cover
Contact Name
Muhamad Ahyar Rasidi
Contact Email
ccgedu.org@gmail.com
Phone
+6287865186492
Journal Mail Official
ccgedu.org@gmail.com
Editorial Address
Jln. By Pass BIL Batujai No. Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Walada: Journal of Primary Education
ISSN : 29622662     EISSN : 29630037     DOI : https://doi.org/10.61798/wjpe.v1i1.1
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Walada: Journal of Primary Education with P-ISSN: 2962-2662 dan E-ISSN: 2963-0037 mainly focuses on learning in primary schools, teacher education or primary school. Detailed scopes of articles accepted for submission to Jurnal walada are: Learning Theory Curriculum and Technology in Education School Management School Policy Teaching and learning
Articles 245 Documents
Internalizing Environmental Care Values Through Waste Management: Impacts on Elementary Students' Social Relations Ahmad Fauzi Pulungan; Rahmi Seri Hanida; Hamda Hamidah; Nuratikah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.694

Abstract

Environmental issues, particularly waste management, have emerged as one of the most pressing challenges in sustainable development globally. This study analyses the process of internalizing environmental care values through waste management and its impact on the social relations of students at SDN 154 Aek Ngali. A qualitative case study design was employed, and data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The findings demonstrate that the internalization of environmental care values proceeds through four interconnected mechanisms: habituation, teacher modeling, positive reinforcement, and social collaboration. Daily class duty schedules and routine communal cleaning activities not only build students' ecological consciousness but also strengthen cooperation, solidarity, and interpersonal communication and reduce interpersonal conflict among students. Waste management in schools thus functions as an integrative socio-ecological educational medium where ecological awareness formation proceeds hand in hand with the strengthening of social relations. This study contributes theoretically to environmental-based education by emphasizing the social dimension as a critical outcome of ecological practices at the elementary school level and provides a practical basis for developing waste management programs oriented not only toward environmental cleanliness but also toward the formation of a collaborative and sustainable social culture.
Efektivitas Model Contextual Teaching and Learning Berbasis Tri Hita Karana Di Sekolah Dasar Putu Nia Purnami Dewi; IG Agung Jaya Suryawan; Kadek Hengki Primayana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Contextual Teaching and Learning Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis Tri Hita Karana dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan PRISMA terhadap 15 artikel ilmiah dari Google Scholar tahun 2019–2025. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan relevansi topik, jenjang pendidikan, dan kesesuaian variabel penelitian. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahap identifikasi, klasifikasi, evaluasi, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa model CTL berbasis Tri Hita Karana efektif meningkatkan hasil belajar, kemampuan berpikir kritis, motivasi belajar, serta karakter siswa. Integrasi nilai Tri Hita Karana juga memperkuat sikap religius, sosial, dan kepedulian lingkungan. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman guru dan minimnya pelatihan berkelanjutan. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran kontekstual di sekolah dasar
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Perilaku Bullying Dan Dampak Terhadap Kecerdasan Sosial Siswa Di Sekolah Dasar Muhamad Sadli; Herjan Haryadi; Ziharraturrahmi; Lalu Abdul Aziz Aziz
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.696

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apa yang menyebabkan perilaku bullying dan bagaimana hal tersebut berdampak pada kecerdasan. Fenomena yang terungkap di sekolah dasar berdampak pada perkembangan psikososial anak, terutama dalam hal hubungan sosial dan kemampuan berinteraksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan siswa, guru, dan orang tua siswa. analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi, display dan penarikan kesimpulan. keabsahan data menggunakan triangulasi, ketekunan peneliti dan perpanjangan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh lingkungan keluarga, pola asuh yang otoriter, kekurangan pengawasan guru, dan ketimpangan status sosial di antara siswa adalah penyebab utama pemahaman. Kecerdasan peserta sosial dipengaruhi oleh perilaku bullying. Hal ini terlihat pada penurunan kemampuan untuk berempati, kesulitan dalam berteman, dan peningkatan kecenderungan untuk menarik diri dari lingkungan sosial.  Hasilnya menunjukkan bahwa pencegahan dan penanganan bullying harus dilakukan melalui pendekatan edukatif, pelibatan orang tua, dan program bimbingan konseling di sekolah
Penggunaan Wordwall Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa di MIN 4 Muaro Jambi Jumroh; Nasyariah Siregar; Kiki Fatmawati
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.703

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas VI A MIN 4 Muaro Jambi disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa melalui penggunaan media pembelajaran intraktif berbasis Wordwall pada materi tata surya. Penelitian ini menggunakan metode Pnelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang di laksanakan dalam dua siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas VI A MIN 4 Muaro Jambi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 64,5 pada pra siklus dengan ketuntasan klasikal 45% menjadi 72,8 pada siklus I dengan ketuntasan klasikal 65% dan meningkat kembali menjadi 81,5 pada siklus II dengan ketuntasan klasikal 90%. Selain meningkatkan hasil belajar, penggunaan Wordwall juga meningkatkan aktivitas, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas VI A MIN 4 Muaro Jambi.
Pengembangan Modul Ajar Interaktif Berbasis Differentiated Instruction Dalam Materi Geometri Untuk Mengakomodasi Keberagaman Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Mts Mujahidin Pontianak Zahra Mahdiyyah; Yudi Darma; Rahman Haryadi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.705

Abstract

Abstract: Background: This study aimed to develop an Interactive Teaching Module based on Differentiated Instruction in geometry material to accommodate the diversity of mathematical problem-solving abilities of seventh-grade students at MTs Mujahidin Pontianak. The study employed a Research and Development (R&D) method using the 4D development model modified into 3D, consisting of the define, design, and develop stages. The research subjects consisted of four expert validators, namely two Mathematics Education lecturers, one Information Technology Education lecturer, one mathematics teacher, and 30 seventh-grade students as the trial subjects. Data were collected through validation sheets, teacher and student response questionnaires, and tests of mathematical problem-solving abilities. The results showed that the module met the criteria of being highly valid with an average validation score of 94.7%, highly practical based on teacher responses of 93.33% and student responses of 85.58%, and effective with an average posttest score of 71.67 and a learning mastery percentage of 66.67%. The module also improved students’ activeness, enthusiasm, and ability to solve problems using Polya’s problem-solving stages according to their respective abilities. Therefore, the module is feasible to be used in mathematics learning to support the diversity of students’ abilities.
Pengaruh Media Pembelajaran Audiovisual Terhadap Kemampuan Daya Ingat Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD di Gugus 9 Kecamatan Banjar Putu Rosiana Dewi; L. Heny Nirmayani; I Nyoman Pancaria
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran audiovisual terhadap kemampuan daya ingat siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila kelas IV Sekolah Dasar di Gugus 9 Kecamatan Banjar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen yang menggunakan dua kelas yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Subjek dalam penelitian ini yaitu kelas IV SD Negeri 2 Pedawa dan SD Negeri 4 Gobleg. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Tes digunakan untuk mengetahui nilai tingkat kemampuan daya ingat siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara kelas yang mendapatkan perlakuan dengan kelas yang tidak mendapatkan perlakuan. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan media pembelajaran audiovisual terhadap kemampuan daya ingat siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila kelas IV Sekolah Dasar di Gugus 9 Kecamatan Banjar.
Pemanfaatan Metode Eksperimen dalam Pengenalan Sifat Air dan Pencampuran Warna di TK. Aisyiyah Rogojampi Kabupaten Banyuwangi Lukista Diyana; Daroe Iswatiningsih; Linda Apriliasari; Harisma Fatihatul Hayyu
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.707

