cover
Contact Name
Sanubari Rela Tobat
Contact Email
scientificj.id@gmail.com
Phone
+6281277167619
Journal Mail Official
scientific.journal@scientic.id
Editorial Address
Khatib Sulaiman Alai Parak Kopi Padang Utara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JURABDIKES)
ISSN : -     EISSN : 30257700     DOI : https://doi.org/10.56260/jurabdikes.v1i2.106
Core Subject : Humanities, Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan(JURABDIKES) published twice a year the first issue will be published in June 2023. This journal discusses the topic of Community Service. This journal contains writings raised from the results of community service, especially in the fields of health and medicine as an effort to improve the academic atmosphere, as publications as a result of the dedication of lecturers, students, practitioners and the general public. Editors welcome contributions in the form of articles from lecturers and health experts for publication in this journal. Manuscripts submitted must be original and have never been published in other media
Articles 45 Documents
Edukasi Pengelolaan Keselamatan Kerja Nelayan dengan Media Brosur di Kecamatan Bungus Kota Padang Akbar, Resti Rahmadika; Maribeth, Annisa Lidra; Hariyani, Insil Pendri; Anissa, Mutiara; Rifki, Muhammad; Lathifa, Ananda; Mailinda; Asmi, Atika Karina
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.232

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan  dan kesehatan kerja adalah suatu kegiatan untuk menciptakan  lingkungan  kerja yang  aman, nyaman  dan  cara  peningkatan  serta pemeliharaan  kesehatan  tenaga  kerja  baik jasmani, rohani dan sosial. Keselamatan dan kesehatan  kerja  secara  khusus  bertujuan untuk  mencegah  atau  mengurangi kecelakaan  dan  akibatnya,  dan  untuk mengamankan  kapal,  peralatan  kerja,  dan produk  hasil  tangkapan.  Komponen terpenting dalam menjaga keselamatan jiwa dan  keselamatan  peralatan  kerja  adalah pengetahuan  tentang  penggunaan perlengkapan keselamatan kerja  bagi awak kapal, utamanya adalah  awak kapal bagian mesin.  Penggunaan  alat  perlengkapan keselamatan  kerja  ini telah  di  standarisasi baik secara nasional  maupun internasional, sehingga  wajb  digunakan  ketika  akan melaksanakan  kegiatan  kerja  utamanya adalah  kegiatan  kerja  di  ruang  mesin. Tujuan: Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat nelayan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja. Metode: Kegiatan dimulai dari persiapan materi edukasi, membuat brosur dan melaksanakan kegiatan edukasi. Setelah pemberian materi edukasi, responden diminta untuk mengisi survei. Hasil: Hasil pemahaman dari responden cukup baik. Kesimpulan: Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini, pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja nelayan sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan cedera, serta menjaga kesejahteraan nelayan.
Penyuluhan dan Skrining Tuberkulosis pada Anak di Panti Asuhan Ashabil Rayan Zeffira, Laura; Handayani, Kurnia Maidarmi; Eldrian, Febianne; Amonica, Mutiara
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.235

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global. Penyakit ini dapat ditemukan di semua usia termasuk anak. Indonesia menduduki peringkat kedua kasus TB terbanyak di dunia dengan perkiraan  1.060.000 kasus TB, dan sebanyak 110.881 kasus anak usia < 15 th pada tahun 2022. Kegiatan skrining sangat berguna untuk mendeteksi kasus TB secara dini serta mengurangi masalah penularan infeksi TB. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mendeteksi penularan TB anak terutama di wilayah panti asuhan Ashabil Rayan dengan sasaran seluruh anak yang bertempat tinggal di panti asuhan ashabil rayan dengan usia 5-14 tahun. Mengingat tingginya resiko penularan TB pada anak di asrama,  maka dilakukanlah penyuluhan serta skrining TB pada anak di wilayah panti asuhan Ashabil Rayan agar penyakit tuberkulosis dapat terdeteksi dan teratasi sejak dini.
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Mental Menggunakan Media Power Point terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa di SMK Negeri 3 Kota Madiun Ratnawati, Riska; Kusumaningrum, Fannesa Maya Kusumaningrum; Permatasari, Adinda Wahyu; Radjab, Nusaibah; Dewantara, Kurnia Dava
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.237

Abstract

Tujuan dari proyek layanan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran. siswa SMK mengenai kesehatan mental melalui penyuluhan tatap muka. Pendekatan ini terdiri dari tiga langkah: perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian menggunakan tes pra dan pasca. Dengan skor rata-rata tes pra 8,15 yang meningkat menjadi 9,3 pada tes pasca, hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan siswa. Sebanyak 55% siswa mencapai kategori "baik" pada post-test dibandingkan 15% sebelumnya. Penyampaian materi menggunakan PowerPoint dengan visual menarik dan interaksi langsung terbukti efektif. Namun, kejenuhan dan ketergantungan pada pemateri menjadi tantangan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan mental berbasis media interaktif dapat direplikasi di sekolah lain untuk meningkatkan kesadaran remaja. 
Frekuensi Jenis Kenakalan Remaja di Kelas XI-B SMA Negeri 6 Kota Madiun: Studi Kuesioner Ratnawati, Riska; Al Majid, Angela Yoke; Saputra, David Wahyu; Aryani, Farra Mei; Sholihah, Hidayatul Mar’atush
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.238

Abstract

Studi ini meneliti prevalensi dan jenis kenakalan remaja di kelas XI-B SMA Negeri 6 Kota Madiun melalui kuesioner yang dijawab oleh 20 siswa (14 perempuan, 6 laki-laki).  Hasil menunjukkan bahwa keluyuran hingga larut malam merupakan kenakalan yang paling sering dilaporkan (11 siswa, 6 perempuan),  dengan membolos sekolah, merokok, dan cyberbullying sebagai perilaku yang paling sering diamati oleh seluruh siswa.  Empat siswa melaporkan melakukan dan mengamati keluyuran larut malam.  Temuan ini memberikan gambaran komprehensif tentang kenakalan remaja di sekolah tersebut dan menyoroti perbedaan jenis dan frekuensi kenakalan antara siswa perempuan dan laki-laki
Pengaruh Sosialisasi Kesehatan Mental Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Kelas XI Multimedia di SMK Negeri 1 Bendo, Kabupaten Magetan Ratnawati, Riska; Nurmala, Armadlani; Alya, Davina; Ramadhani, Jatayu Nur; Ningrum, Puspita Cahya; Albiyona, Rozaq Dwi
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.239

Abstract

Remaja sangat rentan terhadap masalah kesehatan mental karena faktor internal dan lingkungan. Inisiatif berbasis sekolah untuk mempromosikan kesehatan mental sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak di usia muda. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan bagaimana sosialisasi promosi kesehatan memengaruhi pengembangan pengetahuan siswa multimedia di kelas XI di SMK Negeri 1 Bendo. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental yang mencakup satu tes awal dan satu tes akhir. Tiga puluh siswa mengikuti pra-tes, dan dua puluh tujuh siswa mengikuti pasca-tes, sehingga mereka menjadi subjek penelitian. Ceramah interaktif digunakan untuk melaksanakan kegiatan pada tanggal 21 Mei 2025. Sepuluh pertanyaan pilihan ganda digunakan sebagai alat untuk menilai pemahaman siswa tentang faktor risiko, teknik manajemen stres, dan konsep kesehatan mental mendasar. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 9,43 (pre-test) menjadi 9,81 (post-test). Jumlah siswa yang memperoleh nilai sempurna meningkat dari 17 menjadi 23 siswa. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi promosi kesehatan mental berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan siswa
Penyuluhan Kesehatan dalam Rangka Hari Ginjal Sedunia Tahun 2025 "Deteksi Dini, Menjaga Kesehatan Ginjal" Fitraneti, Elvi; Dewi, Lidia; Hutaperi, Boy Hutaperi; Jamil, Abdul Raziq; Hadi, Jon
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.261

Abstract

Hari Ginjal Sedunia tahun 2025 mengusung tema “Deteksi Dini, Menjaga Kesehatan Ginjal” yang menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ginjal serta pencegahan penyakit ginjal kronis (PGK). Program penyuluhan kesehatan ini bertujuan memberikan informasi yang tepat mengenai faktor risiko, tanda awal, serta langkah pencegahan gangguan ginjal melalui ceramah, diskusi interaktif, dan pemeriksaan kesehatan. Sasaran kegiatan adalah masyarakat umum, khususnya kelompok berisiko tinggi seperti lansia, penderita hipertensi, diabetes, maupun individu dengan riwayat keluarga penyakit ginjal. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta pembagian media edukasi untuk meningkatkan pemahaman dan mendorong perubahan gaya hidup sehat. Melalui deteksi dini dan tindakan pencegahan, diharapkan angka kejadian PGK dapat ditekan, hasil pengobatan ditingkatkan, dan kualitas hidup tetap terjaga. Kegiatan ini menegaskan peran penyuluhan kesehatan sebagai upaya preventif sekaligus langkah nyata dalam mendukung gerakan global menjaga kesehatan ginjal.
Penyuluhan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Kegiatan Car Free Day Tematik Asril, Asrizal; Nikmawati, Sari; Hondrizal; Dewi, Lidia; Hiddayaturrahmi
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.262

Abstract

Kegiatan Car Free Day (CFD) Tematik menjadi salah satu wadah strategis dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat. Melalui kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan informasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat serta melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan obesitas. Metode kegiatan meliputi ceramah kesehatan, diskusi interaktif, serta pemeriksaan kesehatan sederhana (tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh). Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, dengan banyak peserta yang menyatakan pengetahuan mereka tentang pola hidup sehat meningkat. Selain itu, sejumlah peserta teridentifikasi memiliki faktor risiko penyakit kronis dan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan ke fasilitas kesehatan. Kegiatan ini menegaskan bahwa penyuluhan disertai pemeriksaan kesehatan gratis di ruang publik mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dirinya, serta menjadi langkah preventif dalam menurunkan angka penyakit tidak menular di masyarakat.
Penyuluhan Kesehatan dalam Ceramah Kesehatan dan Dialog Interaktif "Makanan Halal" Munandar, Irsal; Sari, Jenny Tri Yuspita; Elfahmi
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.263

Abstract

Penyuluhan kesehatan dengan tema “Makanan Halal” merupakan salah satu upaya edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya memilih dan mengonsumsi makanan yang terjamin kehalalannya, baik dari sisi kesehatan maupun aspek syariat Islam. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah kesehatan dan dialog interaktif sehingga peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga dapat berdiskusi secara langsung mengenai isu-isu seputar makanan halal di kehidupan sehari-hari. Materi penyuluhan mencakup definisi makanan halal, kriteria dan standar kehalalan, dampak konsumsi makanan tidak halal terhadap kesehatan, serta pentingnya memperhatikan label halal pada produk pangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya kesadaran dalam memilih makanan halal dan sehat, serta tumbuhnya motivasi untuk lebih selektif dalam pola konsumsi. Kegiatan ini membuktikan bahwa metode ceramah dan dialog interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta mendorong perubahan perilaku masyarakat terkait konsumsi makanan halal
Deteksi Dini Faktor Risiko Kanker Serviks berbasis Data Klinis Pasien di RSUP. Dr. M.Djamil Padang Oktora, Meta Zulyati; Anggraini, Debie; Dewi , Nadia Purnama
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.269

Abstract

Latar Belakang : Kanker serviks merupakan salah satu kanker terbanyak pada perempuan di Indonesia dan sering terdiagnosis pada stadium lanjut. Deteksi dini dan edukasi faktor risiko sangat penting dalam menurunkan angka kejadian dan mortalitas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kanker serviks pada wanita usia subur berbasis data klinis pasien serta mengintegrasikannya dalam kegiatan edukasi masyarakat. Metode: Kegiatan dilaksanakan di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada September 2020–April 2021 dengan desain deskriptif analitik cross sectional. Populasi penelitian adalah 70 pasien kanker serviks yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan meliputi usia menikah, jumlah paritas, serta lama penggunaan kontrasepsi hormonal. Kegiatan pengabdian meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, distribusi leaflet, dan informasi mengenai skrining deteksi dini (Pap smear/IVA). Hasil: Sebanyak 42,9% pasien menikah pada usia <20 tahun, dan 80% pasien adalah multipara. Lama penggunaan kontrasepsi hormonal terbanyak <5 tahun (55,7%) dengan jenis terbanyak kontrasepsi suntik (62,9%). Sebagian besar pasien terdiagnosis pada stadium lanjut: stadium III (47,1%) dan stadium II (30%). Edukasi melalui penyuluhan dan distribusi media informasi berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai faktor risiko dan pentingnya deteksi dini. Kesimpulan: Faktor risiko yang dominan pada pasien kanker serviks adalah usia menikah muda, multiparitas, serta penggunaan kontrasepsi hormonal jangka panjang. Edukasi kesehatan berbasis data klinis pasien efektif meningkatkan kesadaran wanita usia subur terhadap pencegahan dan deteksi dini kanker serviks.
Deteksi dan Edukasi Dismenore sebagai Masalah Kesehatan Reproduksi pada Mahasiswi Kedokteran Universitas Baiturrahmah Oktora, Meta Zulyati; Reza, Tia; Naufal Cahyadi, Ghiffari; Hafani; Puteriyani, Nila
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.270

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami wanita usia reproduktif, termasuk mahasiswi. Kondisi ini berdampak signifikan pada aktivitas akademik dan kualitas hidup, namun masih sering dianggap sebagai keluhan normal yang kurang mendapat perhatian. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi kejadian dismenore pada mahasiswi kedokteran serta memberikan edukasi kesehatan reproduksi mengenai pencegahan dan penatalaksanaannya. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Desember 2023–Januari 2024 di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Desain kegiatan adalah observasional kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi terjangkau adalah seluruh mahasiswi kedokteran (n = 52) yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terkait derajat dismenore dan dampaknya terhadap aktivitas belajar. Kegiatan pengabdian meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, dan distribusi leaflet. Hasil: Sebagian besar responden mengalami dismenore sedang (51,9%). Sebanyak 59,6% melaporkan aktivitas belajar terganggu akibat dismenore. Analisis menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kejadian dismenore dan gangguan aktivitas belajar (p = 0,001). Edukasi yang diberikan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai manajemen mandiri dismenore, baik farmakologis maupun nonfarmakologis. Kesimpulan: Dismenore sedang merupakan keluhan terbanyak pada mahasiswi kedokteran dan berhubungan signifikan dengan terganggunya aktivitas belajar. Edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif dalam