cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,595 Documents
TRANSFORMASI MUSIK TRADISIONAL: MANAJEMEN PEMBELAJARAN ANGKLUNG TOEL DENGAN SENTUHAN DAW DIGITAL Fransisca Inneke Rossari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif Angklung Toel Orchestra berbasis Digital Audio Workstation (DAW) untuk mendukung implementasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA. Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan The Holistic 4D Model (Define, Design, Develop, Disseminate), penelitian ini mengintegrasikan prinsip manajemen pendidikan dalam setiap tahapannya. Pada tahap Define, dilakukan perencanaan strategis terkait kebutuhan, sumber daya, dan tujuan pembelajaran. Tahap Design melibatkan pengorganisasian peran guru, siswa, dan sarana pendukung untuk memastikan efektivitas kolaborasi. Tahap Develop melibatkan pelaksanaan uji coba serta validasi ahli untuk memastikan kualitas media yang dihasilkan. Pada tahap Disseminate, dilakukan penyebaran media secara luas dengan monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan musikal, kreativitas, dan pemahaman teknologi siswa, serta efektivitas dalam pengelolaan sumber daya pendidikan. Kolaborasi antara guru, siswa, dan pihak sekolah memainkan peran penting dalam memastikan keberhasilan implementasi media pembelajaran ini. Media ini tidak hanya meningkatkan apresiasi budaya lokal tetapi juga mempersiapkan siswa menghadapi tantangan teknologi modern sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
PEMASARAN SENI DI ERA DIGITAL STRATEGI MEDIA SOSIAL DAN PLATFORM KREATIF Bastian Hutagaol
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9062

Abstract

Di era digital ini, proses pemasaran karya seni turut mengalami transformasi yang signifikan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pemasaran seni dengan menggunakan media sosial dan platform kreatif, serta menjelaskan peluang yang ada dan juga dampak yang dirasakan oleh para seniman di era digital ini. Media social seperti Instagram, TikTok, dan YouTube sudah bisa menjadi alat utama untuk meletakkan produk-produk karya seni, menjangkau audiens global, dan terhubung dengan penggemar secara langsung. Di samping itu, Etsy dan Patreon menjanjikan dukungan baru dalam monetisasi karya seni. Walaupun digitalisasi mempunyai banyak peluang untuk diperoleh, namun terdapat tantangan seperti tingkat persaingan yang ketat, perubahan algoritma, dan tuntutan untuk memproduksi konten yang berkualitas menjadi patokan dalam pemasaran seni. Menurut penulis artikel yang terdahulu perlu ditekankan perencanaan strategis yang baik, optimalisasi fungsi platform digital dan upaya untuk mengikuti perkembangan teknologi terkini. Para seniman bisa menjangkau audiens yang luas dengan memanfaatkan media sosial secara maksimal untuk membangun identitas digital. Kolaborasi dengan pembuat konten, kegemaran bercerita tentang produk yang diciptakan bisa jadi strategi yang ampuh. Sebagai penutup, media sosial dan platform-platform kreatif lainnya di era digital ini memiliki peran ganda, sebagai media pemasaran dan juga sebagai ruang inovasi dalam dunia seni.
STRATEGI EFEKTIF DALAM PENGELOLAAN KURIKULUM, SUMBER DAYA, DAN EVALUASI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Siti Alsyamsari Abriyanti
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9109

Abstract

Manajemen pendidikan seni memainkan peran penting dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung pengembangan potensi artistik peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen yang efektif dalam pengelolaan kurikulum, sumber daya, dan evaluasi pendidikan seni. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis praktik manajemen di berbagai institusi pendidikan seni, baik formal maupun non-formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan seni sangat bergantung pada kolaborasi antara pemangku kepentingan, fleksibilitas kurikulum, serta inovasi dalam penyediaan sumber daya dan alat evaluasi. Artikel ini menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan efektivitas manajemen pendidikan seni, termasuk pendekatan berbasis teknologi dan komunitas.
PROFESIONALISME GURU PERSPEKTIF KH. HASYIM ASY’ARI DALAM KITAB ADABUL ‘ALIM WAL MUTA’ALLIM Moh. Rofiqi; Muhammad Firdaus
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9114

Abstract

Profesionalisme pendidik merupakan salah satu pilar penting dalam sistem pendidikan. Penelitian ini berfokus pada penggalian konsep karakter pendidik profesional melalui telaah kitab Adabul Alim Wal Muta'allim karya KH. Hasyim Asy'ari. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan kajian pustaka (library research), penelitian ini mengidentifikasi kriteria pendidik profesional yang ideal, mencakup karakter bagi diri sendiri, metode pengajaran yang efektif, dan sikap terhadap peserta didik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam pengembangan profesionalisme guru di Indonesia, dengan menekankan relevansi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Adabul Alim Wal Muta'allim dan urgensi akhlak dalam pembentukan karakter pendidik yang berdedikasi bagi kemajuan bangsa.
MANAJEMEN PENDIDIKAN SENI DI ERA DIGITAL: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN ABAD 21 Siti Fatmasari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9116

