cover
Contact Name
Hasriani
Contact Email
mediasi341@gmail.com
Phone
+6285696685341
Journal Mail Official
mediasi341@gmail.com
Editorial Address
Jalan Muhajirin, Makassar, Sulawesi-Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan)
ISSN : 29857309     EISSN : 29857309     DOI : -
Core Subject : Education,
INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education and Teaching. Scopes INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan includes research papers from researchers, academics, and practitioners. In particular, papers which consider the following general topics are invited: Teaching and Learning in Education Educationcal Technology Curriculum Development Material Development Education Professionalism Education Curriculum Education in 5.0 era E-Learning in Education Character building. Special Needs Education. Global Issues in Education. Technical and Vocational Education. Language and Literature Education. Social Sciences Education. Education Management. Sports Science and Physical Education. Learning Models and Strategies Other Fields in Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 325 Documents
KRITIK SOSIAL DALAM NASKAH SSST UPS KARYA BODE RISWANDI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SEKOLAH Aulia Gita Ayuningtyas; Milla Amellia; Yulia Awalliyah; Fitri Nurrochmah; Elfara Zahra Pramono; Adita Widara Putra
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berisi tentang kritik sosial dalam naskah drama Ssst Ups karya Bode Riswandi melalui kajian sosiologi sastra dan pemanfaatannya sebagi bahan ajar sastra di sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitan kualitatif, dengan menggunakan metode deskriftif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, simak, catat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah naskah drama Ssst Ups ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan sastra di sekolah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa naskah drama Ssst Ups dapat dijadikan sebagaibahan ajar di SMA karena berisi nilai moral yang dapat dapat diambil sebagai pelajaran untuk remaja atau generasi muda. Pemanfaatan naskah drama Ssst Ups karya Bode Riswandi sebagai bahan ajar ini, dapat mengembangkan keterampilan bahasa, keterampilan sosial, serta kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis. Pemanfaatan naskah drama ini dapat berupa pementasan drama, atau mengaitkan isu dalam naskah dengan mata pembelajaaran lain seperti mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraa, ataupun Ilmu Pengetahuan Sosial.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP KERJASAMA SISWA KELAS IV DI UPT SD NEGERI 12 BIRAENG KABUPATEN PANGKEP Nurhikmah H; Syamsul Bachri Thalib; Ahmad Syawaluddin
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan mengetahui adanya pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap pembentukan sikap kerja sama siswa di Kelas IV UPT SD Negeri 12 Biraeng Kabupaten Pangkep. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kuantitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan angket. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa Kelas IV di UPT SD Negeri 12 Biraeng Kabupaten Pangkep yang berjumlah 49 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah gambaran sebelum penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dimana menunjukkan kategori rendah dan setelah penerapan model pembelajaran inkuiri menunjukkan kategori sangat tinggi dan sikap kerjasama dapat digambarkan pada hasil angket yang diperoleh yaitu pada pretest mendapatkan nilai tinggi sedangkan pada posttest mendapatkan nilai tinggi serta penerapan model pembelajaran inkuiri berpengaruh secara signifikan terhadap pembentukan kerja sama siswa khususnya di Kelas IV UPT SD Negeri 12 Biraeng kabupaten Pangkep.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI KARTUN DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PABATTA UMMI Andriani Sahari Putri; Hakim Naba; Riskal Fitri
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan perkembangan kemampuan motorik halus anak, untuk mengetahui Bagaimana Penggunaan Vidio Animasi Kartun dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak usia 5-6 tahun di TK Pabhatta Ummi, dan mendeskripsikan peran guru atas perkembangan kemampuan motorik halus Anak serta mengetahui cara menstimulasi anak didiknya terhadap pembelajaran di sekolah.Penelitian ini merupakan penelitian metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara objektif. Dengan subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di TK Pabatta Ummi Makassar yang terdiri dari 15 orang anak. Penelitian ini Menggunakan Teknik pengumpulan data melalui observasi yang dilakukan pada anak dan guru, wawancara kepada guru dan dokumentasi. Hasil penelitian, berdasarkan hasil observasi bahwa kemampuan motoric halus anak melalui penggunaan video animasi kartun yaitu meliputi semua indikator (menggambar sesuai agagasan, meniru bentuk, melakukan eksplorasi sesuai dengan berbagai media dan kegiatan menggunakan alat tulis dan alat makan dengan benar) tercapaian perkembangan kemampuan motorik halus anak Berkembang Sesuai Harapan (BSH)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI 27 MARUALA BARRU Novi Auliah; Riskal Fitri; Nasarudin
