cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 234 Documents
Manajemen Konflik dalam Ranah Sosial dan Pendidikan: Sintesis Literatur tentang Penyebab, Dinamika, dan Strategi Penyelesaian Refy Eka Yuni Saputra; Laily Asfiatul Ahadiyah; Dwi Ayu Hamdana; Mualimin
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2469

Abstract

Konflik adalah interaksi kompleks antara struktur sosial, dinamika individu, dan institusi yang memengaruhi stabilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana konflik dipahami melalui perspektif literatur, apa saja faktor penyebabnya, serta strategi manajemen yang ditawarkan. Metode yang digunakan adalah literature review sistematik dengan penelusuran artikel melalui database akademik menggunakan kata kunci konflik sosial, konflik batin, manajemen konflik, dan strategi penyelesaian. Dari 20 artikel yang diperoleh, 18 artikel diseleksi sesuai kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik.Hasil kajian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, konflik sosial sering bersumber dari ketimpangan struktural, perebutan sumber daya, dan kepentingan politik lokal. Kedua, konflik batin individu tercermin dalam kajian sastra yang mengungkap dinamika psikologis, identitas, dan pergulatan nilai. Ketiga, strategi manajemen konflik menekankan komunikasi efektif, mediasi, serta pendekatan multi-segi dalam organisasi maupun pendidikan. Kesimpulannya, konflik tidak dapat dipahami secara tunggal, melainkan hasil interaksi faktor sosial, psikologis, dan manajerial. Riset selanjutnya diarahkan pada integrasi pendekatan interdisipliner serta pengembangan model penyelesaian konflik yang adaptif terhadap konteks lokal
Upaya Guru PAI Memotivasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi di SMP Negeri 1 Gumelar Khilmayatus Sovia; Fauzi, Fauzi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2484

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam memahami dan menguasai materi pelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Fenomena rendahnya motivasi belajar yang disebabkan oleh metode pembelajaran monoton mendorong guru untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi sebagai solusi strategis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi di SMP Negeri 1 Gumelar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dilakukan secara fleksibel melalui diferensiasi konten, proses, dan produk yang disesuaikan dengan minat dan kemampuan siswa. Strategi ini terbukti menumbuhkan semangat belajar, meningkatkan keterlibatan siswa, serta membangun suasana belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dapat dijadikan pendekatan efektif untuk memotivasi peserta didik dalam pembelajaran PAI di era Kurikulum Merdeka
Isu Yurisdiksi Dan Pilihan Hukum Dalam Sengketa Harta Gono-Gini Perkawinan Campuran Sabrina Adelia Febriyanti; Zelika Siti Rahma; Awalnia Moenek, Elfa; Zahra Maharani Mulyana; Florentia Febyandani Titu; Yenny Febrianty
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2510

Abstract

Fenomena perkawinan campuran internasional menandai dinamika global yang mempertemukan dua sistem hukum berbeda dalam satu ikatan pernikahan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isu yurisdiksi dan pilihan hukum dalam sengketa harta gono-gini pada perkawinan campuran antara Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA), serta merumuskan arah reformasi hukum perdata internasional di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan komparatif terhadap berbagai sumber hukum nasional dan internasional, termasuk konvensi dan praktik peradilan lintas negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan sistem hukum antarnegara sering menimbulkan ketidakpastian yurisdiksi dan konflik hukum dalam penyelesaian sengketa harta bersama, terutama ketika tidak terdapat perjanjian perkawinan yang jelas. Temuan ini menegaskan perlunya kodifikasi hukum perdata internasional Indonesia yang mandiri dan harmonisasi dengan konvensi internasional guna memperkuat perlindungan hukum bagi pasangan antarnegara dan mewujudkan kepastian hukum yang berkeadilan
Relevansi Teori Hukum Murni Hans Kelsen Dengan Pendekatan Sosiologi Hukum Dalam Memahami Efektivitas Hukum di Indonesia Sabrina Adelia Febriyanti; Zelika Siti Rahma; Awalnia Moenek, Elfa; Zahra Maharani Mulyana; Florentia Febyandani Titu; Yenny Febrianty
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2512

Abstract

Hukum hanya akan bermakna ketika ia tidak berhenti sebagai norma tertulis, tetapi hidup dan bekerja di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi Teori Hukum Murni Hans Kelsen dengan pendekatan Sosiologi Hukum dalam memahami efektivitas hukum di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan yang menelaah teori normatif dan sosiologis hukum melalui sumber-sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teori Hukum Murni memberikan landasan konseptual bagi keabsahan hukum melalui sistem hierarki norma (Stufenbautheorie) dan konsep Grundnorm, namun memiliki keterbatasan dalam menjelaskan keberlakuan hukum dalam realitas sosial. Sebaliknya, pendekatan Sosiologi Hukum mampu mengisi kesenjangan tersebut dengan menyoroti pengaruh budaya hukum, kesadaran masyarakat, dan dinamika sosial terhadap efektivitas hukum. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara pendekatan normatif dan empiris dalam merumuskan sistem hukum yang responsif, adil, dan kontekstual dengan kehidupan sosial masyarakat Indonesia
Peran Pendidikan Islam dalam Menghadapi Globalisasi dan Mengatasi Krisis Moral Herlini Puspika Sari; Muhammad Farhan; Nanda Mulyani Pratiwi; Risma Indriana
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2586

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan globalisasi dan krisis moral yang semakin nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana nilai dan prinsip pendidikan Islam dapat memberikan solusi konstruktif dalam memperkuat kesadaran etis dan integritas moral di tengah perubahan budaya global. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka, dengan menganalisis karya ilmiah dan dokumen yang relevan terkait pendidikan Islam, globalisasi, serta pembinaan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat nilai spiritual, menumbuhkan kesadaran etis, dan mempersiapkan peserta didik menghadapi pengaruh hegemoni budaya global. Selain itu, pendidikan Islam berkontribusi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, sikap adaptif, dan tanggung jawab moral yang diperlukan untuk menyeimbangkan modernitas dengan nilai keagamaan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam bukan hanya sekadar proses transfer ilmu agama, tetapi juga kerangka holistik dalam pembentukan karakter, standar etika, dan ketahanan menghadapi perubahan global yang cepat. Dengan demikian, penguatan pendidikan Islam baik secara formal maupun nonformal sangat diperlukan untuk mencetak generasi yang mampu menjaga integritas moral sekaligus aktif berperan dalam dunia global.
Analisa Kekosongan Hukum Pisah Ranjang Tanpa Perceraian Dalam Perkawinan Mafazah, Nia Laelatul; Maskur, Ali
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2591

Abstract

Pisah ranjang, atau hidup terpisah tanpa melalui proses perceraian resmi, merupakan fenomena sosial dan hukum yang penting, meskipun sering diabaikan, dalam kehidupan rumah tangga di Indonesia. Penelitian ini  bertujuan untuk mengulas secara mendalam bagaimana kerangka hukum HAM, yang meliputi Undang-Undang Dasar 1945 (Pasal 28B dan 28D), Undang-Undang Perkawinan, serta instrumen HAM internasional yang telah diratifikasi. Pendekatan penelitian ini adalah yuridis-normatif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ketiadaan aturan dan sanksi hukum yang jelas mengenai akibat dari pisah ranjang de facto dalam hukum Indonesia merupakan celah hukum (legal vacuum). Celah ini tidak hanya masalah administratif, tetapi juga bentuk pelanggaran HAM yang tersembunyi dan terstruktur. Hal ini terjadi karena pihak yang lebih lemah secara ekonomi atau social biasanya istri tidak memiliki alat hukum yang memadai untuk memaksa suaminya memenuhi kewajiban yang berhenti secara faktual. Akibatnya, timbul penelantaran secara ekonomi dan psikologis tanpa ada putusan pengadilan yang bisa ditegakkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan intervensi legislatif atau yudikatif guna memastikan hak atas keadilan dan kepastian hukum bagi keluarga yang berada dalam kondisi perkawinan yang tidak berfungsi namun belum dibubarkan
Program Al-Qur’an Ten Minute Untuk Meningkatkan Literasi Al-Qur’an Siswa Di Smk Ma’arif 5 Gombong Mualifah, Mualifah; Muh. Hanif
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2605

Abstract

Fenomena melemahnya literasi Al-Qur’an pada remaja akibat gempuran budaya digital menjadi perhatian penting dalam konteks pendidikan Islam. Program Al-Qur’an Ten Minute di SMK Ma’arif 5 Gombong hadir sebagai ikhtiar terstruktur untuk menumbuhkan kebiasaan membaca Al-Qur’an secara konsisten. Penelitian ini bertujuan menggambarkan praktik program, menganalisis tahap perkembangan kognitif siswa berdasarkan teori Jean Piaget, serta menelaah proses asimilasi dan akomodasi yang terjadi dalam pembelajaran. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru pengampu, dan peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada tahap operasional formal, dengan kemampuan berpikir abstrak, sistematis, dan logis, sedangkan sebagian lainnya masih memerlukan bantuan visual sesuai karakteristik tahap operasional konkret. Program Al-Qur’an Ten Minute terbukti membantu siswa meningkatkan kelancaran membaca, memperkuat kebiasaan interaksi dengan Al-Qur’an, serta membangun kepercayaan diri dalam membaca dan menghafal. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembiasaan singkat namun intensif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di sekolah menengah
Dinamika Politik dan Peradaban Islam pada Masa Daulah Umayyah II di Al-Andalus (756–1492 M) Ikhlas, Nur; Syamruddin Nasution
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2622

Abstract

Makalah ini membahas sejarah dan perkembangan Daulah Umayyah II di Spanyol (Al-Andalus) sejak berdirinya pada tahun 756 M hingga keruntuhannya pada tahun 1492 M. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses masuknya Islam ke Semenanjung Iberia, pembentukan pemerintahan Umayyah di bawah Abdurrahman ad-Dakhil, serta pencapaian politik, sosial, budaya, dan pendidikan pada masa Kekhalifahan Córdoba. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-historis dengan menelaah berbagai literatur tentang peradaban Islam di Al-Andalus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas politik, pemerintahan yang inklusif, dan tradisi pendidikan Islam yang kuat menjadikan Al-Andalus sebagai pusat peradaban dunia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan tumbuh pesat dalam masyarakat yang toleran dan multikultural. Namun, konflik internal, fragmentasi politik, serta tekanan dari Reconquista Kristen menyebabkan kemunduran dan keruntuhan kekuasaan Islam di Spanyol. Kesimpulannya, warisan Daulah Umayyah II di Al-Andalus menjadi contoh penting tentang harmonisasi antara iman, ilmu, dan kebudayaan.
Perbandingan Prinsip Antara Undang-Undang Hak Asasi Manusia Dengan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Nisma Ikrimatuz Zahra; Aulia Bintang Salsabilla Kurniawan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2624

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesesuaian antara hasil revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dengan berbagai instrumen HAM universal yang telah diratifikasi Indonesia, sebagai upaya memastikan relevansi dan konsistensi regulasi nasional dengan standar global. Penelitian bertujuan menganalisis keselarasan substansi revisi undang-undang dengan kerangka internasional seperti UDHR, ICCPR, dan ICESCR melalui pendekatan yuridis normatif dan analisis perbandingan hukum. Temuan menunjukkan bahwa meskipun terdapat sejumlah perkembangan positif, masih terlihat ketidaksesuaian substantif terutama terkait perlindungan hak non-derogable, jaminan kebebasan sipil, serta mekanisme pemulihan yang efektif bagi korban pelanggaran HAM. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan harmonisasi antara norma nasional dan standar internasional untuk meningkatkan kepastian hukum, akuntabilitas negara, dan efektivitas perlindungan HAM di Indonesia.
Perlakuan Pajak Digital di Era Digitalisasi: Studi Kasus Kebijakan Pajak E-Commerce di Indonesia Muhammad Ainun Naza; Azwar Fariz Aldaufa
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2638

Abstract

Transformasi digital telah mengubah lanskap ekonomi global dan menimbulkan tantangan baru bagi sistem perpajakan nasional, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum pajak digital dalam konteks e-commerce, mengevaluasi efektivitas kebijakan yang berlaku, serta menelaah implikasinya terhadap prinsip keadilan fiskal dan Hak Asasi Manusia (HAM). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode doktrinal melalui analisis bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi pajak digital Indonesia, seperti Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) dan PMK No. 48/PMK.03/2020, telah menjadi dasar hukum penting namun belum sepenuhnya mampu menjawab karakteristik ekonomi digital yang lintas batas dan berbasis teknologi. Ketidaksinkronan regulasi, lemahnya kepastian hukum, serta keterbatasan kapasitas institusional menjadi hambatan utama dalam implementasi. Selain itu, integrasi aspek HAM dalam kebijakan pajak digital terutama terkait keadilan ekonomi, perlindungan privasi data, dan partisipasi publik belum optimal. Kesimpulan perlunya reformasi hukum pajak digital berbasis hak asasi dan teknologi agar tercipta sistem perpajakan yang adaptif, berkeadilan, dan berkelanjutan di era ekonomi digital