cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 767 Documents
Analisis Dan Evaluasi Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) Menggunakan Metode 5w+1h Dalam Upaya Pencegahan Kejadian Luar Biasa (KLB) Akibat Keracunan Pangan Muhammad Rizky; Heru Darmawan; Rani Rahmadiyani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.9374

Abstract

Good Manufacturing Practices (GMP) merupakan pedoman yang berperan dalam menjamin keamanan, mutu, dan higienitas pangan pada setiap tahapan proses produksi. Penerapan GMP menjadi aspek yang sangat diperlukan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengingat tingginya risiko kontaminasi pangan yang dapat menyebabkan kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan apabila standar keamanan pangan tidak diterapkan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat penerapan GMP pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cileungsi, Kabupaten Bogor, serta mengidentifikasi akar penyebab ketidaksesuaian menggunakan metode 5W+1H untuk menyusun rekomendasi perbaikan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, interpretasi, evaluasi, serta analisis 5W+1H. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek GMP telah diterapkan dengan baik, namun masih ditemukan ketidaksesuaian pada kondisi bangunan, fasilitas sanitasi, higiene penjamah makanan, pemeliharaan peralatan, dan pengendalian proses produksi. Analisis 5W+1H menunjukkan bahwa permasalahan dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas, belum optimalnya penerapan prosedur operasional, serta kurangnya pengawasan dan kedisiplinan tenaga kerja. Penerapan rekomendasi perbaikan diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan terhadap standar GMP, memperkuat keamanan pangan, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan
Penerapan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Dalam Analisis Penyebab Kebocoran Tangki Gravity Sand Filter (GSF) Di Water Treatment Plant Pt Bintang Muda Jaya April Sihombing; Hendi Herlambang; Gusman Simon
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.9392

Abstract

Gravity Sand Filter (GSF) merupakan salah satu komponen utama pada sistem Water Treatment Plant (WTP) yang berfungsi menyaring air baku sebelum memasuki tahapan pengolahan berikutnya. Kebocoran pada tangki GSF dapat menurunkan efisiensi proses filtrasi, meningkatkan kehilangan air proses, serta memperbesar biaya pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi mode kegagalan, menentukan tingkat risiko, menganalisis akar penyebab kebocoran, serta memberikan usulan perbaikan untuk menurunkan risiko kegagalan tangki GSF di PT Bintang Muda Jaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Diagram Fishbone. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, serta dokumentasi pemeliharaan dan operasional. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tujuh mode kegagalan utama dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi yaitu korosi pada dinding tangki sebesar 315, diikuti tidak terdeteksinya degradasi material sebesar 280, dan pengelupasan lapisan pelindung sebesar 210. Hasil analisis Fishbone menunjukkan bahwa faktor material, metode, manusia, mesin, dan lingkungan menjadi penyebab utama kebocoran. Implementasi tindakan perbaikan berupa recoating epoxy, thickness measurement, preventive maintenance, welding repair, inspeksi Non-Destructive Testing (NDT), serta optimalisasi backwash mampu menurunkan nilai RPN menjadi 48–108 atau sebesar 50,00–66,67%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan pemeliharaan preventif yang terencana mampu meningkatkan keandalan tangki GSF serta mengurangi potensi kegagalan operasional.
Acara Martuppol Di Adat Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Masyarakat Urban Kota Medan Nurul Rahmadilah; Silvia Mariah Handayani; Sardi Pranata; Putri Ramadhani Lubis; Desi Wulan Dari; Stevhani Carolina Hutauruk; Sisilia Brigita Siahaan; Pebi Watina Manalu; Ikhwanu Sopia Nasution; Lira Firna Panggabean; Nadine Suci Ramadani; Nimas Ayu Larasati; Tasya Manik
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.9431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tradisi Martuppol dalam adat Batak Toba sebagai sumber belajar masyarakat urban di Kota Medan serta mengidentifikasi nilai-nilai edukatif yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian berada di Lingkungan Gang Toba Sari, Kota Medan, Sumatera Utara. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pengetahuan dan keterlibatan mereka dalam pelaksanaan adat Batak Toba. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Martuppol tidak hanya berfungsi sebagai prosesi pertunangan resmi sebelum pernikahan, tetapi juga menjadi media pembelajaran informal yang memungkinkan terjadinya proses pewarisan nilai, norma, dan pengetahuan budaya kepada generasi muda. Melalui keterlibatan dalam tradisi tersebut, masyarakat mempelajari sistem kekerabatan Batak Toba, tanggung jawab sosial, serta berbagai nilai kehidupan yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai edukatif yang ditemukan meliputi nilai religius, tanggung jawab, komitmen, kekeluargaan, sosial, dan pelestarian budaya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Martuppol memiliki peran strategis sebagai sumber belajar masyarakat yang mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat identitas budaya Batak Toba di tengah dinamika kehidupan masyarakat urban.
Pengaruh Penggunaan Multimedia Presentasi Terhadap Hasil Belajar Informatika Siswa Kelas Vii Smpn 2 Batang Gasan tiara Tiara Sri Rahayu; Novrianti; Mutiara Felicita Amsal; Khairul Alfahani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i4.9470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh dari multimedia presentasi terhadap hasil belajar Informatika siswa kelas VII SMPN 2 Batang Gasan, ditemukannya permasalahan seperti media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran Informatika kurang bervariasi sehingga siswa cepat merasa bosan saat belajar, rendahnya hasil belajar siswa yang belum mencukupi KKM 75. Jenis penelitian ini Adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Kuasi Eksperimen. Populasi pada penelitian ini Adalah siswa kelas VII SMPN 2 Batang Gasan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Simple Random Sampling, Dimana sampel pada penelitian ini Siswa Kelas VII A (Kontrol), Dan Kelas VII B (Eksperimen) masing-masing kelas terdiri dari 26 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes yang berupa soal objektif sebanyak 20 soal yang telah diuji validitas. Setelah diperoleh data terhadap hasil belajar, dilakukan uji normalitas, uji homogenitas dan dilanjutkan uji-t. hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata siswa yang menggunakan multimedia presentasi yaitu 80,96 lebih tinggi dari kelas menggunakan media yang tersedia yaitu 74,04. Sedangkan dari perhitungan t-tes diperoleh thitung > ttabel yaitu, 2,3457 > 2,010 pada taraf signifikan α 0,05. Dengan demikian penerapan multimedia presentasi berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMPN 2 Batang Gasan.
The Concept of Pre-marital Taaruf in Building Harmonious Families at Yayasan Amal Jariyah Indonesia, South Sulawesi Muhammad Saeful Haq; Hannani; Zainal Said; Dzulkifli Al’Amin; Andi Muh. Taqiyuddin BN
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.9493

Abstract

The increasing need for a sharia-compliant pre-marital acquaintance model amid widespread free association and high divorce rates has positioned taaruf as a relevant alternative for preparing prospective couples. This study aims to describe the concept of pre-marital taaruf applied at Yayasan Amal Jariyah Indonesia (YAJI) in South Sulawesi, to analyze its implications for forming a harmonious family, and to identify its supporting and inhibiting factors. This research employed a qualitative approach with an intrinsic case-study design; data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving foundation administrators, taaruf mentors, and program alumni, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing with source triangulation. The results show that taaruf at YAJI is implemented through structured stages, namely biodata submission, kafaah-based matching, istikharah, gradual biodata exchange, nazhar, khitbah, and marriage, under mediator guidance and family involvement while maintaining sharia principles. Taaruf positively contributes to family harmony through information openness, shared religious values, character understanding, effective communication, and continuous post-marital mentoring, indicated by the absence of divorce among alumni couples. The main supporting factors include shared vision, openness, family support, mediator guidance, and sustainable mentoring, whereas the inhibiting factors involve socio-cultural considerations of kafaah (ethnicity and family background) and the limited number of marriage-ready male participants. This study concludes that institutionally managed taaruf constitutes a sharia-based pre-marital mentoring model that constructively shapes harmonious families through the integration of Islamic values, institutional guidance, and family support. The increasing need for a sharia-compliant pre-marital acquaintance model amid widespread free association and high divorce rates has positioned taaruf as a relevant alternative for preparing prospective couples. This study aims to describe the concept of pre-marital taaruf applied at Yayasan Amal Jariyah Indonesia (YAJI) in South Sulawesi, to analyze its implications for forming a harmonious family, and to identify its supporting and inhibiting factors. This research employed a qualitative approach with an intrinsic case-study design; data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving foundation administrators, taaruf mentors, and program alumni, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing with source triangulation. The results show that taaruf at YAJI is implemented through structured stages, namely biodata submission, kafaah-based matching, istikharah, gradual biodata exchange, nazhar, khitbah, and marriage, under mediator guidance and family involvement while maintaining sharia principles. Taaruf positively contributes to family harmony through information openness, shared religious values, character understanding, effective communication, and continuous post-marital mentoring, indicated by the absence of divorce among alumni couples. The main supporting factors include shared vision, openness, family support, mediator guidance, and sustainable mentoring, whereas the inhibiting factors involve socio-cultural considerations of kafaah (ethnicity and family background) and the limited number of marriage-ready male participants. This study concludes that institutionally managed taaruf constitutes a sharia-based pre-marital mentoring model that constructively shapes harmonious families through the integration of Islamic values, institutional guidance, and family support.
Peran Orang Tua dalam Melestarikan Kearifan Lokal Partuturan Batak Toba pada Remaja di Tembung Pasar 1 Kampung Tapanuli David Siregar
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i4.9539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam melestarikan kearifan lokal partuturan Batak Toba pada remaja di Tembung Pasar 1 Kampung Tapanuli. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas empat orang tua. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan sebagai guru di rumah dengan mengenalkan partuturan sejak dini, sebagai fasilitator dengan menciptakan lingkungan yang mendukung pelestarian budaya, sebagai motivator dengan menanamkan kebanggaan terhadap identitas Batak Toba, serta sebagai pengarah melalui keteladanan dalam penggunaan partuturan sehari-hari. Peran tersebut berkontribusi dalam mempertahankan pemahaman dan praktik partuturan pada remaja. Oleh karena itu, orang tua memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan partuturan Batak Toba sebagai warisan budaya lokal.
Persepsi dan Pengalaman Nasabah terhadap Kualitas Layanan Syariah Bank Syariah Indonesia di Kota Jambi Novi Mubyarto; Titin Agustin Nengsih; Muhammad Baiquni; Haqiqi; Leni Nengsih; Raga Imandika
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.9540

Abstract

Perkembangan perbankan syariah di Indonesia telah meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan yang tidak hanya efisien, tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Kualitas layanan merupakan faktor penting yang memengaruhi kepuasan, kepercayaan, dan loyalitas nasabah pada lembaga perbankan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan pengalaman nasabah terhadap kualitas layanan syariah yang diberikan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan nasabah serta petugas layanan Bank Syariah Indonesia di Kota Jambi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasabah pada umumnya memiliki persepsi yang positif terhadap kualitas layanan syariah yang diberikan oleh Bank Syariah Indonesia. Keandalan pelayanan, responsivitas pegawai, kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah, serta fasilitas layanan digital merupakan faktor utama yang membentuk persepsi nasabah. Nasabah menyatakan kepuasan terhadap profesionalisme dan keramahan pegawai, transparansi akad syariah, serta kemudahan penggunaan layanan digital. Pengalaman positif tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan dan loyalitas nasabah terhadap Bank Syariah Indonesia. Meskipun demikian, beberapa nasabah mengungkapkan perlunya peningkatan edukasi mengenai produk dan akad syariah agar pemahaman mereka terhadap layanan perbankan syariah menjadi lebih baik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan perbankan syariah dipengaruhi oleh kinerja pelayanan secara teknis dan penerapan nilai-nilai syariah yang secara bersama-sama memperkuat kepuasan, kepercayaan, dan loyalitas nasabah.
Eksplorasi Nilai sosial pada sarung tenun sutera Sengkang motif sidenreng dalam Perspektif pembelajaran IPS Andi Rini; Fuad Guntara; Nurleli Ramli; Fawziah Zahrawati B
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.9561

