif antara pengelolaan lahan, rotasi tanam, kondisi agroekosistem kepulauan, dan kapasitas petani dalam mendukung peningkatan produksi tanaman. Temuan penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan bahan organik lokal, penerapan rotasi tanam, dan penguatan kapasitas petani berpotensi meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam penyusunan program penyuluhan dan kebijakan pertanian berbasis potensi lokal.
Dampak Aktivitas Manusia terhadap Kondisi Wilayah Rawan Longsor di Batu Koneng, Kota Ambon Fatmawati Tamher; Edward Gland Tetelepta; Mohammad Amin Lasaiba
JENDELA PENGETAHUAN Vol 19 No 1 (2026): JENDELA PENGETAHUAN
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jp19iss1pp120-131

Abstract

Longsor merupakan salah satu bencana yang sering terjadi pada wilayah perbukitan dengan karakteristik lereng curam, kondisi tanah yang mudah mengalami perubahan, dan curah hujan tinggi. Batu Koneng, Kota Ambon, termasuk kawasan yang memiliki tingkat kerawanan longsor tinggi akibat kombinasi faktor fisik wilayah dan meningkatnya aktivitas manusia dalam pemanfaatan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas manusia terhadap kondisi wilayah rawan longsor di Batu Koneng serta mengidentifikasi upaya mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara terhadap 15 informan yang terdiri atas aparat dusun, tokoh masyarakat, dan warga setempat, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik wilayah Batu Koneng ditandai oleh kemiringan lereng yang curam, tanah hasil pelapukan, berkurangnya vegetasi penahan lereng, dan sistem drainase yang belum berfungsi secara optimal. Aktivitas manusia berupa pembangunan permukiman pada area lereng, pembukaan lahan, pemotongan dan penimbunan tanah (cut and fill), serta pengelolaan drainase yang kurang baik berkontribusi terhadap perubahan kondisi fisik lereng, peningkatan erosi, dan bertambahnya kerentanan longsor. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan risiko longsor tidak hanya dipengaruhi oleh karakteristik fisik wilayah, tetapi juga oleh intensitas pemanfaatan lahan yang kurang memperhatikan daya dukung lingkungan. Oleh karena itu, penguatan vegetasi lereng, perbaikan sistem drainase, pengendalian pembangunan pada kawasan berisiko, serta peningkatan edukasi dan partisipasi masyarakat perlu diintegrasikan dalam strategi mitigasi guna mendukung pengelolaan lingkungan yang aman, adaptif, dan berkelanjutan.

Page 10 of 11 | Total Record : 103