cover
Contact Name
Elisabeth Tantiana Ngura
Contact Email
elisabethngura@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnal.jcpa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa-Ende, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan Anak
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 28305671     DOI : https://doi.org/10.38048
Core Subject : Education,
Jurnal Citra Pendidikan Anak disingkat JCPA adalah jurnal ilmiah yang memuat hasil pemikiran dan penelitian dalam bidang kajian anak usia dini dan pendidikan dasar. JCPA diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti. JCPA terbit 4 kali dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, November. Jurnal Citra Pendidikan Anak mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar 3. Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar 4. Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar 5. Isu isu Terkini dalam Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar
Articles 261 Documents
PENGEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN BERBAGAI MEDIA Ndai, Antonia; Gowa, Lenisia Wea; Wio, Merici Ina; Ndiu, Yultiana; Uge, Rosita Kresentia
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i3.1588

Abstract

Abstrak Pendidikan pada anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat fundamental dalam memberikan kerangka dasar terbentuknya pengetahuan,sikap dan keterampilan selanjutnya. Observasi ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan baru serta gambarnya terkait dengan strategi apa yang digunakan guru kelas Tkk Negeri Dolupore untuk menghidupkan motivasi para peserta didik terkait dengan perekembangan kognitif anak usia 6 tahun. Dengan demikian guru harus kreatif untuk mendesain model-model pembelajaran yang baik dan nyaman bagi peserta didik.Guru dan siswa dapat menetapkan tujuan pembelajaran sesuai tersediaan waktu dan memilih materi yang akan di sampaikan dengan langkah-langkah yang tepat dan akurat. Di sini guru di tuntut pula untuk mengatur waktu dengan baik sehingga proses pendidikan berjalan dengan baik.Perkembangan dan pertunbuhan akan selalu terjadi selama kehidupan manusia.keduanya merupakan hal yang berbeda namun saling berkaitan.Pada usia 0-8 tahun merupakan usia emas (Golden Age) pada anak dalam perkembangan mental dan fisik.Sehingga penulis memutuskan untuk melakukan observasi pada anak berusia 6 tahun untuk mengetahui perkembangan kognitif yang sudah menunjukan proses berpikir yang jelas (pra operasional). Dengan demikian,untuk dapat mengetahui karakteristik atau aspek-aspek perkembangan dari anak uia 6 tahun sehinggga penulis melakukan observasi. Aspek perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek yang perlu dikembagkan, dan hal ini juga merupakan tujuan pembelajaran di Tk.Kemampuan kognitif ini berisikan akal, pikiran,dan lain-lain seperti bahasa,sosial emosional,moral dan agama. Dengan kemampuan kognitif atau daya pikir tersebut manusia akan dapat membedakan mana yang benar atau yang salah,mana yang harus dilakukan atau hindari, bagaimana harus bertindak dan sebagainya yang intinya seseorang terebut dapat memecahkan masalah dalam kehidupannya.Oleh karenanya kemampuan kognitif sangat penting bagi kehidupan seseorang dan perlu dibekali dan dikembangkan sedini mungkin.Kognitif sebagaimana dimaksud meliputi (1) belajar dan memecahkan masalah, mencakup kemempuan sehari-hari dengan cara fleksibel dan diterima sosial serta menerapkan pengetahuan atau pengalaman dalam konteks yang baru, (2) berfikir logis, mencakup berbagai perbedaan, klasifikasi, pola, berinisiatif, berencana, dan mengenal sebab-akibat, (3) berfikir simbolik mencakup kemampuan mengenal, menyebutkan, dan mengungkapkan konsep bilangan, mengenal huruf, serta mampu mempresentasikan berbagai benda dan imajinasinya.
PENERAPAN MUSIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKAKELAS III SEKOLAH DASAR CITRA BAKTI Ngoe, Hermanus T; Lowa, Ronaldo A. Ria; Senimah, Firmina Indah; Doza, Albina Fincesia; Beo, Maria Magdalena; Manang, Maria Fatimah; Wea, Marselina; Dede Doa, Feridiana E.; Fono, Yasinta Maria
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan musik sebagai media dalam proses pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa penerapan music sebagai media dalam pembelajaran matematika pada siswa sekolah dasar kurang efisien, karena peserta didik lebih cenderung menghafal tanpa mengetahui prosesnya. Peserta didik lebih memahami pelajaran matematika ketika menggunakan contoh berdasarkan lingkungan sekitar mereka.
PENGARUH METODE EKSPOSITORI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Woli, Roslinan Tia; Ewol, Novalia Sudiatik; Dhone, Maria Valentina; Jebabun, Faldianus; Liu, Silvia Lidya Nage; Fono, Yasinta Maria
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran ekspositori terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kegiatan wawancara dan telaah buku yang dilakukan oleh anggota kelompok. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa yang baik harus didukung oleh metode mengajar guru yang baik pula. Guru bisa menggunakan metode mengajar yang disesuaikan dengan keinginan dan minat siswa.
PENERAPAN PENDIDIKAN SENI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK Pulu, Febryanto Blasius Keka; Lola, Teofania Kristina; Sawe, Maria Susanti; Ede, Anjelina Pae; Jodo, Dominikus Jodo; Wea, Yunesti Katilda; Dewi, Yuliana Cicilia; Fono, Yasinta Maria
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1617

Abstract

Pendidikan memberi kontribusi dalam proses pembelajaran yang dapat menyenangkan perasaan peserta didik, membuat peserta didik aktif, terciptanya kebersamaan antara peserta didik dengan guru, menumbukan krativitass dan menyesuaikan pikiran perasaan dan Tindakan. Terkait dengan itu, maka Pendidikan seni merupakan suatu hal yang pentting untuk membantu siswa dalam mengembangkan kreativitan dan potensi yang ada dalam diri peserta didik. Hal ini merupakan salah satu tugas para pendidik untuk mewujudkan hal tersebut. Seni memiliki peran yang sangat poenting dalam Pendidikan, misalnya seni dapat mempengaruhi perkembangan fisik , mental, dan kreativitas peserta didik. Melalui Pendidikan seni, perilaku peserta didik dapat terbentuk kearah yang lebih baik karena seni dapat mengenalkan nilai-nilai dan norma-norma yang ada dalam masyarakat kepada peserta didik. Seni dalam Pendidikan merupakan bagian penting yang apabila dimanfaatkan secara efektif dan dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam mewujudkan tujuan Pendidikan.
PENGARUH TARIAN CACI TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT MANGGARAI Wea, Maria Dalupe; Mangko, Maria Gratiana; Jari, Wilburga Laong Leony; Embong, Mikael; Senda, Dionisius Rudolfo; Finu, Maria Dafrosa; Lewa, Yusta Selfianjeli; Fono, Yasinta Maria
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1618

Abstract

Tarian tradisional “Caci” berasal dari daerah Flores tepatnya di kabupaten Manggarai profinsi Nusa Tenggara Timur. Tarian popular pada daerah tersebut lebih khususnya pada daerah Manggarai. Caci merupakan tarian rakyat Manggarai yang merefleksikan kebudayaan dan keseharian masyarakat Manggarai. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan makna dari tarian caci (2) pakayan yang dikenakan pada saat berlangsungnya tarian (3) peralatan dan pelaksanaan kegiatan Caci (4) pengaruh tarian Caci terhadap kehidupan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif, suatu metode yang menggunaka observasi langsung mengenai kegiatan masyarakat atau parisipasi masyarakat pada pelaksanaan kegiatan Caci. Hasil penelitian memperlihatkan Caci hanya ada dalam kebudayaan Manggarai. Tarian Caci mengandung makna simbolis yang mana melambangkan keramaian, kemegahan, sportifitas. Peralatan Caci yang emosional, sedangkan bentuknya yang relative bundar melambangkan adanya satu titik pusat yang mengatur semuanya yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Tarian Caci juga memiliki banyak fungsi bagi kelangsungan hidup masyarakat Manggarai, sebagai komoditas pariwisata, dan sarana komunikasi dengan para leluhur.
PENGARUH TARIAN TRADISIONAL SEPA API TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT PAUTOLA KECAMATAN KEO TENGAH, KABUPATEN NAGEKEO Selis, Elyas F.; Ceme, Maria Paulina I.; Mue, Maria R.; Laurensa, Yaltiana; Adja Bhia, Patrisius; Asti, Maria A.; Nenu, Maria F.M.; Fono, Yasinta Maria
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tarian sepa api dalam ritual adat Ka Todo yang artinya upacara makan yang dilakukan oleh tua-tua adat dari dua suku yang dilakukan didepan rumah adat yang disebut Enda, yakni suku Pau dan suku Toda yang menunjukan simbol atau makna yang terdapat dalam ritual tersebut. Adapun masalah yang terdapat dalam ritual tersebut yakni (1.) apa yang melatarbelakangi munculnya tarian sepa api pada etnik Pautola, Keo Tengah. (2.) apa saja tahapan-tahapan dalam melakukan tarian sepa api. (3.) apa yang menjadi pengaruh tarian sepa api terhadap kehidupan masyarakat pautola. Adapun tujuan dan manfaat yang terdapat dalam tarian sepa api. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dan metode rekam sedangkan teknik yang digunakan ialah teknik wawancara, teknik catat dan teknik dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori relativisme. Hasil analisis menunjukan bahwa dalam traian sepa api terdapat 13 tahapan yakni (1) wuku niu, (2) ka ngagha, (3) ka todo, (4) ndera, (5) daka ana, (6) jetu, (7) wi tuka dako, (8) bele wo, (9) ade tadi, (10) oa api, (11) sepa api, (12) papa todi, (13) ka fai nggae. Adapun makna pada simbol tarian sepa api yaitu makna religius, makna sosial, makna kekuatan, dan makna hiburan.
DAMPAK KONTROL DIRI DAN PENGGEMAR K-POP TERHADAP PERILAKU REMAJA Ubhe, Maria Laurensia Yustiani; Ngguwa, Maria Antonia Pita; Waju, Maria Ermelinda; Tawa, Maria Goreti; Key, Katarina Karmelita; Loy Bii, Hendrikus; Fono, Yasinta Maria
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1620

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi pada era globalisasi ini sangat memudahkan bagi manusia untuk memperoleh informasi salah satunya dengan akses perkembangan dunia K-Pop. Semakin mudahnya mendapatkan informasi tersebut menyebabkan para remaja menjadi fanatik terhadap orang-orang yang mereka idolakan. Akibat dari fanatisme remaja tersebut menyebabkan beberapa dampak, baik positif maupun negatif. Penyebabnya dari serial drama, music, fashion, kosmetik, budaya, dan media sosial. Peningkatan dari perkembangan Korean wave ini sangat perlu untuk dibahas dan harus diperhatikan oleh orang tua dalam melihat perkembangan anaknya. Tujuan penelitian untuk membahas tentang dampak dari pengaruh kontrol diri dan K-Pop terhadap perilaku para remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan menggunakan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri remaja penggemar K-Pop dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO 3M ASPEK MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DENGAN TEMA BINATANG Nahung, Getrudis; Dhiu, Konstantinus Dua; Ita, Efrida
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i2.1633

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui desain media video pembelajaran untuk melatih kemampuan koordinasi motorik halus anak usia dini kelompok B di TKK Negeri Harapan Bangsa Bajawa, 2) Mengetahui kelayakan media video melatih koordinasi motorik haluis anak usia dini kelompok B di TKK Negeri Harapan Bangsa Bajawa. Penelitian ini dilaksanakan di TKK Negeri Harapan Bangsa Bajawa dengan menggunakan model ADDIE. Hasil penelitian pengembangan media video pembelajaran 3 M (Melipat, Menempel, dan Menggunting) berdasarkan uji ahli media, ahli desain dan ahli media serta anak sebagai pengguna produk yaitu 1) uji coba ahli materi memperoleh presentase 77% (Valid), 2) uji coba ahli media pembelajaran memperoleh presentasi 84% (Valid), 3) uji coba ahli desain pembelajaran memperoleh hasil presentase 86% (Sangat Valid), 4) uji coba perseorangan memperoleh hasil presentase 70,3% (Valid), 5) uji coba kelompok kecil berada pada kategori 70% (Valid). Berdasarkan hasil uji coba media video pembelajaran 3 M oleh ahli dan anak sebagai pengguna produk dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini usia 5-6 tahun kelompok B di TKK Negeri Harapan Bangsa Bajawa.
PROFIL STUNTING DI KABUPATEN NGADA Dhewa, Yuergen Armando; Dhiu, Konstantinus Dua; Fono, Yasinta Maria
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i2.1635

Abstract

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di tiga puskesmas wilayah kecamatan bajawa disimpulkan bahwa data profil stunting anak usia dini di tahun 2020 mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2019. Jumlah anak yang terkena stunting tahun 2019 sebanyak 238 anak sedangkan jumlah anak di Kecamatan Bajawa yang terkena stunting di tahun 2020 sebanyak 356 anak artinya jumlah kenaikan stunting anak pada tahun 2020 di kecamatan bajawa sebanyak /18 anak dengan perincian 58 anak dari Puskesmas Surisina,189 anak dari Puskesmas Kota Bajawa dan 109 anak dari Puskesmas Langa. Kelurahan Trikora merupakan kelurahan/desa dengan jumlah anak stunting paling sedikit denganj umlah 1 anak sedangkan Desa Beiwali merupakan desa/kelurahan dengan jumlah anak stunting paling banyak dengan jumlah 46 anak. Dengan demikian dapat disimpulkan jumlah anak stunting di Kecamatan Bajawa pada tahun 2020 mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2019.
PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE BINATANG DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF AUD DI KELOMPOK A TKK SATU ATAP RUTOSORO Uge, Rosita; Menge, Maria Dolita; Meo, Benedikta Melansa
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i3.1666

Abstract

Abstrak Perkembangan anak usia dini merupakan dimana anak memiliki kemampuan anak untuk berpikir dalam aspek perkembangan anak, dalam perkembangan ini anak mampu memiliki perkembangan kognitif anak mampu berpikir dengan baik. Salah satunya potensi kecerdasan yang dialami anak. Oleh karena itu pentingnya mengembangkan potensi anak sejak dini agar perkembangan kognitif anak lebih optimal. Tujuan dari puzzle binatang agar anak dapat mengetahui binatang serta anak mampu mengimplementasikan apa yang sudah diterapkan. Perkembangan kemampuan anak usia dini sebagai seni bergabtung kepada seberapa jauh anak aktif mengkontruksi pengetahuan manipulasi pengembangan kemampuan kognitif manusia yang terjadi dalam tiga tahapan yaitu enaktif, ikonik, dan simbolik. Penemuan kecerdasan majemuk dengan bekal kecerdasan majemuk,anak merupakan kunci utam kesuksesan masa depan anak. Kata kunci: binatang-binatang,aspek kognitif