cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,595 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN PERPUSTAKAAN BERBASIS CLOUD COMPUTING Irjus Indrawan; Sri Wijayanti; Putri Mailani; Ardiansyah Maulana
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i4.9005

Abstract

Pengembangan sistem manajemen perpustakaan berbasis cloud computing bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perpustakaan modern. Sistem ini memanfaatkan teknologi cloud computing untuk menyediakan akses yang lebih luas dan fleksibel, serta mengurangi biaya operasional dan infrastruktur. Dengan menggunakan cloud computing, perpustakaan dapat menyimpan, mengelola, dan memproses data dalam jumlah besar secara aman dan terpusat. Pengguna, baik staf perpustakaan maupun pemustaka, dapat mengakses layanan perpustakaan kapan saja dan di mana saja melalui perangkat yang terhubung dengan internet. Fitur-fitur utama yang disediakan meliputi katalog online, manajemen peminjaman dan pengembalian, sistem reservasi, dan pelaporan statistik. Implementasi sistem ini juga dilengkapi dengan mekanisme keamanan data yang kuat untuk melindungi informasi sensitif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem manajemen perpustakaan berbasis cloud computing mampu meningkatkan kinerja operasional perpustakaan, mempermudah akses informasi bagi pengguna, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.
KONTRIBUSI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 8 DALAM PENINGKATAN LITERASI DAN NUMERASI DI SD NEGERI 140/IV KOTA JAMBI Shanata Pratiwi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i4.9006

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan pembangunan bangsa. Program Kampus Mengajar Angkatan 8 di SD Negeri 140/IV Kota Jambi bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi siswa di tengah keterbatasan fasilitas. Berdasarkan observasi awal, ditemukan berbagai tantangan, seperti rendahnya minat baca dan keterbatasan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Program ini melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan interaktif. Beberapa program yang dilaksanakan meliputi Pojok Baca, Restorasi Perpustakaan, penggunaan teknologi melalui aplikasi seperti Quizizz, serta kegiatan berbasis permainan seperti Treasure Hunt Literasi dan Battle Game Numerasi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan minat baca siswa, keterlibatan mereka dalam pembelajaran, serta pemahaman mereka terhadap konsep-konsep matematika dasar. Program ini juga menunjukkan pentingnya peran kolaboratif dalam memperbaiki kualitas pendidikan di daerah yang membutuhkan perhatian lebih.
Pendidikan Seni dalam Tinjauan Manajemen SDM: Meningkatkan Apresiasi Melalui Platform Social Media Farhan Apriadhi Ghazaly
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i4.9007

Abstract

Manajemen sumber daya manusia (SDM) memainkan peran krusial dalam pengelolaan pendidikan seni, baik dalam meningkatkan kualitas pengajaran maupun dalam pengembangan karakter dan kreativitas peserta didik. Pendidikan seni tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga memperkaya kehidupan peserta didik dengan nilai-nilai emosional, sosial, dan budaya. Dalam konteks ini, manajemen SDM berperan penting dalam memastikan pengelolaan pendidik dan sumber daya yang ada berjalan dengan efektif dan efisien. Selain itu, penggunaan media sosial dalam pembelajaran apresiasi seni memberikan peluang besar untuk memperkenalkan seni kepada audiens yang lebih luas. Platform media sosial seperti Instagram, YouTube, dan TikTok memungkinkan pembelajaran seni yang lebih interaktif dan dinamis, yang dapat memperkaya wawasan pelajar dan masyarakat mengenai seni. Melalui pembelajaran daring yang berbasis media sosial, peserta didik dapat mengakses berbagai sumber daya seni dan berkolaborasi dalam diskusi yang memperkaya pemahaman mereka tentang seni. Namun, penting untuk melakukan kurasi informasi yang tepat agar siswa memperoleh pengetahuan yang valid dan bermakna. Keseluruhan, manajemen SDM yang baik dalam pendidikan seni, dipadukan dengan pemanfaatan media sosial, berpotensi besar dalam meningkatkan apresiasi seni di kalangan peserta didik dan masyarakat luas, serta memastikan bahwa seni tetap relevan dengan perkembangan zaman.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME EDUCAPLAY DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN SKI Alya Fitriani; Jasiah, Jasiah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i4.9008

Abstract

This study aims to determine the utilization of Educaplay game-based learning media in increasing student learning motivation in SKI learning. The research method used is a type of Research & Development research or development research that aims to create a product and test the effectiveness of the product. The adapted development method is the Dick & Carey method which consists of 10 steps, but the author only applies 9 steps because it adapts to the needs.
PENERAPAN TEORI BELAJAR HUMANISTIK DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPS DI SD Kamila, Arizkia Dwi; Fiqriah, Azizah; Azmi, Fariha; Marini, Arita; Yunus, Mahmud
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i4.9012

Abstract

Humanistic theory views learning as an activity of the whole human person involving intellectual and emotional aspects. Learning with humanistic theory focuses more on the learners themselves where they become the main character in the learning process. This research is motivated by our curiosity about how the application of humanistic theory to improve student learning achievement in elementary social studies learning. The objective to be achieved in the research is to review the relevant literature on how the application of humanistic theory in social studies learning in elementary school. The method used in this research is literature study. Literature study was chosen because it provides a comprehensive overview of previous results related to the topic discussed. Data collection techniques are done using documentation techniques by collecting data sourced from books and articles. Teori humanistik memandang belajar sebagai kegiatan dari keseluruhan pribadi manusia yang melibatkan aspek intelektual dan emosional. Pembelajaran dengan teori humanistik lebih berfokus kepada peserta didik itu sendiri dimana mereka menjadi tokoh utama dalam proses belajarnya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keingintahuan kami tentang bagaimana penerapan teori humanistik terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada pembelajaran IPS SD. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian adalah untuk mengkaji literatur yang relevan tentang bagaimana penerapan teori humanistik dalam pembelajaran IPS di SD. Metode yang digunakan dalam penelitian kali ini yaitu studi pustaka. Dipilihnya studi pustaka karena memberikan gambaran komprehensif mengenai hasil-hasil terdahulu terkait topik yang dibahas. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik dokumentasi dengan mengumpulkan data-data yang bersumber dari buku dan artikel.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI SOSIAL DALAM IPS Karlika, Merti; Sofyan, Salma Raihana; Jannah, Zikri Fitratul; Marini , Arita; Yunus, Mahmud
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i4.9020

Abstract

This article aims to analyze the influence of the Social Inquiry learning model on improving elementary students' critical thinking skills in social studies subjects. The method used is literature study, with data obtained from books, scientific journals and articles published on Google Scholar. The results of the analysis show that the Social Inquiry learning model has great potential in improving students' critical thinking skills. This model encourages students to be actively involved in the learning process through inquiry, exploration, and data collection to find answers to their own questions. Social Inquiry helps students develop analytical, evaluation, problem solving, communication and learning motivation skills. Social studies learning aims to solve problems in everyday life which can foster students' critical thinking skills, so that students can apply them to everyday life. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Inkuiri Sosial terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa SD dalam mata pelajaran IPS. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, dengan data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang dipublikasikan di Google Scholar. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran Inkuiri Sosial memiliki potensi besar dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Model ini mendorong siswa untuk aktif terlibat dalam proses belajar melalui penyelidikan, eksplorasi, dan pengumpulan data untuk menemukan jawaban atas pertanyaan mereka sendiri. Inkuiri Sosial membantu siswa mengembangkan kemampuan analisis, evaluasi, pemecahan masalah, komunikasi, dan motivasi belajar. Pembelajaran IPS bertujuan memecahkan suatu permasalahan pada kehidupan sehari-hari yang dapat menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa, sehingga siswa dapat mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-hari.
PERAN GURU DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI TOLERANSI DALAM PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR Rifqy Ali Alfauzan; Refi Sofiana; Rofi’ah Putri Kusumastuti; Nurul Wahidah; Deni Zein Tarsidi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i4.9023

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan perlu untuk diajarkan kepada siswa sejak usia sekolah dasar. Hal Ini bermanfaat untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, rasa bela negara, kesadaran sebagai warga negara yang taat hukum dan menanamkan toleransi. Toleransi adalah sikap dan tindakan yang menghormati perbedaan dalam budaya, keyakinan, pandangan, dan kebiasaan orang lain tanpa memaksakan pendapat mereka. Penelitian ini berfokus pada peran guru dalam menanamkan nilai-nilai toleransi pada peserta didik dan membahas strategi, tantangan, dan solusi untuk masalah tersebut. Penelitian dilakukan dengan menekankan pentingnya sikap toleransi di tengah keragaman sosial, budaya, dan agama. Sikap toleransi sering menjadi sumber konflik jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V salah satu SD di Surakarta dan menggunakan studi kasus kualitatif. Dengan subjek penelitian, wali kelas dan 27 peserta didik, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi. Pendidik melakukan ini dengan membangun pengetahuan tentang toleransi, pembiasaan sikap, menjadi teladan, melakukan diskusi kelompok, dan melibatkan orang tua ataupun komunitas. Tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman peserta didik tentang keberagaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan yang dirancang dengan baik dan berkolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dapat menanamkan nilai-nilai toleransi. Penelitian ini juga menunjukkan peran penting pendidik dalam membentuk generasi yang toleran dan menjadi bagian penting dari pembentukan masyarakat yang damai dan harmonis di tengah keragaman.
PENGEMBANGAN PESANTREN MELALUI ANALISIS SWOT: TANTANGAN DAN PELUANG DI ERA VUCAH Tansah, Lala; Basri, Hasan; Suhartin, Andewii
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9034

Abstract

This study aims to analyze the development of Islamic boarding schools (pesantren) in Indonesia using the SWOT analysis approach. Considering the ever-changing educational context, especially in the VUCAH era (Volatile, Uncertain, Complex, Ambiguous, Hyper-Connectivity), this research explores the strengths, weaknesses, opportunities, and threats faced by pesantren in their efforts to improve educational quality and relevance. This study adopts a qualitative approach to gain an in-depth understanding of the internal and external dynamics encountered by pesantren, as well as how they formulate development strategies in response to the challenges and opportunities present. The analysis reveals that pesantren possess strengths such as a strong tradition of education and community support but also face weaknesses related to access to modern resources. Opportunities for integrating information technology and threats from formal educational institutions represent challenges that need to be addressed. Based on these findings, development recommendations include curriculum innovation, capacity building for educators, and promoting a positive image of pesantren. With these steps, pesantren are expected to prepare students (santri) to face future challenges and contribute to character education in Indonesia. Keywords: Pesantren development, SWOT analysis, Islamic education, VUCAH, curriculum innovation, education quality.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR MELALUI METODE PBL (PROBLEM BASED LEARNING) PADA SISWA KELAS VII MTS DARUL ULUM BUDI AGUNG Fatimah Azzahra Dalimunthe; Syarifah Widya Ulfa
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur pada siswa kelas VII MTs Darul Ulum Budi Agung melalui penerapan metode Problem Based Learning (PBL). Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks prosedur yang ditunjukkan dengan kesulitan dalam menyusun langkah-langkah secara sistematis dan penggunaan bahasa yang kurang tepat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Peningkatan ini dicapai melalui implementasi PBL yang mendorong siswa untuk aktif memecahkan masalah nyata dalam pembelajaran, juga meningkatkan keterampilan menulis secara sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII MTs Darul Ulum Budi Agung.
REVITALISASI KESADARAN KECAKAPAN MULTIKULTURAL DALAM PENDIDIKAN SENI: STUDI KASUS PELESTARIAN BUDAYA ANGKLUNG DI KALANGAN SISWA JAKARTA Gusti Laskar Ferdiansyah Simatupang
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9059

Abstract

Pendidikan seni memiliki potensi besar dalam melestarikan budaya lokal dan meningkatkan kesadaran multikultural di kalangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya revitalisasi kesadaran multikultural melalui pendidikan seni, dengan fokus pada pelestarian seni tradisional angklung di kalangan siswa Jakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angklung tidak hanya menjadi alat musik tradisional tetapi juga simbol nilai-nilai gotong royong, kerja sama, dan harmoni. Meskipun memiliki nilai budaya tinggi, seni tradisional seperti angklung menghadapi tantangan dari dominasi budaya populer, kurikulum yang tidak inklusif, dan kurangnya pemanfaatan teknologi. Kesimpulan menunjukkan bahwa pendidikan seni berbasis multikultural melalui angklung dapat menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran budaya siswa. Dengan pendekatan inklusif, pemanfaatan teknologi, dan pelatihan guru yang memadai, pembelajaran seni tradisional dapat menjadi lebih relevan dan menarik. Studi ini merekomendasikan integrasi seni tradisional ke dalam kurikulum sebagai bagian penting pendidikan untuk melestarikan warisan budaya sekaligus membangun identitas multikultural generasi muda.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue