cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnaldecive@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by Actual Insight
ISSN : 27765040     EISSN : 27756009     DOI : https://doi.org/10.56393/decive.v1i12.274
De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dalam bidang, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Nilai, Pendidikan Moral, Pendidikan Politik, Pendidikan Hukum, Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Multikultural, Pendidikan Karakter dan berbagai bidang lainnya yang mendukung pengembangan pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal ini diterbitkan duabelas kali dalam setahun yang menampung berbagai naskah hasil penelitian dari para guru, dosen, mahasiswa maupun peneliti yang tertarik dalam bidang penelitian dan pembelajaran.
Articles 295 Documents
Implementasi Disiplin Positif melalui Program Siswa Pelopor dalam Penguatan Civic Leadership dan Budaya Sekolah Berbasis Profil Pelajar Pancasila Arif Rommi Setyawan
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i10.4622

Abstract

Disiplin positif merupakan pendekatan strategis dalam Pendidikan Pancasila untuk membangun kepemimpinan kewargaan (civic leadership) dan budaya sekolah berbasis Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi disiplin positif melalui Program Siswa Pelopor serta menganalisis faktor pendukung, faktor penghambat, dan kontribusinya terhadap penguatan kepemimpinan kewargaan dan budaya sekolah di SDN Ungaran 1 Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan peserta didik, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui triangulasi sumber dan teknik. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan Program Siswa Pelopor sebagai model implementasi disiplin positif yang mengintegrasikan pembentukan kepemimpinan kewargaan dengan penguatan budaya sekolah berbasis Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi disiplin positif melalui Program Siswa Pelopor mampu memperkuat kepemimpinan kewargaan peserta didik dan membangun budaya sekolah yang positif meskipun masih menghadapi beberapa kendala implementasi.
Pendidikan Multikultural berbasis Kearifan Lokal untuk menumbuhkan Karakter Toleransi Nurlaili Handayani; Elly Malihah; Kokom Komalasari; Siti Nurbayani
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v6i1.4301

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis internalisasi pendidikan multikultural serta faktor pendukung dan penghambatnya berbasis kearifan lokal. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan, melibatkan guru, kepala sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis dengan teknik triangulasi. Temuan pertama, internalisasi pendidikan multikultural dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler berbasis kearifan lokal. Kedua, melalui budaya sekolah seperti kegiatan Iman dan Taqwa (IMTAQ) inklusif dan program sabtu budaya. Faktor pendukung: komitmen kepala sekolah, pemahaman multikultural guru, kerja sama sekolah dengan lintas organisasi eksternal. Faktor penghambat: program pelatihan guru belum maksimal, minimnya sumber belajar (teks book) yang menginterasikan kearifan lokal secara kontekstual, serta kesenjangan sarana prasarana antar sekolah. Implikasi teoretis memperkuat konsep pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal agar siswa siap menjadi global citizenship yang  berkakter, sedangkan secara praktis, pembelajaran perlu dirancang secara integratif dengan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal untuk mewujudkan karakter toleransi.
Pendidikan Karakter Kewarganegaraan Kontekstual: Integrasi Kearifan Lokal dan Social-Emotional Learning dalam Pendidikan Kewarganegaraan Sekolah Dasar Kireida Rona Islam; Dadang Sundawa
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v6i1.4309

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar menghadapi tantangan dalam membentuk warga negara yang empatik, demokratis, dan responsif terhadap keberagaman di tengah meningkatnya intoleransi serta melemahnya kohesi sosial. Meskipun pendidikan karakter dan Social-Emotional Learning (SEL) telah banyak dikaji, penelitian yang mengintegrasikan keduanya dalam kerangka PKn berbasis kearifan lokal masih terbatas, khususnya pada konteks Global South. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dan SEL dalam memperkuat kompetensi kewarganegaraan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode systematic literature review terhadap 35 artikel nasional dan internasional dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai lokal gotong royong dan musyawarah mufakat dengan kompetensi sosial-emosional berkontribusi terhadap penguatan  civic disposition, civic skills, empati sosial, dan partisipasi siswa. Penelitian ini menawarkan konsep “Pendidikan Karakter Kewarganegaraan Kontekstual” (PKKK) sebagai kerangka pedagogis berbasis budaya yang mengintegrasikan nilai lokal, kompetensi sosial-emosional, dan pembentukan warga negara aktif secara lebih kontekstual dibandingkan pendekatan PKn dominan kognitif.
Dinamika Peer Group dan Penyimpangan Remaja di Kelurahan Oesapa: Sebuah Tinjauan Civic Morality Erwin Styven Aditya Tari; Dorkas Yufice Ariyanti Kale; Thomas Kemil Masi; Daud Yefkanius Nassa; Fadil Mas’ud
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i8.4377

Abstract

Maraknya perilaku menyimpang remaja di kawasan indekos Kelurahan Oesapa menjadi tantangan serius dalam pembentukan karakter warga negara muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika peer group dan faktor pendorong penyimpangan tersebut dalam perspektif civic morality. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 8 orang informan yang terdiri dari remaja anggota peer group, warga, dan tokoh masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku menyimpang terbentuk melalui tiga tahap: eksternalisasi (penyesuaian diri), objektivasi (perilaku mulai dianggap wajar dalam kelompok), dan internalisasi (perilaku menjadi bagian dari identitas diri). Dinamika ini berdampak pada penurunan karakter remaja akibat kuatnya interaksi kelompok dan tekanan sosial yang mengabaikan norma kewargaan. Kesimpulannya, penyimpangan remaja di Oesapa merupakan hasil dari proses belajar sosial dalam lingkungan pergaulan yang minim kontrol. Sebagai aksi nyata, diperlukan penerapan community-based civic education (pendidikan kewarganegaraan berbasis komunitas) yang mensinergikan keluarga, warga sekitar, dan aparat wilayah untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai kewargaan dan mereduksi dampak negatif peer group.
Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Berbasis Nilai Etika Publik pada Puskesmas di Kabupaten Balangan Reza Fahlipi Reza; Pahmi Ansyari Pahmi; Muhammad Nur Iman Ridwan
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i9.4594

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan Zona Integritas pada lima Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas di Kabupaten Balangan. Program ini berperan penting dalam memperkuat tata kelola yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik, meskipun capaian akreditasi puskesmas belum sepenuhnya mencerminkan kesiapan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif evaluatif dengan model Context, Input, Process, and Product (CIPP) yang dipadukan dengan analisis studi kasus Yin. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala puskesmas, tim pembangunan zona integritas, pengguna layanan, serta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan reformasi telah dipahami, namun belum terinternalisasi secara konsisten dalam perencanaan, pengelolaan sumber daya, dan praktik pelayanan. Hambatan utama meliputi keterbatasan kapasitas pegawai, variasi komitmen pimpinan, lemahnya monitoring, serta implementasi enam area perubahan yang masih berorientasi administratif. Hanya satu puskesmas memenuhi ambang batas usulan WBK. Penguatan integrasi akreditasi, manajemen kinerja, pengawasan APIP, serta internalisasi nilai etika, tanggung jawab kewargaan, dan keadilan sosial diperlukan agar reformasi birokrasi menghasilkan tata kelola pelayanan publik yang berintegritas dan berkelanjutan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026 Vol. 5 No. 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 Tahun 2025 Vol. 5 No. 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 Tahun 2025 Vol. 5 No. 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 Tahun 2025 Vol. 5 No. 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 Tahun 2025 Vol. 5 No. 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 Tahun 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 Tahun 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 Tahun 2025 Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue