cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
journallentera@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran
Published by Actual Insight
ISSN : 27765164     EISSN : 27755916     DOI : https://doi.org/10.56393/lentera.v3i2.1738
Core Subject : Education,
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran menerbitkan beragam riset dari para ilmuwan, dosen, peneliti, guru, mahasiswa, dan para praktisi pendidikan. Naskah yang diterbitkan mencakup isu aktual dan problem terbaru tentang proses pembelajaran, desain pembelajaran, manajemen kelas, pendidikan tindakan kelas, kurikulum pendidikan, teknologi pendidikan, manajemen pendidikan, teknologi pendidikan, kajian kebijakan pendidikan, pendidikan sekolah dasar, pendidikan ekologis, dan pedagogi kritis. Jurnal ini mengajak para peneliti menggunakan ragam pendekatan, terutama dengan melakukan pendekatan multidisiplin, baik empiris maupun rasional teoritis dan dalam bentuk integrasi antara teori dan praktek dengan analisis data. Naskah yang dikirim menggunakan metodologi yang paling sesuai dengan pertanyaan penelitian, baik itu penelitian kelas, analitik big data, eksperimen pengajaran, survei lapangan, wawancara, dan dokumentasi.
Articles 47 Documents
Implementasi Model Pembelajaran Cooperative Learning pada Pelajaran Pendidikan Agama Katolik Lumbanbatu, Johannes Shorimon; Barus, Edi Rasmana
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v4i1.2360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengevaluasi implementasi model pembelajaran kooperatif learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik di kelas V Sekolah Dasar Budi Murni 2 Medan. Latar belakang penelitian menyoroti pentingnya pendidikan agama Katolik dalam membentuk karakter dan spiritualitas siswa, serta kebutuhan akan lingkungan pembelajaran yang mendukung perkembangan holistik. Konsep pembelajaran kooperatif dianggap relevan karena mendorong kerjasama siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama, sesuai dengan nilai-nilai agama Katolik seperti kasih, keadilan, dan kebersamaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup implementasi model pembelajaran kooperatif learning dalam konteks Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Dasar tersebut. Tujuan penelitian adalah memahami proses dan hasil dari penerapan model pembelajaran ini, sementara manfaat penelitian meliputi manfaat akademik untuk mendapatkan gelar sarjana dan manfaat praktis untuk guru dan siswa dalam meningkatkan kerja sama belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas dan dampak implementasi model pembelajaran kooperatif learning dalam konteks Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Dasar Budi Murni 2 Medan.
Pengaruh Aplikasi YouTube Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Pada Materi Siklus Air di Sekolah Dasar Dewi, Dyah Ayu Buana Tungga; Yuliana, Leni; Suryandari, Savitri
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v4i1.2377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari ada tidaknya pengaruh aplikasi YouTube terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial materi siklus air kelas V Sekolah Dasar Negeri Pakis V Surabaya. Tes digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Pakis V Surabaya. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimental. dengan menggunakan perangkat lunak SPSS. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih dua kelas sebagai sampel yaitu kelas eksperimen (5.C) dan kelas kontrol (5.D). data dikumpulkan melalui tes, kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan (1) gambaran penggunaan media pembelajaran aplikasi YouTube berjalan dengan sangat baik, dikarenakan mengalami peningkatan yang sangat signifikan, (2) gambaran peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial pada siswa kelas 5.C menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial lebih baik daripada kelas kontrol setelah kelas eksperimen menerima perlakuan, (3) pengaruh media pembelajaran YouTube terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial materi siklus air pada siswa kelas V, berdasarkan hasil analisis statistik SPSS, terdapat pengaruh positif media pembelajaran YouTube terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial materi siklus air pada siswa kelas V.
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarnegaraan Fauziyyah, Aidah; Normansyah, Asep Deni; Cahyono, Cahyono
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v4i1.2505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Media Pebelajaran Audio Visualdalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan peneliti ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode ekperimen. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu Audio Visual dan variabel dependen yaitu Hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling. Sampel yang digunakan oleh peneliti yaitu di kelas VIII. Peneliti melakukan teknik pengumpulandata angket dengan serta pretest dan posttest yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik. Lalu, teknik analisis data penelitian menggunakan sebagai penunjang dalam penelitian ini agar penelitian ini dapat lebih konkrit diantaranya adalah Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji Regresi Linear Sederhana dan Uji Hipotesis. Dari hasil penelitian ini memiliki respon yang posistif.Berdasarkan hasil regresi linear sederhananya Koefisien regresi X sebesarmemberikan pengaruh dengan nilai 0.241 terhadap variabel Y, uji hipotesis yaitu nilai signifikansi 0.001 < 0.05 maka simpulannya bahwa variabel X yaitu Audio Visual dan Variabel Y yaitu Hasil belajar. Berdasarkan nilai t hitung 3,478 > t tabel2,028 dapat disimpulkan bahwa variabel X yaitu Audio Visual dan Variabel Y yaituHasil belajar. Berdasarkan hasil uji hipotesis dapat diambil kesimpulan bahwasannya Ha diterima dan Ho ditolak karena adanya pengaruh yang signifikan dari variabel X yaitu Audio Visual dan Variabel Y yaitu Hasil belajar.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Luas Permukaan Dan Volume Balok Elisabet, Wulan; Sesanti, Nyamik Rahayu; Rahayu, Sri; Marsitin, Retno
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v4i1.2528

Abstract

Guru mengemukakan bahwa kurangnya antusias siswa terhadap materi, sehingga peserta didik cenderung kurang memahami materi yang disampaikan oleh guru. Guru berangapan bahwa kurangnya latihan-latihan soal yang ada di buku yang mendukung pada pembelajaran matematika sehingga menjadi salah satu faktornya. Tujuan utama penelitian untuk mengetahui pengembangan E-LKPD berbasis Problem Based Learning, Kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan E-LKPD berbasis Problem Based Learning. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan atau R&D (Reseach And Devolopment). Model penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE yang mencakup Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Impementasi), dan Evaluation (Evaluasi). E-LKPD berbasis Problem Based Learning memenuhi kriteria : 1) uji kelayakan dengan kategori “sangat layak” dengan presentase oleh ahli media 86,1%, ahli materi 80,7% dan ahli bahasa 92,9%. 2) Uji kepraktisan guru memperoleh 89,2% dengan kategori “sangat praktis”, uji kepraktisan siswa memperoleh 86,6% dengan kategori “sangat praktis”. 3) uji keefektifan memperoleh rata-rata 91 dan presentase didapatkan nilai sebesar 0,837 dengan kategori “Tinggi”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD dapat digunakan dalam pembelajaran karena layak, praktis dan efektif.
Membangun Civic disposition melalui Kegiatan Pramuka: Kajian Kualitatif pada Siswa Sekolah Menengah Atas Hamka, Lutfiah; Raharjo, Raharjo; Abdillah, Fauzi
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v4i1.2584

Abstract

Kepramukaan memiliki peran yang sangat penting, khususnya dalam pengembangan nasionalisme dan patriotisme di kalangan generasi muda saat ini. Penelitian ini dilaksanakan pada periode Maret hingga Mei 2024, dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan meliputi observasi untuk mengkonfirmasi perkembangan civic disposition, serta wawancara dan dokumentasi sebagai pelengkap penelitian. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, penelitian ini menemukan bahwa pengembangan civic disposition pada peserta didik di Sekolah Menengah Atas Negeri 15 Jakarta dalam kegiatan ekstrakurikuler Pramuka mengacu pada teori stimulus-organisme-response menurut Mehrabian dan Russell (1974). Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di sekolah tersebut telah disusun dengan baik untuk menanamkan civic disposition di kalangan peserta didik. Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan seperti baris berbaris, pengisian Syarat Kegiatan Umum (SKU), berbagai permainan, dan aktivitas lainnya, dapat efektif dalam menanamkan civic disposition. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penanaman civic disposition dalam kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di Sekolah Menengah Atas Negeri 15 Jakarta terlaksana dengan optimal berkat kerja sama yang erat antara pihak sekolah, guru, dan pengurus internal pramuka..
Pemanfaatan Majalah Dinding Kelas sebagai Media Alternatif untuk Meningkatkan Minat Sains di Sekolah Menengah Pertama Ngongo, Frederikus; Kua, Maria Yuliana
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v4i2.2621

Abstract

Observasi awal di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Soa menunjukkan bahwa mayoritas siswa kurang tertarik pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, yang dianggap monoton dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan majalah dinding kelas sebagai media pembelajaran alternatif serta dampaknya terhadap minat siswa dalam belajar Ilmu Pengetahuan Alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 30 siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Soa yang berada di Desa Wue, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa lembar observasi dan angket tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majalah dinding kelas mampu menarik perhatian siswa dan memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Media ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi serta membangkitkan minat mereka terhadap ilmu pengetahuan. Temuan ini mengindikasikan bahwa majalah dinding kelas dapat dimanfaatkan oleh pendidik sebagai sarana inovatif untuk meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
Peningkatan Motivasi dan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Ilmu Pebgetahuan Alam dan Sosial melalui Model Berbasis Proyek Rahman, Syarifah Aeni; Wahyuddin, Wahyuddin; Mu’minah, Siti; Wahyuni, Sri; Mutmainna, Nur Maulia
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v4i2.2745

Abstract

Motivasi dan keaktifan siswa merupakan faktor krusial dalam keberhasilan pembelajaran, terutama pada materi ekosistem dan komponennya yang sering dianggap sulit dan membosankan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa kelas 5 melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siswa dilibatkan dalam proyek pembuatan diorama ekosistem, presentasi, dan penyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada motivasi dan keaktifan siswa. Pada siklus I, motivasi meningkat dari rata-rata 63,33 menjadi 76,67, dan keaktifan dari 65,00 menjadi 78,33. Pada siklus II, motivasi mencapai 85,00 dan keaktifan 86,67. Peningkatan ini disebabkan oleh keterlibatan aktif siswa, pengembangan keterampilan berpikir kritis, dan peningkatan kreativitas. Selain itu, siswa menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap pembelajaran sains dan lebih percaya diri dalam mengemukakan pendapat. Penelitian ini menegaskan bahwa model pembelajaran berbasis proyek efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna.
Optimalisasi Pembelajaran Melalui Strategi Diferensiasi Untuk Menggali Potensi Siswa Rihlah, Alviyani; Tagagar, Winanda Nathania; Kristina, Ira; Saputra, Meidi
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v4i2.2803

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan strategi efektif dalam pendidikan modern untuk mengoptimalkan potensi siswa dengan menyesuaikan metode pengajaran berdasarkan kemampuan, minat, dan gaya belajar mereka. Pembelajaran berdiferensiasi dirancang untuk memenuhi kebutuhan individu siswa berdasarkan kemampuan, minat, dan gaya belajar mereka, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang inklusif dan bermakna. Strategi ini melibatkan penyesuaian pada empat aspek utama: konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Tiga model pembelajaran utama yang digunakan adalah model pembelajaran visual, auditorial, dan kinestetik, yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa. Penelitian kualitatif ini dilakukan di MTsN 1 Kota Malang melalui wawancara, observasi kelas, dan analisis hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan motivasi siswa, membuka potensi di bidang akademik, seni, dan keterampilan praktis, serta membantu siswa mengeksplorasi bakat mereka. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi lebih erat antara guru, siswa, dan orang tua untuk memaksimalkan efektivitas strategi ini. Dengan implementasi yang tepat, pembelajaran berdiferensiasi berpotensi menjadi solusi inovatif dalam mewujudkan pendidikan yang lebih adil, berkualitas, dan berpusat pada kebutuhan individu.
An In-depth Review of Psychological Interventions to Address Depression for Children with Special Needs Priambodo, Patera Adwiko
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v4i2.2806

Abstract

This think about points to investigate different comprehensive learning strategies for children with extraordinary needs, such as autism and Down syndrome, and identify challenges and solutions in addressing students' mental health issues in Indonesia. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this study reviewed 195 publications and screened relevant articles for analysis. The discoveries illustrated the Islamic propensity demonstrate, Talaqqi wa Musyafahah, Al-Quran treatment, and game-based approach are great Islamic learning techniques for kids with extreme introvertedness and Down disorder. The biggest obstacles to school counseling are a lack of infrastructure, time, expertise, and social stigma. Proposed solutions include training for counselors, improving infrastructure, and collaborating with external counselors. This think about emphasizes the significance of comprehensive instruction and early intercession to back the mental well-being of children with uncommon needs, the require for advance investigate to create inventive approaches that can move forward the adequacy of learning.
Peran Dukungan Sosial dalam Meningkatkan Motivasi Berprestasi pada Siswa Sekolah Menengah Atas Nurrahman, Ahmad Lathif; Kharunisa, Nadea Zulfa
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v4i2.2807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara dukungan sosial dan motivasi berprestasi pada siswa Sekolah Menengah Atas. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan positif antara dukungan sosial dan motivasi berprestasi siswa SMA. Adapun responden dalam penelitian ini yaitu 121 siswa SMA dengan rentang usia 15-18 tahun. Skala dukungan sosial yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala yang dikembangkan oleh Zimet et al. Sedangkan skala motivasi berprestasi menggunakan skala yang dikembangkan oleh Muthee & Thomas. Hipotesis pada penelitian ini adalah adanya pengaruh positif antara dukungan sosial dengan motivasi berprestasi pada siswa SMA. Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan sosial terbukti memiliki hubungan positif dan signifikan dengan motivasi berprestasi siswa. Peran positif dukungan sosial dalam meningkatkan motivasi berprestasi pada siswa SMA. Artinya, semakin tinggi dukungan sosial siswa SMA maka akan semakin tinggi motivasi berprestasi yang dimiliki siswa SMA. Sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial yang diterima siswa SMA.