cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30309158     DOI : https://doi.org/10.47134/pgsd
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar ISSN 3030-9158 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. This journal publishes four issues annually in the months of November, February, May, and August. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar include the understanding, development theory, the scientific concept and its application to elementary education.
Articles 262 Documents
Peran Landasan Psikologis dalam Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar: Studi Literatur Teori Piaget dan Vygotsky Salsabilai, Alia; Marsithah, Iis; Mulina, Cut; Nurlia, Cut
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran landasan psikologis dalam pembelajaran siswa sekolah dasar melalui kajian literatur terhadap teori Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan dan analisis data dari berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teori perkembangan kognitif Piaget dan teori sosiokultural Vygotsky memberikan solusi komprehensif terhadap tantangan pembelajaran di sekolah dasar. Pembelajaran berbasis objek konkret (Piaget) meningkatkan pemahaman konsep siswa sebesar 40–60%, sementara teknik scaffolding dan kolaboratif (Vygotsky) meningkatkan keterampilan pemecahan masalah hingga 35%. Model terintegrasi yang diusulkan, "PICASO", menggabungkan kekuatan kedua teori dalam tiga tahap: konkret, kolaboratif, dan reflektif. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi implementasi Kurikulum Merdeka, meskipun masih terdapat tantangan seperti ketersediaan sumber daya dan kapasitas guru. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan intensif bagi guru, penyediaan alat pembelajaran, serta pengembangan panduan praktis untuk mengoptimalkan penerapan kedua teori tersebut.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap Hasil Belajar IPS Siswa SD: Studi Pustaka Rosidah, Ani; Ananda, Dhea Syfa; Fuadah, Silvi Samrotul; Andriani, Melisa; Putra, Galih Laksana; Rizqi, Muhamad Fahri
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penerapan model pembelajaran kooperatif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di jenjang sekolah dasar melalui metode studi literatur. Model kooperatif yang dikaji meliputi pendekatan Jigsaw, Student Teams Achievement Division (STAD), serta Teams Games Tournament (TGT). Berdasarkan hasil telaah dari berbagai sumber, ditemukan bahwa pendekatan pembelajaran kooperatif mampu memberikan peningkatan yang berarti pada pencapaian belajar siswa, mencakup ranah kognitif, afektif, maupun sosial. Strategi TGT dinilai efektif dalam menciptakan atmosfer belajar yang menyenangkan melalui integrasi elemen permainan edukatif dan kompetisi. STAD berkontribusi dalam membentuk rasa tanggung jawab individu dan kemampuan kerja sama tim. Sementara itu, model Jigsaw mendorong partisipasi aktif serta pemahaman mendalam terhadap materi pembelajaran. Sejumlah studi melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam nilai akademik, tingkat ketuntasan belajar, serta keterampilan sosial peserta didik. Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran kooperatif layak dipertimbangkan sebagai pendekatan inovatif dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran IPS di tingkat sekolah dasar.
Pengembangan E-Modul IPS Berbasis Multimedia Visual dengan Pendekatan Cooperative Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa di SD Negeri Cijati 1 S, Repa Fajriyani; Yanti, Dewi; D.P, Karismayanti; Tawa, Tegar Putra; Rijal, Ibnu; Rosidah , Ani
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1861

Abstract

Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan modul elektronik berbasis media visual interaktif untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui strategi pembelajaran kooperatif. Pendekatan kuantitatif dan desain quasi-eksperimental digunakan dalam penelitian ini. Kelas 5A, kelompok eksperimen, menerima pembelajaran berbasis modul elektronik, sedangkan kelas 5C, kelompok kontrol, menerima pengajaran tradisional. Dua kelas kelima di SD Negeri Cijati 1 dipilih sebagai subjek penelitian. Pengamatan dan evaluasi hasil belajar, dengan penekanan pada indikator kemampuan berpikir kreatif, digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen secara signifikan outperformed kelompok kontrol. Hasil ini menunjukkan betapa efektifnya pembelajaran kooperatif dengan e-modul berbasis multimedia visual dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam mata pelajaran IPS.
An Innovative Approach to Primary Education: Teaching Text Comprehension Through Neuro-Pedagogical Strategies Sotivoldiyeva Sarvinoz Khahramon Qizi
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1883

Abstract

This article presents the results of a scientific study aimed at enhancing primary school students’ reading and text comprehension skills through the application of neuro-pedagogical strategies. The research was conducted using control and experimental groups, where the effectiveness of traditional methods and neuro-pedagogical approaches was compared. The implementation of strategies such as semantic analysis, visual mapping, and clustering in the experimental group significantly improved students’ reading speed, comprehension ability, and motivation. The study emphasizes the activation of cognitive processes and the harmonization of left and right brain hemispheres to improve information retention and understanding. Statistical analysis confirmed the effectiveness of these innovative methods, and the results provide a strong foundation for reforming literacy instruction in Uzbekistan's primary education system. The article concludes with recommendations for wider implementation and future integration with international educational practices
Penerapan Media Buku Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca pada Siswa Kelas II di Sekolah Dasar 4 Cempaga Trisnawati, Ni Ketut; Sudirman, Nyoman; Astuti, Putu Eni
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca pada siswa kelas 2 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan media embelajaran Buku Cerita Bergambar Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pada Siswa Kelas 2 Disekolah Dasar 4 Cempaga Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dilakukan 2 kali pertemuan yang terdiri dari tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan metode teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan nilai  rata-rata hasil belajar siswa  dari pra siklus sampai siklus II. Siswa yang mendapatkan nilai KKM pada pra siklus hanya 15 orang siswa dengan persentase 63%, nah pada pelaksanaan siklus I siswa yang mencapai KKM yaitu bertambah menjadi 17 orang dengan persentase sebesar 71% dan pada pelaksanaan siklus II siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 20 orang dengan persentase 83%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan media buku cerita bergambar dapat meningkatkan keterampilan membaca pada siswa kelas II SD Negeri 4 Cempaga  tahun pelajaran 2025/2026.
Landasan Ilmiah dalam Mencari Arah Baru Pendidikan Berkarakter di Era Modern Nazira, Arni; Marshithah, Iis; Farissa, Afra; Zahra, Azkia
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1841

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis landasan ilmiah untuk mengembangkan arah baru pendidikan berkarakter di era modern. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, studi dokumentasi, dan wawancara dengan tenaga pendidik dan peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan karakter memerlukan integrasi nilai religius, kebangsaan, kejujuran, kemandirian, dan kolaborasi sosial sebagai pilar fundamental. Hasil penelitian mengindikasikan kesenjangan signifikan antara kebutuhan pendidikan karakter dengan implementasi di sekolah, terutama dalam pengembangan bahan ajar dan metode pembelajaran yang mengakomodasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan kurikulum holistik, penguatan nilai-nilai moral dan spiritual, serta pendekatan pembelajaran adaptif menjadi kunci menciptakan pendidikan karakter yang relevan dengan era digital dan Society 5.0.
Analisis Dampak Brain Rot terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak berdasarkan Teori Perkembangan Kognitif Piaget Putri, Firzani
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1845

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak dari brain rot terhadap kemampuan berpikir kritis anak berdasarkan teori perkembangan kognitif Piaget. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penyajian data menggunakan deskriptif naratif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan usia 7-11 tahun memiliki minat tinggi terhadap sosial media terutama konten digital. Namun hal ini berdampak pada kemampuan berpikir anak, anak menjadi kesulitan menghafal, menyusun kalimat dan berpikir kritis. Anak cenderung mudah menghafal dan melafalkan tokoh-tokoh konten. Hal ini berbanding terbalik dengan teori perkembangan kognitif menurut Piaget yang menyatakan bahwa anak dengan usia 7-11 tahun dapat berpikir logis, menunjukkan kemampuan konservasi dan memecahkan masalah.
Implementasi Teknologi Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam Pembelajaran di SD Negeri 1 Bireuen Amelia, Amelia; Marsithah, Iis; Rahma, Alya; Salsabila, Aura
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 1 Bireuen berdasarkan kajian literatur dari berbagai sumber ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan mengumpulkan, menyeleksi, dan menganalisis artikel, jurnal, dan buku yang relevan mengenai konsep dan penerapan TPACK khususnya dalam konteks pendidikan dasar. Teknik analisis data dilakukan secara tematik melalui pengelompokan dan sintesis temuan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ketiga komponen utama TPACK — Content Knowledge, Pedagogical Knowledge, dan Technological Knowledge — sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar. Studi ini juga mengidentifikasi tantangan yang sering dihadapi guru dalam mengimplementasikan teknologi secara optimal dalam pembelajaran. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis TPACK di SDN 1 Bireuen dan sekolah dasar lainnya.
Srawung Sinau: Strategi Adaptasi Teknologi Digital bagi Anak Sekolah Dasar di Desa Blagung, Boyolali Prihatini, Aprilia Kanthi; Adidaya, Gandhi; Wibawa, Imam Satria; Mesak, Meylan; Shalsa, Nadhiska Alviera
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1898

Abstract

Transformasi digital menghadirkan tantangan dan juga peluang di bidang pendidikan dasar, khususnya di daerah pedesaan yang memiliki akses teknologi yang terbatas. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan dan dampak dari program Srawung Sinau sebagai langkah adaptasi teknologi digital bagi siswa sekolah dasar di Desa Blagung, Boyolali. Program ini merupakan bagian dari Hibah MBKM Universitas Sebelas Maret dengan pendekatan belajar yang berfokus pada komunitas yang mencakup inklusivitas, partisipasi, dan relevansi kontekstual. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi yang melibatkan partisipasi, wawancara semi-terstruktur, serta pengumpulan dokumentasi terkait kegiatan. Program ini menggabungkan penguatan literasi dasar, numerasi praktis, dan pelatihan dalam menggunakan aplikasi digital seperti Microsoft Word, Canva, dan Paint dalam lingkungan belajar yang komunikatif dan menarik. Temuan dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam literasi digital dan keterampilan abad ke-21 di kalangan siswa, termasuk kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan rasa percaya diri dalam menggunakan teknologi. Anak-anak menunjukkan minat yang tinggi dan aktif terlibat dalam proses belajar. Meskipun ada beberapa tantangan seperti kurangnya perangkat dan koneksi internet, hambatan ini dapat diatasi melalui kerjasama antara mahasiswa, guru, dan masyarakat desa. Sebagai kesimpulan, Srawung Sinau telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berkelanjutan, serta menjadi contoh pendidikan komunitas berbasis teknologi yang efektif di kawasan pedesaan Indonesia. Program ini memperkuat kerjasama antar berbagai pemangku kepentingan dan patut dijadikan acuan dalam pengembangan literasi digital di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri 060828 Medan Wardhani, Siska; Tamba, Robenhart
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1912

Abstract

This study aims to measure the effect of the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model on the learning outcomes of fifth-grade students at Medan State Elementary School 060828. The study was conducted at Medan State Elementary School 060828 in the even semester of the 2024/2025 academic year. The design used in this study is the One-Group Pretest-Posttest Design, which is included in quantitative research with a quasi-experimental approach. This design involves one group of subjects without a control group as a comparison. The population in this study includes all fifth-grade students of Medan State Elementary School 060828, totaling 30 students. Data collection techniques used are observation, interviews, tests, and documentation. The research instrument used is a multiple-choice test to measure students' learning outcomes in science. The results show that the application of the Problem Based Learning (PBL) model has a significant effect on improving student learning outcomes. This is proven through the results of the hypothesis test, where the significance value was recorded as less than 0.05 (p < 0.001) with a calculated t value greater than the t table. Thus, the null hypothesis (H₀) is rejected, while the alternative hypothesis (Hₐ) is accepted. These findings indicate that the implementation of the PBL model significantly contributes to improving student learning outcomes in Natural and Social Sciences (IPAS) subjects.