Abstract

Sarung tenun sutera Sengkang merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Bugis yang mengandung berbagai nilai sosial dan kearifan lokal. Namun, perkembangan globalisasi yang semakin pesat menyebabkan berkurangnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai sosial yang terkandung dalam sarung tenun sutera Sengkang motif Sidenreng serta menganalisis relevansinya dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan tiga pengrajin tenun, dua tokoh adat atau budayawan, dan dua guru IPS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Sidenreng mengandung nilai sosial berupa solidaritas sosial, kerja sama, gotong royong, tanggung jawab, penghormatan terhadap adat, keharmonisan sosial, dan identitas budaya. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam makna simbolik motif serta proses pewarisan budaya yang berlangsung dalam masyarakat Bugis. Selain itu, nilai sosial pada motif Sidenreng memiliki relevansi yang kuat dalam pembelajaran sebagai sumber belajar kontekstual, media pendidikan karakter, sarana pelestarian budaya lokal, serta penguatan identitas budaya peserta didik. Dengan demikian, integrasi budaya lokal dalam pembelajaran dapat mendukung pembentukan karakter dan meningkatkan kesadaran budaya peserta didik. Kata Kunci: nilai sosial, motif Sidenreng, tenun sutera Sengkang, budaya lokal, pembelajaran.
Perilaku Sosial Keagamaan Gen Z Di Era Digital Di Desa Talang Padang Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan Reza Oktavia Reza Oktavia; Nova Ananda; Tanti Marni; Samsudin; Saepudin; Rossi Delta Fitriana
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.9589

Abstract

This study aims to: (1) describe the behavioral characteristics of Generation Z in the digital era in Talang Padang Village, Pino Raya District, South Bengkulu Regency; and (2) analyze the socio-religious behavior of Generation Z in the village. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation with informants from Generation Z, community leaders, and religious leaders. Data analysis is carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the characteristics of Generation Z in Talang Padang Village include: (a) high intensity of digital media use through smartphones and social media, (b) online activities such as studying, discussing and communicating, (c) quickly adapting to fairly good technology, (d) thinking quickly in responding to information, (e) thinking critically in assessing and comparing information, and (f) wanting to be practical. Meanwhile, the socio-religious behavior of Generation Z still shows religious values ​​through: (a) carrying out worship which includes 1. praying behavior, 2. Behavior of saying greetings and 3. Behavior of giving alms, 4. behavior of fasting; (b) participation in activities to commemorate Islamic holidays (PHBI); and (c) maintaining good relations and morals in the social life of the community.
Pengaruh Kepemimpinan Dan Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Barat Rini Patodingan; Kaleb Yohan Karubaba; Yunus Tekad Kurniadi Ruslak Hammar
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.9759

Abstract

Kinerja pegawai pada instansi pemerintah sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan dan efektivitas komunikasi organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan dan komunikasi organisasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Papua Barat, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan teknik purposive sampling terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif di DP3A Provinsi Papua Barat. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert 1–5 yang mencakup variabel kepemimpinan (X1), komunikasi organisasi (X2), dan kinerja pegawai (Y). Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t parsial, uji F simultan, dan koefisien determinasi (R²) melalui IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β=0,412; t=4,217; p<0,05), komunikasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β=0,389; t=3,986; p<0,05), serta kepemimpinan dan komunikasi organisasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F=38,724; p<0,05) dengan koefisien determinasi R²=0,624, yang berarti 62,4% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Peningkatan gaya kepemimpinan partisipatif dan penguatan sistem komunikasi dua arah direkomendasikan sebagai strategi utama peningkatan kinerja pegawai DP3A Provinsi Papua Barat.