Abstract

Pembelajaran sains pada anak usia dini perlu dilakukan melalui pengalaman konkret agar konsep dapat dipahami secara bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode eksperimen berbasis aktivitas dalam pengenalan sifat air dan pencampuran warna pada anak usia 5–6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Rogojampi Kabupaten Banyuwangi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif naratif dengan subjek penelitian anak kelompok Tulip (B3) yang berjumlah 22 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan guru selama proses pembelajaran berlangsung. Kegiatan eksperimen dilakukan melalui aktivitas menuang air ke berbagai wadah, mengamati aliran air, mengenali sifat transparan air, melarutkan pewarna, serta mencampurkan warna primer menjadi warna sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimen meningkatkan keterlibatan anak selama pembelajaran. Anak mampu memahami sifat air, seperti cair, mengalir, mengikuti bentuk wadah, bersifat transparan, dan melarutkan zat warna, serta mengenali warna primer dan sekunder melalui eksplorasi langsung. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimen berbasis aktivitas dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan kognitif dan aspek perkembangan anak usia dini.
Peningkatan Minat Belajar Siswa SMK Melalui Kegiatan Pembelajaran Interaktif Berbasis Diskusi Kelompok Dengan Pendekatan Deep Learning Nopi Hariadi; Herman Afrian; Pasyahari; Alfin Darcau; Muhammad Khairul Ali; Rizqia Maulina; Afrijal Rijaya Lulhiah; Wawan Muhammad Azlan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan minat belajar siswa melalui kegiatan pembelajaran interaktif berbasis diskusi kelompok dalam pendekatan deep learning di SMK 3 Selong. Pendekatan deep learning diterapkan melalui pembelajaran yang menekankan keterlibatan aktif siswa, pemahaman mendalam terhadap materi, kemampuan berpikir kritis, serta kolaborasi dalam proses belajar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain one-group pretest-posttest pada 20 siswa yang dipilih secara purposive berdasarkan tingkat partisipasi belajar yang rendah. Instrumen yang digunakan berupa angket minat belajar dengan indikator ketertarikan, keaktifan, partisipasi, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta didukung oleh lembar observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase minat belajar kategori tinggi meningkat dari 40% pada pretest menjadi 80% pada posttest, sedangkan kategori rendah menurun dari 60% menjadi 20%. Hasil observasi juga menunjukkan adanya peningkatan keaktifan, interaksi, kemampuan bekerja sama, serta keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat selama proses pembelajaran berlangsung. Penerapan pembelajaran interaktif berbasis diskusi kelompok dalam pendekatan deep learning mampu menciptakan suasana belajar yang lebih bermakna dan berpusat pada siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan deep learning melalui kegiatan diskusi kelompok mampu meningkatkan minat belajar siswa secara deskriptif, meskipun masih memerlukan penerapan yang berkelanjutan agar hasil yang diperoleh menjadi lebih optimal dan konsisten. Kata kunci: minat belajar, pembelajaran interaktif , deep learning,     
Analisis Kesulitan Mahasiswa PGSD dalam Menyelesaikan Soal Statistika di Tingkat Perguruan Tinggi Hendrawansyah; Ady Saputra
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.710

Abstract

Statistika merupakan mata kuliah penting dalam program studi PGSD, namun mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal statistika. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal statistika di STKIP Taman Siswa Bima. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 35 mahasiswa PGSD. Data diperoleh melalui tes tertulis berbentuk soal uraian dan wawancara semi terstruktur, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga jenis kesulitan yang dialami mahasiswa, yaitu kesalahan konsep, kesalahan prosedural, dan kesalahan perhitungan. Kesalahan konsep terlihat pada ketidakmampuan membedakan median dan modus serta data tunggal dan kelompok. Kesalahan prosedural terjadi karena mahasiswa tidak mengikuti langkah penyelesaian secara sistematis, sedangkan kesalahan perhitungan disebabkan kurangnya ketelitian dalam operasi hitung. Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya pembelajaran statistika yang menekankan pemahaman konsep, ketelitian, dan penyelesaian soal secara sistematis agar kemampuan mahasiswa meningkat.
Pengembangan Media Pembelajaran Gempar Berbasis Google Sites Pada Mata Pelajaran Matematika Di Kelas IV SD I Gusti Agus Made Arjaya; Komang Surya Adnyana; L. Heny Nirmayani
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.711

Abstract

Pengajaran matematika di sekolah dasar masih sangat berpusat pada guru, monoton, dan kurang efisien dalam memanfaatkan alat digital interaktif, terutama dalam mengajarkan topik yang menggunakan bangun datar. Faktor-faktor ini menginspirasi penelitian ini. Sepuluh dari delapan belas siswa (58,28 persen) pada putaran pertama penilaian di SDN 2 Tinga tinga tidak memenuhi tolok ukur kompetensi belajar minimum. Karena itu, ada kebutuhan mendesak akan materi pembelajaran yang sesuai untuk sekolah dasar yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi GEMPAR (Geometri Etnomatematika pada Bangun Datar), media pembelajaran berbasis Google Sites untuk matematika kelas empat, serta desain, validitas, dan kepraktisannya. Karena keterbatasan waktu dan keuangan, penelitian ini menggunakan strategi penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE, yang membatasi pengujiannya pada validitas dan kepraktisan. Tiga spesialis media, tiga ahli bahasa, dua pendidik, dan delapan belas siswa kelas empat menjadi subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan skor 0,70 untuk validitas linguistik, 0,97 untuk validitas media, dan 0,88 untuk validitas materi. Baik instruktur maupun siswa memperoleh skor sempurna 99 pada ujian praktik. Dengan demikian, GEMPAR dapat digunakan secara efektif untuk mengajarkan aritmatika dasar kepada siswa kelas empat.