cover
Contact Name
Yola Eka Putri
Contact Email
yola@konselor.org
Phone
+627518970975
Journal Mail Official
info@iicet.org
Editorial Address
Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET) Address: Jl. Bunda I No. 19 Padang - West Sumatera - Indonesia 25131 Telp. +62751 8970975| Email: jurnal@iicet.org
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
ISSN : 25483234     EISSN : 25483226     DOI : https://doi.org/10.23916/083344011
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling (ISSN-elektronict: 2548-3226 and ISSN-print: 2548-3234) first published in December 2016 is a peer-reviewed scientific International open access journal. The journal previously published by Indonesian Counselor Association and from Volume 2 issue 2 2017 published by Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET) in colaboration with Indonesian Counselor Association. The journal is dedicated to publishing articles concerned with research, theory, or program applications pertinent to school counseling and people who have interests in all areas of counseling and school development. The aim of this journal is to give design and support for school counselor efforts to help students focus on academic, career and social/emotional development so they achieve success in school and are prepared to lead fulfilling lives as responsible members of society.
Articles 251 Documents
Analisis Self-Diagnosis Remaja dan Implikasinya dalam Komunikasi Interpersonal Terhadap Orang Tua Nurdiana, Nurdiana; Rubino, Rubino
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084372011

Abstract

Self-diagnosis yaitu fenomena dimana seseorang mendiagnosis diri sendiri berdasarkan pengetahuannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan dalam keluarga yang disebabkan oleh self-diagnosis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu penelitian secara langsung ke lapangan dengan teknik wawancara langsung kepada para informan penelitian. Subjek penelitian terdiri dari 4 orang yaitu remaja akhir dan orang tua remaja yang melakukan self-diagnosis. Penelitian dilakukan di Desa Bagan Asahan Pekan. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis domain yang dilakukan mulai dari mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa self-diagnosis menyebabkan kesulitan dalam pertukaran informasi, yang disebabkan oleh keterbatasan pembicaraan terbuka, kesulitan penyesuaian diri, dan tekenan emosional dengan remaja yang mencari dukungan dan pemahaman, sementara orang tua menanggapi dengan beragam perasaan, termasuk kebingungan atau kekhawatiran akan ketidakpastian keakuratan dari self-diagnosis. Akibatnya self-diagnosis menyebabkan ketegangan dan kesulitan dalam komunikasi antara orang tua dan remaja, yang memerlukan upaya bersama untuk meningkatkan keterbukaan dan pemahaman antar anggota keluarga. Temuan ini memberikan wawasan tentang interaksi keluarga yang berkaitan dengan kesehatan mental remaja dan menekankan betapa pentingnya komunikasi interpersonal yang lebih baik untuk mendukung kesejahteraan mental dan memperkuat hubungan keluarga.
Analisis Verbal Abuse Pada Tingkat Emosional Remaja Awal di SMP N I Huristak Hasibuan, Nurmina Wati; Sahputra, Dika
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084399011

Abstract

This research aims to analyze verbal abuse or verbal violence at the emotional level of early adolescents at SMP N I Huristak. The specific impact analyzed from this research is the emotional level of teenagers who experience humiliation, ridicule and criticism. This type of qualitative research uses a descriptive approach, namely presenting data and information by describing it as it really is. The subjects in this research were 6 (six) students of SMP N I Huristak who experienced verbal violence. The data collection technique uses domain analysis which is carried out starting from data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research showed that 6 (six) subjects had different emotional conditions, this was seen from the aspects of behavior, emotions and social relationships, namely four subjects had bad emotional behavior which resulted in stress disorders, decreased self-confidence and difficulty interacting. with colleagues, while two subjects had good emotional behavior because they had support from people around them such as friends and parents so that verbal abuse did not have a negative impact on their personality. It is hoped that this research will become a recommendation for policy makers to continue to instill character education for teenage students and provide counselors in each school to ensure that students' mental health is maintained.
Layanan bimbingan dan konseling Islam dalam mengatasi masalah perkembangan remaja Hidayatullah, Meylin; Kamelia, Kamelia
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084400011