Abstract

Di tengah pesatnya laju digitalisasi, bidang pendidikan, termasuk pendidikan seni, telah mengalami transformasi yang signifikan. Meskipun seni telah lama dikenal sebagai wahana untuk mengekspresikan diri dan berkreasi, perannya dalam mempersiapkan siswa untuk masa depan menjadi semakin menonjol. Akan tetapi, mengelola program pendidikan seni di era digital menghadirkan tantangan yang unik. Tantangan tersebut meliputi keterbatasan akses terhadap teknologi, pelatihan guru yang tidak memadai, dan perubahan kurikulum yang cepat. Studi kualitatif ini menggunakan tinjauan pustaka untuk mengeksplorasi landasan teori manajemen pendidikan seni di era digital, dengan fokus pada tantangan dan peluang untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21. Dengan mengkaji literatur yang relevan, makalah ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bagaimana teknologi digital dapat meningkatkan pendidikan seni, mengidentifikasi peluang yang muncul, dan mengusulkan strategi untuk mengoptimalkan pembelajaran seni di era digital.
PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN SENI TARI DILIHAT DARI PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN Fitriana Eka Putri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9118

Abstract

Aplikasi TikTok telah menjadi platform yang populer di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran dalam pendidikan seni tari dengan pendekatan manajemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk menganalisis berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa TikTok dapat menjadi alat inovatif untuk pembelajaran seni tari, dengan memanfaatkan fitur kreatif dan interaktifnya. Namun, implementasi efektif memerlukan strategi manajemen pendidikan yang tepat untuk memastikan keberhasilan integrasinya dalam proses pembelajaran. Dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur, TikTok dapat berkontribusi pada pengembangan keterampilan seni tari sekaligus meningkatkan keterlibatan siswa.
PENGARUH STRATEGI JOYFUL LEARNING MELALUI SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Nabila Fauziah; Nanda Saridewi; Aini Nadhokhotani Herpi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9124

Abstract

Buffer solution is one of the chemical materials that is complex and uses a lot of numerical calculations. Low student learning outcomes in learning are caused by many factors. One of them is the failure of the teacher in creating fun learning for students, teachers must be able to create a learning atmosphere that can encourage students to actively learn. Therefore, it is necessary to apply joyful learning strategies through snowball throwing to improve learning outcomes. The purpose of this study was to determine the effect of joyful learning strategies through snowball throwing on student learning outcomes on buffer solution material. The research method used was quasi experiment. The research design used was nonequivalent control group design. The samples in this study were XI MIPA 2 class totaling 35 students and XI MIPA 3 class totaling 35 students. The research instrument used was a multiple choice test question to see student learning outcomes. Data were analyzed using SPSS. The results of the Mann-Whitney hypothesis test showed a significance value of 0.000 < the significant level of 0.05 which states that Ha is accepted so it can be concluded that the use of Joyful Learning strategies through Snowball Throwing has an effect on student learning outcomes on buffer solution material.
STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI UNTUK OPTIMALISASI KURIKULUM DIGITAL Subhan Widiansyah; Vhia Aulia Salsabilla; Maysha Octavia; Dalfah Aulia Nisa; Fauriza Akbar Fadillah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9133

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan merupakan kebutuhan mendesak seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi efektif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran berbasis kurikulum digital. Meskipun Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 menekankan pentingnya penggunaan TIK dalam pendidikan, hanya sekitar 10%-15% dari 2,7 juta guru di Indonesia yang secara aktif mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Penelitian ini mengkaji berbagai tantangan yang dihadapi guru, seperti kurangnya pelatihan, akses terbatas terhadap sumber daya digital, serta kurangnya pemahaman tentang metode pembelajaran inovatif. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan survei terhadap guru di berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan kompetensi guru harus mencakup pelatihan berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan, pengembangan komunitas belajar untuk berbagi praktik terbaik, serta penyediaan sumber daya digital yang memadai. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan penyedia teknologi sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Dengan menerapkan strategi ini, guru diharapkan dapat lebih efektif mengimplementasikan kurikulum digital, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperkuat interaksi siswa dengan materi pelajaran. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan program yang mendukung transformasi pendidikan menuju era digital yang lebih inklusif dan berdaya saing.
MENGGUGAT KREATOR DIGITAL: TINJAUAN TERHADAP ETIKA DALAM IMPLEMENTASI SENI DIGITAL Vienona Habibah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i6.9146

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempersoalkan kreator digital sebagai pencipta konten yang dewasa ini justru menghadirkan konten yang merusak otak, mematikan kepakaran, dan dampak dari konsumsi konten berlebihan yang memiliki pengaruh buruk lainnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mengadirkan data-data kualitatif yang disusun secara deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada etika pragmatik dari John Dewey. Hasil yang didapat dari penelitian ini memaparkan bahwa konsep etika dari John Dewey dapat dijadikan acuan untuk mengalibrasikan diri dalam membentuk suatu tontonan yang menarik, bekwalitas, dan memiliki mutu tinggi.
TANTANGAN DAN ETIKA DALAM IMPLEMENTASI SENI DIGITAL: IMPLIKASI BAGI BIDANG PENDIDIKAN SENI Berthanica Yohana
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i6.9147

Abstract

Seni digital telah berkembang pesat di era digitalisasi, menjadi bentuk ekspresi yang penting dalam pendidikan seni. Namun, pertumbuhan ini juga menghadirkan tantangan dan isu etika yang signifikan. Artikel ini mengidentifikasi tantangan utama, termasuk aksesibilitas teknologi, hak cipta, dan plagiarisme, yang sering dihadapi pendidik seni, terutama di daerah kurang berkembang. Selain itu, isu etika seperti representasi dan stereotip serta tanggung jawab sosial pendidik seni juga dibahas. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan teknik observasi pustaka untuk mengeksplorasi berbagai aspek yang mempengaruhi praktik seni digital. Hasil penelitian menunjukkan perlunya kesadaran kritis terhadap representasi dalam karya seni serta pentingnya praktik etis dalam penggunaan data. Pendidikan dan regulasi yang jelas juga disarankan untuk mendukung perkembangan seni digital yang inovatif dan bertanggung jawab.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue