cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
actualinsight21@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Actual Insight
ISSN : -     EISSN : 29863147     DOI : https://doi.org/10.56393/jpkm.v1i1.1393
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan wadah pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini menjadi medium sharing, komunikasi dari insan-insan pengabdi bagi masyarakat. Jurnal ini adalah jurnal multidisiplin untuk mempromosikan hasil-hasil pengabdian dari para insan dosen, akademisi, cendikiawan, mahasiswa, guru, dan tenaga profesional yang memiliki dedikasi pada perkembangan dan kemajuan masyarakat. Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam Karsa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis pemberdayaan desa, pengabdian dengan Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat, tata kelola masyarakat.
Articles 109 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Sosialisasi Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Pada Pemuda Karang Taruna Wolulas Basri, Anindita Imam; Hartanto, Fahmi Fajri; Santika, Dhea; Afifah, Linda Dewi Nur
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.3952

Abstract

Program P2MW dirancang untuk menumbuhkan jiwa wirausaha danmembekali generasi muda dengan keterampilan, daya cipta, serta kemandiriangenerasi muda dalam membangun usaha sendiri. Kurangnya informasimengenai kewirausahaan membuat kami dari Tim Moonaco mengadakansosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadapgenerasi muda khususnya di Karang Taruna Wolulas, Desa Banguntapan,Bantul. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menambah pengetahuanmereka mengenai peluang usaha dengan berbasis pangan lokal yangmenyehatkan. Metode yang digunakan dengan melakukan demonstrasiproduk, diskusi interaktif serta tanya jawab. Hasilnya, para pemudamenunjukkan peningkatan pemahaman terhadap peluang usaha danmenunjukkan antusiasme dalam diskusi. Kegiatan ini diharapkan dapatberkontribusi untuk menciptakan wirausahawan muda dengan pemanfaatanpangan lokal dan berdaya saing tinggi.
Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Menengah Pertama dalam Menyusun Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, dan Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka Gay, Ayus Masayu; Nur, Isman M; Ismail, Julia; Samad, Sartika; Alumu, Wa Ode Murima La Ode; Kasman, Rifai
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.3983

Abstract

Penelitian ini menganalisis peningkatan hasil pelatihan penyusunan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan alur tujuan pembelajaran bagi guru SMP pada implementasi Kurikulum Merdeka. Subjek penelitian terdiri atas sembilan guru dari tiga sekolah mitra di wilayah kepulauan dan pesisir, yaitu SMP Negeri 6 Taliabu Utara, SMP IT Insan Kamil Halmahera Selatan, dan SMP Negeri 6 Halmahera Utara, yang dipilih karena keterbatasan akses terhadap pendampingan kurikulum. Sebelum pelatihan, guru berada pada fase kognitif awal dengan pemahaman capaian pembelajaran yang masih umum dan keterbatasan dalam mengaitkan capaian pembelajaran-tujuan pembelajaran-alur tujuan pembelajaran ke dalam perencanaan pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan secara sistematis dan kontekstual melalui pemetaan Capaian Pembelajaran, perumusan Tujuan Pembelajaran, dan penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual, sikap positif terhadap Kurikulum Merdeka, dan keterampilan praktis guru. Seluruh peserta menghasilkan satu peta Capaian Pembelajaran, tiga hingga lima tujuan pembelajaran operasional, serta satu dokumen Alur Tujuan Pembelajaran lengkap yang terintegrasi dengan strategi pembelajaran dan asesmen. Pelatihan serupa direkomendasikan dilaksanakan secara berkelanjutan dan berbasis konteks lokal untuk memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya di sekolah wilayah kepulauan.
Penguatan Literasi Numerasi Melalui Program Pendampingan Penyusunan Soal di Sekolah Dasar Chrisyarani, Denna Delawanti; Sesanti, Nyamik Rahayu; Nita, Cicilia Ika Rahayu; Yulianti, Yulianti; Bidasari , Anindya
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.4041

Abstract

Rendahnya capaian literasi numerasi di sekolah dasar tidak hanya dipengaruhi oleh faktor peserta didik, tetapi juga keterbatasan kompetensi guru dalam menyusun soal yang sesuai dengan karakteristik literasi numerasi dan tuntutan Asesmen Nasional. Kondisi ini ditemukan di SDIT Insan Mulia Bululawang, Kabupaten Malang, berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan soal evaluasi bersifat prosedural, minim konteks kehidupan nyata, dan belum menuntut penalaran siswa. Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi numerasi melalui program pendampingan penyusunan soal literasi numerasi bagi guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah scientist–practitioner method melalui empat sesi pendampingan yang melibatkan 28 guru. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen soal sebelum dan sesudah pendampingan, lembar observasi, serta refleksi tertulis guru. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana dengan membandingkan skor kualitas soal berdasarkan indikator konteks, stimulus, dan tuntutan penalaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas soal dari kategori “cukup” menjadi “baik”. Kebaruan kegiatan ini terletak pada pendampingan intensif berbasis analisis dan revisi soal secara kolaboratif untuk mendukung penguatan literasi numerasi berkelanjutan. 
Transformation of Literacy Corners in the Development of Deep Learning–Based Inspirational Classrooms in Elementary Schools Setiawan, Dwi Agus; Kumala, Farida Nur; Yasa, Arnelia Dwi; Rahayu, Sri; Sakdiyah, Siti Halimatus; Gomez, Maria Sirvent
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.4095

Abstract

Low student interest in reading and the suboptimal integration of literacy corners into learning remain issues in elementary schools, where literacy corners generally serve only as book storage areas. This community service activity aims to transform literacy corners into part of the development of inspiring deep learning based classrooms to support a culture of literacy in schools. The program was implemented over three months, involving 10 teachers and 100 students from Ngenep 1 and Bumiayu 01 Elementary School, Malang Regency, through a participatory and contextual approach that emphasized the active involvement of teachers and students in each stage of the activity. Program evaluation was conducted using structured observation, reading interest questionnaires, analysis of literacy corner visit frequency, and semi-structured interviews with teachers and students. The evaluation results showed a 75% increase in visits to the literacy corner in three months, from an average of 2.5 times per week before the program to 4.4 times per week after the program, accompanied by a threefold increase in book borrowing in one semester. Qualitatively, students showed more active involvement in reading discussions, learning reflections, and various literacy activities. This indicates that the integration of deep learning-based literacy corners is effective in strengthening literacy culture and creating a meaningful learning environment in elementary schools, thus having the potential to become a model for managing corners.
Optimalisasi Literasi Kritis Melalui Kampanye Kreatif Instagram dalam Membangun Etika Bermedia Sosial pada Remaja Gultom, Andri Fransiskus; Wadu, Ludovikus Bomans; Tursini, Umi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.4130

Abstract

Pesatnya perkembangan media sosial telah menjadikan ruang digital sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja. Namun, intensitas penggunaan tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman etika dan literasi kritis yang memadai. Fenomena komunikasi yang kurang santun, penyebaran ujaran kebencian, serta maraknya informasi yang tidak terverifikasi menunjukkan adanya urgensi dalam penguatan kesadaran etika bermedia sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kritis dan kesadaran etis remaja dalam berinteraksi di ruang digital melalui kampanye edukatif berbasis media sosial Instagram. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi tahap perencanaan pesan kampanye, produksi konten visual berupa poster dan video singkat, serta penyebaran dan pendampingan interaksi audiens secara daring. Hasil pelaksanaan menunjukkan respons yang positif dari audiens, dengan capaian jangkauan sebanyak 409 tayangan, 48 tanda suka, serta berbagai bentuk interaksi seperti komentar dan pesan langsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa kampanye digital berbasis media sosial efektif sebagai sarana edukasi publik dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, khususnya prinsip kemanusiaan dan persatuan, dalam konteks komunikasi digital. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran awal remaja untuk bersikap lebih kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam mengelola informasi serta berpartisipasi di ruang siber.
Pembentukan Karakter Anak Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) melalui Kegiatan Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner di Stasi Santo Antonius Long Ayap Keron, Herlinda; Tarihoran, Emmeria
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.3668

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Stasi St. Antonius Long Ayap sebagai respons atas berbagai persoalan karakter anak, seperti rendahnya keterlibatan dalam kegiatan rohani, kebiasaan berkata kasar, perilaku agresif, sikap kurang hormat kepada orang tua akibat kecanduan gim daring, serta praktik perundungan di antara teman sebaya. Permasalahan tersebut menunjukkan pentingnya upaya pembinaan karakter berbasis nilai-nilai iman dan kebersamaan. Program ini bertujuan membentuk karakter anak melalui kegiatan Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) dengan menekankan penguatan kedisiplinan, kesadaran rohani, dan semangat misioner. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendampingan, edukatif, dan partisipatif, yang dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu sore dan Minggu selama enam bulan, dari Januari hingga Juni 2025. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan, tumbuhnya kesadaran rohani, berkembangnya semangat misioner, serta penguatan nilai kebersamaan di antara anak-anak peserta SEKAMI. Dengan demikian, pendekatan edukatif dan partisipatif yang diterapkan terbukti efektif dalam mendukung pembentukan karakter anak secara berkelanjutan.
The Effectiveness of Deep Learning-Based Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) Workshop on the Perception of Bandung Principals Suhendra, Indra; Sopandi, Wahyu; Sukardi, Rendi Restiana; Yulianto, Ade; Andini, Nina
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.3676

Abstract

This study examines the effectiveness of a workshop in improving school principals' perceptions regarding deep learning implementation using the RADEC model (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) in Bandung City, Indonesia. Using a weak experiment design with one group pretest-posttest non-control method and 14 perception indicators, Mann–Whitney U analysis revealed that the workshop significantly improved principals' understanding in 10 of 14 indicators (p < 0.05), particularly on RADEC syntax stages and their contribution to 21st-century skills. However, three foundational deep learning principles (joyful, meaningful, mindful learning) and the Answer stage showed strong understanding prior to the workshop (p > 0.05), indicating the workshop successfully closed knowledge gaps in technical RADEC aspects. Although effectiveness is limited to the perception dimension rather than direct implementation impact, these findings confirm the workshop was effective as a cognitive foundation for adopting innovative pedagogy. The study recommends: (1) continuous mentoring to transform perception into practice; (2) intensive coaching program by the Education Office through lesson study and community of practice; (3) integration of technical and philosophical dimensions in professional development initiatives. The research implies that while workshops are crucial, they are insufficient educational transformation requires a systemic support ecosystem connecting knowledge with implementation at the school level. 
Enhancing Self-Confidence and Reducing Public Speaking Anxiety among University Students in Owerri, Nigeria through Structured Training Sari, Lusi Komala; Onwuagboke, Bede Blaise Chukwunyere
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.3987

Abstract

Low self-confidence in public speaking remains a persistent challenge in higher education, particularly among university students in Owerri, Nigeria. This condition restricts students’ active participation in academic and social contexts, including classroom discussions, oral presentations, and public event facilitation. This community engagement study aimed to examine the effectiveness of structured public speaking training in enhancing students’ public speaking skills and self-confidence. A quantitative approach was employed using a pre-experimental one-group pretest–posttest design, involving 37 university students selected through purposive sampling. The training program was delivered through a structured sequence of theoretical instruction, simulations, guided practice, and systematic feedback. Data were collected using Likert-scale questionnaires and observation sheets and analyzed using paired-sample t-tests. The findings demonstrated a statistically significant improvement in students’ overall public speaking skills following the intervention (t = 5.12, p < 0.001). Notable improvements were observed in performance confidence, speech fluency, content mastery, eye contact, body language, and voice control. These results indicate that structured, practice-oriented public speaking training effectively reduces communication anxiety and strengthens students’ self-confidence. Pedagogically, this study recommends the integration of systematic public speaking training into higher education soft skills development and student empowerment programs.
Cerdas Finansial: Penguatan Literasi Keuangan Inklusif Berbasis GEDSI bagi Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Bojonggambir Gumilar, Gugum; Sartika, Sri Hardianti; Nurdianti, Raden Roro Suci; Sadiah, Ati; Rizki Junaedi, Riki; Hendratawan, Febrialdy
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4156

Abstract

Permasalahan yang menjadi fokus pelatihan ini adalah keterbatasan literasi keuangan di kalangan guru, khususnya dalam memahami tantangan pengelolaan keuangan keluarga dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan ekonomi. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada ketahanan ekonomi rumah tangga, tetapi juga berpotensi memengaruhi profesionalisme guru sebagai pendidik, terutama terkait kesejahteraan, fokus kerja, dan peran keteladanan dalam literasi finansial. Pelatihan dilaksanakan pada Agustus 2025 di SMPN 1 Bojonggambir dan diikuti oleh 28 guru dengan latar belakang yang beragam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Siliwangi dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), pemaparan materi, diskusi kelompok, dan praktik interaktif, serta mengintegrasikan prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) dan pemanfaatan aplikasi pencatatan keuangan sederhana. Hasil evaluasi melalui observasi dan kuesioner menunjukkan bahwa setelah pelatihan, guru memahami tantangan literasi keuangan keluarga dan mampu melakukan pencatatan pemasukan serta pengeluaran harian menggunakan aplikasi. Lebih dari 85% peserta memberikan respons positif, disertai indikasi perubahan praktik pengelolaan keuangan yang lebih terencana dan inklusif.

Page 11 of 11 | Total Record : 109