Abstract

Di usia remaja biasanya individu menghadapi masa-masa sulit karena keadaan emosinya yang masih labil. Perkembangan emosi pada masa remaja awal menunjukkan kepekaan dan dorongan untuk melakukan hal hal baru yang sangat kuat terhadap berbagai peristiwa dan situasi sosial, tidak jarang juga emosinya negatif dan berubah-ubah. Penelitian ini membahas tentang masalah perkembangan remaja yang ada di asrama yatim dan dhuafa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah action research dalam setting pelayanan bimbingan dan konseling dengan menggunakan pendekatan analisis transaksional. Dari hasil temuan yang didapat di asrama tersebut terdapat beberapa permasalahan yang dimiliki oleh subjek (remaja). Seperti yang dijelaskan oleh pengasuh yaitu, masih terdapat beberapa remaja yang memiliki masalah terkait perkembangan perilakunya, misalnya seperti: 1)masalah karakter, 2) masalah pembelajaran, 3) masalah perilaku agresif dan, 4) masalah pada teman sebaya. Oleh karena itu adapun tujuan dari penelitian ini adalah, peneliti dapat memberikan bantuan terhadap pengasuh asrama dalam mengatasi permasalahan yang ada pada remaja di asrama yatim & dhuafa menggunakan konseling analis transaksional. Di mana konseling transaksional ini dapat membantu permasalahan remaja yang terkait dengan komunikasi, perkembangan dan perilaku maladaptif. Jadi, dengan adanya masukan atau saran dari peneliti, pendekatan konseling analisis transaksional merupakan pendekatan yang tepat dalam membantu remaja mengatasi masalah perkembangannya serta memberikan dampak positif bagi pengasuh asrama.
Persepsi perilaku seksual pranikah : studi naratif pada mahasiswa di salah satu kampus Jakarta Sukma, Fakhira Maya; Lestari, Melina
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084409011

Abstract

Mahasiswa dikategorikan pada tahap perkembangan yang usianya 18 sampai 25 tahun. Pada periode ini mereka mengalami transisi ke dunia kerja dan pendidikan lanjutan yang memerlukan persiapan menyeluruh baik secara fisik, emosional, mental maupun spiritual, termasuk dalam aspek kesehatan reproduksi, untuk memastikan bahwa generasi mendatang memiliki kualitas tinggi. Salah satunya termasuk perilaku seksual pranikah yang menjadi fenomena belakangan ini, maka pentingnya memiliki persepsi atas pengetahuan individu tentang perilaku seksual yang menjadi salah satu pengaruh dalam berperilaku seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa mengenai perilaku seksual pranikah menurut mahasiswa di salah satu kampus Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif, yang bersifat narasi dengan menceritakan pengalaman individu tentang persepsi perilaku seksual pranikah. Penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur terhadap 8 orang mahasiswa yang terdiri dari 6 orang Perempuan dan 2 orang laki-laki, dengan analisis data menggunakan NVIVO 14 dengan fitur wordcloud dan projectmap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada mahasiswa yang sudah memahami persepsi tentang perilaku seksual pranikah. Namun ada juga mahasiswa yang masih memiliki persepsi bahwa berpegangan tangan dan berpelukan bukan termasuk ke dalam bentuk perilaku seksual pranikah, hal tersebut tidak sesuai dengan literatur yang ada sehingga menyebabkan mahasiswa memiliki persepsi bahwa kedua hal tersebut wajar dilakukan.
Strategi guru dalam menerapkan P5 tema gaya hidup berkelanjutan kelas 1 di sekolah dasar Putri, Rizani Rizani; Ramadan, Zaka Hadikusuma
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084454011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan cara guru menerapkan strategi P5 dalam mengajarkan tema gaya hidup berkelanjutan kepada siswa kelas 1 di SD Negeri 13 Bathin Solapan. Pendekatan yang dipakai dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian naratif yang menggambarkan kronologi peristiwa secara mendetail. Sampel pada penelitian ini yakni 2 guru dan 2 siswa. Kaedah pengumpulan data yang digunakan dalam kajian ini termasuk observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dalam penelitian ini mencakup langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan P5 di kelas 1 masih belum optimal. Hal ini karena masih kurangnya pemahaman dan strategi yang tepat yang dilakukan oleh guru dalam melaksanakan P5. Dalam menangani persoalan tersebut, guru perlu menerapkan strategi menggunakan dimensi P5 yang telah dipilih untuk topik gaya hidup berkelanjutan. Hingga mendapatkan hasil yang cocok dengan penerapan nilai Pancasila kepada siswa dalam kelas 1.
Pengaruh sedentary lifestyle terhadap kesehatan mental pada remaja Syafa, Tiara Ash; Misrah, Misrah
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084521011

Abstract

This research aims to analyze the influence of a sedentary lifestyle on mental health among teenagers in Sei Rotan village, Percut Sei Tuan subdistrict. This research uses a quantitative approach with descriptive methods to measure the influence of variables. Data was obtained through a Google Form questionnaire using the Accidental Sampling technique with a total of 60 respondents (aged 18-21 years) in their late teens. Data analysis includes univariate tests, bivariate analysis and bar charts. The results showed that of the total 60 respondents, there were 40 respondents who had a high sedentary lifestyle, 16 people (40.0%) experienced severe mental health disorders, then 23 people (57.5%) experienced moderate mental health disorders, and only 1 person (2.5%) experienced mental health problems. suffer from low mental health disorders. Meanwhile, of the total of 18 respondents with a moderate sedentary lifestyle, 2 people (11.1%) experienced high mental health disorders, 16 people (88.9%) experienced moderate mental health disorders, and none experienced low mental health disorders. Finally, of the 2 respondents with a low sedentary lifestyle, 2 people (100.0%) experienced low mental health disorders. It is concluded that the high incidence of mental health disorders in adolescents caused by a sedentary lifestyle can be a concern for all of us so that it does not cause more serious conditions in the future. This research not only provides insight into the relationship between a sedentary lifestyle and mental health in adolescents, but also provides a basis for practical actions and policies that can be used as a basis for local governments to formulate policies that support improving sports and recreation facilities in the village environment, so that teenagers have easier access to physical activities that can improve the welfare of teenagers in Sei Rotan Village.
Analisis kesulitan membaca siswa kelas II di SDIP YLPI Pekanbaru Nurfatihah, Suci; Hidayanti, Putri Octa
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084536011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk kesulitan membaca yang menghadapi siswa dan peran guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas II SDIP YLPI Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini, data diperoleh dari 1 guru walikelas II dan 5 siswa kelas II. Metode pengumpulan data yang dilakukan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengolahan data menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan dalam analisis data. Wawancara dan observasi dilakukan selama 3 hari. Data penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas II di SDIP YLPI Pekanbaru memiliki kesulitan membaca. Dimana siswa masih ada yang belum mengenal huruf, kesulitan mengeja, dan kesalahan penggantian huruf seperti huruf “f” dan “v”. Faktor-faktor berikut menyebabkan kesulitan membaca: kurang mengenali huruf, kurang daya ingat, kesalahan penggantian huruf, kesulitan mengeja, dan kesulitan melihat jarak jauh. Guru dapat membantu siswa mengatasi kesulitan membaca dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan efektif, meningkatkan kepercayaan diri siswa, memberikan motivasi, dan menghindari menyalahkan masalah yang menghalangi mereka. Guru juga dapat menawarkan program remedial membaca khusus untuk siswa yang mengalami kesulitan membaca.
Peran guru dalam membina karakter peduli lingkungan siswa di sekolah dasar Kurniati, Yusri; Dafit, Febrina
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084583011

Abstract

Tujuan pelaksanaan penelitian ini ialah untuk menggambarkan peran guru dalam membina karakter peduli lingkungan siswa SDN 116 Pekanbaru. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dari kepala sekolah, 2 guru kelas rendah dan kelas tinggi serta siswa kelas tinggi dan kelas rendah. Teknik analisis data dalam penelitian ini, diproses dalam empat tahap sesuai dengan model Miles dan Huberman: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa guru memainkan peranan penting dalam membina karakter peduli lingkungan di SDN 116 Pekanbaru yakni guru berperan sebagai teladan yakni dengan memberikan contoh terhadap siswa mengenai peduli lingkungan; guru berperan sebagai penasehat dengan memberikan nasehat tentang sangat penting bagi siswa untuk memperhatikan lingkungan sekitar sekolah, guru berperan sebagai pengelola yakni dengan menyediakan fasilitas berupa tempat sampah; dan guru berperan sebagai demonstrator yang bertindak dengan mendorong siswa untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Hal ini menunjukkan bahwa di SDN 116 Pekanbaru guru telah menerapkan karakter peduli lingkungan. Ditunjukkan dengan adanya beberapa fasilitas kebersihan seperti tempat sampah dan tempat mencuci tangan
Learning hijaiyah letters through sign language using marbel application for students with hearing impairment Iswari, Mega; Nurhastuti, Nurhastuti; Triswandari, Retno; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Taufan, Johandri; Fitra, Ringgi Rahmat; Arnez, Gaby; Budi, Setia
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084611011

Abstract

The advancements of knowledge and technology in the fourth industrial revolution have influenced learning settings at school. Teachers have to develop new learning methods, models, and media to help improve their students' learning outcomes.  The technology that is becoming popular among students is Android-based media. Students at school are diverse and so are students at special education schools(SLB). Students with hearing impairment are those who suffer from hard of hearing and hearing loss. Teachers must get their students to make the most of their residual hearing and other senses like touch and sight when learning, especially during difficult subjects. One of the subjects that the students consider the hardest is religious education because it has a lot of practice and memorization. Hijaiyah is 30 letters of the Arabic alphabet and learning them becomes the core competency in reading the Quran. Teachers can use sign language as their teaching strategy. Sign language is a non-verbal language used by hearing-impaired people. However, sign language is still not commonly used among teachers at special education schools. This research used Research and Development model. The data were collected through observations, interviews, documentation, and literature study. The data analysis was conducted using data reduction, data presentation, and data interpretation. The product of the research is an Android application for learning hijaiyah letters through sign language for students with hearing impairment.
Relevansi jihad pada nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dengan jihad membela palestina dalam melawan peperangan Israel dalam qs. at-tahrim ayat 9 perspektif al-qurtubi pada tafsir al-jami' li ahkam Al-qur'an Nasution, Zaki Al-Amin; Nasution, Muhammad Roihan; Siregar, Muhammad Nuh
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084779011

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat jihad nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dengan Jihad membela Palestina dan memberikan wawasan bagi pembaca mengenai jihad-jihad dalam islam dan mengenai jihad dalam membela palestina dari penjajahan yang dilakukan oleh Israel. Jihad adalah tindakan seseorang yang menggunakan semua keahliannya untuk menangkis serangan lawan. Al-Asfahani lebih lanjut menekankan bahwa ada tiga jenis jihad, diantaranya perang melawan musuh nyata, jihad melawan godaan setan, dan jihad melawan nafsu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jenis metode penelitian yang penulis gunakan dalam penulisan jurnal ini adalah studi kepustakaan (library research) yaitu sebuah penelitian yang dilakukan dengan cara mencari dan membahas literatur, buku-buku jurnal serta dokumen yang berkaitan dengan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa jihad yang digunakan dalam peperangan di Palestina adalah jihad Al-Harb, Al-Harb diartikan sebagai pengerahan segala kekuatan, senjata, alat atau sarana apa pun yang dilakukan sekelompok orang melawan kelompok lain, seperti antar suku, perang antar gang, antar geng. Dapat kita pahami dan bedakan antara jihad dengan harb, sebab jihad adalah sebuah pengertian agama, memiliki tujuan, motif, cara, aturan, dan etika, berbeda dengan perang bermakna harb.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol 10, No 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol 10, No 1 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 1 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 3 (2024): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 9, No 2 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 2 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol 9, No 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol 8, No 2 (2023): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol. 8 No. 2 (2023): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 8, No 1 (2023): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol. 8 No. 1 (2023): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 7, No 3 (2022): SCHOULID : Indonesian Journal for School Counseling Vol 7, No 2 (2022): SCHOULID : Indonesian Journal for School Counseling Vol 7, No 1 (2022): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 6, No 3 (2021): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 6, No 2 (2021): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 6, No 1 (2021): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 5, No 3 (2020): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 5, No 2 (2020): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 5, No 1 (2020): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 4, No 3 (2019): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 4, No 2 (2019): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 4, No 1 (2019): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 3, No 3 (2018): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 3, No 2 (2018): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 3, No 1 (2018): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 2, No 3 (2017): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling Vol 2, No 2 (2017): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling More Issue