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan mengenal warna anak di TK Aisyiyah Cabang Tallo Makassar tergolong rendah, ini disebabkan proses dalam mengenal warna tidak bermakna bagi anak, guru lebih cenderung menunjukkan warna dengan menggunakan metode ceramah, dan kurangnya variasi metode yang digunakan guru dalam pembelajaran mengenal warna, maka mendorong pendidik mengembangkannya melalui metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan metode pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada anak untuk memiliki pengalaman melakukan suatu proses percobaan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuam mengenal warna melalui metode eksperimen pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bersifat kolaboratif yaitu peneliti bekerjasama dengan guru kelas dalam pelaksanaan penelitian subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun (Kelompok B) yang terdiri dari 7 anak laki- laki dan 8 orang anak perempuan serta satu guru. Metode pengunpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi (check list). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal warna dapat meningkat dengan metode eksperimen. Adapun proses pembelajarannya anak diberi kesempatan untuk melakukan percobaan tentang warna yang bersifat sederhana dan menarik untuk anak. Hasil penelitian meningkat secara bertahap, hal ini dapat dilihat dari data hasil observasi pada pratindakan, siklus I dan siklus II. Rata-rata perolehan persentase pada pratindakan yaitu 41,66% meningkat di siklus I dengan persentase sebesar 58,13% dan meningkat mencapai 84,06% pada siklus II.
MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI PADA ANAK USIA 5 TAHUN MELALUI BERMAIN PERAN DI TK / RA PRATIWI MAKASSAR Maya Sidi; Endang Ruswiyani; Jusmaniar
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkat kepercayaan diri pada anak usia dini melalui Metode bermain peran .Di Tk/RA Pratiwi kota Makassar di mana anak dapat melakukan l kegitan bermain peran dengan kegitan berdagang ( sayur-sayuran), antara kelompok A dan B di mana anak di perangkan sebagai penjual dan pembeli.Jenis penelitian yang di gunakan berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan mengunakan produser (1). Permaslah (2) Perencanan (3) pelaksanan, (4). Pengamatan , dan (Refleksi).Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa nilai kepercayan diri anak ulsia 5 tahuln TK / RA Pratiwi Makassar mengalami peningkatan Kepercyan diri dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil penelitian, setelah diterapkan kegiatan pembelajaran melaluli metode bermain peran yang dilakukan secara berulang-ulang pada siklus I dan siklus II sehinga hasilnya dapat meningkat Kepercyan diri pada anak usia 5 tahun tersebut anak mampu mengatahui kepercayan dirinya melalui metode bermain peran, dengan rasa tangung jawab yang tinggi, dan mencoba hal baru. Selain itu, guru juga dapat mengetahui Kepercyan diri pada anak usia 5 tahun melalui bermain peran yaitu ,menetapkan tujuan dan judul peran, menetapkan bentuk bermain peran yang dipilih, menetapkan alat dan bahan yang diperluhkan dalam kegitan bermain peran, melaksanakan pembukaan mengajukan pertanyaan tentang isi bermain peran dan menetapkan rancangan penilaian kegiatan bermain peran sehingga anak mengalami peningkatan.
STRATEGI PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN DI PONDOK PESANTREN PERGURUAN TINGGI MADANI YOGYAKARTA Muhammad Thaariq; Riki Pratama; Muhammad Ibnu Wahyudin
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan, sekolah berkualitas tinggi menawarkan pendidikan berkualitas tinggi bersama dengan berbagai fasilitas yang mendukung pembelajaran. Sarana pendidikan mencakup semua fasilitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan pendidikan, baik yang bergerak maupun tidak bergerak. Selain itu, fasilitas sekolah seperti bangunan, lapangan, dan halaman sekolah membantu proses pembelajaran. Meskipun sekolah menghadapi masalah seperti anggaran terbatas dan manajemen inventaris yang kompleks, pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang profesional sangat penting untuk keberhasilan dan efisiensi sekolah. Dengan manajemen pendidikan yang tepat, fokus utama adalah meningkatkan kualitas pembelajaran.
IMPLEMENTASI METODE PEMBERIAN TUGAS DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA NASYIATUL ULUM II Makkiyatin; Yana, Medi
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian merupakan kemampuan seseorang untuk menyelesaikan tugas kegiatan sehari-hari sesuai dengan perkembangan dan kemampuannya, serta dapat bertanggungjawab atas semua hal yang dilakukannya. Metode pemberian tugas adalah suatu metode yang memberikan kesempatan pada anak berdasarkan intruksi langsung dari guru yang mempersiapkan anak untuk mendapatkan pengalaman nyata dan dilaksanakan dari awal sampai akhir serta dapat dipertanggungjawabkan kepada guru. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi metode pemberian tugas dalam mengembangkan kemandirian anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang melibatkan 2 orang guru dan peserta didik di RA Nasyiatul Ulum II. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan cara reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa implementasi metode pemberian tugas sangat efektif dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini karena metode pemberian tugas memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi keahlian mereka dan membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) PADA PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD KRISTEN BEBAR TIMUR Sefanya Sairiltiata
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian ini menggunakan dua siklus dimana siklus pertama menguji perstasi siswa melalui tes pada akhir materi, namun ketika hasil tes siswa tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan minimal (KKM) maka akan dilanjutkan pada siklus dua. sebelum menlanjutkan pada siklus dua, peneliti menerapkan model pembelajaran Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) yang sudah disiapkan untuk melakukan proses belajar mengajar di kelas. Setelah proses belejar mengajar maka akan diuji lagi siswa melui tes akhir. Pada penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada siklus dua maka hasil siswa itu akan tergambar berhasil atau tidak. Dalam tes akhir siklus dua ini peneliti menemukan ada penigkatan hasil siswa yaitu memenuhi Kriteria Ketuntasan minimal (KKM). Dalam kegiatan belajar mengajar pada siklus dua telah memenuhi Kriteria Ketuntasan minimal (KKM maka peniliti tidak lagi melanjutkan pada siklus selanjutnya dan siswa dinyatakan berhasil dalam proses belajar mengajar dengan penerapan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD)
PENGGUNAAN PERMAINAN KARTU BERGAMBAR PADA PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS IV SDI ENDE 14 Abdullah, Adi Neneng; Anvianita, Yuliana
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas belajar Siswa kelas IV SD Inpres ende 14 masih rendah. Proses pembelajaran membosankan. Guru kurang inovatif dan kreatif dalam mengembangkan kegiatan belajar yang menyenangkan. Guru hanya lebih banyak menggunakan moteode ceramah dan diskusi jadi pembelajaran terkesan sangat Monoton. Oleh karea itu Dalam kegiatan pembelajaran penggunaan media memiliki peran yang cukup penting, karena dalam kegiatan pembelajaran ketidakjelasan bahan atau materi yang disampaikan dapat menggunakan media sebagai perantara. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah agar dapat menngkatkan aktivitas pembelajaran IPAS pada siswa kelas 4 SD Inpres Ende 14. Jenis penelitian yang digunakana adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjeknya adalah peserta didik kelas 4 SDK Ende 14. Metode yang digunakan adalah obsevasi , pengamatan, dan catatan lapangan, pengguaan permainan artu bergambar diharapkan dapat mengembangkankegiatan pembelajaran yang menyenangkan.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 4 DALAM PEMBELAJARAN IPAS MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL DI SDI ENDE 14 Raji, Manggu Ngguna; Deno, Maria Emerensiana
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas IV SDI Ende 14 melalui media audio visual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan perancanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Dimana fokus yang diteliti adalah media pembelajaran yang digunakan yaitu audio visual dan motivasi belajar. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV yang berjumlah 12 orang. Data yang diambil adalah dengan angket, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah diterapkan media audiovisual, motivasi belajar peserta didik meningkat. Rata-rata motivasi peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 75% meningkat menjadi 100%. Dengan demikian, menggunakan media audiovisual dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik.