cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 767 Documents
Profil Computational Thinking Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Spasial Berbasis Konteks Nyata Putra Haruna Prasetya; Surahmat Surahmat; Ahmad Sufyan Zauri
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7255

Abstract

Penelitian ini berfokus pada profil computational thinking siswa kelas VIII dalam menyelesaikan masalah bangun ruang berbasis konteks. Computational thinking dalam konteks pembelajaran matematika adalah kompetensi penting dikuasi oleh siswakemampuan mengenali pola, mengklasifikasi & mereduksi informasi, mengkonstruksi alur penyelesaian, menguraikan masalah lebih sederhana, serta menyusun kesimpulan secara sistematis pada saat menemui masalah tekstual maupun kontekstual. Riset ini mengadaptasi pendekatan kualitatif deskriptif dengan model studi kasus yang kemudian dilakukan teknik analisis data hasil adaptasi dari Miles, Huberman, & Saldana yaitu meliputi, penghimpunan data, kondensasi data, penyajian data, serta pengambilan kesimpulan. Kemampuan berpikir komputasional matematis responden, ditinjau dari empat indikator yang meliputi 1) dekomposisi, 2) pengenalan polan, 3) abstraksi & generalisasi pola, serta 4) berpikir algoritma. Dari jumlah 35 siswa yang memiliki kemampuan berpikir komputasional matematis tinggi terdiri dari 7 atau 20%, berkemampuan sedang ada 21 atau 60%, serta berkemampuan rendah ada 7 atau 20%. Pada indikator dekomposisi, siswa mampu mengidentifikasi informasi penting dan memecah masalah menjadi bagian yang lebih sederhana. Pada indikator pengenalan pola, siswa kategori tinggi mampu memahami hubungan antar konsep bangun ruang dan menyadari bahwa perbedaan bentuk visual tidak selalu memengaruhi konsep volume. Indikator ketiga abstraksi dan generalisasi pola, siswa kategori tinggi mampu menyederhanakan informasi kontekstual ke dalam model matematika secara tepat, sedangkan siswa kategori sedang dan rendah masih mengalami hambatan dalam menentukan informasi relevan. Adapun pada indikator berpikir algoritma, siswa kategori tinggi mampu menyusun langkah penyelesaian secara runtut dan sistematis, sementara siswa kategori rendah masih mengalami kesulitan dalam menentukan prosedur penyelesaian yang tepat. Penelitian ini menunjukkan bahwa soal berbasis konteks nyata dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan computational thinking matematis secara lebih bermakna dalam pembelajaran matematika
تطبيق الألعاب التعليمية لتحسين مهارة قراءة نصوص اللغة العرابية في المدرسة المتوسطة نهضة العلماء كراسان Dina Kamilia; M sugianto; Shobirin
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7260

Abstract

This study aims to examine the use of educational games in improving students’ Arabic reading skills (maharah al-qirā’ah) at the Nahdlatul Ulama Kraksaan School. The problems addressed in this study are students’ low ability to read and understand Arabic texts, as well as a lack of motivation to learn due to the use of monotonous teaching methods. Therefore, a more engaging and interactive teaching method is needed to encourage students to be more active in the learning process.This study employed a descriptive qualitative method. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of Arabic language teachers and students at MA Nahdlatul Ulama Krasaan. Data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of educational games is effective in enhancing students’ motivation and engagement in Arabic language learning. Additionally, students find it easier to understand Arabic vocabulary and text content. Educational games also help boost students’ confidence and self-assurance when reading Arabic texts in front of the class, thereby making the learning process more effective and enjoyable.
Kepastian Hukum Jaminan FIDUSIA Atas Aset Digital Cryptocurrency Sebagai Upaya Pembaruan Hukum Jaminan Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang FIDUSIA Arif Wahyudin Hidayatulloh; Eni Dasuki Suhardin; Syahrul Machmud
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7265

Abstract

Perkembangan teknologi blockchain telah menghasilkan berbagai aset digital, termasuk cryptocurrency, yang memiliki nilai ekonomi dan dapat diperdagangkan secara internasional. Di Indonesia, cryptocurrency diakui sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan berdasarkan regulasi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Namun, pengaturan mengenai cryptocurrency dalam konteks hukum kebendaan dan hukum jaminan masih belum jelas. Keadaan ini menyebabkan ketidakpastian hukum, terutama mengenai kemungkinan cryptocurrency dijadikan objek jaminan fidusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum cryptocurrency dalam konteks hukum kebendaan di Indonesia serta merumuskan pembaruan hukum yang diperlukan untuk mengakomodasi cryptocurrency sebagai objek jaminan fidusia dalam sistem hukum nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang mencakup bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, serta didukung oleh wawancara dengan narasumber dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif menggunakan pendekatan regulasi dan konsep hukum kebendaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cryptocurrency secara yuridis memenuhi kriteria sebagai benda bergerak tidak berwujud karena memiliki nilai ekonomis, dapat dikuasai, dan dapat dipindahtangankan. Namun, hingga saat ini belum ada pengaturan yang secara eksplisit mengakui cryptocurrency sebagai objek jaminan fidusia yang menyebabkan adanya kekosongan hukum. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembaruan hukum melalui revisi regulasi yang mencakup pengakuan cryptocurrency sebagai objek jaminan fidusia, serta mekanisme pendaftaran, penilaian, pengawasan, dan eksekusi aset digital, guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi semua pihak yang terlibat.
Pengaruh Model Project Based Learning (PJBL) Terhadap Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas III SD Candra Kasih Denpasar Pada Pembelajaran IPAS Tahun Pelajaran 2025/2026 Ni Wayan Jasika Nadiastuti; Ni Nengah Selasih; Ni Kadek Supadmini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7267

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar dasar masih menghadapi beberapa permasalahan, khususnya pada aktivitas dan hasil belajar siswa yang masih tergolong rendah. Hal tersebut disebabkan karena proses pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam mengikuti pemebalajaran. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penggunaan model Poject Based Learning (PjBL) terhadap aktivitas belajar dan hasil belajar siswa kelas III SD Candra Kasih Denpasar pada pembelajaran IPAS Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretes-posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Candra Kasih Denpasar yang berjumlah 24 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi untuk mengukur aktivitas belajar dan metode tes objektif untuk mengukur hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji paired sample t-test berbantuan SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model Project Based Learning (PjBL) terhadap aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dari hasil uji paired sample t-test pada aktivitas belajar yang memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,019 < 0,05 dan pada hasil belajar memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,007 < 0,05. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dari 23,83 pada saat pretest menjadi 27,00 pada saat posttest, sedangkan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari 15,42 pada saat pretest menjadi 17,21 pada saat posttest setelah diterapkannya model Project Based Learning (PjBL). Oleh karena itu, penggunaan model Project Based Learning (PjBL) memberikan pengaruh terhadap aktivitas belajar dan hasil belajar siswa kelas III SD Candra Kasih Denpasar pada pembelajaran IPAS Tahun Pelajaran 2025/2026.
Analisis Perbandingan Filter Udara Standar dan Racing terhadap Volume Kevakuman Udara Masuk pada Mobil Toyota Calya Riyan Sopian; Yusep Sukrawan; Gilang Ciptadi Mahatkarsa
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7269

Abstract

Performa filter udara sangat mempengaruhi efisiensi mesin dengan mengendalikan volume dan kualitas udara yang masuk ke ruang bakar. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan volume kevakuman udara masuk antara filter udara standar dan filter udara racing (aftermarket) yang dipasang pada kendaraan Toyota Calya. Penelitian menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan instrumen vacuum gauge untuk mengukur tekanan intake manifold pada berbagai kecepatan mesin (1000, 2000, 3000, dan 4000 RPM). Pengukuran dilakukan pada dua unit Toyota Calya yang identik, satu menggunakan filter original equipment manufacturer (OEM) dan satu lagi menggunakan filter udara racing tipe high-flow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filter udara racing menghasilkan nilai kevakuman yang lebih rendah (lebih mendekati tekanan atmosfer) di semua titik RPM yang diuji, rata-rata 12,4% lebih sedikit hambatan dibandingkan filter standar. Pada 3000 RPM, filter racing menunjukkan pembacaan kevakuman -18,7 kPa dibandingkan -21,3 kPa untuk filter standar. Temuan ini menunjukkan bahwa filter udara racing memungkinkan volume aliran udara yang lebih besar masuk ke intake manifold, berpotensi meningkatkan efisiensi volumetrik. Namun, trade-off melibatkan kemampuan filtrasi yang berkurang, yang dapat mempercepat keausan mesin dalam kondisi operasional berdebu. Penelitian ini memberikan data empiris bagi teknisi otomotif dan pemilik kendaraan yang mempertimbangkan peningkatan filter pada konfigurasi mesin serupa.
Pedagogi Ekoteologis Membangun Ekosistem PAI Transformatif Bagi Siswa Disabilitas Menuju Perguruan Tinggi Negeri Novianto Ade Wahyudi; Muhammad Jembar Rizky; Muhammad Faisal Reza; Ahmad Ta’rifin; Widodo Hami; Muhammad Mufid; Mokhammad Imron Rosyadi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7272

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan model konseptual ekosistem Pendidikan Agama Islam (PAI) transformatif bagi siswa disabilitas menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui konstruksi pedagogi ekoteologis. Kajian ini berangkat dari persoalan bahwa siswa disabilitas masih menghadapi hambatan akademik, aksesibilitas, sosial, psikologis, dan kelembagaan dalam melanjutkan pendidikan tinggi, sementara praktik PAI konvensional sering bersifat normatif, tekstual, seragam, dan belum sepenuhnya adaptif terhadap kebutuhan belajar mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui telaah terhadap buku, artikel jurnal, regulasi, dokumen kebijakan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pedagogi ekoteologis dapat menjadi paradigma PAI inklusif yang mengintegrasikan nilai tauhid, rahmah, amanah, dan keadilan sebagai fondasi teologis sekaligus pedagogis. Tauhid meneguhkan kesetaraan martabat siswa disabilitas, rahmah menghadirkan kasih sayang dan empati dalam pembelajaran, amanah menuntut tanggung jawab kolektif seluruh aktor pendidikan, sedangkan keadilan memastikan akses, akomodasi, dan layanan yang layak. Model konseptual yang ditawarkan menempatkan PAI sebagai ruang pemberdayaan spiritual, penguatan resiliensi, motivasi, serta advokasi hak pendidikan siswa disabilitas menuju PTN secara setara, bermartabat, inklusif, dan berkelanjutan dalam ekosistem pendidikan yang kolaboratif.
Implementasi Model Problem Based Learning Dengan Pendekatan Deep Learning Berbantuan Media Powerpoint Dalam Memotivasi Siswa Belajar IPAS Kelas 3 SDN 5 Tonja Denpasar Dewa Ayu Wulan Septiari; I Made Wiguna Yasa; I Gede Dedy Diana Putra
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7283

Abstract

Implementasi model Problem Based Learning dengan pendekatan Deep Learning berbantuan media PowerPoint merupakan salah satu upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas 3 SD Negeri 5 Tonja Denpasar. Penggunaan model pembelajaran tersebut mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif dan menyenangkan sehingga siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran. Melalui kegiatan diskusi, pemecahan masalah dan penggunaan media PowerPoint yang berisi gambar, video dan animasi, siswa menjadi lebih antusias, aktif dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi, kendala, upaya dan implikasi penggunaan model Problem Based Learning dengan pendekatan Deep Learning berbantuan media PowerPoint dalam memotivasi siswa belajar IPAS kelas 3 SD Negeri 5 Tonja Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning dengan pendekatan Deep Learning berbantuan media PowerPoint dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, keaktifan siswa, keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat serta kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya yaitu kurangnya konsentrasi siswa, kurangnya keberanian siswa dan keterbatasan akses internet. Kendala tersebut dapat diatasi melalui pemberian motivasi, penggunaan media pembelajaran yang menarik serta pemanfaatan fasilitas pembelajaran secara maksimal.
Integrasi Nilai Nilai Karakter dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk Mencegah Perundungan pada Murid Kelas VI di SDN 6 Penatih Denpasar Ni Made Diah Novitasari; I Made Arsa Wiguna; Ni Nyoman Suastini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7284

Abstract

Perundungan di lingkungan Sekolah Dasar merupakan salah satu manifestasi degradasi karakter yang menunjukkan belum optimalnya internalisasi nilai nilai moral dalam diri murid. Fenomena ini mendorong perlunya kajian mendalam mengenai peran pembelajaran dalam membentuk karakter yang mampu mencegah perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi aktual hubungan antar murid, bentuk integrasi nilai nilai karakter dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila serta implikasinya terhadap pencegahan perundungan pada murid kelas VI di SDN 6 Penatih Denpasar. Kajian ini berlandaskan pada teori perkembangan moral dan teori konstruktivisme dengan didukung konsep integrasi nilai karakter, pembelajaran Pendidikan Pancasila dan perundungan sebagai kerangka konseptual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga jenis teknik yakni observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menerapkan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan sosial murid kelas VI secara umum telah berlangsung dengan baik, meskipun masih ditemukan perilaku yang mengarah pada perundungan verbal. Integrasi nilai nilai karakter seperti toleransi, empati, tanggung jawab dan kerja sama dilaksanakan secara sistematis melalui perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi pembelajaran. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila yang berorientasi pada penguatan nilai karakter berkontribusi penting dalam memperbaiki hubungan sosial, menurunkan insiden perundungan serta meningkatkan kesadaran moral murid.
Pembelajaran Kreatif Berbasis Proyek Pembuatan Poster dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas III SDN 12 Peguyangan Desak Putu Inten Parmana Sari; Anak Agung Ngurah Budiadnyana; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7285

Abstract

Rendahnya keterlibatan dan kreativitas siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi salah satu permasalahan yang masih ditemukan di kelas III SDN 12 Peguyangan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan bermakna bagi siswa. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah pembelajaran kreatif berbasis proyek melalui kegiatan pembuatan poster. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kreatif berbasis proyek pembuatan poster dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SDN 12 Peguyangan, mengidentifikasi kendala dan upaya yang dilakukan dalam pelaksanaannya, serta menganalisis dampaknya terhadap proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kreatif berbasis proyek pembuatan poster dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan siswa dalam memahami materi dan mengembangkan ide, kurangnya rasa percaya diri, serta kebutuhan bimbingan dalam menyusun isi poster. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut yaitu memberikan arahan, motivasi, pendampingan, dan bimbingan secara langsung selama proses pembelajaran. Penerapan pembelajaran kreatif berbasis proyek pembuatan poster memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran Bahasa Indonesia yang ditunjukkan melalui meningkatnya keaktifan, keberanian, dan kreativitas siswa dalam menyampaikan ide serta menghasilkan karya poster yang menarik. Dengan demikian, pembelajaran kreatif berbasis proyek pembuatan poster dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam menciptakan proses belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan.
Penguatan Karakter Religius Peserta Didik Di SD Negeri 2 Werdi Bhuwana Mengwi Badung I Made Gede Sugiantara; Gede Rai Parsua; I Nengah Arimbawa
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7286

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan karakter religius peserta didik di tengah perkembangan zaman dan tantangan degradasi moral yang terjadi pada generasi muda. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembelajaran, pembiasaan, serta budaya sekolah yang berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penguatan karakter religius peserta didik, gejala fisik dan emosional yang mempengaruhi peserta didik, serta implikasi penguatan karakter religius di SD Negeri 2 Werdi Bhuwana Mengwi Badung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, guru kelas, serta peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter religius peserta didik di SD Negeri 2 Werdi Bhuwana Mengwi Badung dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti persembahyangan bersama, kegiatan Upanayana, Pesraman Kilat, pembiasaan budaya sekolah, kegiatan pramuka, projek P5, serta integrasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Nilai karakter yang dikembangkan meliputi beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, gotong royong, mandiri, kreatif, bernalar kritis, dan berkebhinekaan global. Gejala fisik yang muncul terlihat dari meningkatnya kedisiplinan, partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Sementara itu, gejala emosional terlihat dari meningkatnya sikap empati, toleransi, kerja sama, kesadaran diri, dan pengendalian emosi peserta didik. Implikasi penguatan karakter religius memberikan dampak positif terhadap pembentukan moral, spiritual, sosial, dan tanggung jawab peserta didik serta meningkatkan peran guru sebagai teladan dan pembimbing karakter di sekolah.