cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
actualinsight21@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Actual Insight
ISSN : -     EISSN : 29863147     DOI : https://doi.org/10.56393/jpkm.v1i1.1393
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan wadah pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini menjadi medium sharing, komunikasi dari insan-insan pengabdi bagi masyarakat. Jurnal ini adalah jurnal multidisiplin untuk mempromosikan hasil-hasil pengabdian dari para insan dosen, akademisi, cendikiawan, mahasiswa, guru, dan tenaga profesional yang memiliki dedikasi pada perkembangan dan kemajuan masyarakat. Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam Karsa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis pemberdayaan desa, pengabdian dengan Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat, tata kelola masyarakat.
Articles 120 Documents
Pengalaman Kolaboratif dalam Membangun Ruang Inklusif melalui Program Eco-Heroes Day Out di Hutan Kota Malabar Ludovikus Bomans Wadu; Andri Fransiskus Gultom; Susmita Dian Indiraswari; Dimas Emha Amir Fikri Anas; Ralditya Fito Viant Babo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4638

Abstract

Permasalahan sampah memerlukan partisipasi aktif masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mampu membangun nilai-nilai inklusivitas dalam kehidupan sosial. Program Eco-Heroes Day Out diselenggarakan sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk menciptakan ruang kolaboratif antara masyarakat umum, Komunitas Difabel Pecinta Alam, dan komunitas pegiat lingkungan melalui aksi peduli lingkungan di Hutan Kota Malabar. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang meliputi aksi bersih lingkungan, pemilahan sampah, permainan kolaboratif, dan sesi refleksi. Evaluasi dilakukan menggunakan angket sebelum dan sesudah kegiatan berbasis skala Likert serta pertanyaan terbuka untuk menggali pengalaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta telah memiliki persepsi awal yang positif terhadap kegiatan inklusif dan mengalami penguatan pengalaman kolaboratif setelah mengikuti seluruh rangkaian program. Peserta juga memberikan penilaian yang sangat baik terhadap pengalaman bermakna, kualitas interaksi, empati, serta keterkaitan antara kepedulian lingkungan dan nilai kemanusiaan. Program ini menunjukkan bahwa aksi peduli lingkungan dapat menjadi media efektif dalam membangun ruang inklusif melalui pengalaman kolaboratif yang bermakna.
Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Mahasiswa melalui Seminar Berbasis Kreatif Lokal di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta Anindita Imam Basri; Deva Risna Rosellino; Yesika Yulianto; Balqis Liza Casandra; Joanita Panca Sonya
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.3951

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diadakan dengan untuk meningkatkan kapasitas, pemahaman, serta kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan usaha secara kreatif dan bernilai jual tinggi melalui seminar berbasis kearifan lokal. Seminar Kewirausahaan yang bertemakan “Empowering Local Potential: Wirausaha Kreatif Berbasis Kearifan Lokal” dilaksanakan di STIKes Surya Global Yogyakarta dan berkolaborasi dengan tim dari Nutripie Okra Bliss sebagai narasumber inspiratif yang berperan sebagai praktisi wirausaha mahasiswa. Kegiatan ini menggunakan metode seminar interkatif yang dipadukan dengan demontrasi pembuatan produk serta diskusi yang bertujuan memberikan pemahaman secara jelas dan pengalaman praktis kepada peserta. Evaluasi kegiatan ini dilakukan melalui kuesioner setelah kegiatan untuk mengukur tingkat kepuasan, pemahaman kewirausahaan, serta keefektifan demonstrasi yang dilakukan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa 80% peserta menyatakan dangat puas dan 20% menyatakan puas terhadap pelaksanaan seminar. Sebagian besar peserta menyatakan memperoleh peningkatan pemahaman yang komprehensif mengenai kewirausahaan berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran wirausaha muda kreatif, inovatif, serta berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi kesehatan, khususnya Yogyakarta.
Pelatihan Membatik bagi Ibu-Ibu Glanggang, Pakisaji, Kabupaten Malang melalui Participatory Action Research Hadi Wardoyo; Suryantoro Suryantoro; Muhammad Amirul Halim; Maria Purnawati; Siane Herawati; Teguh Sulistyo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4117

Abstract

Batik tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya bangsa, tetapi juga sebagai potensi ekonomi yang dapat menopang kesejahteraan keluarga. Namun demikian, masih banyak masyarakat yang belum menyadari potensi ini. Untuk itulah pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan membatik dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan ibu-ibu Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, dan refleksi. Sebanyak sepuluh peserta mengikuti pelatihan yang dilaksanakan di Griya Batik Sengguruh dalam empat kali pertemuan, mulai 20 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Materi pelatihan meliputi pengenalan alat dan bahan, perancangan motif, mencanting, pewarnaan alami, hingga proses finishing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu menghasilkan kain batik pertama mereka dengan motif dan warna yang beragam. Selain peningkatan keterampilan teknis, peserta juga menunjukkan perubahan sikap berupa meningkatnya rasa percaya diri, kebanggaan terhadap karya sendiri, serta tumbuhnya motivasi untuk menjadikan batik sebagai peluang usaha. Refleksi peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar, tetapi juga membuka harapan baru terhadap kemandirian ekonomi keluarga. Kegiatan ini membuktikan bahwa mitra sudah berhasil membuat produksi taplak batik mereka sebagai rpduk awal sesuai dengan motif, desain, dan warna berdasarkan kesukaan masing-masing.
Implementasi Smart Presence Berbasis QR Code sebagai Solusi Transformasi Administrasi Kehadiran Siswa di Sekolah Dasar Andika Gutama; Ferdiana Wella Anggraeni; Prihatin Sulistyowati; Nury Yuniasih; Dyah Triwahyuningtyas; ⁠Dwi Cahyo Pangestu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4149

Abstract

Pencatatan kehadiran siswa secara manual di Sekolah Dasar Negeri Pisangcandi 1 Kota Malang berpotensi menimbulkan ketidakefisienan dan keterlambatan rekapitulasi yang menghambat administrasi sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem kehadiran siswa melalui sosialisasi dan pelatihan absensi digital berbasis QR Code menggunakan aplikasi Smart Presence. Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2024 selama dua hari dengan melibatkan tiga tenaga pendidik (dua guru dan satu kepala sekolah) serta 28 siswa kelas IV. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, implementasi terbatas, dan refleksi. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi terstruktur untuk mengukur waktu pencatatan kehadiran sebelum dan sesudah implementasi, serta diskusi reflektif untuk menggali respons pengguna. Hasil implementasi menunjukkan bahwa proses pemindaian QR Code berlangsung efisien dengan waktu deteksi 4–5 detik per siswa, sehingga keseluruhan 28 siswa dapat terabsensi dalam waktu kurang dari 3 menit pada rentang waktu 06.30–07.00. Perbandingan waktu pencatatan sebelum dan sesudah implementasi menunjukkan peningkatan efisiensi administrasi sebesar 80% dibandingkan metode manual. Meskipun terdapat kendala teknis awal berupa keterbatasan konektivitas, pendampingan lanjutan efektif membantu guru dan siswa beradaptasi.
Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia di Malaysia melalui Pelatihan Berbasis Praktik Pembuatan Konten Wisata di Media Sosial Catharina Aprilia Hellyani; Mar'atul Fahimah; I Gusti Ngurah Agung Arya Bhakta Narayana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4195

Abstract

Pembuatan konten digital telah muncul sebagai kompetensi penting dalam pemasaran pariwisata kontemporer, terutama di platform seperti Instagram dan TikTok. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pekerja migran perempuan Indonesia di Kuala Lumpur dengan memberikan pelatihan dalam pembuatan materi pariwisata digital untuk media sosial. Kegiatan ini dilaksanakan bersama 22 pekerja migran Indonesia perempuan yang tergabung dalam Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 di bawah naungan Cabang Istimewa Muslimat NU Malaysia. Kurikulum menggunakan metodologi interaktif dan praktis, meliputi perencanaan kalender konten dan simulasi unggahan media sosial nyata. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta tentang media sosial sebagai instrumen pemasaran. Beberapa peserta berhasil menghasilkan kalender konten dan rencana unggahan konten dengan caption yang sudah dilengkapi Hook, CTA dan hashtag / tagar untuk konten Instagram. Kampanye ini menunjukkan bahwa, dengan strategi yang tepat, pekerja migran dapat didorong untuk menggunakan media sosial tidak hanya untuk hiburan tetapi juga sebagai saluran untuk mengakses peluang ekonomi dengan memasarkan layanan pariwisata dan bisnis lokal.
Legal Literacy Training for Christian Church Leaders: A Community Development Program in Donomulyo, South Malang, Indonesia Edi Purwanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4213

Abstract

Legal literacy plays a crucial role in helping religious leaders navigate legal frameworks related to religious freedom, public communication, and community relations in plural societies. However, many church leaders in local communities still have a limited understanding of legal regulations governing religious practices, which may lead to misunderstandings or potential social tensions. This study reports the implementation of a legal literacy training program for Christian church leaders in Donomulyo, South Malang, Indonesia. The program was designed as a community development initiative aimed at strengthening legal awareness among religious leaders through participatory education. The training involved more than 80 church leaders from various congregations and was conducted through seminars, interactive discussions, and a simple knowledge evaluation using pre-test and post-test instruments. The results indicate a significant improvement in participants’ legal knowledge, with the average score increasing from 53.78 in the pre-test to 74.27 in the post-test. Participants also demonstrated strong engagement during discussions and expressed intentions to disseminate the knowledge gained within their congregations. These findings suggest that legal literacy training can serve as an effective community empowerment strategy by strengthening the capacity of religious leaders to navigate legal issues, promote responsible public communication, and support social harmony in pluralistic communities.
Pendampingan Rebranding Kemasan Produk Usaha Mikro melalui Desain Visual untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Leopold Melkiano Triangga Dawu; Galih Putra Prawiranegara; Hilda Annisawanti; Wahyudin Zarkasyi; Srihadi Winarningsih; Citra Sukmadilaga
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4277

Abstract

Kualitas kemasan dan branding yang belum optimal menjadi kendala dalam meningkatkan daya saing usaha mikro di Galeri UMKM Eksis Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kemasan melalui pendampingan rebranding berbasis desain visual dan informasi label. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif meliputi identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi menggunakan indikator kelengkapan informasi, aspek visual, dan pemahaman branding. Hasil menunjukkan peningkatan kualitas kemasan sebesar 69,3% berdasarkan skor evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Selain itu, kemasan telah memenuhi kriteria desain yang lebih informatif dan menarik. Perbaikan tersebut mencakup penambahan informasi wajib, konsistensi identitas merek, dan peningkatan daya tarik visual. Dengan demikian, pendampingan rebranding berkontribusi secara terukur terhadap peningkatan kualitas kemasan dan kesiapan pelaku usaha dalam mendukung pemasaran produk. Hasil kegiatan ini juga memiliki implikasi praktis sebagai model pendampingan yang dapat direplikasi pada UMKM lain serta menjadi dasar penguatan kebijakan pengelolaan Galeri UMKM dalam meningkatkan standar kualitas kemasan secara berkelanjutan.
Penguatan Literasi Hukum Agraria dalam Mendukung Akses Redistribusi Tanah di Desa Wonoagung Anindya Bidasari; Christian Ade Wijaya; Sartika Dwi Kusuma Wardhani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4292

Abstract

Ketimpangan penguasaan tanah dan rendahnya literasi hukum masih menjadi tantangan utama dalam implementasi reforma agraria di Indonesia, khususnya di Desa Wonoagung, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan berbagai pelanggaran hukum, terutama terkait penguasaan dan pengalihan tanah hasil redistribusi yang tidak sesuai ketentuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai hak, kewajiban, serta larangan hukum dalam pengelolaan tanah redistribusi guna mendukung pelaksanaan reforma agraria yang berkelanjutan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan hukum partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi kasus, distribusi leaflet edukatif, dan klinik hukum lapangan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 35 peserta untuk mengukur tingkat pemahaman hukum masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman rata-rata peserta dari 56% menjadi 82%. Peningkatan paling signifikan terjadi pada indikator pemahaman mengenai larangan pengalihan tanah secara ilegal atau praktik tanah absentee, yaitu dari 48% menjadi 85%. Selain meningkatkan pengetahuan hukum, kegiatan ini juga mendorong transformasi kesadaran masyarakat dari sekadar memahami aturan menuju praktik kepatuhan hukum yang lebih nyata melalui pembentukan kelompok sadar hukum (Pokmasdartibnah) di tingkat desa.
Edukasi Pencegahan Bullying sebagai Upaya Membangun Lingkungan Sekolah Aman di Azizstan School Thailand Yugo Ade Kurniawan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4423

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa Azizstan School Pattani, Thailand, mengenai pencegahan bullying melalui sosialisasi “Stop Bullying”. Kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif dengan melibatkan 25 siswa sebagai peserta. Tahapan pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, dan simulasi sederhana mengenai bentuk, dampak, serta cara mencegah bullying. Evaluasi dilakukan melalui lembar observasi sederhana dan panduan tanya jawab dengan indikator kehadiran, keaktifan siswa, respons pertanyaan, keterlibatan simulasi, serta kemampuan menyebutkan kembali materi utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti kegiatan sampai selesai, aktif dalam diskusi dan simulasi, serta mampu mengenali bullying verbal, fisik, sosial, dan cyberbullying. Siswa juga dapat menyebutkan contoh perilaku bullying dan cara pencegahannya di sekolah. Kegiatan ini mendukung terbentuknya lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan berkarakter melalui penguatan empati, toleransi, saling menghargai, serta keberanian melapor. Program ini juga memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian internasional berbasis pendidikan karakter di lingkungan mitra.
Pelatihan Pembelajaran Deep learning dan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence di Sekolah Dasar Farida Nur Kumala; Arnelia Dwi Yasa; Isa Anshori; Cicilia Ika Rahayunita; Dwi Agus Setiawan; Sri Rahayu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4610

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar masih banyak didominasi oleh pendekatan surface learning, sehingga kurang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah peserta didik. Di sisi lain, implementasi deep learning dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis artificial intelligence menjadi kebutuhan untuk mendukung pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran deep learning serta memanfaatkan media pembelajaran berbasis artificial intelligence. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Sukun 02 dan Sekolah Dasar Negeri Bumiayu 01 Kota Malang dengan menghadirkan pemateri internasional dari Eugeni d’Ors Secondary School, Barcelona. Peserta terdiri atas guru dari kedua sekolah serta empat sekolah dasar di sekitar Sekolah Dasar Negeri Bumiayu 01. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, diskusi, pendampingan, dan tindak lanjut implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai perbedaan surface learning dan deep learning, kemampuan merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta keterampilan memanfaatkan berbagai platform artificial intelligence untuk menyusun perangkat pembelajaran. Kesimpulan kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pemahaman guru dalam merancang pembelajaran berbasis deep learning.

Page 12 of 12 | Total Record : 120